Anda di halaman 1dari 29

KEPERAWATAN MATERNITAS

ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.St.K


DENGAN NH1P1A0 DENGAN SECTIO SESAREA
ATAS INDIKASI PRE EKLAMSI BERAT (PEB)
1. ALVIN ADAM
2. FITRIA YUSUP
PRESENT BY : 3. HASAN
KELOMPOK 3 4. M. LUDDIN MULYANA
5. RYAN MAULANA
6. SITI JURMIATI ULFAH
Program Studi Pendidikan Profesi
Ners Stikes Kharisma Karawang 7. ASEP SUBANGGA
8. LELY NURLAELI
Tahun 2019
9. NOVIYA DEWI
10. RIZKI FADILAH
11. INDAH AINA WAHDAH
Konsep Sectio Caesarea dan Pre
Eklamsi Berat
Definisi Sectio Caesarea

Sectio caesarea adalah pembedahan untuk melahirkan janin dengan membuka dinding
perut dan dinding uterus. Operasi caesarea adalah kelahiran janin cukup bulan hidup
melalui insisi sayatan pada dinding perut dan rahim bagian depan (Nurarif, dan
Kusuma, 2015).
Tujuan Sectio Caesarea

Tujuan melakukan sectio caesarea (SC) adalah untuk mempersingkat lamanya


perdarahan dan mencegah terjadinya robekan serviks dan segmen bawah rahim pada
ibu dengan kondisi kehamilan yang tidak mungkin dapat ditolong dengan persalinan
normal.
Etiologi Indikasi Caesarea

 Berasal dari ibu : Yaitu primigravida dengan kelainan letak, primi


para tua disertai kelainan letak ada, disproporsi sefalo pelvik
(disproporsi janin/panggul), ada riwayat persalinan buruk, panggul
sempit, plasenta previa, solutio plasenta, Penyakit lain ( jantung, DM),
kista ovarium, mioma).

 Berasal dari janin : Fetal distres (gawat janin malpersentasi dan mal
posisi janin, prolapsus tali pusat dengan pembukaan kecil kegagalan
persalinan vakum atau forsef ektraksi. Janin besar melebihi 4000 gr.
Menurut Manuaba (2001) indikasi ibu dilakukan sectio caesarea adalah ruptur
uteri, perdarahan antepartum, ketuban pecah dini. Sedangkan indikasi dari janin
adalah fetal distres dan janin besar melebihi 4.000 gram. Sectio caesarea diatas
dapat diuraikan beberapa penyebab sectio caesarea sebagai berikut :
 CPD (Chepalo Pelvik Disproportion)
 KPD (Ketuban Pecah Dini)
 Janin Besar (Makrosomia)
 Kelainan Letak Janin
 Bayi kembar
 Faktor hambatan jalan lahir
 PEB (Pre-Eklamsi Berat)
Definisi Pre Eklamsi Berat

Pre eklamsia merupakan timbulnya hipertensi disertai  proteinuria dan


edema akibat kehamilan setelah usia kehamilan 20 minggu atau segera
setelah persalinan. Pre eklampsia merupakan suatu kondisi spesifik
kehamilan dimana hipertensi terjadi setelah minggu ke-20 pada wanita
yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal dan diartikan juga
sebagai penyakit vasospastik yang melibatkan banyak sistem dan
ditandai oleh hemokonsentrasi, hipertensi dan proteinuria (Nurarif, dan
Kusuma, 2015).
Pre Eklamsi Berat di Tandai dengan :

 Tekanan darah 160/110 mmHg atau lebih.


 Proteinuria 5 gr atau lebih per liter.
 Oliguria, yaitu jumlah urin kurang dari 500 cc per 24 jam .
 Adanya gangguan serebral atau kesadaran, gangguan visus atau
penglihatan, dan rasa nyeri pada epigastrium.
 Terdapat edema paru dan sianosis.
 Kadar enzim hati (SGOT, SGPT) meningkat disertai ikterik.
 Perdarahan pada retina.
 Trombosit kurang dari 100.000/mm.
Etiologi
Penyebab pre-eklampsia belum diketahui secara jelas. Penyakit ini dianggap sebagai "maladaptation syndrome" akibat penyempitan
pembuluh darah secara umum yang mengakibatkan iskemia plasenta sehingga berakibat kurangnya pasukan darah yang membawa
nutrisi ke janin. Ada beberapa faktor predisposisi terjadinya pre eklamsia, yaitu:
 Primigravida atau primipara mudab (85%).
 Grand multigravida
 Sosial ekonomi rendah.
 Gizi buruk.
 Faktor usia (remaja; < 20 tahun dan usia diatas 35 tahun).
 Pernah pre eklamsia atau eklamsia sebelumnya.
 Hipertensi kronik.
 Diabetes mellitus.
 Mola hidatidosa.
 Pemuaian uterus yang berlebihan, biasanya akibat dari kehamilan ganda atau  polihidramnion (14-20%).
 Riwayat keluarga dengan pre eklamsia dan eklamsia (ibu dan saudara perempuan).
 Hidrofetalis.
 Penyakit ginjal kronik.
 Hiperplasentosis: mola hidatidosa, kehamilan ganda, hidrops fetalis, bayi besar, dan diabetes mellitus.
 Obesitas.
 Interval antar kehamilan yang jauh.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.St.K DENGAN
NH1P1A0 DENGAN SECTIO CAESAREA ATAS
INDIKASI PRE EKLAMSI BERAT (PEB)
Pengkajian
KEADAAN MENTAL
 Adaptasi Psikologi : Baik, Koperatif (Takking In)
 Penerimaan Terhadap Bayi : Klien mengatakan senang anak pertamanya
sudah lahir

KEMAMPUAN MENYUSUI
 Sudah mampu menyusui, tetapi ASI keluar sedikit
Analisa Data
Analisa Data
Diagnosa Keperawatan

 Nyeri Akut (D.0077)


 Resiko Infeksi (D.0142)
 Pencapaian Peran Menjadi Orang Tua
(D.0126)
Intervensi, Implementasi, & Evaluasi

 TERLAMPIR (WORD)
Terimakasih……