Anda di halaman 1dari 28

Pengaturan GIT (Hormon)

SESTRAMITA
PMIB FK-UI
2020
PENGERTIAN
• Hormon gastrointestinal : suatu polipeptida dihasilkan oleh sel mukosa
endokrin lambung dan usus halus)
• Fungsi sebagai pengaturan fungsi pergerakan dan sekresi sistem pencernaan
(lambung, usus halus, hati, saluran empedu dan pancreas).
• Diangkut darah ke bagian saluran pencernaan menimbulkan pengaruh
eksitatorik atau inhibitorik sel otot polos atau kelenjar eksokrin GI.
• Pengeluaran hormon diakibatkan respon terhadap perubahan isi lumen
(terdapat protein, lemak atau asam) yang bekerja langsung pada sel kelenjar
endokrin atau tidak langsung melalui pleksus instrinsik atau saraf otonom
ekstrinsik.
Klasifikasi Hormon Gastrointestinal

Berdasarkan kemiripan structural dan fungsi dibagi:

• Famili gastrin  hormon gastrin dan CCK (cholecystokinin)

• Famili sekretin  sekretin, vasoactive intestinal peptide, GIP (gastric


inhibitory peptide), glucagon-like peptide -1 (GLP-1)

• Famili peptida lain  hormon motilin


Hormon-hormon Gastrointestinal Utama
Silverthone, 7th Ed, p.719
Guyton, 13th Ed
Ganong, 24th Ed
Family Gastrin: Hormon
Gastrin
• Dihasilkan sel G dibagian antrum lambung
• Stimulus: makanan dalam lambung
• Respon: sekresi HCl pada parietal sel dan
pepsin
• Fungsi:
Meningkatkan sekresi HCl pepsinogen
Meningkatkan motilitas lambung,
merangsang motilitas ileum, me -lepaskan
sfingter ileosekum, dan memicu pergerakan
massa di kolon
stimulasi pertumbuhan mukosa lambung
Gastric phase of gastric
acid secretion. Food in the
stomach stimulates gastric
acid secretion by two
major mechanisms:
mechanical stretch and
the presence of digested
protein fragments
(peptones).
Direct & indirect actions of the three acid secretagogues: ACh, gastrin & histamine
Sekresi Gastrin
a. Eksositosis gastrin. b. Interaksi gastrin dengan reseptornya pada sel ECL dan sel parietal. Sumber: Watson, 2006
Acid secretion by parietal cells. When the parietal cell is stimulated, H-K pumps extrude H + into the lumen of the gastric gland in
exchange for K+. The K+ recycles back into the lumen via K+ channels. Carbonic anhydrase (CA) provides the H +extruded by the H-K
pump, as exits via the basolateral anion exchanger (AE2). Cl− enters across basolateral membrane via AE2, Na/K/Cl cotransporter
NKCC1, and the electrogenic SLC26A7; Cl− exits through apical CFTR (and perhaps ClC) channels.
Receptors & signal-transduction pathways in the parietal cell. The parietal cell has separate receptors for three acid secretagogues. ACh and gastrin each bind to specific receptors
(M3 and CCK2, respectively) coupled to the G protein Gαq. The result is activation of PLC, which ultimately leads to the activation of PKC and the release of Ca2+. The histamine binds
to an H2 receptor, coupled through Gαs to adenylyl cyclase (AC). The result is production of cAMP and activation of PKA. Two inhibitors of acid secretion, somatostatin and
prostaglandins, bind to separate receptors coupled to Gαi. ER, endoplasmic reticulum.
Family Gastrin: CCK (CholeCystoKinin)
• Sekresi: sel T mukosa duodenum & jejenum.
• Stimulus: kontak mukosa duodenum dengan lemak (peptide) dan protein (asam amino).
umpan balik positif  meningkatkan pencernaan protein dan lemak, berakhir ketika
produk pencernaan mengalir ke distal saluran cerna
• Respon:
Kontraksi kantung Empedu dan relaksasi sfingter Oddi  getah empedu (ke usus) utk.
emulsi lemak --> Pemecahan Lemak, as.Lemak & Monogliserida (dlm usus).
Menghambat motilitas dan sekresi lambung  absorbs maksimal & pengosongan
lambung 
Stimulasi sel asinus pancreas menghasilkan lipase utk pencernaan lipid
Substance-P disintesis di usus dan otak, berfungsi dalam mekanisme kontraksi otot
polos usus halus.
Regulator kenyang
Famili Sekretin: Sekretin
• Sekresi: sel S dalam kelenjar mukosa duodenum
• Stimulus: protein dan HCl yang memasuki duodenum
• Respon:
sekresi bikarbonat oleh sel duktus pankreas dan kandung empedu menyebabkan
sekresi getah pankreas basa  menetralkan asam dari lambung
Menghambat sekresi HCl lambung
 Menghambat pengosongan lambung untuk mencegah masuknya lebih banyak
asam ke dalam duodenum
Famili Sekretin: Vasoactive Intestinal Peptide

Sekresi oleh mukosa usus halus (plexus sub-mukosa dan plexus


mesentrik pembuluh darah)
Fungsi: meningkatkan sekresi bikarbonat pancreas, motilitas usus,
relaksasi sfingter dan aliran darah, efek berlawanan pada gastrin
(menghalangi produksi HCl lambung),
Famili Sekretin: GIP (Gastric Inhibitory Peptide 
glucose-dependent insulinotrophic peptide )
• Sekresi dirangsang oleh duodenum dan jejenum
• Dalam dosis besar menghambat sekresi HCl dan motilitas lambung
• berfungsi menurunkan sekresi dan motilitas lambung serta
meningkatkan sekresi insulin pada saat hiperglikemia.
• GIP merupakan satu satunya hormon yang merangsang sekresi insulin
jika diberikan pada kadar darah yang setara dengan yang dihasilkan
oleh glukosa oral
• membantu mendorong pemrosesan metabolik nutrien setelah
nutrien tersebut terserap.
Famili Peptida Lain: Hormon Motilin
Motilin
• Motilin di sekresikan oleh sel enterokromafin dan sel Mo di lambung, usus halus dan kolon
• Motilin menyebabkan kontraksi otot polos di lambung dan usus (pergerakan usus),
menstimulasi getah lambung dan mensekresi pepsin

Somatostatin
• Di sekresikan oleh sel D di saluran cerna dan sel islet pankreas
• Somatostatin menghambat sekresi gastrin, VIP,GIP, sekresin dan motilin
• Somatostatin juga menghambat bikarbonat sekresi pankreas ; motilitas dan kontraksi
asam lambung; kontraksi kandung empedu dan penyerapan glukosa, asam amino dan
trigliserida
TERIMA KASIH