Anda di halaman 1dari 19

EWSS

(Early Warning Scrore


system )
Definisi
Sistem Peringatan Dini (Early warning System )
Merupakan serangkaian sistem untuk memberitahu akan
timbulnya permasalahan , dapat berupa masalah maupun tanda-
tanda krusial.
Untuk memantau adanya perubahan keadaan umum pasien
untuk menguarangi angka pemanggilan code blue, sehingga
penanganan pasien dilakukan sebelum pasien jatuh ke kondisi
henti nafas dan henti jantung.
TUJUAN
Tujuan peringatan dini adalah dapat dikembangkannya upaya-
upaya yang tepat untuk mencegah atau paling tidak mengurangi
terjadinya permasalahan dalam pelaksanaan program .
Beberapa hal sistem peringatan Dini yang
perlu diperhatikan yaitu
a. Meningkatkan knowledge, attitude dan pratice dari
masyarakat dan pelaku program terhadap permasalahan .
b. Secara umum perlu pemahaman terhadap sumber
permasalahan .
Target dari sistem Peringatan Dini
Early Warning Score
Early Warning Score (EWS) adalah sebuah pendekatan sistematis
yang menggunakan skoring untuk mengidentifikasi perubahan
kondisi seseorang sekaligus menentukan langkah selanjutnya
yang harus dikerjakan. Penilaian ini dilakukan pada orang dewasa
(berusia lebih dari 16 tahun), tidak untuk anak-anak dan ibu
hamil. 
Early Warning Scoring System
Adalah sebuah sistem skoring fisiologis yang umumnya digunakan di
unit medikal bedah sebelum pasien mengalami kondisi kegawatan
Skoring EWS
Sistem skoring menggunakan pengkajian tujuh parameter :
1. Frekuensi pernafasan /repiratory Rate
2. Saturasi oksigen
3. Kebutuhan alat bantu oksigen
4. Tekanan darah sistolik
5. Frekuensi nadi
6. Suhu tubuh, dan
7. Tingkat kesadaran
Skoring PEWS
Pediatric Early Warning System
Adalah penggunaan skor peringatan dini dan penerapan
perubahan kompleks yang diperlukan untuk pengenalan dini
terhadap pasien anak di rumah sakit.
Sistem skoring PEWS menggunakan pengkajian 10 parameter fisiologis.

a. Respirasi
b. Saturasi oksigen
c. Kebutuhan alat bantu O2
d. Tekanan darah sistolik
e. Frekuensi nadi
f. Suhu tubuh
g. Tingkat kesadaran
h. Warna kulit
i. Nyeri
j. urine
Syarat EWS
EWS sistem menggunakan pendekatan sederhana berdasarkan
dua persyaratan utama yaitu :
1. Metode sistematis untuk mengukur parameter fisiologis
sederhana pada semua pasien yang mengalami penyakit
atau kondisi perburukan .
2. Definisi yang jelas tentang ketepatan urgensi dan skala
respon klinis yang diperlukan, disesuaikan dengan beratnya
penyakit.
Komponen EWS
1. Deteksi dini
2. Ketepatan waktu respon
3. kompetensi
Manfaat EWS
1. Standarisasi teknik deteksi perburukan kondisi pasien
2. Standarisasi tingkat perburukan kondisi pasien
3. Membantu pengambilan keputusan klinis dengan cepat dan
tepat
Jenis Instrumen EWS
1. MEWS (Modifified Early warning Sistem Score )
2. NEWS (National Early Warning Score )
3. PEWS (Pediatric Early Warning Sign )
4. MEOS ( Modified Early Obstetric Score )
Kapan EWS dilakukan ?
EWs dilakukan terhadap semua pasien pada asesmen awal
dengan kondisi penyakit akut dan pemantauan secara berkala
pada semua pasien yang mempunyai resiko tinggi berkembang
menjadi sakit kritis selama berada di rumah sakit .
Lanjutan
1. Pasien yang keadaan umumnya dinilai tidak nyaman (Unesy
feeling),
2. Pasie yang datang ke IGD
3. Pasien dengan keadaan hemodinamik tidak stabil
4. Pasien yang baru dipindahkan dari ruang rawat intensif ke
bangsal rawat inap
5. Pasien yang akan dipindahkan dari ruang rawat ke ruang
rawat lain
lanjutan
6. Pasien pasca operasi dalam 24 jam pertama sesuai dengan ketentuan

pelaksanaan pasien pasca operasi

7. Pasien dengan penyakit kronis

8. Pasien yang perkembangan penyakitnya tidak menunjukkan perbaikan .

9. Pemantauan rutin pada semua pasien, minimal 1 kali dalam satu shif

dinas perawat.

10. Pada pasien unit Hemodialisa dan rawat jalan lainnya yang akan dirawat

inap untuk menentukan ruang perawatan.

11. Pasien yang akan dipindahkan dari RS ke rumah sakit lain.