Anda di halaman 1dari 10

PENGUJIAN KESEHATAN

PEGAWAI NEGERI SIPIL


PP 26 TAHUN 1977

BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH, PENDIDIKAN DAN


PELATIHAN KABUPATEN JOMBANG
PENGERTIAN :

1. Ujian Kesehatan adalah pengertian yang mencakup


pemeriksaan dan penilaian kesehatan, baik jasmani maupun
rohani
2. Dokter Penguji Tersendiri adalah seorang dokter yang
ditetapkan oleh Menteri yang bekerja secara sendiri dalam
menguji kesehatan PNS dan tenaga lainnya yang bekerja pada
Negara Republik Indonesia
3. Tim Penguji Kesehatan adalah suatu tim yang dibentuk oleh
Menteri yang terdiri dari sejumlah dokter yang bekerja secara
bersama (bergabung) dalam menguji kesehatan PNS dan
tenaga lainya yang bekerja pada Negara Republik Indonesia
4. Tim Khusus Penguji Kesehatan adalah suatu tim yang
dibentuk oleh Menteri yang bekerja bersama (bergabung)
untuk melaksanakan tugas tertentu dibidang pengujian atau
pemeriksaan kesehatan PNS dan tenaga lainya yang bekerja
pada Negara Republik Indonesia
YANG DIKENAKAN UJIAN KESEHATAN
1. CPNS yang akan diangkat menjadi PNS
2. Pelajar/Mahasiswa yang akan menuntut pendidikan ikatan
dinas dengan pemerintah
3. Pegawai Negeri sipil yang :
a. Tidak dapat melaksanakan pekerjaan karena
kesehatannya
b. Memperlihatkan tanda-tanda sesuatu
penyakit/kelainanyang berbahaya bagi dirinya/lingkungan
kerjanya
c. Setelah berakhirnya cuti sakit, belum mampu bekerja
kembali
d. Melaksanakan tugas tertentu di luar negeri
e. Akan mengikuti diklat tertentu
f. Akan diangkat dalam jabatan tertentu
4. PNS dan tenaga lainnya yang bekerja pada Negara Republik
Indonesia yang ditetapkan oleh Menteri atas usul Kepala
BKN
YANG BERWENANG MENGUJI KESEHATAN
1. Dokter Penguji Tersendiri menguji CPNS
golongan II/d ke bawah dan pelajar/mahasiswa
ikatan dinas
2. Tim Penguji Kesehatan menguji CPNS golongan
III/a ke atas, PNS yang tidak mampu bekerja
karena kesehatannya, akan melaksanakan tugas
tertentu diluar negeri, akan mengikuti diklat
tertentu, dan akan diangkat dalam jabatan tertentu
3. Tim Khusus Penguji Kesehatan menguji PNS dan
tenaga lainnya yang bekerja pada Negara
Republik Indonesia untuk keperluan tertentu yang
ditetapkan oleh menteri, memeriksa dan menilai
keberatan yang diajukan oleh PNS/Pejabat yang
berwenang atas hasil pengujian kesehatan yang
dilakukan oleh Dokter Penguji Tersendiri atau Tim
TATA CARA PERMINTAAN
PENGUJIAN
1. Pejabat yang berwenang mengajukan permintaan
pengujian kepada Dokter Penguji Tersendiri, Tim
Penguji Kesehatan, atau Tim Khusus Penguji Kesehatan
2. Dokter Penguji Tersendiri, Tim Penguji Kesehatan,
atau Tim Khusus Penguji Kesehatan menetapkan
waktu/jadwal pengujian dan memanggil yang
bersangkutan untuk diuji kesehatannya
3. Hasil pengujian kesehatan diberitahukan secara tertulis
kepada yang bersangkutan dan pejabat yang berwenang
4. Hasil pengujian kesehatan berlaku untuk 1 (satu) tahun
TENGGANG WAKTU PELAKSANAAN PENGUJIAN

Penetapan waktu dan pemanggilan mereka


yang akan diuji kesehatannya, baik untuk
pengujian kesehatan maupun pengujian
ulang, dilaksanakan secara tertulis dan
selambat-lambatnya 2 (dua) minggu
terhitung sejak tanggal diterimanya
permintaan pengujian kesehatan atau
pengujian ulang
HASIL PENGUJIAN KESEHATAN
1. Memenuhi syarat untuk semua jenis pekerjaan pada
umumnya
2. Memenuhi syarat untuk jenis pekerjaan tertentu
3. Memenuhi syarat untuk jenis pekerjaan
sebagaimana dimaksud dalam angka 1 atau 2 dengan
bersyarat
4. Ditolak sementara, untuk sementara belum
memenuhi syarat kesehatan dan memerlukan
pengobatan/perawatan dan ujian kesehatan perlu
diulang setelah selesai pengobatan/perawatan
5. Ditolak, tidak memenuhi syarat untuk menjalankan
tugas sebagai PNS
KEBERATAN ATAS HASIL PENGUJIAN KESEHATAN

1. Kepada yang bersangkutan dan atau kepada pejabat yang


berwenang diberikan hak untuk mengajukan keberatan
atas hasil pengujian kesehatan
2. Keberatan atas hasil pengujian kesehatan diajukan secara
tertulis dalam jangka waktu 30 (tiga puluh) hari terhitung
mulai diterimanya hasil pengujian kesehatan tersebut
3. Dalam surat keberatan harus dicantumkan alasan yang
menyebabkan yang bersangkutan mengajukan keberatan
4. Team Khusus Penguji Kesehatan akan memeriksa
keberatan yang diajukan dan menilai hasil pengujian
kesehatan yang terdahulu
5. Pengajuan keberatan hanya dapat dilakukan satu kali dan
keputusan yang ditetapkan atas hasil keberatan bersifat
mengikat
WAKTU PENGUJIAN KESEHATAN

1. CPNS/PNS atau tenaga lainnya yang bekerja pada


pada Negara Republik Indonesia yang tidak karena
kesalahannya sendiri tidak dapat hadir pada waktu
pengujian kesehatan yang telah ditentukan baginya,
maka Dokter Penguji Tersendiri/Team Penguji
Kesehatan wajib menetapkan waktu pengujian
kesehatan yang baru
2. CPNS/PNS atau tenaga lainnya yang bekerja pada
pada Negara Republik Indonesia yang karena
kesalahannya sendiri tidak hadir pada waktu
pengujian kesehatan yang telah ditentukan baginya,
maka pengujian kesehatan baginya dimintakan
kembali oleh pejabat yang berwenang