Anda di halaman 1dari 13

PEMBERHENTIAN

PEGAWAI NEGERI SIPIL

PP 32 TAHUN1979

BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH, PENDIDIKAN DAN


PELATIHAN KABUPATEN JOMBANG
PENGERTIAN :

1. Pemberhentian sebagai PNS adalah pemberhentian


yang mengakibatkan yang bersangkutan kehilangan
statusnya sebagai PNS
2. Pemberhentian dari Jabatan Negeri adalah
pemberhentian yang mengakibatkan yang bersangkutan
tidak bekerja lagi pada suatu satuan organisasi negara,
tetapi masih tetap berstatus sebagai PNS
3. Hilang adalah suatu keadaan bahwa seseorang diluar
kemauan dan kemampuannya tidak diketahui
tempatnya berada dan tidak diketahui apakah ia masih
hidup atau telah meninggal dunia
4. Batas Usia Pensiun (BUP) adalah batas usia PNS harus
diberhentikan sebagai PNS
PEMBERHENTIAN
1. PEMBERHENTIAN ATAS PERMINTAAN SENDIRI
2. PEMBERHENTIAN KARENA MENCAPAI BATAS USIA
PENSIUN (BUP)
3. PEMBERHENTIAN KARENA ADANYA
PENYEDERHANAAN ORGANISASI
4. PEMBERHENTIAN KARENA MELAKUKAN
PELANGGARAN/ TINDAK/PENYELEWENGAN
5. PEMBERHENTIAN KARENA TIDAK CAKAP
JASMANI ATAU ROHANI
6. PEMBERHENTIAN KARENA MENINGGALKAN
TUGAS
7. PEMBERHENTIAN KARENA MENINGGAL DUNIA
ATAU HILANG
8. PEMBERHENTIAN KARENA HAL-HAL LAIN
PEMBERHENTIAN ATAS PERMINTAAN SENDIRI

1. PNS yang meminta berhenti, diberhentikan


dengan hormat dari PNS
2. Permintaan berhenti dapat ditunda untuk paling
lama 1 (satu) tahun, apabila ada kepentingan
dinas yang mendesak
3. Permintaan berhenti dapat ditolak, apabila PNS
yang bersangkutan masih terikat dalam
keharusan bekerja pada pemerintah
berdasarkan peraturan prundang-undangan
yang berlaku
PEMBERHENTIAN KARENA MENCAPAI BUP
1. PNS yang telah mencapai BUP diberhentikan
dengan hormat sebagai PNS
2. BUP PNS adalah 58 (lima puluh delapan) tahun
3. Bagi PNS yang memangku jabatan tertentu, BUP
dapat diperpanjang
4. Pemberhentian dengan hormat sebagai PNS
karena mencapai BUP diberitahukan kepada PNS
yang bersangkutan 1 (satu) tahun sebelum
mencapai BUP
PEMBERHENTIAN KARENA PENYEDERHANAAN
ORGANISASI

1. Apabila ada penyederhanaan suatu satuan


organisasi negara yang mengakibatkan adanya
kelebihan PNS, maka PNS yang kelebihan itu
disalurkan kepada satuan organisasi lainnya
2. Apabila penyaluran tidak mungkin
dilaksanakan, maka PNS yang kelebihan itu
diberhentikan dengan hormat sebagai PNS atau
dari Jabatan Negeri dengan hak-hak
kepegawaian berdasarkan peraturan perundang-
undangan yang berlaku
PEMBERHENTIAN KARENA MELAKUKAN
PELANGGARAN/TINDAK/PENYELEWENGAN
1. PNS dapat diberhentikan tidak dengan hormat, karena :
a. Melanggar Sumpah/Janji PNS, Sumpah/Janji Jabatan Negeri/ Peraturan
Disiplin PNS; atau
b. Dihukum penjara, berdasarkan Keputusan Pengadilan yang sudah
mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena dengan sengaja melakukan
suatu tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara setingi-
tingginya 4 (empat) tahun, atau diancam dengan pidana yang lebih berat
2. PNS yang diberhentikan tidak hormat sebagai PNS, apabila dipidana penjara
atau kurungan berdasarkan Keputusan pengadilan yang telah mempunyai
kekuatan hukum yang tetap, karena :
a. Melakukan suatu tindak pidana kejahatan atau tindak pidana kejahatan yang
ada hubungannya dengan jabatan; atau
b. Melakukan suatu tindak pidana kejahatan sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 104 sampai dengan Pasal 161 KUHP
3. PNS yang diberhentikan tidak dengan hormat sebagai PNS apabila ternyata
melakukan usaha atau kegiatan yang bertujuan mengubah Pancasila dan atau
UUD 1945/terlibat dalam gerakan/ melakukan kegiatan yang menentang
PEMBERHENTIAN KARENA TIDAK CAKAP
JASMANI/ROHANI
PNS diberhentikan dengan hormat dengan mendapat
hak-hak kepegawaian berdasarkan peraturan
perundang-undangan yang berlaku apabila
berdasarkan surat keterangan Team Penguji
Kesehatan dinyatakan :
a. Tidak dapat bekerja lagi dalam semua Jabatan
Negeri karena kesehatannya; atau
b. Menderita penyakit atau kelainan yang
berbahaya bagi dirinya sendiri atau lingkungan
kerjanya; atau
c. Setelah berakhirnya cuti sakit, belum mampu
PEMBERHENTIAN KARENA MENINGGALKAN TUGAS

1. PNS yang meninggalkan tugas secara tidak sah dalam waktu 2


(dua) bulan terus menerus, diberhentikan pembayaran gajinya
mulai bulan ketiga
2. PNS sebagaimana dimaksud dalam angka 1, yang dalam waktu
kurang dari 6 (enam) bulan melaporkan diri kepada pimpinan
instansinya, dapat :
a. Ditugaskan kembali apabila ketidakhadirannya karena ada
alasan-alasan yang dapat diterima
b. Diberhentikan dengan hormat sebagai PNS, apabila
ketidakhadirannya karena kelalaian PNS yang bersangkutan
dan menurut pendapat pejabat yang berwenang akan
mengganggu suasana kerja jika ditugaskan kembali
3. PNS sebagaimana dimaksud dalam angka 1, yang dalam waktu 6
(enam) bulan terus menerus meninggalkan tugasnya secara tidak
sah, diberhentikan tidak dengan hormat sebagai PNS
PEMBERHENTIAN KARENA MENINGGAL DUNIA/ HILANG

 PNS YANG MENINGGAL DUNIA dengan sendirinya dianggap


diberhentikan dengan hormat sebagai PNS
 PNS YANG HILANG dianggap telah meninggal dunia pada akhir
bulan ke 12 (dua belas) sejak yang bersangkutan dinyatakan
hilang
 Pernyataan hilang hilang dibuat oleh Pejabat Yang Berwenang
berdasarkan Surat Keterangan atau Berita Acara dari Pejabat
Yang Berwajib
 PNS yang hilang, yang kemudian diketemukan kembali dan
masih hidupiangkat kembali sebagai PNS dan gajinya dibayar
penuh terhitung sejak dianggap meninggal dunia dengan
memperhitungkan hak-hak kepegawaian yang telah diterima
oleh keluarganya
PEMBERHENTIAN KARENA HAL-HAL
LAIN
 PNSyang tidak melaporkan diri setelah
menjalankan Cuti Diluar Tanggungan
Negara
 PNSyang melaporkan diri setelah
menjalankan Cuti Diluar Tanggungan
Negara, tetapi tidak dapat dipekerjakan
kembali karena tidak ada lowongan
HAK-HAK KEPEGAWAIAN
Hak-hak PNS yang diberhentikan dengan hormat :
1. PNS yang diberhentikan karena adanya penyederhanaan organisasi dan tidak ada
formasi, menderita penyakit/kelainan yang berbahaya bagi diri /lingkungan kerjanya,
setelah berakhirnya cuti sakit belum mampu bekerja kembali, setelah CDTN tidak
dapat dipekerjakan kembali karena tidak ada lowongan
2. Diberhentikan dengan hormat sebagai PNS, apabila telah memiliki usia 50 (lima
puluh) tahun dan masa kerja 10 (sepuluh) tahun
3. Diberhentikan dengan hormat dari Jabatan Negeri dengan mendapat uang tunggu,
apabila belum memenuhi syarat usia dan masa kerja
4. PNS yang tidak dapat bekerja lagi dalam semua Jabatan Negeri karena kesehatannya
diberhentikan dengan hormat dengan hak pensiun :
5. Tanpa terikat masa kerja pensiun, apabila dinyatakan tidak dapat bekerja lagi dalam
semua Jabatan Negeri yang disebabkan oleh dan karena menjalankan kewajiban
jabatan
6. Telah memiliki masa kerja 4 tahun dan dinyatakan tidak dapat bekerja lagi dalam
semua Jabatan Negeri yang bukan disebabkan oleh dan karena menjalankan
kewajiban jabatan