Anda di halaman 1dari 15

6s-1 Linear Programming

6s-2 Linear Programming

Assalamu ‘alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
6s-3 Linear Programming

Operations Management
OPERATIONS
RESEARCH

V. DUALITAS
William J. Stevenson

DALAM LINIER PROGRAMING


8th edition
6s-4 Linear Programming

Metode Dualitas adalah……


Merupakan alat bantu masalah linear
programming yang secara langsung di
definisikan dari persoalan aslinya, dualitas
sangat bergantung pada primal dalam hal tipe
kendala, variabel keputusan dan kondisi
optimum.
6s-5 Linear Programming

Meminjam pengertian dari buku Wayne Winston


dualitas adalah “ Associated with any LP is another LP,
called the dual.” Baik dari sudut pandang teori
maupun praktik, teori dualitas merupakan salah satu
konsep yang sangat penting dan menarik dalam linear
programing(LP).
Istilah dualitas menunjuk pada kenyataan bahwa setiap
LP terdiri dari dua bentuk. Bentuk pertama atau bentuk
asli dinamakan primal, sementara bentuk yang kedua
yang berhubungan dinamakan dual demikian sehingga
suatu solusi terhadap LP yang asli juga memberikan
solusi pada bentuk dualnya. Jadi, jika suatu LP
diselesaikan dengan metode simpleks, sesungguhnya
diperoleh penyelesaian untuk dua masalah LP.
6s-6 Linear Programming

KONSEP DUALITAS
· Setiap persoalan linear programing mempunyai
suatu linear program yang berkaitan, yang
disebut “dual”.
· Solusi dari persoalan asli LP (Primal), juga
memberikan solusi pada dualnya
6s-7 Linear Programming

Hubungan primal-dual

Primal Dual
Batasan i Variabel i
Fungsi Tujuan Nilai Kanan
6s-8 Linear Programming

Contoh : (masalah primal)


Merek I1 I2 Kapasitas
Mesin Maksimum
1 2 0 8
2 0 3 15
3 6 5 30
Sumbangan laba 3 5

Tabel primal-dual
Merek X1 X2 Kapasitas
Mesin Maksimum
Y1 2 0 ≤8
Y2 0 3 ≤ 15
Y3 6 5 ≤ 30
Sumbangan laba ≥3 ≥5
6s-9 Linear Programming
Tabel primal-dual
Merek X1 X2 Kapasitas
Mesin Maksimum
Y1 2 0 ≤8
Y2 0 3 ≤ 15
Y3 6 5 ≤ 30
Sumbangan laba ≥3 ≥5

Fungsi primal-dual
Kunci 1 Tujuan : Tujuan :
Batasan i Maks Z = 3X1 + 5X2 Min Y = 8Y1 + 15Y2 + 30Y3
Batasan : Batasan :
Variabel i
2X1 8 2Y1 + 6 Y3 ≥ 3
Kunci 2 3X2  15 3Y2 + 5 Y3 ≥ 5
Fungsi Tujuan 6X1 + 5X2  30 dan
dan Y1 ≥ 0, Y2 ≥ 0, Y3 ≥ 0
Nilai Kanan
X1 ≥ 0, X2 ≥ 0
6s-10 Linear Programming
Interpretasi Ekonomis
Fungsi primal n
Tujuan : Maks Z   C j X j
j 1
n
Batasan a
j 1
ij X j  bi
Xj = Tingkat aktivitas ke j
Cj = Laba persatuan aktivitas j
Z = Laba total dari seluruh aktivitas
bi = Jumlah sumber i yang tersedia
aij = jumlah sumber i yang “dipakai” oleh setiap satuan
aktivitas j
Dengan menggantikan Zj, metode simpleks dapat diartikan
mencari nilai Ym
Fungsi dual
m
Tujuan : Min Y0   biYi
m i 1
Batasan a Y  C
i 1
ij i j

Yi = kontribusi persatuan sumber i terhadap laba


6s-11 Linear Programming

Hasil masalah dual


Tujuan :
Y = 8(0) + 15(5/6) + 30(1/2) Min Y = 8Y1 + 15Y2 + 30Y3
Batasan :
2Y1 + 6 Y3 ≥3
Y = 271/2 3Y2 + 5 Y3 ≥ 5
dan
Y1 ≥ 0, Y2 ≥ 0, Y3 ≥ 0

Analisis Simplex

Y1 = 0, Y2 = 5/6, Y3 = 1/2

Lihat slack variabel pada metode Simpleks


pada Tabel simpleks final hasil perubahan
(X3, X4, dan X5)
6s-12 Linear Programming
Tabel simpleks final hasil perubahan

Variabel X1 X2 X3 X4 X5
Z NK
Dasar

Z 1 0 0 0 5/6 ½ 271/2
X3 0 0 0 1 5/9 -1/3 61/3
X2 0 0 1 0 1/3 0 5
X1 0 1 0 0 -5/18 1/6 5/6

Baris pertama (Z) tidak ada lagi yang bernilai negatif. Sehingga tabel tidak
dapat dioptimalkan lagi dan tabel tersebut merupakan hasil optimal

Dari tabel final didapat


X1 = 5/6
X2 = 5
Lihat slack variabel pada metode
Zmaksimum = 271/2
Simpleks (X3, X4, dan X5)
6s-13 Linear Programming

Wassalam
sekian
dan
terima kasih
6s-14 Linear Programming

Tugas !!!!

Interpretasi dual yang lain :


· Marginal Value
· Shadow Price
· Surplus Variabel
6s-15 Linear Programming

ALAT ANALISIS
· QSB+

· AB:QM
· AB:POM

· QM (DOS/WINDOWS)
· LINDO

· SAS