Anda di halaman 1dari 17

Balanced Scorecard

RATNA SULISTIAWATI 1761201247


RESTY APRIANI 1761201316
FAI PUTRI LOVITASARI 1761201226
Konsep dan definisi

Balanced Scorecard merupakan metode


perencanaan dan penilaian yang mencakup
empat perspektif perusahaan yaitu keuangan,
pelanggan, proses bisnis internal, dan
pembelajaran serta pertumbuhan. Balanced
Scorecard menekankan perencanaan dan
pengukuran keuangan serta non-keuanganyang
merupakan bagian informasi bagi seluruh
pegawai dari semua tingkatan organisasi.
Sebagai kerangka kerja, BSC disebut balanced
(berimbang) karena adanya keseimbangan antara
kinerja keuangan dan non-keuangan, kinerja
jangka pendek dan kinerja jangka panjang, serta
kinerja yang bersifat internal dan kinerja yang
bersifat eksternal. Sedangkan scorecard (kartu
skor) adalah kartu yang digunakan untuk
mencatat skor kinerja seseorang atau lembaga.
Katu skor juga dapat digunakan untuk
merencanakan skor ysng hendak diwujudkan oleh
seseorang atau organisssi di masa depan.
Konsep keseimbangan dalam Balance
Scorecard terkait dengan tiga area berikut :

Keseimbangan antara indikator keberhasilan


1 keuangan dan non-keuangan

Keseimbangan antara konstituen dan


2 eksternal organisasi

Keseimbangan antara indikator kinerja lag dan


3 lead
Seluruh proses manajemen strategi dengan menggunakan BSC sebagai
landasan pemikiran dibagi menjadi :

 Aktivitas yang berpusat pada proses yaitu pada aspek bisnis internal,
keseluruhan proses difokuskan pada upaya menghasilkan proses bisnis
yang produktif dan efektif. Sedangkan pada aspek keuangan, keseluruhan
proses harus difokuskan untuk menghasilkan tingkat pengembalian atas
investasi yang berlipat ganda.
 Aktivitas yang berpusat pada manusia yaitu aktivitas yang dilakukan
berkaitan dengan program pembelajaran dan pertumbuhan dipusatkan
pada karyawan (sumber daya manusia) yang dimiliki perusahaan. Seluruh
aktivitas yang dilakukan harus bertujuan menghasilkan karyawan yang
berintegritas tinggi di bidangnya. Demikian pula, program pelayanan
pelanggan harus dipusatkan pada aktivitas pelayanan terhadap custamer
(manusia bukan perusahaan). Seluruh kegiatan diupayakan untuk
meningkatkan value terbaik bagi pelanggan.
Seluruh kegiatan yang dilakukan perusahaan dalam
penyusunan manajemen strategi bisnis BSC difokuskan pada :
Fokus Internal, seluruh aktivitas yang dilakukan atas aspek
proses bisnis internal dan aspek pembelajaran serta
pertumbuhan, merupakan aktivitas yang terfokus pada
internal organisasi perusahaan.
Fokus Eksternal, aktivitas atas aspek pelanggan difokuskan
pada upaya memberikan value terbaik secara terus
menerus bagi pihak yang memeberikan pendapatan bagi
perusahaan. Sedangkan aktivitas aspek keuangan
difokuskan pada upaya untuk memberikan tingkat
pengembalian investasi yang berlipat ganda bagi pemegang
saham perusahaan perusahaan melalui berbagai aktivitas
yang efektif dan efisien.
Karakteristik BSC dalam menghasilkan
rencana strategis yang unggul :
• Untuk memahami pelanggan dan • Bsc akan membangun
kebutuhannya, serta kesenjangan hubungan sebab akibat
kinerja diantara berbagai
sasaran strategi yang
dihasilkan dalam
perencanaan stategi
Komprehensif Koheren

Seimban
Terukur
g
• Bsc akan memberikan gambaran
mengenai tujuan dan cara • Bsc mengukur
pencapaian tujuan tersebut secara sasaran strategi yang
seimbang sulit untuk diukur
KEUNGGULAN BSC
Penggunaan 4 Perspektif

Penggunaan indikator Lead dan Lag

Hubungan Sebab-Akibat
Empat perspektif Balanced Scrorecard

Keuangan

Pelanggan Proses bisnis internal

Pembelajaran
&
pertumbuhan
1. Perspektif Keuangan
Perspektif keuangan menjadi perhatian dalam
BSC karena ukuran keuangan mrupakan
konsekuensi ekonomi yang terjadi akibat keputusan
dan kebijakan.

Harvest (Panen)

Sustain (Bertahan)

Growth (Tumbuh)

3 TAHAP PERKEMBANGAN INDUSTRI


2. Perspektif Pelanggan
Perspektif ini dalan BSC yaitu mengidentifikasikan bagaimana kondisi
custamer dan segmen pasar yang telah dipilih oleh perusahaan untuk bersaing
dengan kompetitor. Perspektif ini terdiri atas beberapa ukuran utama yaitu :
• Kepuasan pelanggan
• Retensi pelanggan
• Akuisisi pelanggan baru
• Pangsa pasar

 Atribut produk dan jasa serta fasilitasnya


 Hubungan dengan pelanggan
Unsur yang  Citra dan reputasi perusahaan
mempengaruhi ukuran
pencapaian dalam
perspektif pelanggan
3. Perspektif Proses Bisnis Internal
Dalam perspektif ini, perusahaan melakukan pengukuran
terhadap semua aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan, baik
oleh manajer maupun karyawan demi menciptakan produk yang
dapat memeberikan kepuasan tertentu bagi pelanggan dan juga
para pemegang saham

Dalam hal ini, perusahaan berfokus pada 3 proses bisnis utama yaitu :

Identifikasi
Kenali Ciptakan Bangun Luncurkan Layani Pelanggan
kebutuhan
pasar produk Produk produk Pelanggan Terpuaskan
pelanggan

PROSES LAYANAN
PROSES INOVASI PROSES OPERASI PURNA JUAL
4. Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan
Dalam perspektif ini, mengidentifikasikan infrastruktur yang
harus dibangun perusahaan dalam menciptakan pertumbuhan dan
peningkatan kinerja jangka panjang. Tiga sumber utama
pembelajaran dan pertumbuhan perusahaan adalah manusia,
sistem, dan prosedur perusahaan.
Dalam perspektif ini, terdapat 3 dimensi penting yang harus
diperhatikan untuk melakukan pengukuran yaitu:
 Kompetensi karyawan
 Infrastruktur teknologi informasi
 Budaya organisasi: Motivasi, wewenang, dan pembatasan
wewenang
Balanced Scorecard sebagai manajemen
strategi
• Balanced scorecard membantu organisasi untuk menghadapi dua masalah
fundamental, yaitu:
1. Mengimplementasikan startegi dengan sukses
2. Mengukur kinerja organisasi secara efektif

• Perusahaan menggunakan fokus pengukuran scorecard demi


menghasilkan berbagai proses manajemen pernting:
1. Memperjelas dan menerjemahkan visi serta strategi
2. Mengomunikasikan dan mengaitkan berbagai tujuan serta ukuran
strategis
3. Merencanakan, menetapkan sasaran, dan menyelaraskan berbagai inisiatif
strategis
4. Meningkatkan umpan balik dan pembelajaran strategis
Perencanaan yang terintegrasi
• BSC menjelaskan tentang pencapaian visi yang
berperan dalam mewujudkan pertambahan
kekayaan tersebut sebagai berikut :
1. Peningkatan laba melalui peningkatan
penjualan
2. Peningkatan kepuasan pelanggan
3. Peningkatan produktivitas dan komitmen
karyawan sehingga meningkatkan Cost
Effectiveness
KESIMPULAN
• Balanced Scorecard merupakan metode perencanaan dan
penilaian yang mencakup empat perspektif perusahaan
yaitu keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, dan
pembelajaran serta pertumbuhan.
• Empat perspektif BSC yaitu: keuangan, pelanggan, proses
bisnis internal, dan pembelajaran dan pertumbuhan
• Konsep Balanced scorecard adalah satu konsep
pengukuran kinerja yang sebenarnya memberikan
kerangka komprehensif untuk menjabarkan visi ke dalam
sasaran-sasaran strategik.
TERIMAKASIH…