Anda di halaman 1dari 21

METODE & MEDIA

PENDIDIKAN KESEHATAN

Oleh :
Ns. Retno Yuli Hastuti, S.Kep
METODE PEMBELAJARAN DLM
PENDIDIKAN KESEHATAN
 Metode Ceramah --> pidato yang
disampaikan oleh sorg pembicara didepan
sekelompok pengunjung, transfer informasi
dimana dalam prosesnya ada 3 elemen
penting yaitu pengajar, materi, pengajaran
dan sasaran belajar
 Metode Diskusi Kelompok --> percakapan
yang direncanakan atau dipersiapkan
diantara 3 orang atau lebih tentang topik
tertentu dgn sorg pemimpin
 Metode panel --> pembicaraan yang sudah
direncanakan di depan pengunjung ttg sebuah
topik dan diperlukan 3 panelis atau lebih serta
diperlukan sorg pemimpin
 Metode Forum Panel --> panel yang
didalamnya pengunjung berpartisipasi dalam
diskusi. Hal ini dilakukan jika ingin
menggabungkan penyajian topik/materi dgn
reaksi pengunjung
 Metode Permainan Peran --> Pemeranan
sebuah situasi dlm kehidupan manusia dgn
tanpa diadakan latihan, dilakukan oleh 2 org
atau lebih untuk dipakai sebagai bahan analisis
oleh kelompok
 Metode Simposium --> Serangkaian pidato
pendek didepan pengunjung dgn sorg
pemimpin. Pidato-pidato tersebut
mengemukakan aspek-aspek yang berbeda
dari topik tertentu
 Metode Demosntrasi --> metode
pembelajaran yang menyajikan suatu
prosedur atau tugas, cara menggunakan alat
dan cara berinteraksi. Demosntrasi dapat
dilakukan secara langsung atau
menggunakan media, seperti video dan film
METODE PENDIDIKAN
KESEHATAN
1. METODE PENDIDIKAN INDIVIDUAL
* digunakan utk membina perilaku baru /
membina ssorg yg telah mulai tertarik pd suatu
perubahan perilaku atau inovasi
 Bentuk pendekatan individual :
* Bimbingan dan penyuluhan
kontak klien dan petugas intensif, mslh
dpt dikaji dan dibantu penyelesaiannya
* Interview ( wawancara )
Utk menggali informasi mengapa ia tdk atau
belum menerima perubahan, bila blm maka
perlu latihan lebih mendalam lagi
2. METODE PENDIDIKAN BERKELOMPOK
Yang perlu diperhatikan : besarnya kelompok
dan tingkat pendidikan sasaran
a. Kelompok Besar
peserta > 15 org, metode yang baik adalah
ceramah dan seminar
1) Ceramah
baik utk sasaran yg berpendidikan tinggi
maupun rendah.
yang perlu diperhatikan :
a) Persiapan
- Penceramah menguasai materi
- mempersiapkan alat bantu pengajaran
b) pelaksanaan
- penceramah dpt menguasai sasaran
ceramah
- sikap dan penampilan yg meyakinkan
- suara cukup keras dan jelas
- pandangan hrs tertuju ke slurh peserta
- berdiri didepan( diper1/2 )
- menggunakan AVA semax
2) Seminar
cocok utk sasaran klp besar dg tk
pendidikan menengah keatas
b. Kelompok kecil
peserta < 15 org
1) Diskusi kelompok
- anggota klp berpartisipasi dlm diskusi
- formasi duduk diatur berhadapan
- pimpinan diskusi duduk diantaranya
- pemimpin diskusi hrs memberikan
pancingan berupa pertanyaan atau
kasus
- memberi kesempatan bicara pada
anggota shg tdk ada dominasi dari
salah satu peserta
2) Curah Pendapat ( Brain Storming )
- modifikasi dari diskusi
- tanggapan / jawaban ditulis dlm papan tulis
- sebelum semua peserta mencurahkan
pendapatnya, tdk boleh diberi komentar
- setelah semua mengeluarkan pendapatnya,
tiap anggota dpt mengomentari dan
akhirnya diskusi
3) Bola Salju
klp dibagi dlm psg ( 1psg 2 org ) dan kmd
dilontarkan suatu pertanyaan/mslah, stlh 5 menit
maka tiap 2 psg bergabung mjd 1, mrk tetap
mendiskusikan mslh tsb dan mencari kesimpulan,
kmd tiap 2 psg bergabung lagi dst  disko
4) Kelompok-kelompok kecil
klp dibagi dlm klp kecil kmd diberi suatu
permslh yg sama / tdk sama dg klp
laindisko
5) Role Play ( memainkan peran )
bbrp anggota klp diberi peran ttt
6) Permainan simulasi
gabungan antara role play dg diskusi klp.
Pesan disajikan dlm bentuk permainan
monopoli, dadu dll, dimana bbrp org
menjadi pemain dan sebagian menjadi nara
sumber
3. METODE PENDIDIKAN MASA
( PUBLIK )
 Memberikan pesan kesh kpd masy yg sifatnya
massa/publik
 Pendidikan peserta umum, tdk membedakan jenis
kelamin, umur, pekerjaan dll
 Digunakan untuk menggugah
awareness/kesadaran msy thd suatu inovasi blm ke
perilaku
 Bisanya menggunakan media massa
 contoh media massa : publick speaking, pidato
mll media elektronik, simulasi dialog petugas kesh
dgn persalinan, tulisan di majalah atau koran,
sinetron, bill board --> AYO KE POSYANDU
MEDIA PENDIDIKAN
KESEHATAN
 Media / alat peraga ( AVA ) : alat-alat yg
dugunakan pleh pendidik dlm menyampaikan
bahan pendidikan /pengajaran
 Membantu memperagakan sesuatu didlm proses
pendidikan/pengajaran
 Alat peraga disusun berdasarkan prinsip bahwa
pengethuan yg ada dpt diterima melalui panca
indera --> untuk mempermudah persepsi
 Indera penerima stimuli : pengecap 1%, peraba
1,5%, penciuman 3,5%, pendengaran 11 %,
penglihatan 83 %
 Tujuan :
a. sbg alat bantu penkes
b. utk menimbulkan perhatian thd
suatu mslh yg dijelaskan
c. utk mengingatkan suatu pesan
d. utk menjelaskan
fakta/prosedur/tindk
e. membuat penyajianmateri
ceramah>sistematis
KEGUNAAN ALAT PERAGA
 Menumbuhkan minat thd klp sasaran
 kelompok sasaran mengerti .baik
 klp sasaran meneruskan pd orla
 membantu klp sasaran menambah / membina
sikap baru
 membantu klp sasran utk melaksanakan yang
dipelajari
 dpt membantu hambatan bahasa
 mencapai sasran >baik
 membantu klp sasaran utk belajar > banyak dan >
cepat
Macam-macam alat peraga
1. Kata-kata
2. Tulisan
3. Rekaman, radio
4. Film
5. Televisi
6. Pameran
7. Kunjungan lapangan
8. Demosntrasi
9. Sandiwara
10. Benda Tiruan
11. Benda Asli

Kerucut Edgar Dalle


MACAM-MACAM
ALAT PERAGA
 Papan pengumuman --> ditempel didinding dgn
ukuran biasanya 90 x 129 cm,memuat informasi
dlm bentuk tulisan, foto-foto peristiwa/kegiatan.
Keuntungan : dpt dibuat sendiri, merangsang
pengunjung utk membacanya, menghemat
waktu, pengunjung membaca secara urut
 Poster --> pesan yang singkat dlm bentuk
gambar, dengan tujuan utk mempgrhi ssorg atau
klp agar tertarik pd obyek materi yang
diinformasikan. Poster ditempel ditempat strategi,
keuntungan : dpt diproduksi dlm jmlh besar, dpt
disebarkan, dgn gabar yang menarik, dpt
ditempel
 Leaflet --> Selebaran kertas yang berisi
tulisan cetak ttg ssatu masalah khususnya
utk suatu sasaran dgn tujuan ttt. Bentuk :
tulisan 200-400 huruf diselingi gambar,
ukurannya 20 x 30, hrs dpt dibaca sekali
pandang, dapat ditempel, dpt diberikan pd
sasaran setelah penyuluhan.
 Keuntungan : dpt disimpan lama, bila lupa
dpt dibaca kembali, dpt dipakai sbg bahan
rujukan, isi dpt dipercaya krn dicetak oleh
instansi resmi, jangkaunnya luas dan dpt
dicetak ulang
 Flash Card --> bbrp kertas/kartu dengan
ukuran 25x30 cm yang berisi tulisan suatu
masalah atau program ttt. Biasanya tulisan
terletak dibalik gb yang ada pd gambar
depan. Penggunaan ; sejumlah kartu yang
sdh disusun scr berurutan dipegang dgn
halaman gb dihadapan sekelompok sasaran,
pd saat gb diperlihatkan, teks kalimat ada
dibelakangnya Keuntungan : dpt dibawa
kemana-mana, dpt membantu penyuluh
yang kurang mampu bicara, gb menarik
perhatian
 Plip Chart --> beberapa chart yang telah
disusun scr berurutan dan berisi tulihan dgn
bg yang telah disatukan dgn ikatan ring
pada bagian pinggir sisi atas, berukuran
poster, memakai kertas tebal
 Booklet --> media dlm bentuk buku, baik
berupa tulisan atau gambar
 Flyer ( selebaran ) --> bentuknya spt leaflet
ttp tidak dilipat
 Bill Board --> papan yang dipasang
ditempat-tempat umum, dpt diisi dgn pesan-
pesan atau informasi kesh. Ada yang ditulis
dilembar seng dipasang dikendaraan
 Foto --> gambar hasil foto yang berisi
informasi kesehatan
 media Elektronik --> televisi, radio, video,
slide, flim strip/dokumenter
 Transparansi/OHP --> murah, transparansi,
OHP, spidol. Aturan : huruf minimum 5
mm ( tinggi ), tebal, sederhana, huruf cetak,
diproyeksikan > besar 1/250 jarak pandang
terbesar. Contoh : jarak terbesar 10 m, maka
huruf 10/250 m : 4 cm
Berikanlah yang terbaik untuk
lingkungan disekitar kita…..oke…
oke…!!!!