Anda di halaman 1dari 9

PENGGUNAAN MINYAK

LAVENDER/AROMATERAPI DALAM
MENGURANGI NYERI

DISUSUN OLEH:
KELOMPOK 1

DEWI YANSYAH ( PO 62.20.1.18.048 )


PITA AKTINI ( PO 62.20.1.18.068 )
QUNITA PUTRI ( PO 62.20.1.18.069 )
RISKA ( PO 62.20.1.18.071 )
TIARA EPRILI BINTANG ( PO 62.20.1.18.076 )
YUDIS TIRA HASANAH( PO 62.20.1.18.080 )
PENGERTIAN AROMATERAPI

Aromaterapi adalah salah satu teknik pengobatan atau perawatan


menggunakan bau-bauan yang menggunakan minyak esensial aromaterapi.
Kata aromaterapi berarti terapi dengan memakai minyak esensial yang
ekstrak dan unsur kimianya diambil dengan utuh. Sedangkan menurut
Sharma aromaterapi berarti ‘pengobatan menggunakan wangi - wangian’.
Jenis minyak aroma terapi yang umum digunakan yaitu :
1. Minyak Eukaliptus Radiata
2. Minyak Rosemary
3. Minyak Tea Tree
4. Minyak Lavender
5. Minyak Peppermint
6. Minyak Jeruk Lemon
Salah satu aroma yang paling digemari adalah lavender. Kandungan utama
dari bunga lavender adalah linalyl asetat dan linalool. Linalool adalah
kandungan aktif utama yang berperan pada efek anti cemas (relaksasi)
pada lavender. Menurut hasil dari beberapa jurnal penelitian, didapatkan
kesimpulan bahwa minyak esensial dari bunga lavender dapat memberikan
manfaat relaksasi, sedatif, mengurangi tingkat kecemasan, dan mampu
memperbaiki mood seseorang.
Proses ekstraksi minyak esensial ini secara umum dapat dilakukan dengan
tiga cara, yaitu penyulingan dengan air (direbus), penyulingan dengan air
dan uap (dikukus), dan penyulingan dengan uap (diuapkan)
ADA BEBERAPA MANFAAT DARI AROMATERAPI, YAITU:
• Relaksasi
Banyak penelitian membuktikan bahwa minyak esensial yang di pakai
dalam aromaterapi, seperti minyak bunga lavender dan kamomil dapat
menenangkan kecemasan atau stres berlebih.
Aroma lavender dipercaya bisa memberikan efek relaksasi serta
mengendalikan sistem saraf simpatis, yaitu sistem saraf yang
bertanggung jawab pada respon stres dan gejala fisiknya, seperti tangan
berkeringat atau jantung yang bergedup kencang.
• Meningkatkan kualitas tidur
Penanganan yang dapat menurunkan risiko insomnia yang aman dan
memiliki efektivitas yang sama ataupun lebih. Salah satu penanganannya
dengan menggunakan aromaterapi bunga lavender (Lavandula
angustifolia). Minyak esensial dari bunga lavender Lavandula
angustifolia memberikan efek sedatif karena mengandung bahan aktif
utama yaitu linalool.
• Mengobati masalah pernapasan
Beberapa minyak aromaterapi memiliki antiseptik yang dapat membantu
membersihkan udara dari bakteri, kuman, dan jamur.
Tea tree oil atau minyak pohon teh dianggap memiliki antiseptik dan
antimikroba sedangkan minyak eukaliptus dianggap dapat melegakan
pernapasan disaat flu.
• Meredakan nyeri dan peradangan
Untuk meredakan nyeri atau otot yang tegang, nyeri sendi, jaringan yang
mengalami peradangan atau sakit kepala. Anda bisa menggunakan manfaat
aromaterapi untuk mengurangi keluhan tersebut.
Minyak aromaterapi yang biasa digunakan adalah jeruk untuk meredakan
nyeri sendi. Kemudian untuk sakit kepala anda bisa menggunakan aroma
daun mint dan rosemary.
KESIMPULAN

Aromaterapi adalah salah satu teknik pengobatan atau perawatan


menggunakan bau-bauan yang menggunakan minyak esensial aromaterapi.
Kata aromaterapi berarti terapi dengan memakai minyak esensial yang
ekstrak dan unsur kimianya diambil dengan utuh. Sedangkan menurut
Sharma aromaterapi berarti ‘pengobatan menggunakan wangi - wangian’.
Salah satu aroma yang paling digemari adalah lavender. Kandungan
utama dari bunga lavender adalah linalyl asetat dan linalool. Linalool
adalah kandungan aktif utama yang berperan pada efek anti cemas
(relaksasi) pada lavender. Menurut hasil dari beberapa jurnal penelitian,
didapatkan kesimpulan bahwa minyak esensial dari bunga lavender dapat
memberikan manfaat relaksasi, sedatif, mengurangi tingkat kecemasan,
dan mampu memperbaiki mood seseorang
TERIMA KASIH