Anda di halaman 1dari 5

PEMBUATAN

NATA DE COCO
Bioteknologi farmasi NAMA KELOMPOK 4:

• NUR AZIZAH S.W


• IQBAL TAUFIK
• NESKY LARA SATI
• MUH. ARWAN
• RISKA YUNUS
• WAYAN SURYANI
• VIRA ANANDA
PUTRI
• Nata de coco adalah sejenis jelly kenyal berwarna putih susu
bening, yang bersal dari fermentasi air kelapa. Nata merupakan
selulosa yang berkalori rendah.
• Bakteri yang berperan :
• Acetobacteri xylinum sangat berperan dalam pembuatan nata de
coco ,sangat efisien membentuk selulosa
• bakteri ini tumbuh secara alami di limbah air kelapa pH 3,5-7,5
hidup di suhu 28-31oC. Bakteri ini sangat membutuhkan oksigen
• Berbentuk batang pendek, panjang 2 mikron dan lebar 0,6 mikron
dengan permukaan dinding berlendir
• Merupakan bakteri gram negatif , bergerak dengan flagella dan
tidak membentuk endospora
• Sifat bakteri ini memiliki kemampuan untuk mempolimerasi
glukosa menjadi selulosa
• Manfaatnya dapat digunakan sebagai produk yogurt , asinan dan
nata de coco.
Proses pembuatan nata de coco
Gula pasir 100gr
asam cuka 100mL,
ZA 17 gr
Filtrasi (penyaringan NPK 3,5 gr
Air kelapa 1 L
dari kotoran ) Asam sitrat 3,5 gr
(aduk ad homogen)

Dicuci dan dipotong- Perebusan 100 oC ad


potong mendidih

Ditutup dengan kertas Dituang starter( kultur


putih bakteri) 200mL
Tuang ke wadah
Pendinginan (26-28 oC )
Fermentasi 7 hari suhu 1:5 (starter nata : lar.air
28-31 oC, aerob kelapa)
Proses teknik fermentasi
• Tahap
  pengolahan bahan baku
Air kelapa yang digunakan harus memenuhi standar kualitas yang
ditetapkan. Air kelapa harus berasal dari kelapa yang matang tidak terlalu
tua atau muda.
• Tahap sterilisasi
Substrat air kelapa disterilkan dengan menggunakan autoclav atau
dengan cara dididihkan suhu 100 selama 15 menit. Dan substrat
didinginkan hingga suhu 26-28
• Tahap fermentasi
Substrat diinokulasi dengan stater/bibit bakteri sebanyak 10% (v/).
Selama fermentasi bakteri Acetobacter xylinum memecah gula (sukrosa)
menjadi glukosa dan friktosa. Glukosa diubah melalui reaksi heksokinase
menjadi glukosa-6-fosfat. Acetobacter xylinum dapat mensitensa sebagian
gula menjadi selulosa dan sebagian lainnya diuraikan menjadi asam asetat
yang akan menurunkan pH medium lama fermentasi akan berpengaruh pada
kadar asam yang dihasilkan dan tebal tipisnya nata (Manoi,F.2007).
• Dalam medium yg mengandung gula dapat mengubah
19%selulosa selulosa berupa benang-benang dengan
polisakarida berlendir membentuk seperti tekstil. Pada medium
cair membentuk membentuk ketebalan mencapai beberapa
centimeter (Astawan,2004)
• Pada umur 10-15 hari natta dapat dipanen

SEKIAN DAN TERIMAKASIH