Anda di halaman 1dari 17

BAB 14

MENGELOLA PROYEK
KELOMPOK 9:
01
Aizatul Aulia (2015

02
Novia Ayu Amelia Putri (201812122

03
Zelena Genova Adresia (201812144)

04
Aila Fernanda Rizkia (201812126

05
Fitri Hardiyanti (2018121

06
Nanda (2018
Pentingnya Manajemen Proyek
• PROYEK MACET DAN KEGAGALAN SISTEM
KONSEKUENSI MANAJEMEN YANG BURUK

1. Biaya yang berlebih


MANAJEMEN 2. Keterlambatan Waktu
PROYEK BURUK
3. Keterbatasan teknis yang menghambat kinerja
4. Kegagalan memperoleh manfaat yang diantisipasi

• SASARAN MANAJEMEN PROYEK


Kegiatan manajemen proyek meliputi perencanaan pekerjaan, penilaian resiko, estimasi sumber daya
yang dibutuhkan, pengaturan pekerjaan, pengadaan sumber daya manusia dan bahan baku,
penugasan dan pengarahan aktivitas, pengendalian eksekusi proyek, pelaporan kemajuan dan analisis
hasil.
5 variabel utama manajemen proyek sistem informasi :
1. Cakupan
2. Waktu
3. Biaya
4. Kualitas
5. Resiko
Memilih Proyek
• STRUKTUR MANAJEMEN UNTUK PROYEK SISTEM INFORMASI

Di puncak struktur ini adalah kelompok


perencanaan strategis perusahaan dan
Informasi komite sistem kemudi. Perencanaan
strategis perusahaan kelompok bertanggung
jawab untuk mengembangkan
rencana strategis perusahaan, yang mungkin
memerlukan pengembangan sistem baru.
Komite pengarah sistem informasi adalah
kelompok manajemen senior dengan tanggung
jawab untuk pengembangan sistem dan
Operasi.
• MENGAITKAN PROYEK SISTEM DENGAN RENCANA BISNIS
Untuk meningkatkan proyek-proyek informasi yang akan memberikan nilai
bisnis paling tinggi. Organisasi perlu mengembangkan rencana sistem informasi
yang mendukung rencana bisnis mereka secara keseluruhan dan di mana
sistem strategis yang dimasukkan ke dalam perencanaan tingkat atas.
Rencananya berfungsi sebagai peta jalan yang menunjukkan arah pengembangan
sistem (tujuan dari rencana), dasar pemikiran, sistem saat ini / situasi, perkembangan
baru untuk mempertimbangkan, manajemen strategi, rencana pelaksanaan,
dan anggaran.
• KEBUTUHAN INFORMASI DAN INDIKATOR KUNCI ATAS KINERJA
Untuk mengembangkan rencana sistem informasi yang efektif organisasi perlu
memiliki pemahaman yang jelas mengenai kebutuhan informasi dalam jangka
pendek dan jangka panjang. Pendekatan yang strategis atas kebutuhan informasi,
analisis strategis, atau faktor-faktor yang sangat penting bagi keberhasilan
menyatakan bahwa suatu organisasi ditentukan oleh sejumlah kecil indikator-indikator
kunci atas kinerja para manajer.
ANALISIS PORTOFOLIO
Ketika analisis strategis telah menentukan keseluruhan arah dari pengembangan
sistem, analisis portofolio dapat digunakan untuk mengevaluasi alternatif proyek
sistem. Setiap proyek informasi akan membawa risiko dan manfaatnya sendiri
PORTOFOLIO SISTEM
Potensial manfaat terhadap perusahaan
Risiko Proyek

Tinggi Rendah

Tinggi Diperiksa dengan Mengidentifikasi &


hati-hati mengembangkan

Rendah hindari Proyek yang utuh


• MODEL PENILAIAN

Model penilaian (scoring model) bermanfaat untuk memilih proyek-proyek


dengan banyak kriteria yang harus dipertimbangkan. Ini memberikan bobot
bagi fitur-fitur tertentu dari suatu sistem kemudian menghitung total tertimbang.
Seiring dengan semua teknik “sasaran” terdapat banyak pertimbangan kualitatif
yang dilibatkan dalam menggunakan model penilaian. Model ini memerlukan
para ahli yan memahami permasalahan dan teknologi. Model penilaian sangat
umum digunakan untuk menginformasi, merasionalkan, dan mendukung
keputusan bukan sebagai penengah terakhir dalam pemilihan sistem.
MENENTUKAN NILAI BISNIS DARI SISTEM INFORMASI
• BIAYA DAN MANFAAT SISTEM INFORMASI
 Manfaat berwujud
Manfaat nyata dapat diukur dan diberi nilai uang.
 Manfaat Tidak berwujud
Seperti layanan pelanggan lebih efisien atau pengambilan
keputusan yang lebih baik, tidak dapat diukur langsung tetapi
dapat menghasilkan keuntungan yang dalam jangka panjangnya
dapat diukur.
• PENGANGGARAN MODAL UNTUK SISTEM INFORMASI
Metode penganggaran modal bergantung pada pengukuran arus kas
ke dalam dan keluar perusahaan proyek modal yang menghasilkan
arus kas tersebut.
• MODEL PENENTUAN HARGA OPSI NYATA

Model penentuan harga opsi nyata (real options pricing models-ROPM)


menggunakan konsep dari penilaian opsi yang dipinjam dari industri keuangan.
Opsi pada dasarnya adalah hak, bukan kewajiban, untuk melakukan tindakan
di masa depan. Misalnya opsi call, opsi keuangan dimana seseorang membeli
hak bukan kewajiban untuk membeli aset pada harga tertentu.

• KETERBATASAN DARI MODEL KEUANGAN


DIMENSI RISIKO PROYEK

01 Ukuran Proyek.

02 Struktur Proyek.

03 Pengalaman dengan teknologi


MANAJEMEN PERUBAHAN DAN KONSEP IMPLEMENTASI

Konsep Implementasi

Dukungan dan Komitmen Manajemen


1
2
Peran Pengguna Akhir
3
Tantangan Manajemen Perubahan
Untuk Rekayasa Ulang Proses Bisnis, 4
Aplikasi Perusahaan, serta Merger dan
Akuisisi
MENGENDALIKAN FAKTOR RESIKO

Mengelola Kerumitan Teknis.


01

02
Perangkat Perencanaan
Meningkatkan Keterlibatan dan
Pengguna dan Mengatasi Pengendalian Formal.
Penolakan dari Pengguna. 03
MERANCANG UNTUK PERUSAHAAN

Alat bantu
Desain Sosioteknis 1 2 perangkat lunak
manajemen proyek
Studi Kasus
1. Seberapa pentingkah proyek NYCAPS dan City Time bagi New York City? Apakah sasarannya? Apa yang merupakan manfaat bisnisnya?
Jawab :
Proyek NYCAPS dan City Time penting bagi New York City dalam memodernisasi teknologi informasi di Wall Street dengan memodernisasi pemerintah New
York City. Tujuan dikembangkannya proyek NYCAPS adalah untuk menciptakan sistem yang modern, terotomatis untuk mengelola dan memperbarui informa
si personalia bagi tenaga kerja New York City, meliputi informasi tunjangan karyawan. Manajemen personalia merupakan sasaran utama untuk membersihkan
perombakan teknologi, sejak kota tersebut menggunakan 8 sistem individual keseluruhan kota, 200 sistem di dalam agensi-agensj individual, dan pekerjaan tul
is-menulis yang membingungkan untuk menangani tunjangan karyawan dan perubahan pekerjaan. Manfaat bisnisnya yaitu implementasi yang tepat waktu dan
berhasil dari proyek NYCAPS didirikan untuk menghemat jutaan dolar kota tersebut per tahun dalam biaya tenaga kerja dan TI. City Time diciptakan untuk m
engotomatisasi ketepatan waktu penggajian yang sebelumnya bergantung pada pena dan kertas, dan dalam proses untuk membatasi pembayaran waktu lembur
yang tidak semestinya diberikan kepada para pekerja kota dan meningkatkan akuntabilitas di seluruh pemerintahan. Sasarannya yaitu para kontraktor dan para
subkontraktor, kecenderungan dari para pejabat kepolisian, para pemadam kebakaran, dan para pekerja kota yang telah menua lainnya yang menerima waktu l
embur yang tidak semestinya pada akhir masa karier mereka. Manfaat bisnisnya yaitu pembatasan tuntutan hukum terhadap kota dari para pekerja yang menya
takan bahwa gaji mereka terlalu rendah atas jam-jam kerja mereka.
2. Evaluasi faktor-faktor kunci atas resiko dari kedua proyek.
Jawab :
Proyek NYCAPS dikendalikan oleh para pejabat resmi pemerintah yang tidak memiliki wewenang atau keahlian untuk mengambil keputusan yang penting ata
s proyek, dan oleh karenanya kehilangan banyak peluang untuk menurunkan biaya pengembangan.
Penugasan kepada Accenture untuk menentukan spesifikasi sistem dan juga menempatkan mereka secara bersama-sama. Perusahaan dan lembaga pemerintah
dalam membangun suatu sistem baru jarang sekali melakukan ini, karena membagi-bagi peranan tersebut dapat menyebabkan meledaknya biaya yang tak terk
endali dari para kontraktor.
Kurangnya pengawasan yang memadai dari pemerintah atas proyek CityTime telah menjadi alasan terbesar bagi ratusan juta dolar dalam luapan biaya yang ter
jadi sejak konsepsi proyek pada tahun 1998.
Kota memastikan bahwa proyek teknologi yang bernilai multijuta dolar akan diawasi oleh para ahli yang berkualifikasi, dan bukannya para administrator pem
erintahan dari area lainnya yang tidak memiliki pengalaman manajemen proyek sama sekali.
3. Klasifikasikan dan gambarkan permasalahan dari tiap-tiap proyek yang dihadapi sebagaimana system NYCAPS dan CityTime diimplementasika
n. Apakah factor-faktor manajemen, organisasi, dan teknologi yang bertanggung jawab atas permasalahan tersebut !
Jawab :
Permasalahan :
Proyek NYCAPS dikendalikan oleh para pejabat resmi pemerintah yang tidak memiliki wewenang atau keahlian untuk mengambil keputusan yang penting ata
s proyek, dan oleh karenanya kehilanagn banyak peluang untuk menurunkan biaya pengembangan.
Proyek CityTime telah terserap oleh penipuan pada semua level, dan para insinyur dari organisasi konsultasi yang utama, Science Application Corporation (S
AIC) dituduh melakukan penipuan.
Factor-faktor :
Manajemen personalia harus membersihkan perombakan teknologi, sejak kota tersebut menggunakan 8 sistem individual keseluruhan kota, 200 sistem di dala
m agensi-agensi individual, dan pekerjaan tulis menulis yang menmbingungkan untuk menangani tunjangan aryawan dan perubahan pekerjaan. Proyek akan
memonitor dari dalam laporan administrasi yang diajukan yang menggambarkan kesalahn pengelolaan yang parah, niaya yang membengkak, dan sampah umu
m yang menggangu poyek, tetapi kota tersebut tetap melanjutkan proyek tenpa membuat beberapa peruabahan yang signifikan.
Menghentikan kecenderungan dari pejabat kepolisian, para pemadam kebakaran, dan para pekerja yang telah menua tidak menerima kerja lembur. Page juga i
ngin membatasi hukum terhadap kota dari pekerja yang menyatakan bahwa gaji terlalu rendah.

4. Apakah persamaan dan perbedaan dalam pengelolaan dari kedua proyek tersebut?
Kesamaan dan perbedaan dalam manajemen kedua proyek digunakan penagihan per jam versus pembayaran biaya tetap pada satu waktu atau lainnya. Selain it
u, lama dengan manajemen dan pengawasan impoper, mengundang penipuan, pembuang dan penyalahgunaan. Tidak ada proyek yang memiliki manajer proye
k berpengalaman di atas yang memenuhi syarat dan yang memiliki wewenang yang tepat untuk secara efektif mengendalikan proyek.
Selain itu, proyek NYCAPS sepenuhnya dikendalikan oleh satu perusahaan, accenture. Proyek CityTimes dikendalikan oleh satu kontraktor, tetapi menggunak
an banyak subkontraktor untuk menyelesaikan pekerjaan. Untuk menyelesaikan pekerjaan harus memilikibanyak akuntabilitas yang lebih buruk. Masa kontrak
proyek terus berubah.
5.Apakah dampak bisnis terhadap kegagalan dalam implementasi itu?Jelaskan jawaban anda
JAWAB:
Kegagalan yang dapat di timbulkan ketika gagal melakukan implementasi memiliki jenis dan tingkatan yang beragam. Ada perusahaan yang ketika gagal mela
kukan implementasi menyebabkan distribusinya kacau sehingga memunculkan kerugian dan juga reputasi yang memburuk. Selain dari itu ada juga dampak ke
gagalan implementasi yang tidak berdampak langsung terhadap bisnis perusahaan namun menimbulkan kerugian dalam bentuk lain seperti waktu implementa
si yang tak kunjung usai, besarnya biaya implementasi yang harus dikeluarkan karena beberapa sebab dan lain sebagainya.
Faktor – faktor Penyebab Kegagalan Implementasi :
1.Kompleksitas inheren dalam implementasi 6.Menggunakan IT untuk memecahkan masalah
2.Harapan yang tidak realistis 7.Resiko dan hambatan proses
3.Isu konsultan luar 8.Fleksibilitas waktu proyek
4.Kustomisasi aplikasi yang terlalu berlebihan 9.Budaya perusahaan
5.Pelatihan yang kurang memadai 10.Masalah infrastruktur
Itulah faktor – faktor penyebab kegagalan yang sering terjadi pada saat melakukan implementasi .Dengan mengetahui faktor – faktor kegagalan diatas, diharap
kan dapat membantu Anda dalam menghindari resiko kegagalan dalam mengimplementasikan sistem pada bisnis Anda.

6.Gambarkan langkah langkah yang harus di lakukan untuk mencegah hasil yang negatif dalam proyek proyek tersebut.
JAWAB:
Dalam mengelola sebuah proyek ada beberapa masalah negatif yang dihadapi seperti:
-Sulit menyusun rencana anggaran yang pas.
-Sulit melacak progres dari pengerjaan proyek.
-Sulit melihat perbandingan antara alokasi dana dengan pengeluaran biaya yang sebenarnya.
-Sulitnya melihat laporan laba rugi per proyek.
-Sulit mengetahui keberadaan dan jumlah dari alat-alat dan bahan-bahan yang akan digunakan di dalam proyek.
Thank you
Insert the title of your subtitle Here

Anda mungkin juga menyukai