Anda di halaman 1dari 9

Ana fitriyanti

1401032

Pengkajian Traspositasion of Great Artery (TGA)


Pengkajian Keperawatan TGA
1. Usia.
– Perlu diketahui pada usia berapa gejala mulai muncul.
2. Pertumbuhan dan perkembangan .
– Terjadi gangguan perkembangan fisik anak, terutama berat badan.
3. Pola aktifitas.
– Tidak mampu melakukan banyak aktifitas karena akan menyebabkan sianosis.
4. Tanda – tanda vital.
– Suhu relative normal bila tidak terjadi infeksi. Pada bayi akan menetek sering
terhenti karena kesulitan bernafas.
5. Pemeriksaan penunjang, berupa :
– Ultra Sono Grafi ( USG ) untuk menentukan besar jantung, bentuk vaskularisasi
paru, sera untuk mengetahui keadaan thymus, trachea, dan esophagus.
– Electro Cardiografi ( ECG ), untuk menetahui adanya aritmia atau hipertropi.
– Echo Cardiografi, untuk mengetahui hemodinamik dan anatomi jantung
Diagnosa keperawatan
a. Penurunan curah jantung berhubungan dengan defek
struktur
b. Ketidakseimbangan  nutrisi kurang dari kebutuhan 
tubuh  berhubungan dengan fatiq selama
makan,peningkatan kebutuhan kalori dan penurunan
nafsu makan
c. Risiko cidera berhubungan dengan kondisi jantung
Intervensi:
a. Penurunan curah jantung berhubungan dengan defek struktur
NOC:
• Menunjukkan curah jantung yang memuaskan,dibuktikan dengan
status sirkulasi: tidak didapati peningkatan cyanosis,toleransi aktifitas
status tanda vital: dalam rentang normal

• Kriteria hasil:
1. Tanda vital dalam rentang normal
2. Dapat mentoleransi aktivitas, tidak ada kelelahan
3. Tidak ada penurunan kesadaran
Lanjutan....
NIC:
1. Status sirkulasi:
– Kaji adanya sianosis,perubahan status mental,status pernafasan
– Kaji kaji toleransi terhadap aktifitas
2. Regulasi Haemodinamik:
– Pantau denyut perifer,pengisisn ulang kapiler,dan suhu serta warna
ekstremitas
– Pantau dan dokumentasikan frekuensi jantung,irama ,dan nadi
– Minimalkan stressor lingkungan dengan menciptakan suasana lingkungan
yang kondusif
3. Pemantauan tanda vital:
– Pantau tanda vital meliputi : suhu, nadi,pernafasan dan tekanan darah
Lanjutan.........
b. Ketidakseimbangan  nutrisi kurang dari kebutuhan  tubuh  berhubungan
dengan fatiq selama makan,peningkatan kebutuhan kalori dan penurunan
nafsu makan
NOC:
• Memperlihatkan status Gizi: asupan makanan dan cairan, yang dibuktikan oleh
indicator: Makanan oral ,pemberian asi, pemberian makan lewat slang,atau nutrisi
parenteral adekuat

Kriteria hasil:
1. Pasien mendapatkan status nutrisi yang adekuat
2. Keluarga pasien dapat menjelaskan penyebab gangguan yang dialamipasien,
kebutuhan nutrisi, pemulihan, susunan menu, dan pengolahan makanan sehat
seimbang
3. Pernyataan motivasi kuat dari keluarga untuk memenuhi keutuhan nutrisinya
Lanjutan....
NIC:
1. Kaji kemampuan pasien dalam pemenuhan nutrisi
2. Pantau kandungan nutrisi dan kalori asupan
3. Timbang berat badan pasien pada interval yang tepat
4. Berikan informasi nutrisi yang tepat, kebutuhan nutrisi dan
bagaimana memenuhinya
5. Anjurkan pasien atau ibu menyusui makan makanan yang
bergizi untuk meningkatkan kualitas asupan
6. Kolaborasi dengan ahli gizi untuk menentukan jumlah kalori dan
jenis zat gizi yang dibutuhkan
7. Ciptakan lingkungan yang kondusif
Lanjutan.........
c. Risiko cidera berhubungan dengan kondisi jantung
NOC:
• Risiko cidera akan menurun,dibuktikan oleh : keamanan
personal,pengendalian risiko, dan lingkungan yang aman
NIC:
• Identifikasi factor yang mempengaruhi kebutuhan keamanan: perubahan
status mental, deficit sensorik atau motorik ( misalnya berjalan,
keseimbangan )
• Identifikasi lingkunan yang memungkinkan risiko terjatuh :(misalnya:
pengaman tempat tidur, lantai yang licin dll )
• Berikan edukasi untuk mencegah cidera
• Bantu ambulasi dini
• Libatkan keluarga dalam pemantauan
SEKIAN
DAN
TERIMA KASIH