Anda di halaman 1dari 8

MANAJEMENT KEPERAWATAN

KONSEP DAN PRINSIP DALAM SUPERVISI


kelompok 2 :

1. ALFIAH NUR HIDAYANTI (18012302)


2. DELA SEVIANA (18012310)
3. DILLA FIFA MARLINDAWATI (18012313)
4. ERIN NARISWATI AISYAH (18012315)
5. FRIANKA IKA WARDANI (18012320)
6. PUSPITA SARI (18012321)
7. ISTIQOMAH KURNIAWATI (18012323)
8. LAILATI ALIFAH (18012326)
9. NURLAKSMI (18012337)
10. RINA KURNIA PUTRI (18012341)
11. SARAFIAH (18012342)
12. SITI MAYSAROH (18012347)
Pengertian Supervisi

• Secara morfologis Supervisi berasalah dari dua kata bahasa Inggris, yaitu
super dan vision. Super berarti diatas dan vision berarti melihat, masih
serumpun dengan inspeksi, pemeriksaan dan pengawasan, dan penilikan,
dalam arti kegiatan yang dilakukan oleh atasan –orang yang berposisi diatas,
pimpinan-- terhadap hal-hal yang ada dibawahnya.
• Supervisi juga merupakan kegiatan pengawasan tetapi sifatnya lebih human,
manusiawi. Kegiatan supervise bukan mencari-cari kesalahan tetapi lebih
banyak mengandung unsur pembinnaan, agar kondisi pekerjaan yang
sedang disupervisi dapat diketahui kekurangannya (bukan semata-mata
kesalahannya) untuk dapat diberitahu bagian yang perlu diperbaiki.
• Secara sematik Supervisi pendidikan adalah pembinaan yang berupa
bimbingan atau tuntunan ke arah perbaikan situasi pendidikan pada
umumnya dan peningkatan mutu mengajar dan belajar dan belajar pada
khususnya.
Fungsi dan Tujuan Supervisi

 Tujuan utama Supervisi


1. Fungsi Meningkatkan Mutu adalah memperbaiki
Pembelajaran Ruang lingkupnya pengajaran
sempit, hanya tertuju pada aspek  Tujuan umum Supervisi
akademik, khususnya yang terjadi di adalah memberikan bantuan
ruang kelas ketika guru sedang teknis dan bimbingan kepada
memberikan bantuan dan arahan guru dan staf agar personil 
kepada siswa. tersebut mampu
2. Fungsi Memicu Unsur yang Terkait meningkatkan kwalitas
dengan PembelajaranLebih dikenal kinerjanya, dalam
dengan nama    Supervisi melaksanakan tugas dan
Administrasi. melaksanakan proses belajar
3. Fungsi Membina dan Memimpin. mengajar.
Prinsip-prinsip supervisi dalam keperawatan

1) Didasarkan atas hubungan profesional dan bukan pribadi


2) Kegiatan yang direncanakan secara matang
3) Bersifat edukatif, supporting dan informal
4) Memberikan perasaan aman pada staf dan pelaksanaan
keperawatan
5) Membentuk suatu kerjasama yang demokratis antara
supervisor dan staf dan pelaksana keperawatan.
6) Harus objektif dan sanggup mengadakan “self evaluation”.
7) Harus progresif, inovatif, fleksibel dan dapat
mengembangkan kelebihan masing-masing
Lanjutan ..

8.) Konstruktif dan kreatif dalam mengembangkan diri


disesuaikan dengan kebutuhan.
9.) Dapat meningkatkan kinerja bawahan dalam upaya
meningkatkan kualitas asuhan keperawatan.
10.) Supervisi dilakukan sesuai dengan struktur organisasi
11.) Fungsi supervisi diuraikan dengan jelas, terorgaisir dan
dinyatakan melalui petunjuk, peraturan, uraian tugas dan
standar
12.) Supervise menciptakan lingkungan yang kondusif,
komunikasi efektif, kreativitas dan motivasi.
Teknik supervisi dibedakan
menjadi dua yaitu :

Supervisi Supervisi
secara tidak
langsung langsung
Tipe-tipe Supervisi

1. Tipe Inspeksi

2. Tipe Laisses Faire.

3. Tipe Coersive

4. Tipe Training dan Guidance

5. Tipe Demokratis
Terima kasih ..