Anda di halaman 1dari 27

KATARAK

Syifa Aulia Luthfiyani


131.0211.016
Definisi

Katarak adalah kekeruhan lensa yang normalnya


transparan dan dilalui cahaya menuju retina,
dapat disebabkan oleh berbagai hal sehingga
terjadi kerusakan penglihatan
Faktor Resiko
• Intrinsik

- Usia

Semakin tua, resiko meningkat


- Gender

Wanita lebih beresiko


- Genetik

Riwayat katarak di keluarga


• Ekstrinsik

- Lingkungan

Negara yg banyak terpapar sinar UV


- Pekerjaan

Pekerjaan yg banyak terpapar sinar UV spt Nelayan


- Nutrisi

Zat-zat karotenoid (lutein : bayam, brokoli), vit. A


- Pendidikan

Pengaruhnya ke jenis pekerjaan & nutrisi


- Perokok

Zat-zat dalam rokok menurunkan zat antioksidan & karotenoid serta sianat

bersifat mendenaturasi protein lensa

- DM

Gula darah tinggi menyebabkan penumpukan sorbitol di lensa

- Diare

Diare membuat malnutrisi

- Alkohol

Mengganggu protein lensa yi menghambat penyerapan nutrisi pd lensa

- Obat-obatan

KS, Fenotiazin, diuretik & obat reumatik


Epidemiologi

• Katarak merupakan penyebab terbanyak


kebutaan di dunia
Manifestasi

- Penglihatan kabur & berkabut

shg pasien sering mengeluh penglihatan spt terhalang asap


(makin lama makin tebal)

- Silau thd sinar matahari

- Warna lensa mata menjadi putih

- Sukar membaca pd terang suka baca di tempat redup

- Sukar mengendarai di malam hari

- Penglihatan ganda
Klasifikasi
Katarak dapat dibagi berdasarkan penyebabnya

1. Katarak senilis (paling banyak, pada lansia)

2. Katarak kongenital

3. Katarak traumatik (katarak akibat trauma)

4. Katarak komplikata (katarak akibat penyakit mata


lain atau akibat penyakit sistemik lain)

5. Katarak toksik (keracunan steroid)

6. Katarak sekunder (setelah operasi mata lainnya)


• Katarak kongenital

Terjadi : sebelum / segera setelah lahir/bayi < 1 thn


Etiologi

Ibu terinfeksi rubela, ibu DM, toksoplasmosis,


cytomegalovirus,
• Katarak juvenile

Terjadi : Usia < 3bln - < 9 thn

Etiologi

Biasanya lanjutan dari katarak kongenital


• Katarak traumatik

Disebabkan oleh cedera benda asing di lensa atau


trauma tumpul terhadap bola mata.

• Katarak Komplikata

adalah katarak sekunder akibat penyakit intraokular


pada fisiologi lensa.

Contoh : uveitis kronik atau rekuren, glaukoma, retinitis


pigmentosa
• Katarak toksik

jarang terjadi. Banyak kasus pada tahun 1930-an


sebagai akibat penelanan dinitrofenol (suatu obat
yang digunakan untuk menekan nafsu makan).
Kortokosteroid yang diberikan dalam waktu lama,
baik secara sistemik maupun dalam bentuk tetes
yang dapat menyebabkan kekeruhan lensa.
Katarak Senilis

Definisi
Katarak yg timbul oleh karena proses degenerasi/penuaan

Etiologi

Sampai saat ini belum di ketahui pasti

Epidemiologi
- Jenis katarak yang paling sering dijumpai
- Ditemukan pd usia >40 thn
Tipe katarak senilis

• Katarak Nuklear

- Lokasi : kekeruhan terjadi pada bagian nuklear


lensa
- Tk. Kekeruhan bisa di nilai dgn slit-Lamp

- Jika sudah lanjut, nukleus berwarna cokelat


• Katarak kortikal

- Lokasi : Kekeruhan terjadi pada daerah korteks


lensa
- Gejala utama : silau ec sumber cahaya spt
lampu mobil
- Pd Slit-Lamp : vakuola & celah air (water
clefts) di korteks ante / posterior
• Katarak Posterior subkapsular

- Lokasi : Di lapisan kortikal posterior biasanya


aksial
- Sering tjd pd usia lebih muda dibangding 2
tipe lainnya
Stadium
Katarak senilis terdiri atas 6 fase
1. Katarak insipiens (mulai terjadi kekeruhan)
2. Katarak intumesens
- Lensa menyerap banyak air pada tahap ini sehingga menjadi
lebih besar.
- Pasien menunjukkan gejala miopisasi
3. Katarak imatur
- Kekeruhan lensa di lokasi tertentu.
- Shadow test positif pada fase ini.
4. Katarak matur
- Lensa sudah keruh seluruhnya.
- Ukuran lensa kembali normal.
- Shadow test sudah negatif, visus bisa mencapai 0
5. Katarak hipermatur

- Lensa mengerut dan ukurannya lebih kecil.

- Korteks mengalami pencairan dan keluar ke bilik mata depan.

- Shadow test pseudopositif.

- Dapat disertai glaukoma sekunder

6. Katarak morgagni

- Kapsul lensa tebal, sehingga materi korteks yang sudah mencair


tidak bisa keluar dari lensa.

- Dapat disertai glaukoma sekunder dan abnormalitas mata yang


lainnya
Terapi
Non-Bedah
• Penatalaksanaan non bedah untuk visus lebih baik atau
Sama dengan 6/12, yaitu pemberian Kacamata dengan
koreksi terbaik
• Jika visus Masih lebih baik Dari 6/12 Tetapi
sudahmengganggu untk melakukan aktivitas yang
berkaitan dengan pekerjaan pasien atau ada indikasi
medis lain untuk operasi, pasien Dapat
dilakukanoperasi katarak
• Operasi
Operasi baru dilakukan saat lensa sudah keruh
seluruhnya (katarak matur).
Ada 3 indikasi operasi yaitu :
- Indikasi medis (gangguan sistemik)
- Indikasi optik (gangguan penglihatan
- Kosmetik
Metode operasi katarak antara lain:

• Metode klasik : ICCE -> Seluruh lensa dibuang.

Kelemahan -> tidak bisa pasang IOL shg pasien jadi afakia.

• Metode berikutnya : ECCE Hanya nukleus & korteks lensa


yang dibuang. Bisa dipasang IOL (pseudofakia).

• Metode terbaru : fakoemulsifikasi -> Nukleus & korteks


dihancurkan & diisap dengan probe, lalu dipasang IOL.

• Metode untuk anak : disisio lentis (sayatan pada kapsul


anterior lensa).
Komplikasi

• Bila katarak dibiarkan maka akan terjadi


komplikasi berupa glaukoma dan uveitis.