Anda di halaman 1dari 9

ILMU DASAR KEPERAWATAN

PEMERIKSAAN PENUNJANG

DOSEN MATA KULIAH : Pipin Yunus S.Kep., Ns.,


M.Kep
PRESENTATION
By KELOMPOK 2
Yang akan dibahas Sebagai berikut :

0
1 Pengertian pemeriksaan penunjang

0
2 Jenis-jenis pemeriksaan penunjang

0 Fungsi dan tujuan pemeriksaan penunjang


3
DEFINISI PEMERIKSAAN PENUNJANG
Pemeriksaan penunjang adalah suatu pemeriksaan medis yang dilakukan atas indikasi tertentu yang digunakan untuk memperoleh
keterangan yang lebih jelas. Pemeriksaan penunjang harus ada alas an dan tujuannya. Pemeriksaan penunjang merupakan bagian
dari pemeriksaan medis yang dilakukan oleh dokter untuk mendiagnosis penyakit tertentu. Pemeriksaan ini umunya dilakukan setela
h pemeriksaan fisik dan penelusuran riwayat keluhan atau riwayat penyakit pada pasien.

Pemeriksaan penunjang atau pemeriksaan diagnostic adalah pemeriksaan yang di lakukan dokter untuk menentukan diagnosis
penyakit pada pasien serta tingkat keparahannya. Pemeriksaan penunjang biasanya dilakukan saat pasien berkonsultasi ke dokter karena
adanya keluhan atau gejala tertentu, atau saat pasien menjalani pemeriksaan kesehatan rutin(medical check-up). Selain untuk
mendiagnosisi penyakit, pemeriksaan penunjang juga dilakukan untuk menentukan langkah penanganan yang tepat sertamemantau
keberhasilan terapi pada pasien.
Pemeriksaan penunjang atau pemeriksaan
diasnotik adalah klinis tentang respon individu, kel
uarga dan komunikan terhadap suatu masalah kes
ehatan dan proses kehidupan actual maupun pote
nsial. Hasil suatu pemeriksaan labolatorium sang
at penting dalam membantu diagnose, memantau
perjalanan penyakit serta menentukan prognosa. K
arena itu perlu diketahui factor yang mempengaruh
i hasil pemeriksaan labolatorium.
TERDAPAT FACTOR UTAMA YANG DAPAT MENGAKIBATKAN KESALAHAN HASIL
LABOLATORIUM YAITU :

Pra intrumen Persiapan untuk pemeriksaan

Pada tahap ini sangat penting Pemeriksaan USG


diperlukan kerjasama antar
petugas, pasien dan dokter.Hal ini Pemeriksaan Rontgen
karena tanpa kerja sama yang
Kardiotokografi (CTG)
baik akan
menggangu/mempengaruhi hasil
pemeriksaan labolatorium
JENIS-JENIS PEMERIKSAAN PENUNJANG

Pemeriksaan darah
1
2 Pemeriksaan Urine

Elektrokardiogram (EKG)
3
4 Foto Rontgen
01
5 Ultrasonografi (USG)

6 Computed tomography scan (CT Scan)

Magnetic resonance imaging (MRI)


7
Fluoroskopi
8
9 Endoskopi
Peran Perawat Dalam Pemeriksaan Penunjang

Peran perawat dalam pemeriksaan penunjang ini


adalah perawat mempunyai kontribusi dalam
pengkajian status kesehatan klien dengan
mengumpulkan spesimen semua klien rawat inap
menjalani paling sedikit satu kali pengumplan
specimen laboratorium selama dirawat difasilitas
pelayanan kesehatan.

Perawat biasanya menegembangkan dan mengelola


rencana perawatan untuk membantu pasien memahami
prosedur dan kemudian memulihkan diri dari prosedur. Hal
ini mengkin juga termasuk bekerja dengan keluarga pasien.
perawat dapat melakukan pemeriksaan atau melaksanakan
tindakan kesehatan preventif dalam pedoman yang
ditetapkan dan instruksi dari ahli. Selain itu, perawat dapat
merekam temuan dokter dan mendiskusikan kasus dengan
para ahli atau professional kesehatan lainya.
FUNGSI DAN TUJUAN PEMERIKSAAN
PENUNJANG

Fungsi dan tujuan pemeriksaan penunjang antara


lain :
1. Untuk menambah data peunjang selain data
pemeriksaan fisik
2. Untuk memberi kejelasan dan kepastian
tentang kesungguhan penyakit yang diderita
oleh pasien.
3. Untuk memudahkan dokter dalam melakukan
diagnosis
Thank you
By
Kelompok 2