Anda di halaman 1dari 5

METODE PELAKSANAAN

PASANGAN DINDING

KELOMPOK II
(DUA)
DISUSUN OLEH :
NAMA : RUTJI ANARQI
NIM : 17.51.018411

NAMA : ADI TRI PUTRANTO


NIM : 17.51.019088
Pasangan Dinding

Dinding adalah suatu struktur padat yang membatasi dan kadang melindungi suatu
area. Umumnya, dinding membatasi suatu bangunan dan menyokong struktur lainnya,
membatasi ruang dalam bangunan menjadi ruangan-ruangan, atau melindungi atau
membatasi suatu ruang di alam terbuka. Tiga jenis utama dinding struktural adalah
dinding bangunan, dinding pembatas (boundary), serta dinding penahan (retaining)
Dinding bangunan memiliki dua fungsi utama, yaitu menyokong atap dan langit-langit,
membagi ruangan, serta melindungi terhadap intrusi dan cuaca. Dinding pembatas
mencakup dinding privasi, dinding penanda batas, serta dinding kota. Dinding jenis ini
kadang sulit dibedakan dengan pagar. Dinding penahan berfungsi sebagai
penghadang gerakan tanah, batuan, atau air dan dapat berupa bagian eksternal
ataupun internal suatu bangunan
Jenis dinding:
1. Dinding Partisi: Dinding ringan yang memisahkan antar ruang dalam. Terbuat dari
gypsum, fiber, tripleks atau Duplex
2. Dinding Pembatas: Untung menandakan batas lahan. Atau bisa disebut dinding
Privasi
3. Dinding Penahan: Digunakan pada tanah yang berkontur dan dibutuhkan struktur
tambahan untuk menahan tekanan tanah
4. Dinding Struktural: Untuk menopang atap dan sama sekalitidak menggunakan cor
beton untuk kolom. Konstruksinya 100% mengandalkan pasangan batubata,
bataco , atau sejenisnya dan semen
5. Dinding Non-Struktural: Dinding yang tidak menopang beban, hanya sebagai
pembatas apabila dinding di robohkan, maka bangunan tetap berdiri. beberapa
material dinding non-struktural diantaranya seperti batu bata, batako, bata ringan,
kayu dan kaca.
Dinding Partisi
Penjelasan
Dinding partisi dapat didefinisikan sebagai dinding panel atau partisi yang terbuat dari
batu bata, kayu, kaca atau bahan lainnya dan disediakan untuk tujuan membagi satu
ruangan menjadi dua bagian atau memisahkan satu ruangan dari ruangan lain.
Dinding partisi dirancang sebagai dinding yang tidak memikul beban. Jika dinding
partisi ikut menopang beban, maka mereka disebut sebagai 'dinding internal'.

Jenis Jenis Dinding Partisi


• Dinding partisi membagi area besar menjadi sejumlah kamar sehingga masing-
masing dapat digunakan untuk tujuan yang ditentukan.
• Dinding partisi memberikan privasi kepada penghuninya dari pandangan dan
suara.
• Dinding partisi ringan dan lebih murah dalam biaya konstruksi.
• Dinding partisi menempati area yang lebih rendah dan dapat dengan mudah
dibangun di posisi apa pun.

Jenis Jenis Dinding Partisi


• Dinding Partisi Bata
• Dinding Partisi Blok Roster Tanah Liat
• Dinding Partisi Kaca
• Dinding Partisi Papan Gypsum/Kalsiboard
• Dinding Partisi Jaring Besi
• Dinding Partisi Papan Kayu
• Dinding Partisi Triplek
• Dinding Partisi Portable
• Dinding Partisi Drywall
Dinding Struktural
Penjelasan
Dinding struktural adalah dinding yang berperan sebagai struktur
penyusun konstruksi bangunan. Ini artinya dinding struktural ikut
berpartisipasi dalam menahan beban bangunan dan mendukungnya
agar dapat berdiri dengan kokoh dan stabil. Bersama-sama dengan 
struktur bangunan lainnya seperti pondasi, balok, kolom, dan rangka,
dinding akan menopang beban konstruksi bagian atas lalu
menyalurkannya ke tanah. Jika dinding struktural ini bermasalah,
maka fungsi dari struktur bangunan lainnya pun bakal ikut terganggu..
Karena dinding struktural ikut membantu mendukung suatu konstruksi
bangunan, maka proses pembuatannya harus direncanakan sebaik
mungkin. Dinding tersebut harus dibuat menggunakan bahan
bangunan berkualitas tinggi yang disusun sedemikian rupa untuk
menghasilkan dinding yang kuat dan kokoh. Dinding ini juga wajib
mampu menahan beban baik secara terpusat, merata, maupun
gabungan. Kebanyakan dinding yang permanen terbuat dari
pasangan batu yang dikombinasikan dengan kolom dan balok dari
beton bertulang.
Metode Pelaksanaan
• Pertama dilakukan persiapan dengan cara membersihkan area
yang akan dipasang dinding, menghitung volume pekerjaan dan
kebutuhan material yang dibutuhkan
• Buat marking jalur-jalur dinding dua sisi setelah dinding dan dibuat
tanda posisi kolom praktis, ring balok, dan lubang kusen
• Memasang Dinding pada jalur marking serta jalur benang acuan
yang telah dipasang pada profil kayu pada ujung jalur dinding lapis
demi lapis sampai setinggi 1 m dengan menggunakan adukan 1
pc : 5ps untuk pasangan dinding biasa dan 1pc : 3ps untuk
pasangan dinding trasram (komposisi adukan bisa berbeda
tergantung dari persyaratan yang ditetapkan).
• Pada pelaksanaannya, adukan semen pasir tersebut diaplikasikan
secara merata ke permukaan dinding
Dinding Struktural
Spesifikasi Teknis
• Bata merah bermutu baik, pembakaran sempurna, bebas dari cacat
dan retak, minimum belah menjadi 2 bagian, produk lokal dan
memenuhi persyaratan bahan-bahan PUBI 1970.
• Pasir pasang harus bersih, tajam dan harus bebas lumpur tanah
liat, kotoran organik dan bahan yang dapat merusak pasan­gan,
untuk itu pasir yang akan digunakan terlebih dahulu diayak lewat
ayakan dengan diameter lobang sebesar 10 mm
• Semen yang dipakai harus memenuhi persyaratan N.I 8 Type I
menurut ASTM dan memenuhi S 400 standard Portland Cement