Anda di halaman 1dari 13

Sundari Rahimatulah

C/ Kp/ 6 (04174577)
IRK

”orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan


berdzikir (mengingat Allah). Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah
hati menjadi tentram” (QS. Ar-Ra’du : 28)
Pendahuluan
Data Global Cancer Observatory 2018 dari World Health Organization
(WHO) menunjukkan kasus kanker yang paling banyak terjadi di Indonesia
adalah kanker payudara, yakni 58.256 kasus atau 16,7% dari total 348.809
kasus kanker. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, angka
kanker payudara di Indonesia mencapai 42,1 orang per 100 ribu penduduk.
Rata-rata kematian akibat kanker ini mencapai 17 orang per 100 ribu
penduduk. (Hari Widowati, 2019)
Stres akan muncul ketika seseorang yang mengetahui dengan pasti
bahwa dirinya menderita kanker payudara walaupun dalam stadium sangat
dini (Aruan, E.B. 2011 dalam Yeni Epriyanta 2018). Sependapat dengan
Irfani (Oetami,F. Ida L.M.T., Wahiduddin 2014 dalam Yeni Epriyanta 2018)
bahwa pasien merasa stres karena merasa dihantui dengan gambaran
kematian, takut terhadap dampak pengobatan. Stres mempengaruhi
persyarafan dan pengeluaran hormon sehingga berdampak terhadap
penurunan kemanjuran kemoterapi, dan penurunan produksi antibodi (Ling.,
et al. 2009 dalam Yeni Epriyanta 2018)
• Rumusan Masalah
adakah pengaruh pemberian terapi murottal Al-quran terhadap tingkat stres pasien
kanker payudara di Rumah Singgah Amanah Yogyakarta ?

• Tujuan Penelitian
- Tujuan umum
- Tujuan khusus

• Manfaat Penelitian
- Bagi peneliti selanjutnya
- Bagi instansi
- Bagi masyarakat
Keaslian Penelitian
1. Neneng Dwi Saputri (2018). Pengaruh Pemberian Terapi Murottal Al-Quran
Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Kemoterapi Kanker Payudara di Rumah Sakit
Baladhika Husada Tingkat III Jember. Penelitian ini menggunakan eksperimen semu
dengan pretest-posttest with control desain kelompok. Teknik pengambilan sampel
menggunakan random sampling dengan 30 pasien sebagai responden. Instrumen
penelitian ini menggunakan kuesioner tingkat kecemasan yang dimodifikasi dari
Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa
nilai p dari uji Wilcoxon pada kelompok perlakuan adalah 0,001 dan 0,577 pada
kontrol kelompok, sedangkan nilai p Mann Whitneytest adalah 0,001 (p <α; α =
0,05).
2. Imam Tri Sutrisno (2018) Pengaruh Spiritual Caring dengan Murottal Terhadap Stres,
Cemas, dan Depresi pada Pasien Kanker Serviks Stadium IIIB yang Menjalani
Kemoterapi di RSUD DR. Soetomo Surabaya. Desain penelitian menggunakan Quasy
Eksperiment pretest posttest dengan kelompok kontrol, populasi penelitian 81 pasien
kanker serviks yang menjalani kemoterapi, pengambilan sampel dengan simple
Random sampling didapatkan besar sampling 40 pasien di Poli Onkologi Satu Atap
(POSA) RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Responden dibagi menjadi 2 kelompok,
masing-masing kelompok 20 responden. Kelompok perlakuan mendapat spiritual
caring dengan murottal, kelompok kontrol mendapat terapi standart rumah sakit. Stres,
cemas, dan depresi diukur menggunakan depression anxiety stres scale (DASS). Hasil
dan analisi uji paired t test variabel stres, cemas, dan depresi pada kelompok perlakuan
didapatkan nilai p=0,000, artinya secara umum ada pengaruh intervensi murottal
terhadap penurunan stres, cemas, dan depresi. Hasil menunjukkan pada uji MANOVA
p= 0.015 (p<0,05), sehingga dinyatakan ada perbedaan stres, cemas, dan depresi antara
kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Uji tests of between-subjects effect
kelompok perlakuan dan kelompok kontrol didapatkan nilai p value = 0.003, yang
berarti spiritual caring dengan murottal memiliki pengaruh yang kuat terhadap variabel
stres, hal ini dibuktikan dengan nilai observed powered = 85%.
Tinjuan Teori
• Kerangka Teori
• Kerangka Konsep

• Hipotesis
Ha : Ada pengaruh Terapi murottal yang dapat menurunkan stress pada pasien
kanker payudara di Rumah Singgah Amanah Yogyakarta
Ho : Tidak ada pengaruh Terapi murottal yang dapat menurunkan stress pada
pasien kanker payudara di Rumah Singgah Amanah Yogyakarta
Metode Penelitian
• Jenis penelitian
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian pra-eksperimen dengan rancangan
Static-group comparison desaign
• Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah pasien pengidap kangker payudara di Rumah
Singgah Amanah Yogyakarta dengan jumlah populasi sebanyak 90 orang
• Sampel
Menurut Sani (2016), jumlah sampel untuk penelitian eksperimental minimal 15
sampel, sehingga peneliti mengambil sampel berjumlah 20 responden pasien kangker
payudara di Rumah Singgah Amanah Yogyakarta
• Lokasi dan waktu
Penelitian ini akan dilaksanakan di Rumah Singgah Amanah Yogyakarta pada Juli
2020
• Variabel bebas
Dalam penelitian ini, variabel bebasnya adalah pemberian terapi murottal Al-
Quran.

• Variabel terikat
Dalam penelitian ini, variabel terikatnya adalah stress pada pasien kangker
payudara.

• Variabel pengganggu
Dalam penelitian ini variabel pengganggunya yaitu obat penenang, dukungan
masyarakat/keluarga terapi kognitif, terapi musik, dan terapi relaksasi nafas
dalam.
Definisi
NO VARIABEL DEFINISI ALAT UKUR
Operasional
HASIL UKUR SKALA CARA UKUR
OPERASIONAL DATA
1 Pemberian Terapi Terapi murottal Al-qur'an Lembar observasi Dilakukan terapi - -
Murottal adalah tindakan pemberian murottal Al-qur'an
terapi murottal Al-qur'an dan tidak dilakukan
dengan menggunakan terapi murottal Al-
audio dari smartphone dan qur'an
earphone kepada responden
60 menit selama 14 hari
kemudian diakhiri dengan
motivasi
2 Tingkat stress pada Tingkat stress adalah Kuisioner Hasil penelitian Ordinal Tingkat stress
pasien payudara respon emosional Depression akan di nyatakan akan dinilai
responden kanker payudara Anxiety Stres stress ringan, stress dengan cara
yang terjadi karena merasa Scale (DASS) sedang dan stress meminta
usianya yg tidak lama lagi. berat. responden untuk
Biasanya berupa kesulitan memilih skor
 
untuk relaks, mudah dengan
tersinggung, gugup dan menggunakan
sedih Depression
Anxiety Stres
Scale (DASS)
• Jalannya penelitian
Tahap persiapan
Tahap pelaksanaan
Tahap akhir

• Etik penelitian
 Menghormati harkat dan martabat manusia
 Menghormati privasi dan kerahasiaan subjek penelitian
 Keadilan dan inklusivitas/keterbukaan
 Memperhitungkan manfaat dan kerugian yang ditimbulkan
TERIMA KASIH…