Anda di halaman 1dari 12

TIM PROMOTOR DAN

PENGARUH FEE AUDIT, PENGALAMAN AUDIT, DAN INDEPENDENSI


AKUNTAN PUBLIK TERHADAP TEKANAN ANGGARAN WAKTU
AUDIT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KUALITAS AUDIT

PENELAAH
(Survei pada KANTOR AKUNTAN PUBLIK YANG TERDAFTAR DI
BAPEPAM LK)

Disajikan Oleh:
Nama Mahasiswa

Fakultas Ekonomi UNINUS


2019
LATAR BELAKANG
Boyntondan
Boynton danKell
Kell(2001:16)
(2001:16)menyatakan
menyatakanbahwa
bahwaakuntan
akuntanpublik
publik
merupakanakuntan
merupakan akuntanyang
yangmenyediakan
menyediakanjasanya
jasanya kepada
kepada
masyarakatumum,
masyarakat umum,terutama
terutamadalam
dalambidang
bidangaudit
auditatas
ataslaporan
laporan
keuanganyang
keuangan yangdibuat
dibuatkliennya
kliennya

Hasil audit atas laporan keuangan tersebut dapat memberikan


informasi kepada pihak eksternal mengenai kualitas laporan
keuangan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang
tepat (Watts dan Zimmerman, 1990)

Skandal keuangan yang terjadi pada sejumlah perusahaan besar


di Amerika Serikat telah menyebabkan krisis kepercayaan publik
pada corporate governance dan kualitas audit yang dihasilkan
oleh akuntan publik (Duff, 2004)
LATAR BELAKANG

Srinivansan dkk (2006) menjelaskan skandal keuangan yang terjadi


selama ini, memunculkan pertanyaan apakah trik-trik rekayasa tersebut
mampu terdeksi oleh akuntan publik yang mengaudit laporan keuangan
tersebut atau sebenarnya telah terdeteksi namun akuntan publik justru
ikut mengamankan praktik kejahatan tersebut

Lowensohn dkk., (2006) yang menemukan bahwa semakin tinggi


kualitas audit maka semakin tinggi keandalan laporan keuangan.
Elitzur dan Falk (1996), laporan keuangan yang telah diaudit oleh
akuntan publik yang independen adalah laporan keuangan yang
memiliki kredibilitas yang tinggi
LATAR BELAKANG
ASPEK ASPEK
KESENJANGAN
SITUASIONAL KONDISIONAL

1 Terjadi beberapa Fenomena


Penelitian :  Stándar Profesional
Kasus Skandal
Akuntan Publik
Akuntansi yang
 Pengguna Jasa Audit
terjadi di luar  Kode Etik Profesi
meragukan integritas
negeri Akuntan Publik --
Akuntan Publik
 Peraturan Perundang-
 Menurunnya
2 Terjadi kasus kepercayaan publik undangan Pasar Modal
terhadap kualitas audit yang digunakan oleh
pelanggaran oleh
Bappepam-LK,
Beberapa Akuntan yang dilakukan oleh khususnya yang
Publik di Indonesia akuntan publik mengatur tentang:
 Belum optimalnya 1. Pelaporan emiten dan
kepuasan pengguna perusahaan publik.
jasa audit 2. Pelaksanaan audit atas laporan
keuangan oleh auditor independen.
RUMUSAN MASALAH

1. Apakah ada hubungan antara fee audit, pengalaman audit,


dengan independensi akuntan publik.
2. Seberapa besar pengaruh fee audit, pengalaman audit, dan
independensi akuntan publik terhadap tekanan anggaran waktu
audit baik secara parsial maupun secara simultan.
3. Seberapa besar pengaruh fee audit, pengalaman audit,
independensi akuntan publik, dan tekanan anggaran waktu audit
terhadap kualitas audit baik secara parsial maupun secara simultan.
MAKSUD DAN TUJUAN PENELITIAN
Penelitianbermaksud
Penelitian bermaksudmendapatkan
mendapatkanbukti
buktiempiris
empirismengenai
mengenaipengaruh
pengaruh
Feeaudit,
Fee audit,pengalaman
pengalamanaudit,
audit,dengan
denganindependensi
independensiakuntan
akuntanpublik
publik
terhadaptekanan
terhadap tekanananggaran
anggaranwaktu
waktuaudit
auditdan
danimplikasinya
implikasinyaterhadap
terhadap
kualitasaudit
kualitas audit
Sedangkantujuan
Sedangkan tujuanpenelitian
penelitianuntuk
untukmemperoleh
memperolehbukti
buktiempiris:
empiris:
1.Hubungan
1. Hubunganantara
antaravariabel
variabel
2.Besarnya
2. Besarnyapengaruh
pengaruh
3.Besarnya
3. Besarnyapengaruh
pengaruh
KEGUNAAN PENELITIAN
Kegunaan Pengembangan ilmu:
• Bagi Dunia Akademis,
• Bagi Teori Auditing
• Penelitian Selanjutnya,
Kegunaan Operasional:
• Bagi Akuntan Publik,
• Bagi Kantor Akuntan Publik,
• Bagi Pengguna Laporan Akuntan Publik,
LANDASAN TEORI

• Fee Audit
• Pengalaman Audit
• Independensi Akuntan Publik
• Tekanan Anggaran Waktu Audit
• Kualitas Audit
KERANGKA PEMIKIRAN

FEE
FEE AUDIT
AUDIT
(X
(X11))

Pengalaman
Pengalaman Tekanan
Tekanan KUALITAS
Audit
Audit anggaran
anggaran AUDIT
(X22) waktu audit
(Z)
(Y)
(Y)

Independensi
Independensi
Akuntan
Akuntan
Publik
Publik
(X
(X33))
HIPOTESIS PENELITIAN

Hipotesis1 Terdapat hubungan antara fee audit, pengalaman audit, dan


independensi akuntan publik.

Fee audit, pengalaman audit, dan independensi akuntan publik


Hipotesis 2 berpengaruh baik secara parsial maupun simultan terhadap
Tekanan anggaran waktu audit

Fee audit, pengalaman audit, independensi akuntan publik, dan


Hipotesis 3 tekanan anggaran waktu audit berpengaruh baik secara parsial
maupun simultan terhadap kualitas audit.
TEKNIK PEGUMPULAN DATA DAN
METODE ANALISIS DATA

Kuesioner, terlebih dahulu dilakukan pre-test kemudian


Teknik dilakukan diuji validitas dan reliabilitas.
Pengumpulan Pengiriman kuesioner kepada para Auditor Eksternal yang
Data terdaftar sebagai Anggota Forum Akuntan Pasar Modal
melalui: surat, telepon, surat elektronik (email), dan
mendatangi responden secara langsung.

Analisis deskriptif, untuk mendeskripsikan karakteristik


Metode populasi yang terpilih melalui program Excel.
Analisis Data
Menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM)
melalui program LISREL untuk menguji hipotesis penelitian.
OPERASIONALISASI VARIABEL
Variabel Dimensi Indikator Skala Nomor
Kuesioner
Fee Audit (1) Kompleksitas jasa yang 1
Besacier dan Schatt diberikan
(2007); Ming san Karakteristik klien Risiko audit 2,3
Dolley (2006); Usaha untuk Interval 4
Beatiie, etc (2001); mendapatkan klien
Turpen (1995) Struktur biaya KAP 5,6
Besarnya KAP Ukuran KAP 7,8,9
Pengalaman Lamanya waktu 21
Audit (2) pengalaman di bidang
Libby & Frederick audit
Jangka waktu dan
(1990) Banyaknya penugasan 22,23
jumlah penugasan
audit/temuan kasus yang
Interval
pernah ditangani
Ukuran perusahaan 24
Pengalaman industri klien
klien Variasi jenis industri 25
klien
Independensi Akuntan Bebas dari intervensi 10
Publik (3) manajerial 11
Independensi dalam
Mautz & Sharaf (1993) Bebas intervensi 12
program audit
prosedur audit
Bebas persyaratan 13
Bebas mengakses data 14
Independensi dalam Dapat bekerja sama 15
Interval
verifikasi Bebas dari pengaruh 16
manajerial
Bebas dari keinginan 17
pribadi
Bebas dari tekanan 18,19
Independensi dalam
Menghindari kata 20
pelaporan
menyesatkan
Bebas menggunakan
judgement
Tekanan Anggaran ketepatan waktu 26
Waktu Audit (1) pencapaian anggaran 27
De Zoort (2002) waktu
Pembatasan waktu
Liyangarachchi keterbatasan sumber 28
(2007)) daya, Interval
Coram (2004) kepatuhan auditor 29
tingkat efisiensi 30
Efisiensi terhadap
terhadap anggaran
anggaran waktu
waktu,
Kualitas Audit (2) Reputasi 31
DeAngelo (1981); Kualitas teknis Kemampuan 32,33
Wooten (2003) Jaminan 34,35,36
Duff (2004), Empati 37,38
Kualitas jasa Daya tanggap 39-47
Interval
Jasa non-audit 48
Keahlian 49
Hubungan auditor-
Pengalaman 50
klien
Status 51
Obyektivitas Obyektif 52