Anda di halaman 1dari 16

KELOMPOK IV

DELVINA YUSRAH
SALMIATI
MARNA

AIRWAY PADA IBU HAMIL


RESUSITASI IBU HAMIL
A. RESUSITASI
Resusitasi adalah suatu tindakan darurat sebagai suatu usaha
untuk mengembalikan keadaan henti nafas atau henti jantung ke
fungsi optimal guna untuk mencegah kematian biologis.

B. REUSITASI PADA IBU HAMIL


Resusitasi kardiopolmuner pada ibu dengan usia kehamilan >20
minggu dilakukan dalam posisi ibu miring ke kiri sebesar 15-30
derajat.
Anatomi fisiologi aIrway
Anatomi Dan Fisiologi Airway . Pengelolaan airway berfungsiuntuk
mempertahankan oksigenasi otak dan bagian tubuh lainnya,
merupakan hal yang penting dalam penanganan penderita , jika tidak
maka penderita akan meninggal dengancepat.Sistem respirasi
memiliki dua fungsi utama, yaitu :

1.Berfungsi menyediakan oksigen bagi sel darah merah yang kemudian


akan membawaoksigen tersebut ke seluruh tubuh. Dalam proses
metabolisme aerobik, sel tubuhmenggunakan oksigen sebagai bahan
bakar dan akan memproduksi karbon dioksidasebagai hasil
sampingan.
2.Pelepasan karbon dioksida dari tubuh merupakan tugas kedua dari
sistem respirasi.Ketidakmampuan sistem respiratorik dalam
menyediakan oksigen bagi sel ataumelepaskan karbondioksida, akan
menimbulkan kematian.Kematian oleh karena masalah airway pada
Sistem pernafasan terdiri dari jalan nafas atas, jalan nafas bawah dan
paru. Setiap bagiansistem ini memainkan peran yang penting dalam
proses pernafasan, yaitu dimana oksigendapat masuk ke aliran darah
dan karbon dioksida dilepaskan.

Jalan Nafas Atas


Jalan nafas atas merupakan suatu saluran terbuka yang memungkinkan
udara atmosfer masukmelalui hidung, mulut, dan bronkus hingga ke
alveoli. Jalan nafas atas terdiri dari ronggahidung, rongga mulut, laring,
trakea. Udara yang masuk dari rongga hidung akan mengalami proses
penghangatan, pelembaban dan penyaringan dari segala kotoran.
Setelah ronggahidung dapat dijumpai daerah faring, mulai dari bagian
belakang palatum mole sampai ujung bagian atas esofagus.
Faring terdiri atas tiga bagian, yaitu:

1. Naso faring (bagian atas) di belakang hidung.

2.Orofaring (bagian tengah) dapat dilihat saat membuka mulut.

3.Hipofaring (bagian akhir), sebelum menjadi laring.Di bawah faring


terdapat esofagus dan laring yang merupakan permulaan jalan nafas
bawah.Di dalam laring terdapat pita suara dan otot-otot yang dapat
membuatnya bekerja, serta terdiridari tulang rawan yang kuat. Pita suara
merupakan suatu lipatan jaringan yang mendekat digaris tengah.Tepat
diatas laring, terdapat struktur yang berbentuk daun yang disebut
epiglotis. Epiglotis berfungsi sebagai pintu gerbang yang akan
mengantarkan udara yang menuju trakea,sedangkan benda padat dan
cair akan dihantarkan menuju esofagus. Dibawah laring, jalannafas akan
menjadi trakea yang terdiri dari cincin-cincin tulang rawan.
Jalan Nafas Bagian Bawah
Terdiri dari bronkus dan percabangannya serta paru-paru. Pada saat
inspirasi udara masukmelalui jalan nafas atas menuju jalan nafas
bawah sebelum mencapai paru-paru. Trakeaterbagi menjadi dua
cabang, yaitu bronkus utama kanan dan bronkus utama kiri.
Masing-masing bronkus utama terbagi lagi menjadi beberapa
bronkus primer dan kemudian terbagilagi menjadi bronkiolus.

Sistem Pernafasan
Ketika udara atmosfer mencapai alveoli, oksigen akan bergerak
dari alveoli melintasimembran alveolar kapiler dan menuju sel
darah merah. Sistem sirkulasi kemudian akanmembawa oksigen
yang telah berikatan dengan sel darah merah menuju jaringan
tubuh,dimana oksigen akan digunakan sebagai bahan bakar dalam
proses metabolisme.
Pertukaran oksigen dan karbon dioksida pada membran alveolar
kapiler dikenal denganistilah difusi pulmonal. Setelah proses
pertukaran gas selesai (kadar karbondioksida yangrendah) akan
menuju sisi kiri jantung, dan akan dipompakan ke seluruh sel dalam
tubuh.Saat mencapai jaringan, sel darah merah yang teroksigenasi ini
akan melepaskan ikatannyadengan oksigen dan oksigen tersebut
digunakan untuk bahan bakar metabolisme. Juga

karbondioksida akan masuk sel darah merah. Sel darah merah yang
rendah oksigen dan tinggikarbondioksida akan menuju sisi kanan
jantung untuk kemudian dipompakan ke paru-paru.Hal yang sangat
penting dalam proses ini adalah bahwa alveoli harus terus
menerusmengalami pengisian dengan udara segar yang mengandung
oksigen dalam jumlah yangcukup.Proses pernafasan sendiri ada dua
yaitu inspirasi (menghirup) dan ekspirasi
(mengeluarkannafas).Inspirasi dilakukan oleh dua jenis otot
1. Otot interkostal, antara iga-iga. Pernafasan ini dikenal
sebagai pernafasan torakal.Otot dipersarafi oleh nervus
interkostalis (torakall 1
2. Otot diafragma, bila berkontraksi diafragma akan
menurun. Hal ini dikenal sebagai pernafasan abdominal,
dan persarafan melalui nerfus frenikus yang berasal
daricervikal 3-4-5.Pusat pernafasan ada di batang otak,
yang mendapat rangsangan melalui baro reseptor
yangterdapat di aorta dan arteri karotis. Melalui nervus
frenikus dan nervus interkostalis akanmenjadi pernafasan
abdomino-torakal (pada bayi disebut torako-
abdominal).Dalam keadaan normal volume udara yang
kita hirup saat bernafas dikenal sebagai tidalvolume.
Airway adalah pemeriksaan saluran nafas untuk di lepaskan dan dibuka
jalan nafas

Penyebab terjadinya sumbatan airway pada ibu hamil:


 Total
chocking ->tersedak benda asing
 Parsial
a. cairan -> Gurgling
b. Pangkal lidah -> Snoring
c. Anatomis -> Crowing
setiap Pernapasan berbunyi, tanda sumbatan parsial jalan napas
( Gurgling, Snoring, Crowing)
PENANGANAN AIRWAY PADA IBU HAMIL

Chocking (Tersedak benda asing)


Sumbatan total jalan napas
 Mendadak tidak bisa berbicara, batuk dan bernapas
 Berontak sambil memegangi leher
 Sianosis
 Mendadak tidak sadar
penanganan dorong bagian dada
Sumbatan parsial (cairan)
Darah, secret, air liur, muntah
Penanganan:
 Suctitoning (pengisapan)

 Bila banyak miringkan kepala


Sumbatan pangkal lidah
Lidah jatuh menyumbat di hipofaring -> pasien tidak sadar-> tindakan
mengangkat pangkal lidah
Penanganan lakukan secara manual

Artificial airway ( jalan nafas buatan)


 Oropharyngeal Airway
 Nasopharygeal airway
NORMAL AIRWAY PADA IBU HAMIL
 Tingkat pernapasan (tarikan pernapasan) normal ibu hamil
pada trimester awal adalah 12-20 kali permenit, semakin
bertambahnya usia kehamilan maka semakin cepat
pernafasannya.
TERIMAKASIH