Anda di halaman 1dari 22

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

PADA TN.S DENGAN HIPERTENSI


DIDESA BUMIREJO KECAMATAN
MUNGKID KABUPATEN MAGELANG

Oleh :
Nama : Maskur
Nim : 20101440118045
PENGKAJIAN KEPERAWATAN
IDENTITAS DATA
Nama kepela keluarga (KK): Tn. S
Alamat dan telpon : DesaBumirejo,Rt.02/02,Kec.mungkid,
Kab. Magelang
Pekerjaan kepala keluarga :Wiraswata
Penddikan kepala keluarga : SMA
Komposisi keluarga
N Jenis Hubungan
Nama Umur Pendidikan Imunisasi Ket
o kelamin dengan kk

1. Tn.S L Kepala 60 SMA


keluarga tahun

Mengurus 55
2 Ny.S P SMA
rumah tahun
tangga

Anak
31
kandung
3. Ny.A P tahun Sarjana

Menantu
35
tahun
4 Tn.M L Tni AD
Cucu 7

tahun
5.. An Z L SD
6. Tipe keluarga
Tipe keluarga Tn.S adalah keluarga inti (Nuclear Family), Tn.
Smengatakan “saya tinggal bersama istri dan anak perempuanya beserta
suaminya.
7. Suku bangsa
Tn. S adalah suku jawa dan istrinya adalah suku jawa. . Kebiasaan
keluarga apabila ada anggota keluarga yang sakit akan beroabtkefasilitas
kesehatan seperti puskesmas atau membeli obat ke apotek.
8. Agama
Semua anggota keluarga Tn.S menganut agama islam. Semua aktivitas
agama yang dilakukan sesuai dengan ajaran dalam agamanya.
Status sosial ekonomi keluarga
9. Aktivitas rekreasi keluarga
Tn. S mengatakan tidak memiliki aktivitas rutin untuk rekreasi ataupun jalan-jalan keluarga keluar kota. Biasanya
Tn.S dan keluarga hanya menghabisnya waktu libur untuk menonton televisi dan bercerita dengan keluarganya.
Saat berpergian bila saat mengunjungi keluarga istri dan itu hanya sesekali saja.

B. RIWAYAT TAHAP PERKEMABNGAN KELUARGA


1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga Tn.S berapa pada tahap perkembangandengan anak dewasa (12-20 tahun).

2. Tahap perkembangan yang belum terpenuhi


Tidak ditemukan tahap perkembangan yang belum terpenuhi karena Tn.S dan Ny.S sudah melakukan tugasnya
sebagai oring tua dengan baik untuk memberikan perhatian lebih dan bersama-sama mendiskusiakan mengenai
kedua anaknya tersebut.

3. Riwayat keluarga inti


Hanya Tn.S yang memiliki riwayat hipertensi

4. Riwayat keluarga sebelumnya


Riwayat prang tua baik dari pihak kelaurga istri ataupun pihak suami tidak memiliki riwayat hipertensi atau
kebiasaan pemabuk atau penjudi.
DATA LINGKUNGAN
Karakteristik Rumah
Luas pekarangan :
Type rumah : Permanen
Atap rumah : Genteng
Kepemilikan : Milik Tn.S
Kamar mandi/WC : Dua kamar mandi gabung dengan WC
Kebersihan lingkungan : Bersih
Ventilasi/jendela : Ada jendela, tidak tertutup
Sirkulasi : Semua jendela terbuka
Sumber air minum : Sumur
Pencahayaan : Memakai lampu
Lantai : Kramik
Pembuangan rumah : Dibakar
Septic tank kamar mandi : Ada dilahan belakang
1. Denah rumah

C D E

F G H

Keterangan :

A. Ruang tamu
B. Kamar (2)
C. Musholah
D. Kamar (3)
E. Kamar mandi
F. Kamar (1)

G. Ruang keluarga
3. Karakteristik tetangga dan komunitas RW
Tn. S mengatakan beliau bertetangga dengan mayoritas pedagang dan pegawai PNS,
tetangga mayoritas beragama islam dan didaerah Tn.S merupakan daerah mayoritas
penduduk asli dari wilayah tersebut.

4. Mobilitas geografis keluarga


Semenjak menikah sampai sekarang Tn.S dan Ny.S pernah tinggal dengan orang tua
Ny.S dan sekarang sudah tinggal dirumah milik sendiri.
 
5. Perkembangan keluarga dan interaksi dengan maksyarakat
Pada malam hari Tn,Sberkumpul dengan keluarga, selalu meluangkan waktu
berkumpul dengan keluarganya. Tn.S dan semua anggota keluarganya berinteraksi
sangat baik dengan tetangganya dan masyarakat sekitar.

6. Sistem pendukung keluarga


Tn.S dan keluarga mengatakan jika ada masalah pasti akan mendiskusikannya dengan
semua keluarga intinya, Ny.S mengatakan bila ada anggota keluarga yang sakit
langsung dibawa kepuskesmas atau dokter praktik swasta.
 
D. STRUKTUR KELUARGA
1. Stuktur kekuatan keluarga
Tn.S dan keluarga saling menghargai satu sama lain. AapabilaTn.Smenghadapi masalah selalu
berdiskusi bersama Ny.S

2. Pola komunikasi kelaurga


Dalam keluarga saling terbuka satu sama lain dan dalam keluarga bebas untuk menyamiakan
pendapat tetapi pengambilan keputusan tetap diambil oleh Tn.Ssebagi kepala keluarga.

3. Nilai dan norma keluarga


Keluarga Tn.Smerupakan aturan-aturan sesuai dengan ajaran agama islam dengan mengharapkan
kedua anaknya menjadi anak yang taat untuk menjalani ibadahnya. Nilai dan norma kelaurgaTn.S
sesuai dengan adat jawa serta ikut dalam kegiatan gotong royong.

4. Struktur peran (formal dan non formal)


Tn.S : sebagai kepala kelaurga berperan sebagai suami, ayah dari anak anaknya dan mencari
nafkah yang utama.
Ny.S : seabagai ibu rumah tangga serta mendidik anak.
Tn.Mdan NyA : seorang anak berperan sebagai anak yang tugasnya bebakti dan menghormati
kedua orang tuanya.
 
E. FUNGSI KELUARGA
1. Fungsi Afektif
Semua anggota keluarga TnS saling menyayangi satu sama lain. Tempat tinggal saudara ada yang
dekat dan ada yang jauh. Namun jika ada kesusahan dalam keluarga Tn.S saudara sangat
membantu.

2. Fungsi sosial
Keluarga Tn.S menerapkan perlu adanya hubungan dengan orang lain. Mereka membiasakan
anak-anaknya bermain dengan teman-teman dan menekankan juga anaknya untuk belajar.

3. Fungsi perawatan keluarga


Tn.S mengatakan bahwa kepalanya akan sangat sakit dan pusing bila sedang banyak fikiran atau
sedang stress. Dan bila nyeri kepala tidak sembuh Tn.S lalu berobat ke rumah sakit.

4. Fungsi reproduksi
Tn.S mengatakan tidak ada masalah dalam hal reproduksi begitu juga Ny.S

5. Fungsi ekonomi
Tn.S mengatakan semua yang sudah didapatkan harus di syukuri walaupun pendapatannya tidak
banyak.
 
F. Stress dan Koping Keluarga
1. Stress jangka panjang dan pendek
Tn.S mengatakan selama 6 bulan trakhir ini tidak ada masalah yang
membuat

2. stress dan kepikiran.


Kemampuan keluarga berespon terhadap stressor
Tn.S dan Ny.S selalu berfikir bahwa semua yang diberikan, semua
masalah yang diberikan dan cobaan yang diberikan adalah ujian dari
Allah SWT.
 
3. Strategi koping yang digunakan
TnS mengatakan bila ada masalah selalu menceritakan da dibicarakan
kesemua keluarga inti agar cepat selesai dan mendapatkan solusinya.

4. Strategi adaptasi disfungsional


Tn.S mengatakan ya pasti akan dibicarakan baik-baik jangan sampai
ada cekcok yang membuat masalah tidak selesai dan tidak mendapatkan
solusi yang baik.
No Hari/tanggal Data fokus Diagnos keperawatan

1. Senin, 4 mei Ds. Manajemen kesehatan


2020 1. TnS mengatakan sudah kelaurga tidak efektif
mengurangi berhubungan dengan
mengunsumsi garam ketidak mampuan
2. Keluarga mengatakan keluarga merawat
kurang memahami cara dalam mengenali dan
untuk merawat mengontrol keluarga
3. Keluarga kurang dengan hipertensi
memahami untuk
mengontrol tekanan
darah.
4. TnS mengatakan
memiliki riwayat
hipertensi
Do :

1. Keluarga tampak kurang


memahami tentang
mengontrol tekanan
darah dan cara untuk
mengontrolnya
Td:160/100Mmhg
S : 37,4ºc
N : 89x/menit
2. Senin,4 mei Ds : Nyeri akut berhubungan
2020 dengan peningkaan
Tn.S mengatakan bila
tekanan vaskuler
tekanan darahnya sedang
cerebral
tidak stabil sering mengalami
sakit kepala yang hebat

Do :

Klien tampak meringis


kesakitan pada bagian kepala

Td:160/100Mmhg
S : 37,4ºc
N : 89x/menit

Rr : 21x/menit
A. SKORING
Manajemen kesehatan kelaurga tidak efektif berhubungan dengan
ketidak mampuan keluarga merawat dalam mengenali dan mengontrol
keluarga dengan hipertensi.
Kriteria Skala Bobot Scoring Pembenar

Sifat masalah 3 1 3/3X1=1 Rasa takut


1. Aktual (3) cemas
2. Resiko tinggi (2) menyebabkan
3. Potensial (1) peningkatan
yang membur

Kemungkinan 1 2 1/2x2=1 Pemberian


masalah untuk di penjelasan
ubah tindakan
1. Tinggi (2) keperawatan
2. Rendah (1) tepat
membantu
menurunkan
takut dan cem
Potensi masalah 2 1 2/3x1=0 Pencegahan d
untuk di cegah tindakan
1. Mudah (3) keperawatan dap
2. Cukup (2) membantu
3. Tidak dapat (1) mengurangi ra
takut dan cemas

Menonjolnya 1 1 1/2x1=0 Tn.S dan keluar


masalah menyadari deng
1. Masalah dirasakan melakukan ca
dan perlu untuk menguran
penanganan rasa takut dan cem
segera (2)
2. Masalah
dirasaakan tidak
perlu ditangani
segera (1)
3. Masalah tidak
dirasakan (0)
JUMLAH 2
Nyeri akut berhubungan dengan peningkaan tekanan vaskuler cerebral
Kriteria Skala Bobot Skoring Pembenaran

Sifat masalah 3 1 3/3x1=1 Masalah ini adal


1. Aktual (3) kondisi yang sud
2. Resiko tinggi (2) terjadi dan pe
3. Potensial (1) dilakukan tindak
segera

Kemungkinan masalah 1 1 1/2x2=1 Sumber-sumber


untuk di ubah yang ada dan
1. Tinggi (2) tindakan untuk
2. Rendah (1) memecahkan
masalah dapat
dijangkau dengan
mudah

Potensi masalah untuk 2 1 3/3x1=1 Masalah dap


di cegah dicegah untuk tid
1. Mudah (3) memperburuk
2. Cukup (2) keadaan dap
3. Tidak dapat (1) dilakukan TnS d
keluarga deng
memperbaiki
perilaku hidup seh
dan tenang
ketidak mampuan keluarga merawat dalam mengenali dan
mengontrol keluarga dengan hipertensi.
2. Nyeri akut berhubungan dengan peningkaan tekanan vaskuler
cerebral

B. RENCANA KEPERAWATAN KELUARGA


Diagnosa Tujuan Tujuan Evluasi Intervens
keparawatan umum khusus Kriteria Standar keperawa

1. Manajemen Setelah Setelah Verbal 1. Mengetah 1. Promo


kesehatan dilakukan dilakukan ui cara keseh
Pasien dan
kelaurga tidak tindakan pengkajian pencegaha 2. Anjur
keluarga bisa
efektif diharapkan selama 5x20 n pada Tn.S
memahami
berhubungan keluarga menit penyakit relaks
materi yang
dengan ketidak mampu diharapkan hipertensi napas
diberikan
mampuan memberi pasien dan 2. Mengetah 3. Obser
keluarga perwatan keluarga ui cara TTV
merawat dalam pada Tn.S mampu perawatan hari
mengenali dan mengetahui pada
mengontrol tentang keluarga
keluarga dengan penyakit dengan
hipertesi. Tn.S hipertensi
3. Keluarga
dapat
memprakt
ekan
Nyeri akut Setelah Setelah Verbal 1. Mengetah 1. Obser
berhubungan dilakuakan dilakukan ui TTV
Pasien dan
dengan tindakan pengkajian pentingny 2. Anjur
keluarga bisa
peningkaan diharapkan selama 5x15 a istirahat pada
memahami
tekanan nyeri menit yang kelua
materi yang
vaskuler berkurang diharapkan cukup untuk
sudah
cerebral dan merasa pasien dan 2. Mengetah menja
dijelaskan
nyaman keluarga ui tentang an tid
mampu pentingny 3. Anjur
mengetahui a diit relaks
tentang hipertensi nafas
penyakit untuk 1. Anjurk
Tn.S mengontr Tn.S
or mende
tekanan n
darah murott
Quran
Ar-Ra
A. IMPLEMENTASI
Tanggal No.dx Tujuan khusus Implementasi Evaluasi formatif
kep (TUK)
04 mei I Agar Tn.S dan Melakukan pendidikan S : Tn.S dan
2020 keluarga mengetahui kesehatan tentang keluarga
tentang penyakit penyakit hipertensi mengatakan mulai
hipertensi mengetahui tentang
penyakit hipertensi.
O : TnS dan
keluarga tampak
memperhatikan
materi yang
dijelaskan.

I Agar Tn.S dan Mengobservasi tanda- S : Tn S dan


keluarga mengetahui tanda vital Tn.S dan kelaurga
tekanan darah semua semua anggota keluarga mengatakan
anggota keluarga bersedia untuk di
ukur tekanan
darahnya, Tn.S
mengatakan
kepalanya pusing
dan berat pada
daerah kepala.
O:
Tn.S
05 mei II Agar Tn. S lebih rileks Menganjurkan Tn S untuk S : TnS mengata
2020 dan tenang, untuk relaksasi napas dalam pusingnya luma
membantu menurunkan berkurang sete
rasa nyeri pada latihan relaksasi na
kepalanya dalam
O : pasien tamp
lebih nyaman
rileks

06 mei II Agar membuat TnS lebih menganjurkan Tn.S untuk S : Tn S mengata


2020 nyaman dan rileks guna mendengarkan terapi setelah mendengar
menurunkan tekanan murottal Al-Quran surat murottal Al-Qu
darahnya dan Ar-Rahman surat Ar-Rahman le
mengurangi nyeri pada rileks dan tenang
kepala O : TnS tampak le
tenang dan rileks

07 mei II Agar kualitas istirahat menganjurkan pada S : kelau


2020 Tn.S tercukupi dan keluarga untuk emngatakan tidur T
membantu untuk menjadwalkan tidur Tn.S selalu jam 11 mal
menurunkan tekanan dan sellu terbang
darahnya dan susah un
memulai tidur kemb
dan saat siang tid
tidur siang kar
bekerja
O: -
A. EVALUASI SUMATIF
Tanggal Dx Evaluasi sumatif Paraf
kep
04 mei I S : Tn.S mengatakan sudah mulai
2020 memahami tentang penyakit hipertensi dan,
Tn. S mengatakan kepalanya pusing dan
berat.
O : Tn.S dan keluarga tampak Maskur
memperhatikan selama di berikan
penyuluhan.
Tn S
Td : 160/100 MmHg
S : 37,4ºc
N : 89x/m
Rr : 21x/m
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi (penkes )

05 mei II S : pasien mengatakan setelah relaksasi


2020 napas dalam nyeri pada kepalanya lumayan
berkurang dan lebih rileks
O : pasien tampak mengikuti anjuran untuk Maskur
relaksasi napas dalam dan tampak lebih
rileks
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi (murottal al-quran
06 mei 2020 II S : pasien mengatakan saat mendengarkan
murrotal Al-Quran surat Ar-Rahman merasa lebih
tenang dan rileks
O : pasien tampak lebih tenang dan rileks
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervesni (murottal al-quran surat ar-
rahman dan relaksasi napas dalam)

07 mei 2020 II S : keluarga Tn.S mengatakan Tn.S sering tidur


pada jam 11 dan bila terbangun sulit untuk
memulai tidur kemabali dan membuat tekanan
darah meninkat
O:
Tn.S
Td:150/100mmhg
S : 37,4ºc
N : 89x/menit
Rr : 21x/menit
A : masalah belum teratasi
P : lanjutkan intervensi (murottal al-quran surat ar-
rahman dan relaksasi napas dalam)

08 mei 2020 I S : keluarga dan Tn.S bersedia untuk di cek tanda-


tanda vitalnya
O:
NyA
Td : 120/80 mmhg
TERIMAKASIH