Anda di halaman 1dari 44

KONSEP NYERI

Oleh:
PRODI NERS 2019
Tujuan Instruksional Khusus:

Mahasiswa akan dapat:


 Menjelaskan definisi nyeri
 Menjelaskan fisiologi nyeri
 Menjelaskan klasifikasi nyeri
 Menjelaskan faktor yg mempengaruhi nyeri
 Menjelaskan manajemen nyeri
 Menjelaskan perawatan klien dengan nyeri

15/4/2014 2
Pendahuluan

Alasan apa yg membuat


seseorang datang ke rumah
sakit?????

Nyeri adalah alasan utama


seseorang datang ke RS

15/4/2014 3
Lanjutan

 Nyeri merupakan tanda penting


terhadap adanya gangguan fisiologis
 Bersifat subyektif
 Sangat mengganggu dan menyulitkan
banyak orang
 Bisa terjadi bersama proses penyakit,
pemeriksaan laboratorium dan
pengobatan

15/4/2014 4
Definisi
5

 Menurut International Association for Study of


Pain (IASP), nyeri adalah sensori subyektif dan
emosional yang tidak menyenangkan yang didapat
terkait dengan kerusakan jaringan aktual maupun
potensial, atau menggambarkan kondisi terjadinya
kerusakan

15/4/2014
6

 Nyeri adalah pengalaman sensori dan


emosional yg tidak menyenangkan akibat
dari kerusakan jaringan yg aktual dan
potensial
 Secara umum keperawatan mendefinisikan

nyeri sebagai apapun dan kapanpun yg


menyakitkan tubuh, yg dikatakan individu yg
mengalaminya
15/4/2014
Sifat-Sifat Nyeri:
Nyeri melelahkan dan membutuhkan
banyak energi
Nyeri bersifat subyektif dan individual
Nyeri tak dapat dinilai secara objektif
seperti sinar X atau lab darah
Perawat hanya dapat mengkaji nyeri
pasien dengan melihat perubahan
fisiologis tingkah laku dan dari
pernyataan klien
15/4/2014 7
 Hanya klien yang mengetahui kapan nyeri
timbul dan seperti apa rasanya
 Nyeri merupakan mekanisme pertahanan
fisiologis
 Nyeri merupakan tanda peringatan adanya
kerusakan jaringan
 Nyeri mengawali ketidakmampuan
 Persepsi yang salah tentang nyeri
menyebabkan manajemen nyeri jadi tidak
optimal
15/4/2014 firdha_IDK II 8
Atribut Nyeri menurut Mahon:

Nyeri bersifat individu


Nyeri tidak menyenangkan
Merupakan suatu kekuatan yg
mendominasi
Bersifat tidak berkesudahan

15/4/2014 9
Beberapa istilah dalam nyeri:

Nosiseptor
Ambang nyeri
Toleransi nyeri

10 15/4/2014
Fisiologi nyeri
Terdiri atas 4 proses utama :
1. Transduksi adalah proses dimana
stimulus noksius  aktivitas elektrik
reseptor terkait. Proses atau
perbuatan mengubah dari suatu
bentuk ke bentuk lain (teruama
perubahan determinan genetik dari
suatu mikroorganisme ke mikroor yg
lain oleh virus
11 15/4/2014
2. Transmisi, dalam proses ini terlibat tiga
komponen saraf yaitu saraf sensorik
perifer yang meneruskan impuls ke
medulla spinalis, kemudian jaringan
saraf yang meneruskan impuls yang
menuju ke atas (ascendens), dari
medulla spinalis ke batang otakdan
thalamus. Yang terakhir hubungan
timbal balik antara thalamus dan
cortex

12 firdha_IDK II 15/4/2014
3. Modulasi yaitu aktivitas saraf utk
mengontrol transmisi nyeri. Suatu
jaras-berkas- tertentu telah
diteruskan di sistem saraf pusat yang
secara selektif menghambat
transmisi nyeri di medulla
spinalis. Jaras ini diaktifkan oleh
stress atau obat analgetika seperti
morfin.

13 firdha_IDK II 15/4/2014
4. Persepsi, Proses impuls nyeri yang
ditransmisikan hingga menimbulkan
perasaan subyektif dari nyeri sama sekali
belum jelas. bahkan struktur otak yang
menimbulkan persepsi tersebut juga tidak
jelas. Sangat disayangkan karena nyeri
secara mendasar merupakan pengalaman
subyektif sehingga tidak terhindarkan
keterbatasan untuk memahaminya

14 firdha_IDK II 15/4/2014
Nyeri diawali sebagai pesan yang
diterima oleh saraf-saraf perifer, Zat
kimia (substansi P, bradikinin,
prostaglandin) dilepaskan, kemudian
menstimulasi saraf perifer, membantu
mengantarkan pesan nyeri dari daerah
yang terluka ke otak.

15 15/4/2014
Sinyal nyeri dari daerah yang terluka
berjalan sebagai impuls elektrokimia di
sepanjang nervus ke bagian dorsal (punggung)
spinal cord (daerah pada spinal yang
menerima sinyal dari seluruh tubuh).Pesan
kemudian dihantarkan ke thalamus, pusat
sensoris di otak di mana sensasi seperti
panas,dingin, nyeri, dan sentuhan pertama
kali dipersepsikan. Pesan lalu dihantarkan
kecortex, di mana intensitas dan lokasi
firdha_IDK II 15/4/2014
16
nyeri dipersepsikan.
Di dalam spinal cord, ada gerbang yang
dapat terbuka atau tertutup. Saat gerbang
terbuka, impuls nyeri lewat dan dikirim ke
otak. Gerbang juga bisa ditutup. Stimulasi
saraf sensoris dengan menggaruk secara
perlahan di dekat daerah nyeri dapat
menutup gerbang sehingga mencegah
transmisi impuls nyeri. Impuls dari pusat
juga dapat menutup gerbang, misalnya
perasaan sembuh dapat mengurangi
17
dampak atau beratnya nyeri yang dirasakan
15/4/2014
Fisiologi Nyeri
3 komponen fisiologis
nyeri:
Resepsi
Persepsi
Reaksi

18 15/4/2014
Resepsi
Stimulus (mekanik, termal, kimia)

Pengeluaran histamin, bradikinin, kalium

Nosiseptor

Impuls syaraf

Serabut syaraf perifer

nosiseptor adalah saraf aferen yg terletak


dijaringan sub kutis, otot rangka, dan sendi

15/4/2014 19
lanjutan
Kornu dorsalis medula spinalis

Neurotransmiter (substansi P)

Pusat syaraf di otak

Respon reflek protektif

Kornu dorsalis mengandung badan sel dan dendrit yg


menerima sinyal lewat saraf spinal dari neuron sensorik

15/4/2014 20
Faktor pengganggu resepsi nyeri:
 Trauma
 Obat-obatan
 Pertumbuhan tumor
 Gangguan metabolik

15/4/2014 21
Teori Get Control Melzack
dan wall-1965
Substansi gelatinosa (SG) yg ada pada bagian
ujung dorsal serabut saraf spinal cord
mempunyai peran sebagai pintu gerbang
(gating Mechanism), mekanisme gate control
ini dapat memodifikasi dan merubah sensasi
nyeri yang datang sebelum mereka sampai di
korteks serebri dan menimbulkan nyeri.

15/4/2014 22
 Impuls nyeri bisa tersalurkan jika pintu
gerbang terbuka dan impuls akan di blok
ketika pintu gerbang tertutup
 Menutupnya pintu gerbang merupakan
dasar terapi mengatasi nyeri
 Berdasarkan teori ini perawat bisa
menggunakannya untuk memanage nyeri
pasien.
 Neuromodulator bisa menutup pintu
gerbang dengan cara menghambat
pembentukan substansi P.

firdha_IDK II 15/4/2014 23
Persepsi
Stimulus nyeri

Medula spinalis

Talamus

Otak (area limbik)

Reaksi emosi

Pusat otak

Persepsi
24
15/4/2014
Reaksi
Impuls nyeri

medula spinalis

batang otak & talamus

Sistem syaraf otonom

Respon fisiologis & perilaku

15/4/2014 25
Respon Fisiologis terhadap Nyeri
Stimulasi Simpatik:(nyeri ringan, moderat, dan
superficial)
Dilatasi saluran bronkhial dan peningkatan
respirasi rate
Peningkatan heart rate
Vasokonstriksi perifer, peningkatan TD
Peningkatan nilai gula darah
Diaphoresis-keringat dingin
Peningkatan kekuatan otot
Dilatasi pupil
Penurunan
26
15/4/2014 motilitas GI
Masih lanjutan…..

Stimulus Parasimpatik (nyeri berat dan


dalam)
Muka pucat
Otot mengeras
Penurunan HR dan TD
Nafas cepat dan irreguler
Nausea-mual dan vomitus-muntah
Kelelahan dan keletihan

27 15/4/2014
Indikator perubahan tingkah laku

interaksi sosial
Vokalisasi gerakan tubuh

ekspresi wajah

15/4/2014 28
Klasifikasi Nyeri
Berdasarkan sumbernya
 Cutaneus-berhub dg kulit/ superfisial
 Deep somatic/ nyeri dalam
 Visceral (pada organ dalam)

15/4/2014 29
 Menurut Long C.B (1996) mengklasifikasi nyeri
berdasarkan jenisnya, meliputi :
1. Nyeri akut, nyeri yang berlangsung tidak
melebihi enam bulan, serangan mendadak dari
sebab yang sudah diketahui dan daerah nyeri
biasanya sudah diketahui, nyeri akut ditandai
dengan ketegangan otot, cemas yang keduanya
akan meningkatkan persepsi nyeri.
2. Nyeri kronis, nyeri yang berlangsung enambulan
atau lebih, sumber nyeri tidak diketahui dan tidak
bisa ditentukan lokasinya. Sifat nyeri hilang dan
timbul pada periode tertentu nyeri menetap
15/4/2014 firdha_IDK II 30
Perbedaan karakteristik nyeri akut dan
kronik
 Lamanya dalam hitungan  Lamanyna sampai
menit hitungan bulan, >
 Ditandai peningkatan TD, 6bln
nadi, dan respirasi  Fungsi fisiologi
 Respon pasien:Fokus bersifat normal
pada nyeri, menyatakan  Tidak ada keluhan
nyeri, menangis dan nyeri
mengerang  Tidak ada aktifitas
 Tingkah laku menggosok fisik sebagai respon
bagian yang nyeri terhadap nyeri

15/4/2014 31
Berdasarkan lokasi/letak
 Radiating pain
Nyeri menyebar dr sumber nyeri ke jaringan di
dekatnya (ex: cardiac pain)
 Referred pain

Nyeri dirasakan pd bagian tubuh ttt yg


diperkirakan berasal dr jaringan penyebab
 Intractable pain

Nyeri yg sangat susah dihilangkan (ex: nyeri


kanker maligna)
 Phantom pain

Sensasi nyeri dirasakan pd bag. tubuh yg hilang

15/4/2014 32
Contoh referred pain……

15/4/2014 33
Faktor yang mempengaruhi respon nyeri

Keluarga &
Dukungan
Gaya sosial usia
koping

Pengalaman Jenis
terdahulu Pengalaman nyeri kelamin

culture
Ansietas

Makna
Perhatian nyeri
15/4/2014 34
Pengkajian ………
1. Ekspresi klien terhadap nyeri
2. Klasifikasi pengalaman nyeri
3. Karakteristik nyeri
 Onset dan durasi
 Lokasi
 Sebaran
 Kualitas
 Pola nyeri
 Cara mengatasi
 Tanda lain yang menyertai

15/4/2014 35
Mnemonik pengkajian nyeri
 P Provoking Pemicu
 Q=Quality/Kualitas
 R=Region/Daerah
 S=Severity/Keganasan/intensitas 
 T=Time/waktu

firdha_IDK II 15/4/2014 36
 Skala
0 :Tidak nyeri
1 – 3 :Nyeri ringan
4 – 6 :Nyeri sedang
7 – 9 :Sangat nyeri tapi masih terkontrol
10 :Sangat nyeri dan tak terkontrol

15/4/2014 37
Contoh skala pengukur nyeri…..

15/4/2014 38
Lanjutan…….
Efek nyeri pada klien
 Tanda dan gejala fisik
 Efek tingkah laku
 Efek pada ADL

15/4/2014 39
Diagnosa Keperawatan…
 Nyeri akut b.d injuri fisik, pengurangan
suplai darah, proses melahirkan
 Nyeri kronik b.d proses keganasan
 Cemas b.d nyeri yang dirasakan
 Koping individu tidak efektif b.d nyeri
kronik
 Kerusakan mobilitas fisik b.d nyeri
muskuloskeletal
 Resiko injuri b.d kekurangan persepsi
terhadap nyeri
 Perubahan pola tidur b.d low back pain
15/4/2014 40
Manajemen nyeri
Farmakologi (penggunaan analgetik)
Non-farmakologi
 Sentuhan terapeutik
 Akupresur
 Relaksasi & tehnik imajinasi
 Guided imagery
 Distraksi
 Anticipatory guidence
 Hipnotis
 Biofeedback
 Stimulasi kutaneus (TENS/ transcutaneus
electrical nerve stimulation)
15/4/2014 41
Peran ners dlm penatalaksanaan nyeri
 Mengidentifikasi penyebab nyeri
 Kolaborasi dengan tim kes lain u/ pengobatan
nyeri
 Memberikan intervensi pereda nyeri
 Mengevaluasi efektivitas pereda nyeri
 Bertindak sbg advokat jika pereda nyeri tidak
efektif
 Sebagai pendidik keluarga & pasien ttg
manajemen nyeri

15/4/2014 42
Evaluasi Keperawatan
 Evaluasi
terhadap masalah nyeri
dilakukan dgn menilai kemampuan
dlm merespons rangsangan nyeri,
diantaranya hilangnya perasaan nyeri,
menurunnya intensitas nyeri, adanya
respons fisiologis yg baik, dan mampu
melakukan aktivitas sehari-hari tanpa
keluhan nyeri.

43
15/4/2014
15/4/2014 44