Anda di halaman 1dari 9

Birokrasi dan Kebijakan Publik

Kebijakan publik dalam sistem


demokrasi dimaknai sebagai segala
aturan dan tindakan dasar yang
menyangkut pemenuhan kebutuhan
dan kepentingan publik
PERAN BIROKRASI DALAM PEMBUATAN
KEBIJAKAN
Dalam perkembangan sistem pemerintahan
demokrasi yang modern guna menjalankan aspek
kebijakannya untuk dapat diimplementasikan dalam
bentuk program-program kerja, memerlukan
birokrasi sebagai instrumen utama dalam
pelaksanaan kebijakan publik tersebut. Penentuaan
pelaksanaan kebijakan tersebut memang
sebenarnya sangat dipengaruhi oleh birokrasi,
karena secara tidak langsung birokrasi mempunyai
kekuatan sumber daya yang menentukan.
Maka kebijakan semacam itu selalu
berbasis pada kebutuhan dan
kemanfaatan bagi warga negara itu
seluas-luasnya. Birokrasi yang
dikonstruksikan sebagai pemegang
otoritas, sesungguhnya hanya
bertindak sebagai pelaksana
(eksekutif) dan pelayan masyarakat.
Karena terbatasi pada otoritas sebagai
pelaksana itulah, maka kebijakan
publik senantiasa harus berproses
dalam alur politik yang
memperhatikan kebijakan
kelembagaan, tidak didasarkan pada
seberapa besar keuntungan yang
didapatkan oleh sang pemegang
otoritas (pelaksana).
Birokrasi yang menjalankan
kebijakan publik secara transparan
serta memberikan layanan
informasi dengan baik, jelas akan
mendapatkan kepercayaan (trust)
yang besar dari warga.
Birokrasi yang menjalankan
kebijakan publik secara transparan
serta memberikan layanan
informasi dengan baik, jelas akan
mendapatkan kepercayaan (trust)
yang besar dari warga masyarakat.
Jika legitimasi masyarakat kuat,
besar kemungkinan tingkat
berpartisipasi warga untuk
mendukung jalannya
pemerintahan dan program-
program pembangunan semakin
membesar
Perspektif kebutuhan dan partisipasi masyarakat

• Regulasi
• Sarana dan prasarana
• Aparatur : a) komitmen; b) pengetahuan dan
konsep; c) ketrampilan
• Lemahnya kesadaran
• Terbatasnya inisiatif
• Kultur pragmatis masyarakat
Membangun kesadaran kewargaan
tentang hak-haknya dalam
kebijakan publik berbasis
komunitas, membangun
inftrastruktur, pengembangan dan
penyebaran informasi kebijakan
publik melalui perangkat birokrasi
formal dan organisasi komunitas.