Anda di halaman 1dari 47

BAB 7

LIMIT FUNGSI
Disusun Oleh:
1 ATIT INDRIYANI, M.Pd
Standar Kompetensi:

Menggunakan konsep limit fungsi dan turunan fungsi


dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar:

Menjelaskan secara intuitif arti limit fungsi disuatu titik


dan di takhingga.
Indikator:

 Menjelaskan arti limit fungsi di suatu titik


melalui perhitungan nilai – nilai disekitar titik
tersebut dan grafik.

 Menjelaskan arti limit fungsi ditak berhingga melalui


grafik dan dan perhitungan
Isi:

 Pengertian limit fungsi dapat dijabarkan menggunakan


limit kiri dan limit kanan.
 Perhatikan beberapa contoh tentang ide limit di suatu titik
limit dalam konsep matematis berikut ini.
Contoh 1:
Diketahui f(x) = ,x≠2.
Tentukan limit funsi f(x) untuk x mendekati 1
(x → 1 )
Pernyataan diatas dapat dinotasikan sebagai
berikut:

Tentukan , x≠2
c

x mendekati 1 dari kiri ↓ x mendekati 1 dari kanan

x 0,8 0,9 0,99 0,9999 1 1,0000001 1,0001 1,001 1,05 1,1

f(x) 2,8 2,9 2,99 2,9999 3 3,0000001 3,0001 3,001 3,05 3,1

f(x) mendekati 3 ↑ f(x) mendekati3


Dari sini dapat ditarik kesimpulan bahwa:
Bila nilai x bergerak semakin mendekati 1 baik dari
arah kiri maupun arah kanan, nilai f(x) akan
semakin mendekati 3.
Dalam konsep matematika dapat dinyatakan dalam
bentuk:
= =3

o dibaca limit dari untuk x mendekati 2


dari arah kiri ( limit kiri )

o dibaca limit dari untuk x mendekati 2


dari arah kanan ( limit kanan )

Jadi = 3, x ≠ 2
Proses pergerakan x → 1 dari kiri maupun kanan sehingga
menyebabkan variabel bebas f(x) mendekati 3 adalah seperti
gambar 7.1
Y

0 1 X
Timbul pertanyaan mengapa tidak menstubtitusikan x = 1
pada fungsi f(x) sehingga diperoleh f(1) = 3?
Dalam beberapa kasus limit kita tidak bisa langsung
menstubtitusikannya, tetapi dalam banyak kasus kita tidak
dapat.
Untuk lebih jelasnya pehatikan Contoh 2 berikut.

Contoh 2:

Tentukan , x ≠ 2.
Tabel 7.2
x mendekati 2 dari kiri x mendekati 2 dari kanan

X 1,8 1,9 1,99 1,9999 2 2,000001 2,0001 2,001 2,05 2,1

f(x) 3,8 3,9 3,99 3,9999 4 4,000001 4,0001 4,001 4,05 4,1

f(x) mendekati 4 f(x) mendekati 4

Tabel 7.2 di atas menunjukan bahwa nilai f(x) mendekati 4


untuk x mendekati 2.

Jadi =4

Jika x = 2 disubstitusikan langsung maka,


=
Dengan cara penyelesaian seperti itu, maka
tidak mempunyai nilai karena pembagian dengan nol
tidak terdefinisi. Untuk kasus limit seperti ini,
penyelesaiannya adalah sebagai berikut.
Jika x ≠ 2 maka:
= =x+2

Sehingga = =4

Kurva untuk f(x) = diperlihatkan pada


Gambar 7.2 y

-4 -2 0 2 x

-2
Dari dua contoh diatas dapat didefinisikan
pengertian umum limit fungsi sebagai berikut:
Bila f suatu fungsi yang terdefinisi pada setiap bilangan
pada suatu selang terbuka yang memuat a, kecuali
mungkin a sendiri, maka limit f(x) untuk x mendekati a
adalah L ditulis f(x) = L dengan
L R, jika dan hanya jika untuk setiap bilangan
˃ 0 yang seberapapun kecilnya terdapat bilangan kecil
˃ 0, sehingga 0 ˂ |x - a| ˂ sehingga
| f(x) - L| ˂
Definisi bilangan nol dan bilangan tak berhingga:
 Bilangan nol ( 0 ) : bukan nol yang sebenarnya, yaitu bilangan
kecil yang lebih kecil dari bilangan kecil lainnya.
 Bilangan tak hingga (∞) : bilangan yang sangat besar lebih
besar dari bilangan lainnya.
Contoh:
= =∞
Hitung nilai limit fungsi dibawah ini menggunakan
tabel dan grafik!

1.

2.

3.
Indikator:

 Menentukan nilai limit fungsi aljabar dengan


berbagai macam metode.

 Sifat – sifat limit fungsi aljabar


MENGINGAT KEMBALI

Untuk mempermudah perhitungan dengan cara pemfaktor-


an, kalian ingat kembali bentuk faktorisasi aljabar berikut.

1) x2 – y2 = (x – y)(x + y)

2) x2 – 2xy + y2 = (x – y)2
3) x2 + 2xy + y2 = (x + y)2
4) x3 – y3 = (x – y)(x2 + xy + y2)

5) x3 + y3 = (x + y)(x2 – xy + y2)
Isi:

Untuk menentukan limit jelas memerlukan waktu dan


nilai pendekatannya kadang – kadang kurang tepat jika
hanya menggunakan tabel serta grafik.
Sehingga akan dijelaskan cara menentukan limit dengan
berbagi macam metode menurut bentuknya.

A. Menentukan Limit dengan Pemfaktoran


Metode ini pada umumnya digunakan untuk
menyelesaikan limit fungsi aljabar pada fungsi pecahan.
Langkah – langkah yang digunakan adalah menyederhanakan
bentuk pecahan tersebutdengan memfaktorkannya.

Contoh :

Carilah

Jawab:
Fungsi tersebut tidak terdefinisi di x =1, karena menghasilkan
penyebut yang nilainya 0. Dengan memfaktorkan pembilang
maka akan diperoleh bentuk berikut ini.
=

Dalam hal ini x hanya mendekati 1, dan tidak sama


dengan 1, maka bentuk pecahan itu dapat
disederhanakan menjadi:

= =2

Jadi =2
B. Menentukan Limit dengan Merasionalkan Bentuk Akar.

Bentuk akar pada umumnya tidak mudah untuk difaktorkan,


maka agar pecahan dapat disederhanakan, pembilang dan
penyebut dikalikan dengan akar sekawannya.
Menentukan Nilai Limit Fungsi dengan Mengalikan
Faktor Sekawan
1) (x – a) faktor sekawan dari (x + a) dan sebaliknya.
2) faktor sekawan dari dan sebaliknya.
3) faktor sekawan dari dan sebaliknya.
3
x 2  3 xy  3 y 2
4) faktor sekawan dari dan sebaliknya.
5) sekawan dan dan sebaliknya.
Ingat: (a – b)(a2 + ab + b2) = a3 – b3.
CONTOH

Carilah nilai limit berikut


Jawab :

= x

=
=

=-

Jadi, =-
SEKIAN PERTEMUAN PERTAMA

Cara menyelesaikan limit fungsi aljabar dapat


dilakukan dengan :
 Substitusi
 Memfaktorkan
 Mengalikan dengan faktor lawan
C. Menentukan Limit dengan Membagi Pembilang dan
Penyebut dengan Variabel Pangkat Tertinggi

Cara ini digunakan jika funsi pecahan dengan x mendekati tak


hingga (∞),dengan fakta bahwa:

Contoh:

Carilah

Jawab:
=

= -
D. Limit Suku Banyak ( Polinom )

Jika P ( x )dan Q ( x ) adalah suku banyak, maka:

1.

2.

Contoh:

a. 4 (-1)3 + 5(-1)2 – 3(-1) - 2


= -4 + 5 + 3 -2
=2

b. =

= -
Teorema Limit Fungsi

 Teorema 1
Jika c dan k adalah konstanta, maka

Contoh:

a.

b.
Teorema 2
Jika c adalah suatu konstanta dan f adalah suatu fungsi dari

x, maka

Contoh:

a.

b.
 Teorema 3
Jika f dan g fungsi – fungsi dari x, dan c adalah suatu

konstanta, maka

 Teorema 4
Jika f dan g fungsi – fungsi dari x, dan c suatu konstanta, maka

dan jika f (x) = k

maka
Contoh:

= (2–5)x(5+3)
= - 3 x 8 = - 24
 Teorema 5
Jika f dan g fungsi – fungsi dari x, dan c adalah suatu

konstanta, maka , dengan

Contoh:
=
=

 Teorema 6
Jika f adalah fungsi – fungsi dari x, c suatu konstanta, dan n

adalah bilangan bulat, maka


Catatan:
Ruas kiri mempunyai limit jika:

a. , jika n genap,dan

b. , jika n < 0

Contoh:

=
Teorema 7
Limit nilai mutlak fungsi
1. Jika , maka

2. Jika , maka

Contoh:

= =
Latihan Soal

1.

2.

3.

4.

5.
Indikator:

 Menentukan limit fungsi trigonometri dengan


menggunakan beberapa rumus
Isi:

Limit Fungsi Trigonometri

Untuk menentukan limit fungsi trigonometri perlu mengenal


beberapa rumus – rumus penting, yaitu:

a.

b.

Contoh – contoh:
1. Tentukan
Jawab:
Misal y = 2x, maka x = y

= 2.
= 2. 1
= 2

Jadi,
2. Hitunglah
Jawab:
Bagilah pembilang dan penyebut dengan x, agar rumus limit
fungsi trigonometri dapat diterapkan.

= = =
Latihan Soal

1. 5.

2.

3.

4.
TERIMA KASIH

OoOooo…