Anda di halaman 1dari 16

POPULASI HEWAN

Oleh Kelompok 11:


Nadia Astuti (1710119120016)
Noorsalamiah (1710119320017)
Novia Andira (1710119220020)
Zaini Akbar (1710119110027)
PEMBAHASAN MATERI
Pengertian Populasi

Ciri-ciri Dasar Populasi


Faktor yang mempengaruhi
keberadaan Populasi
Kaitan dengan Praktikum Abiotik
PENGERTIAN POPULASI

Populasi adalah sehimpunan


individu atau kelompok
individu dalam satu spesies
(atau kelompok lain yang
dapat melangsungkan
interaksi genetik dengan
jenis yang bersangkutan),
dan pada waktu tertentu
menghuni suatu wilayah
atau tata ruang tertentu.
Menurut Odum
(1998), Secara taksonomi
Penentuan 
atau
penggolongan
species dalam Berdasarkan
populasi dapat peran atau fungsi
dilakukan
dengan dua
cara :
Ciri-ciri Dasar Populasi
Berdasarkan sifatnya yang unik dan berbeda dengan
sifat masing-masing individu, populasi memiliki ciri-
ciri antara lain sebagai berikut :

Ciri - ciri biologi

Ciri- ciri statistik


Ciri-ciri Biologi
Mempunyai struktur dan organisasi tertentu

Ontogenetik

Dapat dikenai dampak lingkungan dan


memberikan respons terhadap perubahan 
lingkungan

Mempunyai hereditas

Terintegrasi oleh faktor- faktor hereditas


dan ekologi
Ciri-ciri Statistik
Densitas atau kerapatan atau kepadatan

Angka kelahiran (natalitas)

Angka kematian (mortalitas)

Genetik

Struktur Umur

Potensi biotik

Bentuk pertumbuhan
Faktor-faktor Keberadaan Populasi

Faktor-faktor Faktor Biotik


keberadaan
populasi ada dua
macam, yaitu Faktor Abiotik
Faktor Biotik

Organisme Organisme
autotroph heterotroph
Suhu
Cahaya Matahari

Faktor Air
Abiotik Salinitas
Tanah
Keterkaitan dengan praktikum abiotik
Keterkaitan dengan praktikum abiotik
Berdasarkan faktor abiotik yang sudah dijelaskan
diatas, bisa kita kaitkan dengan parameter yang
kita ukur pada praktikum abiotik, yaitu sebagai
berikut:

1. Bola arus, bola arus digunakan untuk mengukur


kecepatan arus pada suatu wilayah perairan. Setiap jenis
hewan akuatik memiliki ketahanan hidup pada kecepatan
arus-arus tertentu.

2. Secchi disk, digunakan untuk mengukur kejernihan air.


Kejernihan air juga mempengaruhi keberadaan populasi
hewan.
3. Anemometer, digunakan untuk mengukur kecepatan
angin. Kecepatan angin berpengaruh terhadap
keberadaan populasi, karena tidak semua hewan dapat
hidup pada kecepatan angin yang terlalu kencang atau
cepat.

4. Termometer, digunakan untuk mengukur suhu. Suhu


sendiri sangat berperan penting bagi keberadaan
populasi.

5. Lux meter, digunakan untuk mengukur intensitas


cahaya. Intensitas cahaya berkaitan dengan suhu.

6. Hygrometer, digunakan untuk mengukur kelembaban.


Kelembaban juga berpengaruh pada keberadaan populasi.
Kelembaban ini berkaitan dengan keadaan intensitas
cahaya dan suhu.
7. Soil tester, digunakan untuk mengukur pH dan
kelembaban tanah. Kedua hal ini berpengaruh terhadap
keberadaan populasi hewan terutama hewan tanah,
karena setiap hewan memiliki batas toleransi terhadap
pH dan kelembaban agar dapat bertahan hidup.

8. Salinometer, digunakan untuk mengukur kadar garam


pada perairan atau salinitas. Salinitas berpengaruh
terhadap keberadaan populasi, karena setiap hewan
memiliki toleransi berbeda-beda terhadap kadar garam
untuk dapat bertahan hidup.

9. pH meter, digunakan untuk mengukur pH air. Sama


dengannya hewan tanah, hewan air pun memiliki pH
optimum untuk dapat hidup.
TERIMAKASIH