Anda di halaman 1dari 31

Manajemen

Inovasi & Kreatifitas


- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Internasioanl Indonesia -

Salsabilah Sekar Kinanti


02180038
Manajemen Semester 4 Reguler
.M A T E R I.
1. Manajemen Kreatifitas
2. Manajemen Inovasi
3. Pengelolaan M. Inovasi dan Kreativitas
4. Strategi Inovasi pada Produk & Jasa
5. Tuntutan Inovasi & Kreatif dalam
Bisnis Masa Kini
6. Hambatan dalam Merancang Inovasi
7. Inovasi Organisasi
8. Inovasi Teknologi
9. Green Inovasi
10. Inovasi Tertutup & Tebuka
Latar Belakang Manajemen
Inovasi dan Kreatifitas
Seiring perkembangan dan pesatnya persaingan dalam berwirausaha
menuntut wirausahawan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan
produk atau jasa yang dimilikinya dalam rangka menyelaraskan kebutuhan
konsumen yang semakin beragam dan tanpa batas.
Oleh karena itu untuk mengantisipasi era persaingan perdagangan bebas
tersebut,banyak perusahaan di Indonesia baik yang berskala besar, menengah
maupun yang berskala kecil mulai menata ulang strategi persaingannya
dengan melakukan kajian terhadap tujuan strategik perusahaan
1. Kreativitas
 Pengertian Kreativitas  Konsep dasar Kreativitas konsep 4p :
Kreativitas adalah kemampuan a. Pribadi(Person),
untuk mengembangkan ide-ide baru dan b. Proses(Process),
cara-cara baru dalam pemecahan masalah
c. Pendorong(press),
dan menemukan peluang (thinking new
d. Produk(Product)
thing).
Fungsi Kreativitas dalam proses
inovasi merupakan pembangkitan ide
yang menghasilkan penyempurnaan
efektivitas dan efisiensi pada suatu sistem.
 Ciri –ciri Kreativitas :
 Pengembangan Ide Kreativitas :
a. Memiliki rasa ingin tahu yang luas dan
a. Belajar
mendalam
b. Pelatihan
b. Memiliki daya imajinasi yang tinggi
c. Mencari Referensi
c. Selalu memberikan gagasan atau
d. Pencerahan
usulan terhadap suatu masalah 
e. Eksekusi
d. Melihat suatu masalah dalam berbagai
sudut pandang
e. Orisinal dalam ungkapan gagasan dan
dalam pemecahan masalah 
2. Inovasi
 Pengertian Inovasi  Tujuan Kreativitas :
Inovasi adalah kemampuan untuk
a. Meningkatkan Kualitas
menerapkan kreativitas dalam rangka
b. Mengurangi Biaya
pemecahan masalah dan menemukan peluang
(doing new thing). c. Menciptakan Pasar Baru

Inovasi juga dapat diartikan penemuan d. Memperluas Jangkauan Produk


baru dalam teknologi atau kemampuan dalam e.  Mengganti Produk/ Layanan
memperkenalkan temuan baru yang berbeda f. Mengurangi Konsumsi Energi
dari yang telah ada sebelumnya.
Orang yang melakukan inovasi disebut
dengan inovator.
 Ciri-ciri Inovasi

Tidak semua ide atau gagasan dapat dikategorikan sebagai inovasi. Adapun ciri-ciri
inovasi adalah sebagai berikut:
a. Memiliki ciri khas
b. Merupakan ide baru,
c. Dilakukan secara terencana,
d. Memiliki tujuan

 Pengembangan suatu inovasi merupakan proses pembentukan sebuah ide baru dalam


bentuk yang diharapkan memenuhi kebutuhan-kebutuhan konsumen.
3. Pengelolaan M. Inovasi & Kreativitas
Dahulu kala kreativitas sering disamakan artinya dengan penemuan (invention) atau inovasi. Maka
dari itu kreativitas disebut-sebut menjadi hal penting dalam proses inovasi, baik itu produk maupun
jasa. Kreativitas yang dimiliki oleh para penemu atau inventor disebut sebagai kreativitas individu.
Tetapi bila menyangkut organisasi, maka kreativitas datang melalui pemikiran kolektif.
Pemikiran kolektif adalah pemikiran yang memiliki proses dan pola yang berbeda-beda antar individu
di dalam perusahaan.
Berbicara mengenai inovasi, tidak bisa dilepaskan dengan unsur kreativitas. Pengertian dari
inovasi adalah hasil penerapan dari ide-ide kreatif dalam bentuk produk baru, jasa ataupun proses.
Tantangan terbesar yang dihadapi setiap perusahaan adalah bagaimana bertahan dalam situasi
ketidakpastian atau perubahan. Kreativitas dan inovasi adalah kunci jawaban dari tantangan
tersebut.
 Mengelola Kreativitas Individu

Pablo Picasso mengatakan bahwa “Setiap orang dilahirkan memiliki kreativitas, tetapi yang menjadi
masalah adalah bagaimana mengelola kreativitas tersebut”.

Mauzy mengungkapkan unsur-unsur penting untuk mengembangkan kreativitas individu sebagai


berikut:
• Memahami proses berpikir kreatif.
• Mengidentifikasikan blok untuk berpikir kreatif dan keterampilan individu dengan bantuan manajer
untuk meningkatkan respon kreatif.
• Menggunakan metode berpikir kreatif lebih sering untuk mendapatkan ide-ide segar dan
menemukan solusi permasalahan lebih cepat.
• Membiarkan visi kreatif pribadi menjalankan ide kreativitas untuk membantu individu/manajer
mencapai tujuan pribadi dan profesional.
 Mengelola Kreativitas Perusahaan

Bakker (2006) mengungkapkan pentingnya kreativitas dalam proses pengembangan


bisnis sebagai berikut:
• Kreativitas membawa ide-ide inovatif, produk, layanan, dan kepuasan pelanggan lebih besar.
• Pendekatan kreatif akan mendorong kepemimpinan dan membantu hubungan lebih dekat
serta membuat kehidupan lebih memuaskan.
• Penemuan kreativitas memberikan makna lebih besar terhadap pekerjaan.
• Penemuan kreativitas membuka peluang atau kemungkinan baru.

Seperti yang telah kita ketahui, tahapan dalam inovasi itu sendiri terdiri dari tiga tahap, yaitu:
input, process, dan output. Sebagai contoh, kesuksesan bisnis perusahaan dimulai melalui
pengelolaan dan pembuatan segmentasi pasar untuk meningkatkan produk dan jasa mereka.
4. Strategi Inovasi pada
Produk & Jasa
“Merilis produk baru yang inovatif dan meningkatkan loyalitas pelanggan" (Razeghi, 2008).
Pengembangan produk sangat penting untuk keberlangsungan bisnis, terutama dalam
membentuk loyalitas pelanggan. Menurut Peter Drucker (1954), sebuah perusahaan yang
kompetitif memiliki dua tujuan penting :
1.Menciptakan nilai pelanggan "costumer value" (atau pemasaran), dan
2.Inovasi.
Peran Pemasaran (marketing) dalam Inovasi Produk

Marketing memiliki peran yang penting dalam keberhasilan dari hasil inovasi produk yang
telah diciptakan. Tanpa pemasaran yang baik, inovasi produk yang telah dikembangkan akan
menjadi usaha yang sia-sia, bahkan merugikan bagi perusahaan untuk biaya yang telah dikeluarkan
dalam pengembangan sebuah produk.
Kotler (2003) mendefinisikan strategi pemasaran sebagai kesatuan prinsip-prinsip dalam bisnis
yang digunakan perusahaan untuk melayani customer dan mencapai profitabilitas. Strategi
pemasaran dan inovasi produk berhubungan erat. Meskipun ide-ide yang berbeda mengenai jenis
strategi pemasaran telah diusulkan, sebagian besar peneliti telah menjelaskan strategi pemasaran
melalui aspek 4P (product,price,place, dan promotion) (Kotler,2003).
Cara Terbaik dalam Melaksanakan Pengembangan Produk

Salah satu kerangka yang paling baik dalam melaksanakan inovasi produk dengan
menggunakan tujuh dimensi dari Barczak dan Kahn (2007) sebagai berikut :
a. Strategi
b. Proses
c. Penelitian 
d. Iklim proyek
e. Budaya perusahaan 
f. Evaluasi matriks
g. Komersialisasi
5. Tuntutan Inovasi & Kreatif
dalam Bisnis Masa Kini
Agar memiliki keunggulan dibanding dengan pesaing dan mempertahankan eksistensi
usaha, maka harus terus berupaya mencari sesuatu yang baru dan mengembangkan apa yang
sudah ada agar menjadi lebih baik.
Oleh karena itu, kreativitas sangat diperlukan oleh setiap wirausaha. Seorang
wirausahawan harus memastikan bahwa kreativitas yang telah usang, harus ada solusi yang
lebih kreatif lagi.
Dalam kehidupan sehari-hari, para peneliti telah membedakan tipe kreativitas:
1.Membuat atau menciptakan
2.Mengkombinasikan dua hal atau lebih yang sebelumnya tidak saling berkaitan
3.Memodifikasi sesuatu yang memang sudah ada,
Hambatan dan Teknik Meningkatkan Kreativitas

Seorang pakar mengartikan hambatan kreativitas sebagai mental “Walls which block the
problem solver from correctly perceiving a problem or conceiving its solution” (dinding
mental yang menghambat kita untuk memahami atau menemukan pemecahan atas suatu
masalah)
1. Hambatan Budaya,
2. Hambatan Lingkungan sosial maupun fisik
3. Hambatan Bahasa Berpikir
4. Hambatan Keterpakuan Fungsional
Cara-cara meningkatkan kreativitas dalam proses pemecahan masalah :

1. Perumusan masalah secara kreatif, adalah usaha yang dilakukan untuk menghindar dari
perumusan masalah yang sudah jelas.
2. Bartanya dan bertanya, Intinya adalah dengan terus-menerus melontarkan pertanyaan untuk
memperbesar terciptanya solusi yang kreatif. 
3. Curah gagasan, perlu diperhatikan 3 kondisi berikut ini:
a. Selama proses mencurahkan gagasan jangan melakukan penilaian.
b. Proses pencurahan gagasan harus benar-benar bebas.
c. Usahakan sebanyak mungkin gagasan dapat dilontarkan, karena kemungkinan untuk
memperoleh jawaban yang kreatif.
4. Iklim kreatif, hal ini dilakukan antara lain dengan saling mendukungnya setiap anggota
kelompok untuk dapat berkomunikasi secara terbuka
Arti penting Inovasi dalam Kewirausahaan
" Orang dengan gagasan baru adalah orang aneh, sampai gagasan itu berhasil. " (Mark Twain)
Ada lima jenis inovasi yang penting dilakukan wirausaha, yaitu:
1. Pengenalan barang baru atau perbaikan barang yang sudah ada.
2. Pengenalan metode produksi baru.
3. Pembukaan pasar baru, khususnya pasar ekspor atau daerah yang baru.
4. Penciptaan/pengadaan persediaan (supply) bahan mentah atau setengah jadi baru.
5. Penciptaan suatu bentuk organisasi industri baru.

Untuk membangun perusahaan inovatif, Kotler sebagai pakar pemasaran, mengingatkan bahwa
tanpa inovasi perusahaan akan menjadi tua, kuno, rapuh, dan tidak langgeng. Kotler menekankan
pentingnya sejumlah faktor sebagai berikut:
6. Adanya budaya penemuan, setiap organisasi bisnis harus disesaki orang-orang yang punya
semangat inovasi.
7. mengembangkan inovasi sebaiknya berdasarkan riset, sebab, perusahaan dikatakan inovatif
kalau secara sengaja membangun dan melakukan proses untuk menghasilkan temuan baru.
6. Inovasi Sosial
 Pengertian Inovasi Sosial Pengembangan Konsep Inovasi
Inovasi sosial adalah istilah yang sangat Sosial
luas yang mencakup gagasan, cara dan Gagasan inovasi sosial bukan yang
sarana, strategi, dan bahkan organisasi baru, meskipun mungkin telah dibahas
yang menyusun solusi inovatif untuk lebih sering baru-baru ini. Joseph
memenuhi tuntutan masyarakat. Schumpeter misalnya konsepnya tentang
Bidang inovatif dalam berbagai penghancuran kreatif. Dia juga
pengaturan seperti pendidikan, perawatan memperluas konsepnya untuk
kesehatan, pengembangan masyarakat dan mendefinisikan kewirausahaan sebagai
lain-lain. cara menciptakan produk atau layanan baru
 Munculnya Inovasi Sosial Tujuan Inovasi Sosial
1. Inovasi sosial adalah produk atau proses Inovasi sosial tujuannya adalah
yang muncul ketika pendekatan memecahkan masalah yang dihadapi oleh
konvensional gagal menyelesaikan masalah, masyarakat, sehingga yang dimaksud dengan
2. Inovasi sosial muncul terutama di dalam lebih baik adalah kondisi masyarakat yang
pemecahan masalah sosial dan lingkungan menjadi sasaran penerima manfaat inovasi
yang disebabkan oleh kegagalan pasar. itu.
3. Inovasi sosial muncul ketika teknologi
dipergunakan untuk mengidentifikasi dan
memecahkan kondisi ketidakpuasan
masyarakat akibat penggunaan cara-cara
konvensional.
Contoh inovasi sosial yang telah mengubah dunia:
1. Distance Learning
Saat ini, berbagai universitas memiliki program distance learning atau e-learning yang
memungkinkan kita bisa belajar dari seluruh penjuru dunia.
2. Sistem Fair Trade,
Gerakan Fair Trade telah berhasil mempromosikan equality dalam perdagangan komoditas
dari negara berkembang ke negara maju, sehingga para pekerja di negara berkembang
menerima hasil yang lebih adil.
3. Microfinancing
Konsep yang pertama kali digagas oleh Grameen Bank ini memberikan kredit kepada,
rakyat kecil tanpa agunan sehingga rakyat kecil memiliki insentif untuk meningkatkan
penghasilan
7. Inovasi Organisasi
Didefinisikan sebagai cara-cara baru dalam pengaturan kerja, dan dilakukan
dalam sebuah organisasi untuk mendorong dan mempromosikan keunggulan
kompetitif.  
Dengan demikian inovasi organisasi adalah kebutuhan untuk memperbaiki atau
mengubah suatu produk, proses atau jasa. Semua inovasi berkisar perubahan tetapi
tidak semua perubahan adalah inovatif.
 Manfaat Inovasi Organisasi
1.Membangun tim lintas fungsional,
2.Independen, berpikir kreatif untuk melihat sesuatu dari perspektif
baru dan menempatkan diri di luar parameter suatu fungsi pekerjaan
3.Resiko mengambil karyawan sementara mengurangi status quo*

*Status Quo yaitu mempertahankan keadaan sekarang yang tetap seperti


keadaan sebelumnya
8. Inovasi Teknologi
Inovasi Teknologi yaitu memperkenalkan suatu teknologi yang baru, pelayanan yang
baru, dan cara-cara baru yang lebih bermanfaat. Inovasi teknologi berbentuk sesuatu
yang baru, atau merupakan perbaikan penting baik berupa produk, proses maupun
services.
Hasil inovasi teknologi biasanya muncul dengan beberapa bentuk, seperti penemuan,
desain, data-data baru, ataupun pengetahuan baru.  Dari hasil-hasil tersebut bisa
menghasilkan inovasi.
 Faktor yang mempengaruhi  Penyebaran Inovasi Teknologi
organisasi dalam Penyebaran inovasi teknologi disemua
mengimplementasikan sebuah negara dan khususnya dinegara industri maju
inovasi : sangat tergantung dari beberapa faktor
a. Life Cycle ekonomi, sosial dan politik dari sistem

b. Culture lingkungan sosial-budaya masyarakatnya.

c. Strategic Plan Penyebaran tergantung dari kemampuan


pemasaran, distribusi, penjualan, pelayanan
d. External Conditions
purna jual dan cara pendanaan. Penyebaran
dimulai dengan riset pasar dan prilaku pasar.
Contoh Inovasi Teknologi
- Turbin Angin Masif -
Aplikasi turbin angin untuk menghasilkan
listrik telah cukup lama diaplikasikan sebagai
sumber energi alternatif. Ukuran turbin angin ini
saat ini telah mencapai skala yang cukup masif,
besarnya rotor turbin bukanlah hanya karena nilai
estetika melainkan semakin besarnya ukuran rotor
maka kapasitas energi yang dihasilkan akan
semakin besar.
9. Green Inovasi
Inovasi hijau merupakan usaha yang dilakukan pada industri yang dapat dilakukan di
segala aspek dan dikembangkan secara berkelanjutan seiring perkembangannya ditinjau dari
aspek lingkungan.
Inovasi hijau sebagai upaya pembaruan dalam proses atau aktifitas manusia berjalan
seiring dengan gaya hidup ramah lingkungan(Green Lifestyle) dan ekonomi hijau serta saling
mendukung satu sama lain. 
Inovasi hijau dapat memberikan manfaat yang luar biasa bukan hanya untuk manusia
tetapi juga tanah bumi yang mendukung kehidupan berkelanjutan.
Contoh Inovasi Hijau
Avani perusahaan StartUp di Bali, Indonesia memproduksi berbagai
wadah plastik 100% biodegradable yang berasal dari pati singkong.
Wadah plastik yang dibuat oleh perusahaan tersebut dapat larut dalam
air hangat dengan cepat (± 1 menit) dan bahkan aman dikonsumsi.
Namun demikian, wadah plastik tersebut tidak mudah rusak jika
dibandingkan dengan wadah plastik biasa.
Pembuatan wadah plastik dari singkong terinspirasi dari banyaknya
tumpukan sampah plastik di pantai Bali. Banyaknya tumpukan sampah
di pantai Bali itu menyebabkan citra Bali yang dikenal sebagai surga
pulau tropis dengan pantainya yang berpasir putih menjadi hancur. Kini
bali dikenal sebagai sumber sampah plastik terbesar kedua yang
ditemukan di lautan dunia.
Perusahaan ini bertujuan untuk membantu merehabilitasi pantai di
Bali dengan menawarkan alternatif wadah plastik yang ramah
lingkungan dan berkelanjutan. Saat ini, perusahaan tersebut telah
memproduksi berbagai wadah plastik 100% biodegradable seperti
cangkir, sedotan, kantong plastik dll.
10. Inovasi Tertutup &
Terbuka
Open innovation atau inovasi terbuka adalah suatu proses di mana orang mencari dan
mengkomersialkan ide-ide inovatif yang berasal dari luar organisasi.
Tujuan dari inovasi terbuka adalah untuk menciptakan kolaborasi yang erat dalam
penelitian dan pengembangan, desain dan pengembangan produk baru dan pengenalan
pasar dengan pihak-pihak yang akan berbagi kepentingan bisnis perusahaan dalam
kolaborasi tersebut.
Inovasi terbuka kontras dengan inovasi tertutup, terutama terkait dengan cara inovasi
dihasilkan. Perusahaan inovasi tertutup beroperasi di bawah lingkungan inovatif mandiri
sementara perusahaan inovasi terbuka mencari pengetahuan eksternal untuk strategi
manajemen inovasi mereka. Singkatnya, dalam inovasi tertutup sumber ide berasal dari
internal, sedangkan dalam inovasi terbuka, sumber ide berasal dari pihak eksternal
perusahaan.
Konsep inovasi tertutup dimana perusahaan mengontrol ide-ide mereka sendiri, baik
dalam hal produksi, pemasaran, distribusi, pelayanan, pembiayaan, dan pemasok.
Open innovation sebagai “paradigma yang berasumsi bahwa perusahan dapat dan seharusnya
menggunakan ide-ide dari luar sebagaimana ide-ide dari dalam perusahaan, dan internal dan
eksternal  merupakan jalan menuju pasar, sebagaimana perusahaan memandanag keunggulan atas
teknologi mereka.”
Paradigma closed innovation (inovasi tertutup) terkait dengan pola pikir industri ke arah 
pengorganisasian R & D telah menyebabkan prestasi penting dan banyak keberhasilan yang bersifat
komersial.
Kesimpulan

Salah satu proses yang paling penting dalam setiap usaha


untuk berinovasi adalah menemukan peluang baru untuk
mengejar kemajuan. proses penemuan peluang ini berfokus
pada menemukan kebutuhan yang tidak terpenuhi dan
keinginan tertentu yang dapat mejadi dasar untuk
mendapatkan solusi baru dan praktis.