Anda di halaman 1dari 17

Sistem Pengolahan Makanan Khas Asli Daerah dari bahan

Pangan Nabati dan Hewani

PRAKARYA DAN
KEWIRAUSAHAAN

XI
Daftar Isi

Penyusun
Peta Konsep Glosarium Pendahuluan
Identitas Modul Kompetensi Dasar Deskripsi
Petunjuk Penggunaan Modul Materi Pembelajaran

Kegiatan Pembelajaran I
1.Tujuan
2.Uraian Materi
3.Rangkuman
4.Latihan Essay
5.Latihan Pilihan Ganda
6.Penilaian Diri
e-Modul

Sistem Pengolahan Makanan Khas Asli Daerah dari bahan Pangan


Nabati dan Hewani

Penyusun :
Drs. SUDIRMAN, S.T., S.Pd., M.Pd.
MAN 1 Kota Malang
Peta Konsep

Gambar :1
Peta Konsep

Glosarium
-Makanan khas daerah adalah makanan yang dikonsumsi oleh

daerah tertentu dan mempunyai ciri khas daerah tersebut.


-Masakan khas daerah memiliki ciri khas dan karakter tertentu,
misalnya ditinjau dari hasil alam dan rasa yang khas dari tiap
daerah.
-Teknik pengolahan makanan khas daerah ada 3 yaitu : teknik
memasak basah, teknik
memasak kering dan teknik memasak dengan menggoreng.
-Pengemasan makanan khas daerah biasanya menggunakan jenis
bahan kemasan tradisional, seperti : daun jagung, daun pisang,
daun kelapa.
-Teknik pengemasan makanan khas daerah biasanya dengan
teknik tradisional seperti
menggulung, mengayam, melipat dan membalut.
Pendahuluan
IDENTITAS modul

Nama Mata Pelajaran : Prakarya dan Kewirausahaan

Kelas / Semester / Alokasi : XII / 1 ( satu) / 10 JP


Waktu
Judul e-Modul : Sistem Pengolahan Makanan Khas Asli Daerah dari
bahan
Pangan Nabati dan Hewani

KOMPETENSI Dasar

3.1 Menganalsis sistem pengolahan makanan khas asli daerah (orisinil) dari
bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh
daerah setempat

•3.1.1.Memahami jenis dan karakteristik bahan dan alat pengolahan makanan


khas asli daerah (orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani dan
pengemasan

•3.1.2 Menganalisis macam-macam makanan khas asli daerah (orisinil) dari


bahan pangan nabati dan hewani

•3.1.3. Menganalisis teknik pengolahan/pengawetan makanan khas asli daerah


(orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani

•3.1.4. Menganalisis tahapan proses pengolahan/pengawetan makanan khas asli


daerah (orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani

•3.1.5 Menganalisis jenis dan kegunaan bahan kemas

•3.1.6 Menganalisis teknik penyajian dan pengemasan makanan khas asli daerah
(orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani
4.1 Pengolahan, pengemasan, dan pengawetan makanan khas asli daerah
(orisinil) dari bahan pangan nabati dan hewani berdasarkan konsep
berkarya dengan pendekatan budaya setempat dan lainnya.
4.1.1 Mengolah makanan khas asli daerah (orisinil) dari bahan pangan
nabati dan hewani berdasarkan konsep berkarya dengan pendekatan
budaya setempat
4.1.2.Menyajikan hasil pengolahan makanan khas asli daerah (orisinil)
dari bahan pangan nabati

Deskripsi

Modul Sistem Pengolahan Makanan Khas Asli Daerah dari bahan Pangan
Nabati dan Hewani berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah
setempat, meliputi sub materi: Pengertian makanan khas daerah,
Karakteristik makanan khas daerah, Teknik pengolahan makanan khas
daerah, Jenis bahan kemas olahan makanan khas daerah, Pengemasan
makanan khas daerah. Modul ini dapat mendukung kegiatan belajar mengajar
dan buku materi yang ada. Setelah mempelajari modul ini siswa dapat
menganalisa sistem pengolahan makanan khas asli daerah dari bahan pangan
nabati dan hewani berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah
setempat dan menerapkan dalam kehidupan sehari- hari.

Petunjuk Penggunaan Modul

1.Pastikan dan fokuskan apa yang akan anda pelajari hari ini.
2.Baca dan pahami Pendahuluan (Apersepsi) untuk membantu anda
memfokuskan permasalahan yang akan dipelajari.
3.Cari referensi/buku-buku teks yang terkait dengan topik/permasalahan
yang anda hadapi
4.Jangan lupa browsing internet untuk mendapatkan pengetahuan yang up to
date
5.Selalu diskusikan setiap persoalan yang ada dengan teman-teman dan atau
guru.
"Pendidikan setingkat dengan olahraga dimana memungkinkan setiap orang
untuk bersaing" – Joyce Meyer

"Sekolah maupun kuliah tidak mengajarkan apa yang harus kita pikirkan
dalam hidup ini. Mereka mengajarkan kita cara berpikir logis, analitis dan
praktis." – Azis White.

Materi Pembelajaran
Keanekaragaman suku menjadikan negara Indonesia memiliki
keanekaragaman makanan khas daerah. Karakter masakan di suatu daerah
biasanya mencerminkan karakter masyarakatnya. Makanan khas daerah
adalah makanan yang biasa di konsumsi di suatu daerah. Umumnya bahan
pangan berasal dari dua sumber yaitu bahan pangan nabati dan pangan
hewani. Perbedaan budaya dan bahan pangan yang tersedia membuat
pengolahan produk makanan khas berbeda di setiap daerah sehingga
menghasilkan aneka jenis produk makanan yang beranekaragam dengan
karakter yang berbeda pula. Makanan khas daerah memiliki ciri khas dan
karakter tertentu.
Manusia mulai memasak makanannya setelah menemukan dan mengenal
kegunaan api. Kemajuan dibidang industri pembuatan alat memasak
mengembangkan teknik-teknik mengolah makanan. Dalam mengolah
makanan ada tiga teknik pengolahan untuk membuat makanan khas daerah
yaitu: Teknik memasak basah, teknik memasak kering dan teknik memasak
dengan minyak.
Kemasan merupakan tahapan akhir dari sebuah produksi dan memegang
peranan penting dalam usaha pengolahan makanan. Budaya kemasan
sebenarnya telah dimulai sejak manusia mengenal sistem penyimpanan
bahan makanan.Kemasan yang digunakan pada masa lampau untuk
makanan khas daerah biasanya dikemas menggunakan kemasan
tradisional, seperti : daun pisang, daun kelapa, pelepah daun jagung dan
lain-lain. Makanan khas daerah dikemas dengan teknik pengemasan
tradisional yaitu: Menggulung, Melipat, Membalut dan Mengayam.
Pengemasan bertujuan untuk melindungi makanan dari kerusakanjuga
merupakan daya pikat bagi orang agar tergiur menikmatinya. Pada
perkembangannya manusia mulai memanfaatkan bahan kemasan yang
dibentuk secara khusus yaitu dengan dibuatnya bahan kemasan dari kaca,
plastik, perunggu dan lain-lain.
Kegiatan Pembelajaran I
1. tujuan
Melalui pendekatan saintifik, dengan menggunakan model
pembelajaran discovery learning, siswa dapat menganalisis sistem
pengolahan makanan asli khas daerah dari bahan pangan nabati
dan pangan hewani dengan mengembangkan sikap religiusitas,
mandiri, jujur, percaya diri, tanggung jawab, displin selama proses
pembelajaran, serta dapat mengembangkan kemampuan berpikir
kritis, berkomunikasi, berkolaborasi, berkreasi (4C).

" Setitik embun dapat melembabkan daun daunan, sederas hujan


dapat membahasi daun beserta dahannnya sungguh ilmu yang
kamu dapat pada kami bagaikan hujan deras yang tak pernah
berhenti membahasi kami. kami tumbuh dan berkembang dan
selanjutnya memekari seluruh sekitar kami dan akhirnya
membuat mahluk ciptaan Tuhan menjadi bahagia dengan
keberadaan kami. Terima kasih telah menjadi hujan deras buat
otak dan akhlak kami."

2. Uraian Materi

1.Pengertian makanan khas daerah


Makanan khas daerah adalah makanan yang memiliki ciri khas
dan biasa dikonsumsi di suatu daerah.Makan khas daerah
memiliki kandungan gizi dan manfaat yang beragam sesuai
dengan bahan baku,bahan tambahan dan teknik pengolahan yang
digunakan.
2.Karakteristik Makanan Khas daerah:
Perbedaan budaya dan bahan pangan yang tersedia membuat
pengolahan makanan khas daerah berbeda di setiap daerah
sehingga menghasilkan aneka jenis makanan khas yang
beranekaragam dengan karakter yang berbeda.Misalnya: masakan
Jawa Barat berkarakteristik menyesuaikan daerahnya yang
banyak pegunungan sehingga masyarakatnya lebih suka makan
sayur-mayur muda:
Gambar :1
Makanan Khas Daerah

2.3. Teknik Pengolahan Makanan Khas Daerah:

Mengolah makanan sudah ditemukan dan dikenal sejak manusia mengetahui kegunaan api.
Kemajuan dibidang industri pembuatan alat memasak, mengembangkan teknik mengolah
makanan. Dalam Pengolahan makanan ada tiga teknik pegolahan untuk membuat makanan
khas daerah, yaitu :
a.Teknik memasak basah
b.Teknik memasak kering
c.Teknik memasak dengan minyak

2.5. Teknik Pengemasan Makanan Khas Daerah


Perbedaan nama terhadap produk pangan tradisional serupa di berbagai daerah juga
diikuti dengan perbedaan penggunaan kemasan untuk produk yang dimaksud.Teknik
pengemasan makanan khas daerah menggunakan kemasan tradisional yaitu :
a.Menggulung
b.Melipat
c.Membalut
d.Menganyam
Pengemasan bertujuan untuk melindungi makanan dari kerusakan,
juga menjadi daya tarik bagi konsumen. Pada perkembangannya manusia
mulai menggunakan bahan kemasan yang dibeuntuk secara khusus,seperti
kemasan dari kaca, plastik,kardus.

3. Rangkuman
Makanan khas daerah adalah makanan yang biasa dikonsumsi di setiap
daerah dan menjadi ciri daerah tersebut.Makanan daerah diolah dengan
teknik yang dimiliki oleh masing-masing daerah.Kemasan makanan daerah
menggunakan kemasan tradisional yang dapat menarik konsumen. Seiring
perkembangannya kemasan makanan khas daerah mengikuti menggunakan
kemasan yang dibentuk secara khusus.

“ Jika kamu tidak mengejar apa yang kamu inginkan, maka kamu tidak akan
mendapatkannya. Jika kamu tidak bertanya maka jawabannya adalah tidak.
Jika kamu tidak melangkah maju, kamu akan tetap berada di tempat yang
sama ”

Latihan Essay I
Kerjakan semua soal di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Word
dikumpulkan paling lambat 6 Agustus 2020
Jelaskan pengertian makanan khas daerah ?

•Apakah yang menyebabkan keanekaragaman makanan khas daerah?

Sebutkan teknik pengolahan untuk membuat makanan khas daerah


Latihan Pilihan Ganda I
Tulis Jawabannya saja dikumpulkan jadi satu dengan Latihan Essay

1.Makanan yang dikonsumsi suatu daerah dan memiliki ciri khas daerah tersebut
adalah….
A. kue khas daerah
B. masakan olahan
C. makanan khas daerah
D. menu daerah
E. produk khas daerah

2. Olahan sayuran yang masih mentah dari Jawa Barat adalah ....
A. Pecel
B. Gado-gado
C. Pepes
D. Lalapan
E. Karedok

3. Masakan olahan Sulawesi banyak menggunakan ikan adalah ....


A. Gurih
B. Asam manis
C. Asam
D. Manis
E. Asam pedas
4. Salah satu teknik memasak basah adalah ....
A. Roasting
B. Menyangan
C. Mengoven
D. Menumis
E. Merebus

5. Bahan makanan yang akan digoreng dicelupkan terlabih dahulu ke dalam adonan yang
dibuat dari tepung atau telur disebut ....
A. Baking
B. Griddling
C. Roasting
D. Filleting
E. Frying batter
Penilaian Diri I
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jujur dan
bertanggungjawab! No.
Pertanyaan Jawaban 01.
Apakah Anda telah memahami pengertian makanan khas daerah?
Ya
Tidak 02.
Apakah Anda telah mengidentifikasi karakteristik makanan khas
daerah? Ya
Tidak 03.
Apakah Anda telah menganalisis teknik pengolahan makanan khas
daerah?
Ya Tidak
04.
Apakah Anda dapat menjelaskan jenis kemasan? Ya
Tidak 05.
Apakah Anda telah menganalisis teknik pengemasan makanan
khas daerah? Ya
Tidak

Bila ada jawaban "Tidak", maka segera lakukan review


pembelajaran, terutama pada bagian yang masih "Tidak".
Bila semua jawaban "Ya", maka Anda dapat melanjutkan ke
pembelajaran berikutnya.
Evaluasi

Soal 1.
Masakan olahan yang banyak menggunakan terasi dan petis sebagai
pemberi rasa merupakan makanan khas dari ....
A.Jawa Barat
B.Sumatra
C.Jawa Timur
D.Sulawesi
E.Kalimantan

Soal 2.
Salah satu makanan khas Sumatra adalah ....
A.tempoyak
B.gudeg
C.karedok
D.kaledo
E.palumara

Soal 3.
Ciri khas masakan Jawa Tengah banyak menggunakan bumbu ....
A.asam
B.cabai
C.bawang putih
D.kemiri
E.bawang bombay

Soal 4.
Simmering merupakan ssalah satu teknik memasak ....
A.menyetup
B.Mentim
C.menumis
D.merebus
E.mengukus
Soal 5.
Memasak bahan makanan dengan menggunakan air sedikit atau kaldu
disebut ....
A.boiling
B.steaming
C.stewing
D.poaching
E.braising

Soal 6.
Memanggang dapat dilakukan dengan dua cara yaitu ....
A.baking dan frying
B.sauteing dan filleting
C.boiling dan baking
D.barding dan glazing
E.griddling dan roasting

Soal 7.
Pada masa lampau makanan khas daerah dikemas menggunakan kemasan
tradional yaitu
....
A.daun kelapa
B.plastik
C.kertas
D.kaca / toples
E.aluminium foil
Soal 8.
Salah satu mengemas makanan khas daerah dengan cara kemasan
tradisional adalah ....
A.membungkus dengan plastik
B.membalut dengan daun kelapa
C.membungkus dengan kertas
D.mengemas dengan kardus
E.menggunakan aluminium foil

Soal 9.
Ketupat dikemas menggunakan daun kelapa,hal ini merupakan mengemas
dengan cara ....
A.menggulung
B.melipat
C.menganyam
D.membalut
E.membungkus

Soal 10.
Tujuan pengemasan adalah ....
A.makanan menjadi awet
B.rasa makanan tidak berkurang
C.penampilan produk menarik
D.melindungi makanan dari kerusakan
E.makanan tidak mudah basi
Daftar Pustaka
Prakarya dan Kewirausahaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia, edisi Revisi 2017

e-Modul 2019