Anda di halaman 1dari 19

Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

PENERAPAN DIABETES SELF MANAGEMENT EDUCATION (DSME) PADA PENDERITA DIABETES


MELLITUS TIPE 2 DENGAN MASALAH KEPERAWATAN KESIAPAN PENINGKATAN MANAJEMEN
KESEHATAN DI RT 05 RW 04 DUSUN. TINARO KEC. TIKUNG KAB. LAMONGAN

MALIHATUS SYARIFAH
1120019171

 
 
DOSEN PEMBIMBING :
Nety Mawarda Hatmanti, S.Kep.Ns.,M.Kep.

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA
2020 1
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

BAB 1 PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Manfaat Penelitian

2
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin Latar Belakang

Masalah

Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang membutuhkan


perawatan medis dan pendidikan pengelolaan mandiri untuk
mencegah komplikasi akut dan resiko komplikasi jangka
panjang. Sehingga kesiapan peningkatan manajemen
kesehatan setiap keluarga harus ditingkatkan agar tidak
menyebabkan penderita dan keluarga jatuh pada kondisi
stres dan menyebabkan penurunan kualitas hidup penderita.

3
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

Justifikasi
Berdasarkan hasil survey The Diabetes Attitudes, Wishes, and Needs
(DAWN) study dalam Hafan (2014) menunjukkan 16,2% pasien DM tipe 2
sudah mampu mengelolah diabetes secara mandiri. Hal ini sangat tergantung
pada kemampuan pasien dalam mengelola gaya hidup sehari-hari (Hafan,
2014).
Berdasarkan hasil pengumpulan data yang dilakukan oleh Ridwan (2018)
di Babat Lamongan menunjukkan bahwa dari 5 orang penderita diabetes yang
mengikuti penyuluhan diabetes mellitus, makanan dan senam kaki diabetic
sebelumnya didapatkan bahwa mayoritas penderita sudah mengetahui terkait
diabetes mellitus dan mengetahui juga terkait makanannya meskipun tidak
semuanya, latihan senam kaki yang pernah diajarkan saat penyuluhan, namun
terkait penerapannya mayoritas penderita diabetes melitus mengatakan
melakukan tapi terkadang juga tidak melakukannya.

4
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

Kronologis
Salah satu faktor yang turut mempengaruhi pengendalian kadar glukosa
darah pada penderita DM tipe 2 adalah pengetahuan. Pendidikan dan
pedoman dalam perawatan diri akan meningkatkan pola hidup penderita DM
sehingga dapat mengontrol gula darah dengan baik. Selain itu pendidikan
kesehatan yang diberikan akan berdampak positif terhadap kondisi penyakit
dan kepatuhan pasien dalam melakukan tatalaksana diabetes. Hal itu akan
berdampak pada kesiapan peningkatan manajemen kesehatan dalam
keluarga. Banyaknya faktor yang berhubungan dengan pengendalian kadar
glukosa darah penderita DM tipe 2 tentunya membuat pengelolaan penyakit
hendaknya dilakukan dengan cermat, untuk mencegah maupun
memperlambat terjadinya berbagai komplikasi (Astuti, 2013).

5
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

Solusi

Pilar penatalaksanaan DM tipe 2 menurut PERKENI (2011) salah satunya adalah


edukasi, bentuk edukasi yang dapat memperbaiki hasil klinis dan kualitas hidup
pasien DM adalah Diabetes Self Management Education (DSME) (McGowan, 2011).
Diabetes Self Management Education (DSME) merupakan suatu proses berkelanjutan
untuk menfasilitasi pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pasien diabetes
mellitus untuk melakukan perawatan diri. DSME adalah komponen penting yang
dapat memberikan kemampuan pada individu untuk melakukan tindakan menejemen
diri dalam mengelola penyakit diabetes mellitus dalam mengatasi masalah kesehatan
yang mengancam status kesehatan (Soegondo, 2009).

6
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA


Konsep Dasar (Dewasa sebagai agregat beresiko, faktor
penyebab agregat dewasa beresiko, nutrisi pada agregat
dewasa)

Konsep Asuhan Keperawatan

Peran Perawat

Evidence Based in Nursing


10
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

BAB 3
LAPORAN KASUS

A. Pengkajian

B. Analisa Data

C. Intervensi

B. Implementasi

B. Evaluasi

11
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin Analisa Data

15
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin
Intervensi
Penerapan Diabetes Self Management Education (DMSE)

Implementasi
Implementasi dilakukan dalam waktu 60 menit setiap hari selama 4 hari yang dimulai
pada tanggal 22-25 Juni 2020

Evaluasi
Berdasarkan penerapan Diabetes Self Management Education (DSME) yang
dilakukan peneliti selama 4 hari dengan frekuensi 1x/hari pada kedua klien yang
mengalami masalah keperawatan kesiapan peningkatan manajemen kesehatana dapat
disimpulkan bahwa penerapan Diabetes Self Management Education (DSME) dapat
dilakukan sebagai salah satu penerapan untuk mengatasi masalah keperawatan
kesiapan peningkatan manajemen kesehatan pada klien diabetes mellitus tipe 2. Hal
ini dibuktikan dengan hasil yang mana pada saat pengkajian pengetahuan cukup dan
setelah dilakukan penerapan Diabetes Self Management Education (DSME)
pengetahuan meningkat.
14
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

BAB 4 ANALISIS SITUASI


A. Profil Lahan Praktik
B. Analisis Masalah Keperawatan
C. Analisis Implementasi DSME
D. Keterbatasan Implementasi
E. Alternatif Problem Solving yang dapat dilakukan

13
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

Prifil Lahan Praktik


Tinaro adalah salah satu dusun yang terletak di desa Dukuhagung,
Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan yang merupakan bagian dari
wilayah Jawa Timur. Dusun Tinaro terdiri dari 5 RT yang mayoritas
penduduknya bekerja sebagai petani. Batas wilayah dusun Tinaro : Dusun
Mojoranu Kecamatan Tikung (Utara), Dusun Bendil Kecamatan Sarirejo
(Timur), Dusun Culik Kecamatan Tikung (Barat) dan Desa Dukuhagung
Kecamatan Tikung (Selatan).
Kegiatan yang terdapat di dusun tinaro dari bidang kesehatan adalah
posyandu balita, di desa ini belum terdapat kegiatan posyandu lansia ataupun
pemantauan kader kesehatan kepada para penderita penyakit tidak menular.
Poskesdes di wilayah ini berfungsi cukup baik dimana setiap hari poskesdes
melayani warga yang ingin memeriksakan diri seperti periksa tekanan darah,
dan cek gula darah.

15
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin Analisis Masalah Keperawatan

Penyakit DM tipe 2 tidak dapat disembuhkan, melainkan dapat


dikendalikan dengan pengontrolan glukosa darah. Untuk mencegah
komplikasi akut dan resiko komplikasi jangka panjang pada
penyakit ini maka dibutuhkan perawatan medis dan pendidikan
pengelolaan mandiri (ADA, 2010). Pendidikan dan pedoman dalam
perawatan diri akan meningkatkan pola hidup penderita DM
sehingga dapat mengontrol gula darah dengan baik dan
meningkatkan kesiapan manajemen kesehatan. Sehingga keluarga
dengan diabetes mellitus tidak hanya dibekali dalam sisi
pengetahuan dan sisi sikap saja yang menjadi tujuan intervensi
namun pada sampai tingkat kemampuan untuk hidup secara sehat
dan produktif dengan anggota keluarga yang mengalami diabetes
mellitus tipe 2.

17
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

Analisis Implementasi

Penanganan penderita DM tipe 2 dengan masalah kesiapan peningkatan


manajemen kesehatan difokuskan pada edukasi kesehatan dengan menerapkan
Diabetes Self Management Education (DSME) yang meliputi pengaturan pola
makan, baik jadwal, jenis maupun jumlah serta aktivitas, olahraga dan manajemen
stres sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup penderita. Diabetes Self
Management Education (DSME) adalah suatu proses berkelanjutan yang dilakukan
untuk memfasilitasi pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pasien Diabetes
Mellitus untuk melakukan perawatan mandiri (Funnel et,al, 2008 dalam
Dalimunthe, 2016). Menurut Sidani dan Fan (2009), DSME merupakan suatu
proses pemberian edukasi kepada pasien mengenai aplikasi strategi perawatan diri
secara mandiri untuk mengoptimalkan kontrol metabolik, mencegah komplikasi,
dan memperbaiki kualitas hidup pasien (dalam Saehu, 2018).

30
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

Pengkajian didapatkan Klien 1 Tn. K selalu membawa anggota keluarga yang sakit
ke puskesmas maupun klinik ketika sakit. Untuk obat-obatan biasanya beli
diwarung dan bila tidak kunjung membaik mereka pergi ke klinik atau puskesmas
untuk memeriksakan kesehatannya. Info kesehatan biasanya mereka mengetahui
dari dokter yang merawat. Keluarga sedikit-sedikit mengetahui tentang penyakit
yang dialami oleh anggota keluarga selama ini yaitu kencing manis. Ny.Z selama
ini sudah membatasi minuman manis berlebihan dan memberikan nasi bercampur
dengan jagung. Sedangkan Klien 2 Ny. S selalu memberikan obat herbal jika ada
keluarga yang sakit. Bila tidak kunjung membaik mereka pergi ke klinik atau
dokter terdekat untuk memeriksakan kesehatannya. Info kesehatan biasanya
mereka mengetahui dari menantunya yang mencarikan di internet dan dokter ketika
periksa. Keluarga mengetahui tentang penyakit yang dialami oleh anggota keluarga
selama ini yaitu kencing manis. Ny.S selama ini membatasi minum atau makan
manis dan makan sedikit tapi sering, dan setelah dilakukan penerapan Diabetes Self
Management Education (DSME) kedua klien sudah mengetahui dan mampu untuk
mengontrol penyakitnya dengan perubahan dalam segi pola makan maupun
aktivitas sehari-hari.
31
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

BAB 5
PENUTUP

A. Kesimpulan

B. Saran

34
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan


bahwa:
1. Pengkajian: ditemukan 2 klien yang mengalami Diabetes mellitus
tipe 2 dengan perlunya kesiapan peningkatan manajemen
kesehatan
2. Diagnosa: Kesiapan peningkatan manajemen kesehatan pada
keluarga Tn.K khususnya Tn.K dan pada keluarga Tn.A khususnya
Ny.S.
3. Intervensi: Memberikan penerapan berdasarkan evidence based
yaitu Diabetes Self Management Education (DSME)
4. Implementasi: memberikan penerapan Diabetes Self Management
Education (DSME) diberikan 1x dalam sehari selama 60 menit dan
dilakukan selama 4 hari
5. Evaluasi: terjadi peningkatan kesiapan manajemen kesehatan pada
kedua klien dengan terjadi peningkatan pengetahuan, perilaku dan
pola makan 35
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin
Saran
Bagi Perkembangan Ilmu Keperawatan
Menambah khasanah keilmuan tentang aktualisasi peran perawat sebagai
pemberi layanan, manajer asuhan, pendidik, konselor, agen perubahan,
penasehat, dan peneliti, khususnya dalam bidang keperawatan endokrin. Serta
sebagai bahan perbandingan serta referensi bagi perkembangan ilmu
keperawatan berkaitan dengan penerapan Diabetes Self Management Education
(DSME) pada penderita Diabetes Mellitus tipe 2 dengan masalah keperawatan
kesiapan peningkatan manajemen kesehatan.

Bagi Pelayanan Asuhan Keperawatan


Perawat puskesmas dapat melaksanakan Diabetes Self Management Education
(DSME) bagi penderita DM tipe 2 dalam rangka mendukung program kesehatan
masyarakat supaya penderita DM tipe 2 dan keluarga lebih berpartisipasi aktif
terhadap aturan-aturan pengelolaan, pengobatan, pantangan, dan olahraga yang
dianjurkan dengan atau tanpa bantuan praktisi kesehatan, sehingga dapat
menyelesaikan masalah pasien lebih singkat dan bisa dilakukan secara
berkelanjutan.
36
Universitas NU Surabaya
Menyiapkan Generasi Rahmatan Lil’alamin

TERIMA KASIH

37