Anda di halaman 1dari 32

Assalamualaikum Wr Wb

~ENZYMES~
KELOMPOK 4
Syawaliah (0904103010036)
Yuliana SY (0904103010068)
Aula Chairunnisak (0904103010052)
Fiza Andrini (0904103010048)
Sheila Febrina(0904103010034)
Putri ade Fatma (0904103010000)
OUTLINE PRESENTASI

ENZIM

KLASIFIKASI DAN
APLIKASI

AKTIVITAS ENZIMATIK

DEAKTIVASI TERMAL
ENZIM

berperan sebagai katalis


Definisi stereospesifik dan membantu
sistem proses biokimia dalam
• Merupakan protein, yaitu sel.
polimer asam amino yang
strukturnya ditentukan oleh
susunan kode genetik yang
tersimpan di dalam DNA. Mempercepat transformasi
kimia 103 - 107 kali lebih cepat
(Rodwell, 1990).
dibanding reaksi tanpa enzim
ENZIM

Enzim dalam Sistem Biologi

menganalisis dan “mengolah”


protein-protein yang
Berhubungan dengan
mengalami aktivitas katalis
rekayasa
untuk meningkatkan laju
metabolisme penguraian substrat menjadi
produk akhir sesuai dengan
yang di inginkan.
ENZIM

CONTOH…

Pada suatu proses penyisipan gen kinase


teridentifikasi adanya rantai Xylose dalam ragi, atau
yang hilang atau lemah pada alkohol dehidrogenase
saat reaksi sehingga produk
pathway kedalam E. coli
yang dihasilkan tidak optimal.
Hal ini bisa diatasi dengan yang bertujuan untuk
menyisipkan gen tertentu memperoleh “organisme
yang bisa memperbaiki atau baru” yang mampu
mengganti rantai yang hilang melakukan fermentasi
tadi baik xilosa maupun
glukosa menjadi etanol.
Usaha ini mampu
ENZIM

CONTOH…

bakteri yang menghasilkan dua jenis


Karbon dari substrat dapat
asam organik yaitu laktat dan
diarahkan menghasilkan
asetat, dimana produk yang
hanya 1 produk yang diinginkan adalah asam laktat. maka
diinginkan dengan cara dengan menghambat jalur asetat

memblokir jalur reaksi akan menyebabkan seluruh substrat


terkonversi menjadi asam laktat
substrat yang membentuk
sehingga produk asam laktat yang
produk samping.
dihasilkan akan lebih banyak.
ENZIM

Industrial Enzim

dipakai untuk
menghasilkan produk- Di isolasi dari mikroorganisme,
produk industri seperti yaitu dengan cara radiasi atau
dalam proses pengolahan mutagen untuk mengubah DNA
keju, pembuatan alkohol dll secara acak,
ENZIM

In Vivo

reaksi enzimatisnya dominan terjadi pada lingkungan yang


“aqueous”. Reaksi di tujukan untuk menghasilkan produk
tertentu untuk kebutuhan industri dengan cara
menumbuhkan mikroorganisme
ENZIM

In Vitro

 Katalisis enzim terlarut yang terjadi baik di lingkungan “aqueous”


maupun “nonaqueous” untuk reaksi-reaksi penting industrial
 Enzim industrial bisa di gunakan baik dalam bentuk terlarut
maupun dalam bentuk “immobilization”.
ENZIM

In Vitro
“ Im
l e ” mo
u b  Enzim yang menempel bili
“Sol zed

 Sering dipakai pada reaktor batch pada matriks tak terlarut
(reaksinya heterogen: liquid-solid)  Bekerja pada substrat homogen
eg: (substrat dan produk terlarut dlm
# protease dan lipase dalam liquid)
deterjen.  Umumnya digunakan dalam proses
isomerisasi glukosa menjadi
enzim berperan melarutkan
fruktosa
protein2 yg terdapat pada kain
kotor  Lebih mahal drpd bentuk “soluble”
karena biaya pembuatannya &
# pada pembuatan keju, protease
butuhnya pembersihan aliran
membentuk koloid protein utk
substrat agar enzim (dalam reaktor
mengubah keju dari bentuk gel packed-bed) tidak terkotori.
menjadi solid.
ENZIM

In Vitro
“ Im
l e ” mo
S “Sol
u b Enzim “Immobilized” bilize
d”
 Sering dipakai pada reaktor batch dapat dibuat dengan
(reaksinya heterogen: liquid-solid) menempelkan enzim secara
eg: kovalen pada material2 padat
# protease dan lipase dalam deterjen. seperti permukaan keramik
enzim berperan melarutkan atau kaca, benda2 selulosik
protein2 yg terdapat pada kain
kotor atau dengan mengadsorbsi
# pada pembuatan keju, protease enzim menggunakan ion
membentuk koloid protein utk exchanger selulosa secara
mengubah keju dari bentuk gel elektrostatik atau interaksi
menjadi solid. ionik
ENZIM

Skematik pembentukan Enzim “Immobilized” dari material padat berupa mikroba

Enzim
diabsorbsi pd
permukaan
padatan secara
ion exchange
Enzim ditempelkan pada padatan secara
kovalen

Enzim disimpan
dalam reakstor
bermembran Enzim terjebak
dalam cell
mikroba yg telah
dimatikan
dengan
ENZIM

Sifat dasar en
zim
- Enzim berperan sebagai katalisator
stereospesifik karena substrat
terikat dengan enzim pada
beberapa titik. disini substrat
setidaknya membentuk 3 ikatan
pada setian sisi aktif enzim.
Sehingga menyebabkan Interaksi
antara substrat-enzim bersifat
spesifik untuk 1 macam reaksi

- Molekul substrat yang akan


menempel pada 3 titik pada sisi
enzim bisa saja hanya terikat pada
KLASIFIKASI ENZIM

• enzim di klasifikasikan oleh sistem nomenklatur IUB


berdasarkan tipe reaksi kimia dan mekanisme reaksi. Sistem
ini membagi enzim menjadi 6 kelas berdasarkan reaksi dan
enzim yang mengatalis reaksi tsb. Setiap kelas terdiri dari 4-
13 subkelas

• Nama enzim terdiri dari dua bagian, yang pertama


menunjukkan nama substrat yang dikatalis dan yang kedua
menunjukkan jenis reaksi yang dikatalisis. Misalnya enzim
yang mengisomerisasi glucose menjadi fructose disebut
“glucose isomerase”
KLASIFIKASI ENZIM

KLASIFIKASI ENZIM BERDASARKAN IUB


mengatalisis reaksi oksidasi dan
1. OKSIDUREDUKTASE
reduksi (pemindahan elektron atau
ion hidrida atau H)

Subkelas
KLASIFIKASI ENZIM

KLASIFIKASI ENZIM BERDASARKAN IUB


sekelompok enzim yang yang
2. TRANSFERASE mengkatalisis proses pemindahan
gugus dari 1 subtrat ke menuju
subtrat seperti enzil metitransferase
dan enzim karboksiltransferase

Subkelas
KLASIFIKASI ENZIM

KLASIFIKASI ENZIM BERDASARKAN IUB


enzim yang mengkatalisis reaksi
3. HIDROLASE pemecahan hidrolistik C-C, C-O, C-
N, P-O dan memerlukan air dalam
prosesnya.

Subkelas
KLASIFIKASI ENZIM

KLASIFIKASI ENZIM BERDASARKAN IUB


proses pemecahan yang
4. LYASE menghasilkan H2O ditandai dengan
terbentuknya ikatan rangkap.

Subkelas
KLASIFIKASI ENZIM

KLASIFIKASI ENZIM BERDASARKAN IUB


enzim yang mengkatalisis
5. ISOMERASE perubahan intermolekuler seperti
perubahan glukosa menjadi
fruktosa,senyawa L menjadi
D.contoh enzim ini adalah
glukosaposfat.

Subkelas
KLASIFIKASI ENZIM

KLASIFIKASI ENZIM BERDASARKAN IUB


enzim yang berperan dalam reaksi
5. LYGASE sintetis dimana 2 molekul
digabungkan dengan energi dari
ikatan posfat berenergi timggi dari
ATP.

Subkelas
KLASIFIKASI ENZIM

 Setiap enzim mempunyai kode enzim (EC) yang tediri dari 4 digit:
- Digit pertama: untuk kelas enzim
- Digit kedua: sub kelas
- Digit ketiga : sub-sub kelas
- Digit ke empat : spesifik enzym

 Informasi tambahan yang diperlukan untuk menjelaskan reaksi


dapat ditulis dalam tanda kurung bagian akhir.
Contoh: L-malat + NAD+ piruvat + CO2 + NADH + H+
Nama enzim =
1.1.3.7 (L-Malat : NAD+ oksida-reduktase)
mengkatalisi proses dekarbosilasi
APLIKASI ENZIM DALAM
INDUSTRI
APLIKASI ENZIM DALAM
INDUSTRI
AKTIVITAS ENZIMATIK

Aktivitas enzimatik adalah ukuran


relatif dari kemampuan suatu enzim
untuk mengatalis suatu reaksi
dibawah kondisi yang telah di atur.

 Kondisi operasi yang berbeda (pH,


T, Kons substrat) akan menghasilkan
aktivitas yang berbeda pula

 Aktivitas enzimatik dilihat dari


pengukuran laju atau kecepatan
reaksi (v), yang akan meningkat
dengan penambahan konsentrasi
substrat hingga mencapai Vmax
AKTIVITAS ENZIMATIK

Persamaan sederhana dari reaksi enzimatik yaitu

E+S E S E+P
Kecepatan (v) dari reaksi diatas bisa dihitung menggunakan pers
Michaelis-Menten:
Dimana:
[S] = Kons. substrat
(Molar)
Km = Konstanta
Michaelis-Menten
AKTIVITAS ENZIMATIK

ASSAYS

- Assays/pengujian enzim dilakukan untuk menentukan


aktivitas protein dalam larutan dan menentukan apakah
kemurnian, fungsi, dan nilai dari protein tsb mempunyai
dasar.
- Salah satu contoh assay enzim yaitu reaksi sensitif anatara
dehidrogenase dengan NAD+ atau NADP+. Aktivitas
dehidrogenase sangat dipengaruhi oleh keberadaan NAD +
atau NADP+. Karena NADH kuat menyerap cahaya pada
340 nm, sedangkan NAD+ tidak
DEAKTIVASI ENZIM

 Deaktivasi enzim merupakan penurunan


aktivitas dan
selektivitas enzim selama pemakaian enzim
 Umur katalis dipengaruhi oleh deaktivasi katalis.
tersebut.
Penurunan
aktivitas dan selektivitas enzim yang terjadi secara
terus-menerus
pada waktu tertentu akan menyebabkan enzim tidak
dapat
digunakan lagi untuk mengkatalisis reaksi atau
dengan
Secara
kata umum,
lain, menurut Hughes (1984), ada 3
macam katalis tersebut telah mati. Semakin besar proses
DEAKTIVASI ENZIM

PERACUNAN PENGGUMPALAN

deaktivasi enzim yang proses deaktivasi termal fisik


disebabkan yang berkaitan:
oleh sejumlah kecil • hilangnya area material
material tertentu untuk pengembang
katalis tertentu dan • hilangnya penyebaran kristal
berkaitan dengan adsorpsi • penurunan komponen
racun pada situs aktif
enzim, sehingga akanPENCEMARAN
menghalangi proses enzim yang paling umum
Tipe proses pencemaran
adsorpsi
adalah reaktan oleh
pembentukan endapan karbon dan
enzim.
pengendapan pada permukaan enzim.
DEAKTIVASI ENZIM

Faktor yang mempengaruhi kerja enzim:

1. Suhu
2. pH
3. Konsentrasi enzim, Substrat, dan kofaktor
4. Inhibitor
Sekian~

Teurimong Geunaseh
✿◕ ‿ ◕✿