Anda di halaman 1dari 48

TUPOKSI SEKRETARIS

PERATURAN ORGANISASI

Alamat Kantor DPW.PPNI Jabar: Jl. Pateur No. 21, Bandung


Telp/Fax: (022) 4212053
Email: ppnijawabarat@yahoo.co.id
Web: www.ppni-inna.org
ORGANISASI PROFESI
MENURUT PERATURAN PERUNDANG-
PERAWAT
UNDANGAN
UU No. 38 tahun 2014 tentang Keperawatan
OP PERAWAT BERFUNGSI

PEMERSAT PENGEMBANG
U

PEMBINA PENGAWAS
KEPERAWATA
N DI
INDINESIA
Arah
kebijakan
Disayangi anggota

Dicintai pemerintah

Disegani profesi
Peran &
Kelembagaa
Fungsi
n

Penguata
n PPNI
PENGUATAN
KELEMBAGAAN
Konstitusi & Jejaring/
Keorganisasian
regulasi Networking
• UU No 38 tahun • Peningkatan • Kerjasama
2014 tentang Kapasitas Dan Nasional dan
Keperawatan Karakter Pengurus
• AD-ART Hasil • Manajemen Internasional
Munas IX PPNI Anggota • Keterlibatan dalam
• Peraturan • Administratif kebijakan
Organisasi • Sarana pemerintah
PENGUATAN PERAN DAN FUNGSI (pembina,
pemersatu,
Pendidikan pengawas, pengembang)
keperawatan

Praktik Keperawatan

Kehidupan profesi
Penguatan
Kelembagaa
n Peraturan

Organisasi

Kebijakan dan
Aturan
Pedoman,
SK dan Tap
Penguata Panduan ,
Buku, dll
n peran &
Fungsi
Peraturan Organisasi

Tatalaksan Administrasi Protokole


Aset
a kerja kesekretariatan r
organisasi

Pengelolaan dan
Pemberian manajemen Kolegium Disiplin
rekomendasi keuangan Keperawata Organisasi
n
Pedoman
perilaku sebagai
penjabaran kode
etik (segera) Praktik
SimK Keperawata
n Mandiri

Sumpah perawat SDKI

Pedoman, Panduan Survei


PKB revisi 2 Perawat
Indonesia
Panduan ,
Buku, dll
Kebijaka
SK TA
n &
P aturan
TATALAKSANA
KERJA
Anggaran Dasar: Paragraf 1: Dewan Pengurus (Pasal 13)

Dewan Pengurus sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 huruf a terdiri


dari:
a. Dewan Pengurus Pusat disingkat DPP;
b. Dewan Pengurus Wilayah Provinsi disingkat DPW Provinsi;
c. Dewan Pengurus Daerah Kabupaten/Kota disingkat
DPD Kabupaten/Kota;
d. Dewan Pengurus Komisariat disingkat DPK; dan
e. Dewan Pengurus Perwakilan Luar Negeri disingkat DPLN.
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Pasal 14

(1) Komposisi Dewan Pengurus terdiri dari


Pengurus Harian dan Pengurus Pleno

(2) Kepengurusan bersifat kolektif kolegial


Dewan Pengurus Pusat
ADMINISTRASI
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Tingkatan KESEKRETARIATAN
Sebutan dan tanggung jawab
Ketua Sekretaris Bendahara
Tingkat Pusat Ketua Umum Sekretari Bendahara Umum
s
Jenderal
Tingkat Wilayah Ketua Sekretaris Bendahara
Tingkat Daerah Ketua Sekretaris Bendahara
Tingkat Ketua Sekretaris Bendahara
Komisariat
Tingkat luar Ketua Sekretaris Bendahara
negeri
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Surat
Keputusan
KEPUTUSAN DEWAN PENGURUS PUSAT
PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONESIA
NOMOR: 022 /DPP.PPNI/SK/K/S/II/2016

TENTANG
PERATURAN ORGANISASI TATA LAKSANA
KERJA
DEWAN PENGURUS PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONESIA
PERIODE 2015-2020
TUGAS SEKRETARIS DPW PPNI
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

• Melaksanakan tugas Ketua DPW PPNI Provinsi atas dasar penunjukan tertulis apabila Ketua
PROVINSI
berhalangan.
• Membantu secara aktif Ketua dalam menjalankan fungsi dan peranannya.
• Memimpin rapat sebagaimana diatur dalam Pedoman Tata Laksana Kerja ini.
• Bersama Ketua menandatangani surat-surat penting organisasi untuk keperluan eksternal
maupun
internal.
• Mengkoordinasikan pelaksanaan program yang dilakukan oleh para Wakil Ketua Bidang atas petunjuk
Ketua DPW PPNI Provinsi.
• Melakukan pengawasan atas kinerja para Wakil Ketua Bidang dengan jajaran di bawahnya dalam
pelaksanaan kegiatan/ program kerja.
• Mengkoordinir kegiatan Badan Kelengkapan di provinsi.
• Membina jalinan kerja dan koordinasi antara sekretariat dengan Pengurus DPW PPNI Provinsi.
• Menyiapkan dukungan naskah/ bahan-bahan dan sambutan yang diperlukan oleh Ketua dalam setiap
aktivitas baik untuk keperluan eksternal maupun internal bekerja sama dengan bidang terkait.
• Mengupayakan pengelolaan Sekretariat DPW PPNI Provinsi
• Bersama Ketua dan/ atau Bendahara, menandatangani Cek dan Giro Bilyet atas nama DPW PPNI
Provinsi
TUGAS WAKIL SEKRETARIS DPW PPNI
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

PROVINSI
• Melaksanakan tugas Sekretaris atas dasar penunjukan tertulis apabila Sekretaris
berhalangan.
• Membantu secara aktif Sekretaris dalam menjalankan fungsi dan peranannya.
• Melakukan koordinasi dengan wakil ketua bidang yang menjadi tanggung jawabnya
tentang kebijakan dan perencanaan kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya.
• Memfasilitasi kegiatan bidang dengan berkoordinasi sekretariat DPW PPNI Provinsi
untuk menjadual rapat dan kegiatan Wakil Ketua Bidang.
• Melakukan monitoring dan evaluasi pencapaian indikator tiap tahun bidang dan
divisi.
• Memberikan laporan kegiatan sekretaris kepada Sekretaris setiap triwulan.
• Membantu Sekretaris dalam memantau dan mengendalikan pelaksanaan
keputusan
rapat Pengurus Harian dan Rapat Pengurus Pleno provinsi.
• Bertanggung jawab kepada Ketua melalui Sekretaris.
TUGAS SEKRETARIS DPD PPNI KAB
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

• Melaksanakan tugas Ketua DPD PPNI Kabupaten/ Kota atas dasar penunjukan tertulis
DAN
apabila KOTA
Ketua berhalangan.
• Membantu secara aktif Ketua dalam menjalankan fungsi dan peranannya.
• Memimpin rapat sebagaimana diatur dalam Pedoman Tata Laksana Kerja ini.
• Bersama Ketua menandatangani surat-surat penting organisasi untuk keperluan eksternal maupun
internal.
• Mengkoordinasikan pelaksanaan program yang dilakukan oleh para Wakil Ketua Bidang
atas petunjuk Ketua.
• Melakukan pengawasan atas kinerja para Wakil Ketua Bidang dengan jajaran dibawahnya dalam
pelaksanaan kegiatan/ program kerja.
• Membina jalinan kerja dan koordinasi antara sekretariat dengan Pengurus DPD PPNI Kabupaten/
Kota
• Menyiapkan dukungan naskah/ bahan–bahan dan sambutan yang diperlukan oleh Ketua
dalam
setiap aktivitas baik untuk keperluan eksternal maupun internal bekerja sama dengan bidang terkait.
• Mengupayakan pengelolaan Sekretariat DPD PPNI Kabupaten/ Kota
• Bersama Ketua dan/ atau Bendahara, menandatangani Cek dan Giro Bilyet atas nama DPD PPNI
Kabupaten/ Kota
Dewan Pengurus Pusat

TUGAS WAKIL SEKRETARIS DPD PPNI KAB


Persatuan Perawat Nasional Indonesia

DAN KOTA
• Melaksanakan tugas Sekretaris atas dasar penunjukan tertulis apabila Sekretaris
berhalangan.
• Membantu secara aktif Sekretaris dalam menjalankan fungsi dan peranannya.
• Melakukan koordinasi dengan wakil ketua bidang yang menjadi tanggung jawabnya
tentang kebijakan dan perencanaan kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya.
• Memfasilitasi kegiatan bidang dengan berkoordinasi sekretariat DPD PPNI Kabupaten/
Kota untuk menjadual rapat dan kegiatan wakil ketua bidang.
• Melakukan monitoring dan evaluasi pencapaian indikator tiap tahun bidang dan divisi.
• Memberikan laporan kegiatan sekretaris kepada Sekretaris setiap triwulan.
• Membantu Sekretaris dalam memantau dan mengendalikan pelaksanaan keputusan
rapat Pengurus Harian dan Rapat Pengurus Pleno DPD PPNI Kabupaten/ Kota.
• Bertanggung jawab kepada Ketua DPD PPNI Kabupaten/ Kota melalui Sekretaris.
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Klasifikasi
Surat
Surat Resmi/ Biasa/ Rutin.

Surat Mandat/ Surat tugas/ Surat Kuasa/ Surat


Keterangan/ Surat Edaran/ Instruksi

Surat Ketetapan/ Surat Keputusan

Surat Rekomendasi
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

ANGGARAN
KESEKRETARIATA DASAR
N & RUMAH RUMAH
TANGGA
TANGGA BAB XV

Pasal 79 tentang surat menyurat:


Surat keluar ditandatangani Ketua
Umum/Ketua/Wakil Ketua dan Sekretaris
Jenderal/Sekretaris
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

ASAS SEKRETARIS
PPNI
Asas tanggung jawab

Asas kerahasiaan

Asas efektifitas

Asas netralitas
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

KLASIFIKASI
SURAT
• Surat Resmi/ Biasa/ Rutin.
• Surat Mandat/ Surat tugas/ Surat Kuasa/ Surat
Keterangan/ Surat Edaran/ Instruksi
• Surat Ketetapan/ Surat Keputusan
• Surat Rekomendasi
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

NOMOR
SURAT
• Nomor urut/ Tingkatan organisasi/Kode jenis
surat/ yang menandatangani/ bulan (dalam
romawi)/ Tahun.
• Contoh : 001/DPP.PPNI/SK/K.S/II/2016

Pelajari pasal 15 peraturan organisasi


tentang
STEMPEL/ CAP
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Peraturan
ORGANISASIOrganisasi tentang
Administrasi Kesekretariatan (pasal 16)

Untuk DPW/ DPD/ DPK/ DPLN PPNI) : PERSATUAN PERAWAT


NASIONAL INDONESIA Nama DPW/ DPD/ DPK/ DPLN
Dewan Pengurus Pusat

PROTOKOLER
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

ORGANISASI
Paten  Kemenkumham

Pengguna: PPNI

Pengguna lain  berijin


Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

KEPROTOKO
LAN
• serangkaian aturan dalam acara organisasi
yang meliputi aturan mengenai tata tempat,
tata upacara dan tata penghormatan kepada
seseorang sesuai dengan jabatan atau
kedudukannya dalam organisasi
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Jenis-jenis Kegiatan
Keprorokolan
• Upacara pelantikan dan serah terima jabatan
• Upacara penandatanganan naskah kerjasama
• Upacara sumpah Profesi
• Upacara Pembukaan/ Penutupan Musyawarah
Nasional/Daerah/Cabang
• Peresmian pembukaan seminar, symposium,
diskusi dan sebagainya
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Anggaran Rumah Tangga: Bagian Ketiga: Kelengkapan Organisasi


(Pasal 4)

Kelengkapan Organisasi PPNI terdiri dari:


a. Pataka;
b. Bendera;
c. Mars PPNI;
d. Stempel dan Kertas Kop PPNI;
e. Jas, Rompi dan Batik PPNI; dan
f. Lencana/Pin.
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia
Anggaran Rumah Tangga
Paragraf 5
Jas, Rompi, dan Batik
PPNI (Pasal 9)
(1) Jas PPNI wajib dikenakan pada pembukaan musyawarah, rapat kerja,
audiensi kepada institusi di luar PPNI, dan mewakili PPNI dalam
memenuhi undangan acara resmi.
(2) Rompi PPNI digunakan dalam kegiatan lapangan yang
mengatasnamakan PPNI.
(3) Batik PPNI digunakan dalam berbagai kegiatan ilmiah
PPNI.
(4) Jas, Rompi, dan Batik PPNI berwarna dasar merah
marun.
(5) Jas dan Rompi PPNI sebagaimana dimaksud pada ayat (4) dikenakan
oleh seluruh anggota PPNI dan atau anggota Ikatan.
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

• Tata penyambutan pimpinan PPNI


• Tata adminitrasi, meliputi:
• surat-surat (surat undangan, surat tugas disesuaikan, surat mandat
disesuaikan, dan lainnya);
• Spanduk/ Baliho/ Backdrop;
• jadual kedatangan pimpinan;
•tempat penginapan
•dan lain-lain
• Tata ruang, meliputi tempat/ Gedung (lay out, dekorasi dan
pengaturan kursi)
• Tata upacara, meliputi:
•jenis dan pengantar acara;
•susunan acara
•dan lain-lain
• Tata tempat, meliputi posisi tamu/ undangan dan pengurus
•Tata busana
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Aset (ART PPNI pasal


83)
Pengelolahan Aset PPNI Akan Diatur Lebih
Lanjut Dengan Peraturan Organisasi
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

• Aset merupakan milik dan kekayaan organisasi PPNI yang menurut sifat dan
penggunaannya tidak dapat dipindah-pindahkan
• Pengadaan aset adalah kegiatan pengadaan barang yang dimanfaatkan untuk
kebutuhan organisasi PPNI dan menjadi inventarisasi organisasi PPNI
• Pengelolaan Aset adalah cara yang sistematis, terstruktur yang dimulai dari
tahapan merencanakan, mengatur, mendesain, dan memonitor dalam proses,
pengadaan, penggunaan, pemeliharaan, memperbarui, dan pemusnahan segala
bentuk aset.
• Daftar aset adalah seluruh kekayaan yang dimiliki oleh organisasi PPNI yang
disyahkan oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional
Indonesia (DPP PPNI)

Ketentuan umum
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Jenis aset

Aset berwujud dan tidak berwujud merupakan kekayaan


dan milik organisasi PPNI
• Aset berwujud adalah terdiri dari aset bergerak dan aset
tidak bergerak
• Aset tidak berwujud adalah terdiri dari kekayaan
intelektual dan hak cipta yang dimiliki organisasi PPNI
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

ASET HARUS ATAS


NAMA
ORGANISASI PPNI
Dewan Pengurus Pusat

PEMBERIAN
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

REKOMENDASI
Jenis-jenis Rekomendasi:
1. Rekomendasi PPNI untuk penerbitan STR perawat dan STR
bagi Perawat Warga Negara Asing oleh Konsil/MTKI
2. Rekomendasi PPNI untuk mendapatkan CGS (Certificate of Good
Standing) oleh Badan PPSDM Kesehatan/Pemerintah untuk
keperluan bekerja di luar negeri
3. Rekomendasi PPNI untuk Pemberian Surat Izin Praktik
Perawat (SIPP) oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
4. Rekomendasi PPNI sebagai TKHI/PKHI oleh Pusat Haji
Indonesia/Pemerintah
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

Syara
Mekan
isme t

Biaya

Pemberian Rekomendasi
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

PENGELOLAAN DAN MANAJEMEN


KEUANGAN
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

AD
KEUANGAN DAN ASSET ART
PPNI

Anggaran Dasar: Bab X pasal 25 tentang


Pembiayaan dan Aset KEBIJAKAN PPNI
Anggaran Rumah Tangga: Bab XVII pasal
81-83
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

1. PENGELOLAAN
KEUANGAN
Penerimaan • Dokumen yang digunakan: a) Kuitansi/Invoice; b) Copy
kontrak/SPK; c) Bukti Penerimaan Kas; d) bukti setor bank;
kas e) proposal kegiatan; f) lainnya

Pengeluara • Dokumen yang digunakan: a) bukti tagihan; b) kuitansi; c)


laporan keuangan; d) laporan akhir kegiatan; e) bukti
n Kas pengelaran kas; f) bukti pengajuan sementara; g) lainnya
Dewan Pengurus Pusat

Sumber Pembiayaan organisasi


Persatuan Perawat Nasional Indonesia

ppni (AD PPNI pasal 25)


Uang pangkal

Uang iuran wajib

Hibah dan sumbangan

Usaha-usaha lain yang


sah dan tidak
mengikat
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

2. RAPB
PPNI
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan
RAPePraBwatPPNaNsiIonbael rIfnudonnegssiai sebagai bahan pertimbangan
utamaketika mengeluarkan uang.

RAPB PPNI harus dibuat dengan baik dan direncanakan


dengan matang agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Rencana kegiatan yang di buat harus sesuai dengan anggaran


yang dimiliki agar dalam pelaksanaannya tidak mengalami
kendala dalam anggaran.
•Dewan Pengurus Pusat
Memeriksa
Persatuan pembukuan
Perawat Nasional Indonesia satu tahun kebelakang
• Mempelajari rencana kegiatan PPNI, (Tahunan dan periode pengurusan)
• Menyesuaikan RAPB PPNI dengan perkiraan pemasukan yang akan diperoleh
• Berkoordinasi dengan Ketua PPNI terkait skala prioritas kegiatan.
• Penyusunan RAPB PPNI bukan atas dasar keinginan namun atas
dasar kebutuhan dan kesanggupan dana.

Apa yang perlu dilakukan bendahara


dalam menyusun RAPB PPNI
BADAN
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

KELENGKAPAN
Kolegium Keperawatan PPNI
• Membantu dalam mengembangkan cabang disiplin ilmu
keperawatan dan standar pendidikan tinggi bagi perawat
profesi
• Hanya ada di Pusat

Ikatan dan himpunan


• Membantu dalam bentuk meningkatkan dan memelihara
kompetensi perawat
• Ada di Pusat dan Provinsi
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia
BADAN KELENGKAPAN PPNI: IKATAN/HIMPUNAN PERAWAT
•IPKJI (Jiwa) •HPBI ( Bronchoscopy)
•IPKKI (Komunitas) •HIPEGI (endo-gastro)
•IPEMI (maternitas) •HPMI (Manajer)
•HIPERUDI (udara)
•IPANI (anak)
•HPUI (urologi)
•INKAVIN (cardi vasc) •IKPAMI (Mata)
•INWOCNA (stoma & Luka) •HIPOTI (orthopaedi)
•HIPGABI (gadar becana) •HIPENI (neurosain)
•HIPKABI (Km bedah) •PERKESJA (Kesehatan Kerja)
•HIPERCCI (critical care) •IPDI (dialisis)
•HIPMEBI (med-Bedah) •HIPANI (perawat anestesi, 3 Desember
•HIMPONI (onkologi) 2016)
•HIPPII (Pgdl Infeksi)
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

KOLEGIUM KEPERAWATAN INDONESIA

• Keperawatan Jiwa
• Keperawatan Komunitas
• Keperawatan Maternitas
• Keperawatan Anak
• Keperawatan Medikal bedah
• Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan
• Keperawatan Kardiovaskuler
• Keperawatan Onkologi
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia

MO
U
BKKBN

BNPB

BNN

On
going
:
KPPP
Dewan Pengurus Pusat
Persatuan Perawat Nasional Indonesia