Anda di halaman 1dari 29

KONSEP PENDIDIKAN

KESEHATAN
Oleh : Taufik Hidayat
Definisi Pendidikan Kesehatan
 Pendidikan kesehatan
adalah istilah yang
diterapkan pada
penggunaan proses
pendidikan secara
terencana untuk
mencapai tujuan
kesehatan yang meliputi
beberapa kombinasi dan
kesempatan
pembelajaran (Green,
1972)
 Pendidkan kesehatan adalah
komponen program kesehatan dan
kedokteran yang terdiri atas upaya
terencana untuk mengubah perilaku
individu, kelompok maupun
masyarakat yang merupakan
perubahan cara berfikir, bersikap,
dan berbuat dengan tujuan
membantu pengobatan, rehabilitasi,
pencegahan penyakit, dan promosi
hidup sehat (stuart, 1968)
 Pendidikan kesehatan adalah proses
yang menjembatani kesenjangan
antara informasi kesehatan dan
praktik kesehatan yang memotivasi
seseorang untuk memperoleh
informasi dan berbuat sesuatu
sehingga dapat menjaga dirinya
menjadi lebih sehat dengan
menghindari kebiasaan buruk dan
membentuk kebiasaan yang
menguntungkan (Committee
President of Health Education, 1977)
 Pendidikan kesehatan adalah
penambahan pengetahuan dan
kemampuan seseorang melalui
teknik praktik belajar atau instruksi,
dengan tujuan untuk mengingat
fakta atau kondisi nyata, dengan
cara memberi dorongan terhadap
pengarahan diri, aktif mencari dan
memberikan informasi-informasi
(Craven & Hirnle, 1996)
Dapat disimpulkan :
 Pendidikan

kesehatan
merupakan proses
perubahan perilaku
secara terencana
pada individu,
kelompok, atau
masyarakat
sehingga menjadi
tahu, mampu, dan
mandiri
menjalankan pola
hidup sehat
Tujuan Pendidikan Kesehatan
 Secara umum tujuan pendidkan
kesehatan adalah mengubah perilaku
individu/masyarakat di bidang kesehatan
(WHO, 1954)

 Tujuan ini dapat diperinci menjadi :


1. Menjadikan kesehatan sebagai sesuatu yang
bernilai di masyarakat
2. Menolong individu agar mampu mandiri atau
berkelompok mengadakan kegiatan untuk
mencapai tujuan hidup sehat
3. Mendorong pengembangan dan penggunaan
secara tepat saran pelayanan kesehatan yang
ada
 Secara operasional, tujuan pendidikan
kesehatan diperinci oleh wong (1974),
dikutip Tafal (1984) sebagai berikut :
1. Agar penderita (masyarakat) memiliki
tanggung jawab yang lebih besar pada
kesehatan (dirinya), keselamatan lingkungan
dan masyarakatnya
2. Agar orang melakukan langkah-langkah
positif dalam mencegah terjadinya sakit,
mencegah berkembangnya sakit menjadi
lebih parah, dan mencegah keadaan
ketergantungan melalui rehabilitasi cacat
yang disebabkan oleh penyakit
3. Agar orang mempelajari apa yang dapat dia
lakukan sendiri dan bagaimana caranya,
tanpa selalu meinta pertolongan kepada
sistem pelayanan kesehatan yang formal
Ruang Lingkup Pendidikan Kesehatan

 Dapat dilihat
berbagai dimensi :
• Sasaran pendidikan
kesehatan
• Tempat pelaksanaan
penkes
• Tingkat pelayanan
penkes
1. Sasaran Penkes
 Individu

 Kelompok

 Masyarakat
2. Tempat Pelaksanaan Penkes
 Schools
 Communities
 Worksites
 Health Care Settings
 Homes
 The Consumer Marketplace
 The Communications Environment
(Glanz and others, 1995)
MEDIA
1. Kata- kata
2. Tulisan
3. Rekaman, radio
4. Film
5. Televisi
6. Pameran
7. Kunjungan lapangan
8. Demonstrasi
9. Sandiwara
10. Benda tiruan
11. Benda asli

Kerucut Edgar Dale


3. Tingkat pelayanan penkes

 Primary Prevention

 Secondary Prevention

 Tertiary Prevention
Bagaimana cara
menetukan materi
akan diberikan
kepada klein ?

PDK/PSIK-Unlam/Taufik
Kerangka Konsep Proses
Pendidikan Kesehatan
Masukan Keluaran
(Subyek Belajar)
Proses
(Perilaku)

Latar belakang Kurikulum


Pendidikan Sumber daya
Sosial Budaya Lingkungan belajar
Kesiapan Fisik SDM
Kesiapan Psikologis Pedoman
Alur Proses Edukasi

Assesment of Assesment of
Need to learn motivation

Teaching Diagnostic Statement


learning & setting objective

Evaluation & re-teaching if necessary


SATUAN ACARA PEMBELAJARAN
(SAP)
I. Pengertian

SAP adalah rencana yang


menggambarkan prosedur dan manajemen
pembelajaran untuk mencapai satu atau
lebih tujuan khusus berupa keterampilan
dasar yang diharapkan
 Berisi petunjuk secara rinci,pertemuan
demi pertemuan,mengenai tujuan,ruang
lingkup materi,kegiatan mengajar
mengajar,media dan evaluasi yang harus
digunakan
Manfaat
 SAP / RPP akan membantu pengajar
dalam mengorganisaikan materi serta
mengantisipasi peserta didik dan
masalah-masalah yang mungkin timbul
dalam pembelajaran.

 Baik pengajar maupun peserta didik


mengetahui dengan pasti tujuan yang
hendak dicapai dan cara mencapainya.
Komponen dan cara penyusunan RPP
 Identifikasi mata kuliah
Tuliskan identitas program studi,nama
atau blok mata kuliah,kode,bobot
SKS,semester,kuliah prasayarat bila ada)

 Perumusan Tujuan
Rumuskan Tujuan dari setiap mata kuliah
yang didasarkan pada tujuan akhir dari
mata kuliah
 Perumusan Tujuan
Tuliskan rumusan Tujuan dengan
menggunakan kata kerja operasional yang
dapat diukur,yang meliputi aspek
kognitif,afektif dan psikomotorik (lihat
silabus).
Tahap pembelajaran
 Urutan tahap pembelajaran terdiri dari komponen
Pendahuluan,Penyajian,dan Penutup.
 Pendahuluan merupakan tahap awal kegiatan
yang dimaksud untuk mempersiapkan peserta
didik agar secara mental siap mempelajari
pengetahuan,ketrampilan dan sikap baru.
 Tahap ini berisi penjelasan ringkas materi,
apersepsi dan kompetensi yang akan di capai
 Penyajian merupakan tahap utama dalam
pembelajaran. Di dalamnya berisi uraian,
contoh,diskusi atau latihan tentang materi yang
dikaji,dll.
 Penutup digunakan untuk memberikan
penegasan, ringkasan,penilaian maupun tindak
lanjut tentang materi yang dikaji.
 Proses kegiatan pembelajaran
Tuliskan berbagai kegiatan utama yang
harus dilakukan pengajar maupun peserta
didik selama proses pembelajaran yang
harus dilakukan

 Harus mampu menggambarkan strategi


pembelajaran
 Pemilihan Media pembelajaran
Tuliskan media yang akan digunakan
dalam melaksanakan pembelajaran
Sesuaikan dengan metode pembelajaran
Evaluasi
 Evaluasi adalah alat ukur yang
digunakan untuk mengukur hasil
belajar dan cara menggunakan
pengukuran tersebut

 Dapat berbentuk tes


 Referensi / Daftar Pustaka :
Yang dimaksud dengan referensi adalah
buku atau bahan yang dijadikan acuan
dalam penyajian materi dalam SAP
tersebut

Tuliskan sumber belajar yang akan


digunakan.
 Alokasi waktu
Tuliskan jumlah waktu yang dibutuhkan
oleh pengajar dan peserta didik untuk
menyelesaikan setiap langkah pada
urutan tahap pembelajaran
 Tahap pendahuluan sekitar 5%
 Tahap Penyajian 80%-90%
 Tahap penutup 10%-15%
Contoh Formulir SAP
Mata Kuliah :
Kode Mata Kuliah :
SKS :
Waktu Pertemuan : jam/menit
Pertemuan ke :
A. Tujuan (TIU & TIK) :
B. Pokok Bahasan :
C. Sub Pokok Bahasan :
D. Kegiatan Belajar Mengajar :

Tahap Kegiatan Kegiatan Media dan Alat


Pengajar Mahasiswa Pengajaran
Pendahuluan
Penyajian
Penutup

E. Evaluasi :
D. Referensi :
SEKIAN
DAN
TERIMAKASIH