Anda di halaman 1dari 32

ILMU PENDIDIKAN ISLAM OLEH: NILAM NUROHMAH, M.Pd.

I
MATERI 1: HAKIKAT, TUJUAN, DAN KONSEP
PENDIDIKAN ISLAM

Studi Islam I (Aqidah) Universitas Ahmad


Dahlan Yogyakarta
FALSAFAH PENDIDIKAN ISLAM

Pendidikan Islam
Menjadi manusia
mulia

Bertujuan untuk: Peradaban


Ilmu

Menyadarkan akan Menyadarkan akan Peradaban


kewajiban manusia peran dan fungsi Membaca
sebagai Abid manusia sbg
khalifah
PENGERTIAN PENDIDIKAN
 Proses perubahan sikap dan tata laku seseorang atau
kelompok orang dalam dalam usaha mendewasakan
manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan (Kamus
Besar Bahasa Indonesia).
 Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan
peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran,
dan/latihan bagi peranannya di masa yang akan datang
(UU No.2 Th. 1989 Tentang SISDIKNAS)
 Education is the process by which nonphysical
possession of culture are preserved or increased in the
rearing of the young or the instruction of adult (Kingsley
Price)
BEBERAPA PENDAPAT ULAMA ISLAM
 Ibn Maskawih (421 H.). pembinaan yang dilakukan
secara serius melalui proposionalitas dengan
memperhatikan kafasitas murid sehingga memperoleh
hasil yang dilakukan sejak dini. (Minhaju al-Quran fi
Tarbiyyati ar-Rijal(ttp:Maktabah Syirkah,vet.I,1981),
hlm. 5.
 An-Nahlawi dalam Usulu at-Tarbiyah…: Pendidikan
adalah kegiatan yang betul-betul memiliki sasaran,
tujuan dan target sesuai dengan syariat agama yang
dilakukan dengan metodologi proposional serta
memperhatikan tahapan-tahapan dari perkembangan
anak. Ibid…. an-Nahlawi Usulu at-Tarbiyyah,hlm.32
 Dr.Kholid Bin Hami al-Hazimi dalam Usulu at-Tarbiyah al-
Islamiyah : pendidikan adalah proses pembelajaran yang
dilakukan secara sunguh-sungguh melalui bembingan
keimanan serta pemberian pemahaman, serta intraksi
aktif antara keduan fihak Ini adalah hasil definisi final
yang dilakukan al-Hazimi setelah merinci pembagian
pendidikan secara umum dan khusus yang diawali
dengan pengartian mufradat serta pendapat-pendapat
para ulama. Rincinya baca Hamid al-Hazimi, Usulu at-
Tarbiyyah al-Islamiyah(Riyadh:Dar ‘Alim al-Kutub, cet. I,
2000), hlm17-22
PENGERTIAN PENDIDIKAN ISLAM

 Dari term-term di atas yang dimaksud pendidikan Islam


adalah proses pembinaan, penumbuhkembangan ilmu,
kesadaran, sikap, spiritualitas seorang manusia agar
menyadari tujuan, fungsi dan perannya di bumi (sebagai
hamba dan khalifah).
 Jadi perbedaan mendasar dengan definisi pendidikan
pada umumnya adalah pada sisi spiritualitas manusia.
 Sumber pendidikan Islam adalah al-Qur’an dan as-
sunnah.
POTENSI MANUSIA
TERM-TERM PENDIDIKAN DALAM
ISLAM

 Tarbiyah (pendidikan).
 Ta’lim (pengajaran).

 Ta’dib (pembinaan).
PENGERTIAN TARBIYAH

 Rabaa yaribuu yang artinya bertambah dan berkurang.


[ar-Rum(30):39].
 Rabiya yarbu, artinya bertumbuh dan berkembang.
 Rabba yarubbu artinya memperbaiki, menguasai,
memimpin, menjaga dan memelihara.

Lihat Syauqi Sa’id Syarif Mu’jam Musthalahat


al-‘Ulumu at-Tarbiyah:al-‘Arabiy-al-Injiziy
(T.tp:Maktabah al-‘Abikah), hlm.23
MAKA YANG DIMAKSUD DENGAN
TARBIYAH ADALAH

menjaga dan memelihara, mengembangkan


potensi berdasarkan bakat anak, dan
mengerahkan segenap usaha dalam
mengembangkan potensi tersebut secara
bertahap sehingga mencapai kesempurnaan
‫ب‬ ِ
ِّ ‫الرمْح َة َوقُ ْل َر‬ ِ ِّ ُّ
َّ ‫اح الذل م َن‬ ‫ن‬ ‫ج‬ ‫ا‬ ‫م‬ ‫هَل‬ ‫ض‬ ِ
‫ف‬ ‫اخ‬ ‫و‬
َ
َ َ َ ُ ْ ْ َ
]24/‫صغِريا [اإلسراء‬ ‫يِن‬‫ا‬‫ي‬‫ب‬‫ر‬
َّ ‫ا‬ ‫م‬ ‫ك‬
َ ‫ا‬ ‫م‬‫ه‬ ْ ‫ار‬
‫مَح‬
ً َ ََ َ َُ ْ
“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka
berdua dengan penuh kesayangan dan
ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka
keduanya, sebagaimana mereka berdua telah
mendidik aku waktu kecil.”
CIRI-CIRI TARBIYAH

 Menumbuhkan Spiritualitas
 Memelihara dan mengembangkan potensi

 Berorientasi pada Tuhan (Rabb)


PENGERTIAN TA’LIM

 Berasal dari kata ‘allama yu’allimu, artinya


mengajarkan.
 Dengan menggunakan teori istiqoq (etimology) terkait
dengan kata ‘alima ya’lamu, artinya mengetahui.
Pengetahuan yang didapat dari proses pengajaran. Juga
terkait dengan kata ‘amila ya’malu yang artinya berbuat.
Perbuatan itu dilakukan karena kesadaran.
KARAKTERISTIK TA’LIM
 Pengembangan dalam hal kognisi, dan perbuatan yang
dilatih.
 Pembinaan akal.

 Dalam bahasa lainnya dapat disebut dengan


pembelajaran.
‫ون أ َُّم َهاتِ ُك ْم اَل َت ْعلَ ُمو َن َشْيئًا‬ ِ ُ‫واللَّه أَخرج ُكم ِمن بط‬
ُ ْ ْ َ َْ ُ َ
‫ص& َار َواأْل َفْئِ َدةَ لَ َعل&َّ ُك ْم‬‫َب‬
ْ ‫أْل‬ ‫ا‬
‫و‬ ‫ع‬ ‫م‬ ‫الس‬
َّ
َ َ َ ْ ُ َ ََ َ ‫م‬‫ك‬ُ ‫ل‬
َ ‫ل‬ ‫ع‬ ‫ج‬‫و‬
]78/‫كرو َن [النحل‬ ُُ ‫تَ ْش‬
“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu
dalam keadaan tidak mengetahui apapun, Dia
memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan
hati agar kamu bersyukur.”
PENGERTIAN TA’DIB
 Kata ta’dib bersal dari kata adab, yang artinya akhlaq,
perbuatan dan prilaku.
 Jadi Ta’dib adalah proses pembinaan akhlaq dan prilaku.

 Ciri utamanya adalah berorientasi pada akhlaq, prilaku,


kepirbadian dan sikap.
HADITH YANG DIRIWAYATKAN OLEH
THABRANI DARI ALI R.A.
 ِ ‫ َوتِـالَ َو‬,‫آل بَيْـتِ ِه‬
‫ت‬ ِ ِّ‫ حُبِّ نَبِـيِّ ُك ْم َوحُب‬:‫ـال‬
ٍ ‫ص‬ َ ‫ث ِح‬ِ َ‫أَ ِّدب ُْـوا أَ ْوالَ َد ُك ْم َعـلَى ثَال‬
‫ـو َم الَ ِظـ َّل إِالَّ ِظ ُّلـهُ َم َع‬
ْ َ‫ش هللاِ ي‬ِ ْ‫آن فِى ِظـلِّ َعـر‬ِ ْ‫ فَإِ َّن َح َمـالَةَ ْالقُـر‬.‫آن‬ِ ْ‫ْالقُـر‬
‫أَ ْنبِـيَآئِـ ِه َوأَصْ فِـيَآئِـ ِه‬

 “Didiklah anak-anakmu dalam tiga hal: mencintai


Nabimu, mencintai keluarga nabi, dan membaca Al
Qur’an. Maka sesungguhnya yang membaca Al Qur’an
berada dalam naungan Nya, bersama para Nabi dan
orang-orang Suci”
 Penerjemahan “Addibuu” menjadi Didiklah juga dilakukan Drs.Jamaluddin Mirri,Lc dalam menerjemahkan hadith
tersebut pada buku Tarbiyatul Aulad fil Islam, jilid 2
PEMBENTUK KARAKTER
TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM
 Tujuan pendidikan adalah agar peserta didik menjadi
manusia yang sesuai dengan fitrahnya yang ia miliki
sehingga terbinanya kehidupan yang mandiri dan
berbobot.
 Tujuan Pendidikan adalah terwujudnya kehidupan yang
ideal dalam segala segi, yang dalam hal ini tebntuk melalu
Ahsanu Amala, Ahsanu Qaula dan Ahsanu Taqwim.
 Tujuan Pendidikan adalah agar dapat menikmati hidupnya
dengan penuh rasa tanggung jawab dan mengerti akan
tugas dan kewajibannya sebagai individu maupun
kelompok dalam masyarakat dan mencapai ridha Allah.
 Tujuan pendidikan adalah agar terciptanya kehidupan
yang baik, memiliki mentalitas serta menjadi manusia
mandiri dalam berkehidupan social dan terlebih lagi di
kehidupan yang akan dating.
 Tujuan pendidikan adalah membentuk pribadi priiibadi
yang mampu mengambangkan dirinya untuk masa depan
dirinya kelauarga masyarakat dan bangsa.
TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM:
Tujuan umum:
Tujuan umum pendidikan islam harus
dikaitkan pula dengan tujuan pendidikan
nasional negara tempat pendidikan islam
itu dilaksanakan dan harus dikaitkan pula
dengan tujuan institusional lembaga yang
menyelenggarakan pendidikan itu.
TUJUAN AKHIR PENDIDIKAN ISLAM:
 Tujuan akhir adalah tercapainya insan kamil, yaitu orang
yang telah mencapai ketakwaan dan menghadap Allah
dalam ketakwaannya. (zakiah Darajat)
 Tujuan akhir. Yaitu terwujudnya kepribadian muslim
yang mencakup aspek-aspeknya untuk merealisasikan
atau menceminkan ajaran agama Islam. (Ahmad D.
Marimba)
 Muhammad Quthb menyebut tujuan akhir dalam
pendidikan islam dengan istilah manusia sejati.
 al-Ghazali mengatakan bahwa tujuan pendidikan Islam
adalah kesempurnaan manusia di dunia dan akhirat.
(Zubaedi, Filsafat Pendidikan Islam (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012), hlm. 31.)
 Syed Muhammad Naquib al-Attas memformulasikan
tujuan akhir pendidikan islam adalah berusaha
mewujudkan manusia yang baik atau manusia universal
(insan kamil), yakni sesuai dengan fungsi diciptakannya
manusia dimana ia membawa dua misi, yaitu: sebagai
Abdullah (hamba Allah) dan khalifatullah fi al-ardl
(khalifah Allah di bumi) (Syed Muhammad Naquib al-Attas, Konsep
Pendidikan Dalam Islam: Suatu Rangka Pikir Pembinaan Filsafat Pendidikan Islam, Terj. Haidar
Bagir (Bandung: Mizan, 1992), Hlm. 67.)
YANG DIPELAJARI DALAM PENDIDIKAN
ISLAM;
 Ilmu agama
 Ilmu Ilmu Umum

Artinya, pendidikan Islam non-dikotomis. Tidak


memisahkan antara ilmu-ilmu agama dan umum.
Paradigma pendidikan Islam kontemporer integrasi
interkoneksi.
 Integrasi artinya meyatukan

 Interkoneksi artinya saling terkait dua komponen yang


sama-sama penting.
KARAKTERISTIK PENDIDIKAN ISLAM
 Memberikan penyadaran akan kewajibannya untuk
beribadah kepada Allah.
 Memberikan penyadaran akan peran dan posisinya
sebagai khalifah di bumi.
 Dalam prakteknya Non Dikotomis, tidak memisahkan
ilmu DUNIAWI dan AGAMA.
 Dalam kurikulumnya Integralistik, mengembangkan
empat potensi manusia.
 Bersumber pada al-Qur’an dan as-sunnah.

 Orientasi akhirnya meningkatkan derajad manusia.


PRINSIP PENDIDIKAN ISLAM
PRESPEKTIF AL- QUR’AN DAN HADITS

IMAN DAN INTEGRAL &


PERSAMAAN
TAQWA SEIMBANG

MEMBENTUK MANUSIA BELAJAR SEPANJANG


SEUTUHNYA HAYAT
PRINSIP IMAN DAN TAKWA
 “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu
disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara
kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha
Mengenal.” (QS. al-Hujurat 49: 13).
 “Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) fujur
dan ketaqwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang
yang menyucikan jiwanya dan sesungguhnya merugilah
orang yang mengotorinya.” (Asy-Syam :8-10)
PRINSIP INTEGRAL DAN SEIMBANG
 ADA DUNIA DAN AKHIRAT
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah
kepadamu(kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu
melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi”. (Al-Qashash :
77)

 ADA SAINS/SUNNATULLAH ADA AGAMA DINULLAH


“Dan tidaklah Kami ciptakan Iangit dan bumi dan segala yang ada
diantara keduanya dengan bermain-main.” (QS. Al-Anbiyaa 21: 16)

 HABLUMINALLAH DAN HABLUMINANNAS


“Dan demikian (pula) kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat
yang adil dan pilihan.” (QS. al-Baqarah : 143)
PRINSIP PERSAMAAN
 Prinsip ini menekankan bahwa menuntut ilmu atau
memperoleh pelayanan pendidikan adalah hak bagi
semuanya, baik bagi laki-laki maupun wanita, kaya
maupun miskin, masyarakat kota maupun desa.

 “Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim.”


(Hadits Shahih. Lihat: Misykat al-Mashabih karya Muhammad bin Abdillah al-
Khatib at-Tabrizi, tahqiq Syaikh al-Albani, No. 218)
PRINSIP MEMBENTUK MANUSIA
SEUTUHNYA
 Pendidikan Islam dalam hal ini merupakan usaha untuk
mengubah kesempurnaan potensi yang dimiliki oleh
peserta didik menjadi kesempurnaan aktual, melalui
setiap tahapan hidupnya. Dengan demikian fungsi
pendidikan Islam adalah menjaga keutuhan unsur-unsur
individual peserta didik dan mengoptimalkan potensinya
dalam garis keridhaan Allah.

 “Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia


dalambentuk yang sebaik-baiknya“. (QS. At-tin 95: 4)
PRINSIP BELAJAR SEPANJANG HAYAT
 Prinsip ini menekankan bahwa belajar tidaklah terikat
oleh umur seseorang. Selama hayat di kandung badan,
maka wajib belajar akan berlangsung terus-menerus.

 ”Carilah ilmu sejak dari buaian hingga ke liang lahat”.


(Al Hadits)

 “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di


antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu
pengetahuan beberapa derajat.”(QS. al-Mujaadilah 58 :
11).