Anda di halaman 1dari 25

Reduksi Fotokimia Garam Besi(III)

(Cetak Biru)

Kelompok 07
1. Corina Jati Lestari ( 180332616560 )
2. Lukluatus Syavika ( 180332616534 )
3. Yunita Arifia Kusnadi ( 180332616538 )
Tujuan Praktikum

• Dapat melakukan percobaan tentang reaksi reduksi ion besi(III)


secara fotokimia untuk cetak biru

Tim KBK Anorganik.2019.Petunjuk Praktikum Kimia Anorganik.Malang: UM


Dasar Teori
1. Pengertian fotokimia

• Fotokimia adalah ilmu yang mempelajari reaksi-reaksi kimia yang diinduksi oleh
sinar secara langsung maupun tidak langsung.
• Reaksi termal biasa yang berlangsung dalam gelap memperoleh energi
pengaktifan dari penyerapan foton cahaya oleh molekul-molekulnya. Karena itu
reaksi ini memberikan kemungkinan selektivitas yang tinggi, yang berarti
bahwa energi dari kuantum cahaya tepat sesuai untuk reaksi tertentu saja.
Keadaan elektronik molekul yang tereksitasi mempunyai energi dan distribusi
elektron yang berbeda dari keadaan dasar, sehingga sifat kimianya pun
berbeda.
Dasar Teori
1. Hukum dasar fotokimia

Dalam fotokimia terdapat dua hukum dasar :


• Menurut hukum yang pertama dari Grothus (1817) dan Draper (1843), perubahan
fotokimia hanya dapat ditimbulkan oleh cahaya yang diserap. Radiasi yang tidak
diserap tetapi dapat mendorong molekul tereksitasi untuk memancarkan sinar.
• Hukum kedua fotokimia yang diusulkan oleh Stark dan Einstein (1908-1912)
menyatakan bahwa molekul yang menyerap satu kuantum sinar masuk menjadi
teraktifkan.
Dasar Teori
1. Proses fotokimia garam besi(III)
• Proses penggambaran dilakukan pada kain tembus cahaya atau kertas yang
ditempatkan di atas satu lembar kertas cetak biru dan dibuka pada tempat yang disinari
oleh cahaya yang kuat.
• Cahaya mengubah besi ammonium sitrat menjadi senyawa garam dari besi, kemudian
ketika kertas direndam di dalam air, senyawa garam dari besi bereaksi dengan kalium
ferisianida untuk membentuk larutan biru pekat yang membuat kertas menjadi
berwarna biru.
• Zat kimia pada kertas dilindungi dari cahaya oleh garis dari kertas atau melarutkan
gambar dan mengakibatkan kertas atau gambar menjadi putih.
• Cetak biru dikembangkan dengan memancarkan cahaya pada senyawa besi. Dalam
dunia fotografi senyawa perak dan halogen mengalami perubahaan oleh cahaya.
Alat dan Bahan
Peralatan yang diperlukan

1. Gelas kimia 400 mL 3. Kertas saring 5. Mika


2. Kaca (15x15 cm) 4. Pengaduk 6. Ruang gelap

Bahan yang diperlukan

Larutan FeCl3 0,1M Larutan Asam oksalat 0,1 M larutan


larutan larutan
(NH4)2HPO4 K3Fe(CN)6 0,1 M K2Cr2O7
HCl 0,1 M
0,1 M 0,03 M
Prosedur pembuatan larutan untuk pencelupan kertas peka

50 mL FeCl3(aq) 10 mL larutan
0,1M + (NH4)2HPO4 0,1M

Larutan Disimpan diruang


berwarna kuning ------------------> gelap

+ 50 mL (H22C22O44(l) 0,1M --------------> Dilakukan diruang


gelap
Larutan
berwarna kuning -----------------------> Disimpan diruang gelap
Data pengamatan
Hasil pengamatan Gambar
Sebelum Sesudah Sebelum Sesudah
1. FeCl3(aq) : Besi(III) klorida Terbentuk
larutan
Larutan kuning
berwarna
Senyawa garam normal kuning
2. (NH4)2HPO4(aq)
Diammonium fosfat
Larutan tidak berwarna
Senyawa garam normal
3. H2C2O4(l) : Asam oksalat
Larutan tidak berwarna
Senyawa asam
Analisis Pembahasan
• Pertama-tama dibuat larutan campuran antara 50 mL larutan ion besi (III) klorida dengan
10 mL larutan diamonium hidrofosfat dalam gelas beker 400 mL.
• Fungsi penambahan diamonium hidrofosfat memperlambat reaksi reduksi Fe 3+ menjadi Fe2+
akibat adanya penambahan asam oksalat pada tahap berikutnya.Reaksi ini terjadi secara
spontan, sebab ion besi lebih suka menetap dalam bentuk Fe 3+ dan membentuk ikatan yang
sangat stabil dengan ion PO43-, sehingga ion besi (III) dalam struktur tersebut memiliki
energi yang lebih rendah.
• Pencampuran ini dilakukan di ruang gelap.
• Hal ini dilakukan untuk memperlambat reaksi reduksi Fe3+ menjadi Fe2+ yang berlangsung
sangat cepat oleh pengaruh cahaya.
Reaksi yang terjadi :

 
Pers. Molekul : FeCl3 (aq) + (NH4)2HPO4(aq) FePO4 (aq) + 2NH4Cl(aq) + HCl (aq)

Reaksi ion : Fe3+(aq) + 3Cl− (aq) + 2NH4+(aq) + HPO42−(aq) Fe3+(aq) +

PO43−(aq) + 2NH4+(aq) + 2Cl− (aq) + H+(aq) + Cl−(aq)

Ion bersih :HPO42−(aq) PO43−(aq) + H+(aq)

Jenis reaksi Non redoks


Spektaktor NH4+, Fe3+ , Cl−
Analisis Pembahasan

• Larutan hasil pencampuran larutan campuran antara 50 mL larutan ion besi (III) klorida

dengan 10 mL larutan diamonium hidrofosfat ditambahkan 50 mL asam oksalat.

• Penambahan asam oksalat tetap dilakukan di ruang gelap.

• Asam oksalat merupakan oksidator kuat, sehingga penambahan asam oksalat bertujuan

untuk mereduksi Fe3+ menjadi Fe2+.


Reaksi yang terjadi :

 Pers. Molekul : 2FePO4(aq) + 3H2C2O4(l) 2FeC2O4(aq) + 2H3PO4(aq) + 2CO2(g)

Reaksi ion : 2Fe3+(aq) + 2PO43−(aq) + 3 H2C2O4(l) 2Fe2+(aq) + 2C2O42−(aq) +

6H+(aq) + 2PO43−(aq) + 2CO2(g)

Ion bersih :2Fe3+(aq) + 3H2C2O4(l) 2Fe2+(aq) + 2C2O42−(aq) + 6H+(aq) + 2CO2(g)


+3 +3 +2 +4
reduksi
oksidasi

Reduksi : 2Fe3+(aq) + 2e−  2Fe2+(aq) E0 = +0,771 V


Oksidasi : H2C2O4(l)  2CO2(g) + 2H+(aq) + 2e− E0 = + 0,432 V
2Fe3+(aq) + C2H2O4(l)  2Fe2+(aq) + 2H+(aq) + 2CO2(g) E0 = + 1,203V
Oksidator Fe3+
Reduktor H2C2O4
Reaksi Redoks
spektator PO43-
Prosedur kerja
Kertas peka kering

Dilakukan di ruang Dicelupkan kedalam larutan hasil pencampuran FeCl3(aq) +


gelap <----------- (NH4)2HPO4(aq) + H2C2O4(l)

Kertas peka basah

Diletakkan pada pelat kaca


Dilakukan di ruang
gelap <----------- Diletakkan mika yang diberi objek
Ditutup kaca

Rangkaian kertas peka + mika


yang telah diberi objek
Prosedur kerja
Rangkaian kertas peka + mika
yang telah diberi objek

Disinari dengan cahaya


matahari ----------------> Selama 15 menit

Terbentuk cetakan objek pada


kertas peka tidak berwarna ada
sedikit bintik-bintik kuning
Perlakuan Hasil pengamatan Gambar
Sebelum Sesudah Sebelum
Pencelupan kertas peka Kertas peka kering Kertas peka basah
berwarna putih
berwarna putih buram buram kekuningan

Terbentuk cetakan objek


Penyinaran Kertas peka basah pada kertas peka tidak
berwarna putih buram berwarna ada sedikit
bintik-bintik kuning
kekuningan
Tidak terdapat objek
Pembuatan objek di mika
• Membuat pola dengan lakban di mika

Pencelupan kertas peka ke larutan


• Kertas peka dicelukan pada larutan hingga semua kertas
basah.
• Mika yang berisi tulisan atau objek diletakkan di atas kertas
peka kemudian dijepit dengan dua pelat kaca.
• Fungsi pelat kaca adalah untuk menghindari pengaruh
sinar matahari langsung pada objek dan kertas peka
sehingga objek yang dihasilkan nampak dengan jelas pada
hasil akhir.
• Perangkaian dilakukan di tempat gelap
Proses Penyinaran

• Kertas peka dan kertas objek yang dijepit dengan dua pelat
kaca disinari sinar matahari.
• Fungsi penyinaran dengan sinar matahari adalah agar
pemindahan cetakan antara kertas peka dan kertas objek
dapat berlangsung dengan baik.
• Tahap inilah yang disebut dengan tahap fotokimia yakni reaksi
kimia yang dapat berlangsung dengan bantuan sinar matahari.
Prosedur kerja Pencucian kertas peka
Terbentuk cetakan objek pada
Kertas peka berwarna biru objek
kertas peka tidak berwarna ada
berwarna putih
sedikit bintik-bintik kuning Dicuci dengan
K3Fe(CN)6 Dicuci dengan
K2Cr2O7

Kertas peka berwarna biru objek Kertas peka berwarna biru objek
berwarna putih tidak terlalu jelas berwarna putih lebih jelas
Dicuci dengan
Dicuci dengan HCl
air

Kertas peka berwarna biru objek


berwarna putih tidak terlalu jelas
Perlakuan Hasil pengamatan Gambar
Sebelum Sesudah
Kertas peka berwarna putih buram dan Kertas peka berwarna
Pencucian dengan terdapat objek tidak berwarna
biru, objek berwarna
K3Fe(CN)6
K3Fe(CN)6 Kalium heksasianoferat(III) putih
Larutan kuning kehijauan
Senyawa garam normal

K2Cr2O7 Kertas peka berwarna biru,


Pencucian dengan objek berwarna putih
Kalium bikromat
K2Cr2O7 Larutan berwarna jingga
Senyawa garam normal

HCl : Asam Klorida Kertas peka berwarna biru,


Pencucian dengan objek berwarna putih tidak
Larutan tidak berwarna
HCl Senyawa asam terlalu jelas

H2O : Air Kertas peka berwarna biru,


Pencucian dengan Fasa : Cair objek berwarna putih tidak
air Tidak berwarna terlalu jelas
Senyawa oksida indifferen
Perlakuan Hasil pengamatan Gambar
Sebelum Sesudah
Pengeringan Kertas peka basah Objek tidak terlihat
jelas, kertas peka
berwarna biru, objek berwarna biru
berwarna putih lebih
jelas

Objek tidak terlalu kelihatan jelas karena pada saat


penyinaran terjadi kesalahan posisi, lalu dilakukan
penyinaran lagi tetapi waktu penyinarannya lebih sedikit
daripada penyinaran pertama.
Proses pencucian kertas peka dengan larutan
K3Fe(CN)6

• Larutan K3Fe(CN)6 akan membentuk kompleks berwarna


biru dengan ion Fe2+ sehingga memperjelas gambar yang
ada pada kertas peka sekaligus membuktikan adanya hasil
reaksi reduksi Fe3+.
• Reaksi pembentukan kompleks berwarna biru ini
merupakan reaksi oksidasi ion Fe2+ menjadi ion Fe3+.
Kemudian mengalami reduksi kembali ion [Fe(CN)6]3-

menjadi ion [Fe(CN)6]4- . Warna biru dihasilkan dari reaksi

antara ion Fe3+ dan ion [Fe(CN)6]4- yang membentuk


Reaksi yang terjadi :

 Reaksi ion Total : Fe2+(aq) + [Fe(CN)6]3-(aq) Fe3+(aq) + [Fe(CN)6]4-(aq)


+2 +3 +3 +2 Jenis reaksi Redoks
Oksidator [Fe(CN)6]3-

Reduktor Fe2+
spektator --

 Oksidasi : Fe2+(aq) Fe3+(aq) + e = - 0,24 V


 Reduksi : [Fe(CN)6]3-(aq) + e [Fe(CN)6]4-(aq) = + 0,36 V

 Reaksi Total : Fe2+(aq) + [Fe(CN)6]3-(aq) Fe3+(aq) + [Fe(CN)6]4-(aq) = + 0,12 V

 
dan ion-ion tersebut bereaksi kembali :
4Fe3+(aq) + 3[Fe(CN)6]4-(aq) Fe4[Fe(CN)6]3(aq)
(Kompleks berwarna biru)
Proses pencucian kertas peka dengan larutan K2Cr2O7

• Berfungsi untuk mengikat kotoran-kotoran dari pencucian


pada larutan sebelumnya dan juga mengikat kelebihan ion
[Fe(CN)6]3- yang tersisa sehingga gambar lebih tampak
jelas.
Reaksi yang terjadi :
Reaksi molekul : 3K2Cr2O7(aq) + 2[Fe(CN)6] 3-(aq)  2K3[Fe(CN)6](aq) + 3Cr2O72-(aq)
Reaksi ion total : 6K+(aq) + 3Cr2O72-(aq) + 2[Fe(CN)6]3-(aq)  6K+(aq) + 2[Fe(CN)6]3-(aq)
3Cr2O72-(aq)
Reaksi ion bersih : -
Reaksi non redoks
Spektator : -
Proses pencucian kertas peka dengan larutan HCl

Berfungsi untuk mengikat kotoran-kotoran dari pencucian


larutan kalium dikromat.

Reaksi molekul : K2Cr2O7(aq) + 2HCl(aq)  2KCl(aq) + H2Cr2O7(aq)


Reaksi ion total : 2K+(aq) + Cr2O72-(aq) + 2H +(aq) +2Cl-(aq)  2K+(aq) + 2Cl-(aq)
+ 2H +(aq) + Cr2O72-(aq)
Reaksi ion bersih : -
Reaksi non redoks
Spektator : -
Proses pencucian kertas peka dengan larutan air

Berfungsi untuk menghilangkan pengotor dan


menghilangkan kelebihan HCl pada kertas peka.

Proses pengeringan

Dilakukan untuk mengeringkan kertas yang telah


dilakukan pencucian.

Anda mungkin juga menyukai