Anda di halaman 1dari 11

DEBAT

DISUSUN OLEH :
DIVA AMELLIA
X-MIPA 1
PENGERTIAN DEBAT

Debat adalah proses saling


bertukar pendapat untuk membahas
suatu isu dengan masing-masing
pihak yang berdebat memberi
alasan. Bila perlu ditambah dengan
informasi, bukti, dan data untuk
mempertahankan pendapat masing-
masing.
TUJUAN DEBAT

Melatih mental atau keberanian mengemukakan pendapat dihadapan umum

Melatih mematahkan pendapat dari lawan debat

Meningkatkan kemampuan dalam merespon suatu masalah

Melatih untuk bersikap kritis terhadap semua materi yang diperdebatkan

Memantapkan pemahaman konsep dari materi yang dipedebatkan


CIRI-CIRI DEBAT

Terdapat dua sudut pandang (pihak yang menyetujui dan tidak setuju)

Adanya proses saling mempertahankan pendapat

Adanya saling adu argumentasi untuk memperoleh kemenangan

Adanya pihak penengah (moderator)


STRUKTUR DEBAT

Penyampaia
Pengenalan n Debat
Argumentasi

Simpulan Penutup
UNSUR-UNSUR DEBAT

Mosi
Tim Afirmasi Penonton / Juri

Tim Oposisi Moderator Penulis / Sekretaris


JENIS-JENIS DEBAT

Debat
Parlementer/Majelis

Debat Pemeriksaan
ulangan untuk mengetahui
kebenaran pemeriksaan
terdahulu

Debat Formal,
Konvensional atau Debat
Pendidikan
KAIDAH KEBAHASAAN DEBAT

Menggunakan kalimat kompleks

Menggunakan konjungsi

Menggunakan kata rujukan


ETIKA DEBAT

Bertanya secara serius


• Tidak menyinggung lawan debat

Bicara sesuai data dan fakta


• Patuhi peraturan debat
CONTOH TEKS DEBAT

• Mosi (tema) debat "Keputusan Pemerintah dalam Menetapkan Full Day School“

• Moderator : Berita mengenai ketetapan pemerintah untuk menerapkan full day school bagi semua sekolah, telah mengejutkan banyak pihak, terutama bagi orang
tua siswa. Komentar-komentar positif yang mendukung dan komentar-komentar negatif yang menolak, membuat kita berpikir, apakah Indonesia sudah tepat
menerapkan full day school untuk semua tingkat pendidikan?

• Tim afirmasi (tim yang menyetujui mosi) : Kami dari tim afirmasi sangat menyetujui keputusan pemerintah mengenai full day school bagi sekolah. Dengan ada
full day school, siswa-siswa dapat belajar secara optimal dan diawasi langsung oleh guru pembimbing mata pelajaran siswa.

• Tim oposisi (tim yang menolak mosi) : Kami dari tim oposisi menolak ketetapan tersebut. Karena sebagai anak-anak, kami juga membutuhkan waktu untuk
mengembangkan diri sendiri dan bersosialisasi dengan keluarga dan masyarakat.

• Tim netral : Sebagai seorang siswa, kami memang butuh bimbingan dari pihak sekolah dan keluarga. Ilmu memang penting, tetapi begitu pula dengan keluarga
dan bersosialisasi dengan masyarakat. Memang kami harus pintar-pintar membagi waktiu agar masa muda kami tidak berlalu begitu saja tanpa manfaat sama
sekali.

• Moderator (kesimpulan)Full day school merupakan suatu kebijakan pemerintah untuk mengoptimalisasi waktu belajar di sekolah. Di satu sisi pula, kesempatan
anak untuk berkembang dan bersosialisasi dengan masyarakat menjadi kurang. Tentu saja itu kembali ke diri kita masing-masing bagaimana kita dapat
mengatur waktu sebaik-baiknya. Dukungan dari pihak sekolah dan pihak keluarga sangat berperan dalam perkembangan seorang.