Anda di halaman 1dari 10

APLIKASI

SISTEM PENGAWASAN
KEUANGAN DESA
S I SWAS K E U D E S

Tanjung Selor . 18 Februari 2020


AGENDA PAPARAN

1 2 3
PENGENALAN PIHAK YANG FRAMEWORK
APLIKASI TERLIBAT DALAM APLIKASI
S I S WAS K E U D E S PE N G E M BAN GAN S I SWAS K E U D E S

4 5
TAHAPAN AUDIT MENU UTAMA
PENGELOLAAN APLIKASI
K E UAN GAN D E SA S I S W A S K E U D ES
1 SYSTEM REQUIREMENT & DATABASE
APLI KAS I S I SWAS K E U D E S

Aplikasi yang digunakan oleh APIP Sebagai Tools Pengawasan atas Pengelolaan Keuangan Desa
dengan pendekatan berbasis risiko dan Teknik Audit Berbantuan Komputer

Kompilasi Seluruh Desa Komputer ter-Install


se-Kabupaten/Kota

SQL
SERVER

Database Database
SISKEUDES SISWASKEUDES

TERKONEKSI SECARA SIMULTAN


MENGAPA SISWASKEUDES DIBUTUHKAN 2

KETERBATASAN
MANDAT REGULASI KONDISI DESA ANGGARAN DESA
SDM
Kepada Pemda mengawasi sangat beragam dengan yang Semakin Besar
APIP daerah baik
untuk mengawasi Keuangan kondisi yang berbeda
kuantitas & kualitas
Desa

KONSEP MANAJEMEN MODUL / ALAT BANTU PENERAPAN TABK


Risiko dan CACM yang belum tersedia untuk Teknik Audit
[Continous Audit & APIP mengawasi keuangan Berbantuan Komputer
Monitoring] desa
3 MANFAAT APLIKASI SISWASKEUDES

Menentukan desa prioritas 1 4 Kerja


Menghasilkan Kertas
untuk dilakukan audit Audit dan Draft LHA secara
(berdasarkan analisis risiko) otomatis dan terstandar

Merumuskan peta 2 5 proses dan


Pendokumentasian
permasalahan sebagai dasar hasil pengawasan lebih tertib
tindakan selanjutnya dan rapi

Menghemat Waktu Audit


3 6
Dashboard Management Hasil
Pengawasan Keuangan Desa
(efisiensi waktu)
(Next Project)
4
PIHAK-PIHAK YANG TERLIBAT DALAM
TIM PENGEMBANG PE N G E M BAN GAN S I S WAK E U D E S

Itjen Kemendes PDTT


UJI COBA APLIKASI

Insp. Prov. Jateng Insp. Prov. Sulsel

Insp Kab. Sukabumi

FGD
WASKEUDES

Insp Kab. Boyolali

Insp. Prov. Sumbar Insp. Prov. Jatim

Insp Kab. Madiun Insp. Prov. Jabar


5 FRAMEWORK SISWASKEUDES

Faktor Risiko 1. Proporsi Penghasilan tetap/tunjangan INDIVIDUAL


Keuangan Kades, Perangkat Desa, dan BPD AUDIT
terhadap Belanja APB Desa;
2. Kewajaran pencairan dana dari Rekening
Kas Desa (RKD);
Aspek 3. Proporsi selisih lebih anggaran (SiLPA)
akhir tahun terhadap APB Desa; SP, Uji SPI,
Keu
4. Kewajaran pengeluaran belanja kegiatan Audit Rinci
tanpa SPP Panjar;
5. Kewajaran pemungutan/pemotongan
kewajiban perpajakan;
6. Kewajaran penyetoran kewajiban Penentuan
INTEGRATED
perpajakan
REVIEW (IR) Desa
Sampel

PKA &
1. Waktu penetapan RKP Desa
Aspek KKA
2. Waktu penetapan APB Desa
Non- 3. Kompetensi/kapabilitas SDM perangkat
Keu desa
4. Kondisi geografis desa
5. Pembinaan pengelolaan keuangan desa
6. Pengawasan pengelolaan keuangan desa
Faktor Risiko
Non Keuangan
Draft
LHA7
6 TAHAPAN AUDIT PENGELOLAAN KEUANGAN DESA

01 – PERENCANAAN 02 – PELAKSANAAN 03 – PELAPORAN


AUDIT AUDIT AUDIT

 Koneksi  Survey  Pengumpulan hasil


Database kompilasi Pendahuluan temuan/masalah
Siskeudes se-kabupaten  Pengujian SPI  Penyusunan
kota Pelaporan Hasil
 Pengujian
 Pengisian Faktor Audit
Substantif
Risiko
Di luar database
Siskeudes
 Penentuan Desa
Prioritas
Berdasarkan Risiko
 Penetapan tim
MENU UTAMA APLIKASI SISKEUDES 7
PARAMETER INTEGRATED REVIEW
1 Untuk mengisi data referensi kecamatan
2 Proses analisis faktor-faktor risiko
dan desa serta informasi data umum untuk menentukan desa yang akan
non-keuangan desa diaudit rinci

AUDIT RINCI PELAPORAN


3 •Pengujian pengendalian Intern
4 • Menghasilkan rekap kesimpulan,
• Penyusunan kertas kerja substantive temuan dan permsalahan lainnya
dalam menilai 3E dan ketaatan • Draft LHA dan dukungan audit
terhadap peraturan command language

5 TOOLS
• Menu kosongkan data
• Ekspor-import data antar personil
tim
• Laporan Siskeudes
TERIMA KASIH
Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri
dan
Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)

Jakarta . 14 Februari 2020