Anda di halaman 1dari 6

STIMULASI KASUS

KELOMPOK 6
HENGKY KURNIAWAN
SRI WAHYUNI
Pengkajian

Identitas Klien : Nama, Umur, Jenis Kelamin, Alamat Pekerjaan dll.


Riwayat Kesehatan : Riwayat kesehatan sekarang, riwayat kesehatan masalalu,
riwayat kesehatan keluarga
Head To Toe : Kepala. Mata, mulut, toraks, abdomen, hepar, limpa, ginjal dll.
Pemeriksaan penunjang

LED : 60 mm (lk:0-88mm, pr:0-15mm)


Kalium : 3,41 mEq/L (3,5-5,1 mEq/L)
HB : 10 gr/dl (lk: 14-16, pr: 12-14)
Klorida: 94,1 mEq/L (98-109 mEq/L)
Eritrosit : 4,08 gr/dl (ce: 4-5)
 Ureum : 78 mg/dl (10-50 mg/dL)
Leukosit : 11.000 /ul (10.000/ul)
Kreatinin: 1,2 mg/dl (0,5-1,5 mg/dL)
Trombosit : 301.000 /ul (150rb-400rb)
pH: 7,4 mmHg (7,35-7,45 mmHg)
Protein : 8,8 gr/dl (7,2-8 g/dl)
pCO² : 28,6 mmHg (35-45)
Globulin : 5,9 gr/dl (2,3-3,2 gr/dl)
pO² : 76,6 mmol/L (80-100)
Natrium : 129 mEq/L (135-145 mEq/L)
Sat O² : 95,5 % (100%)
Rotgen

Hasil rotgent paru member kesan gambaran TB paru


Kultur BTA (+)
Diagnosa

1) Ketdakefektifan bersihan jalan napas b.d pus yang


berlebihan
2) Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan
tubuh b.d anoreksia, mual, muntah dan batuk
produktif
3) Ketidakefektifan perfusi jaringan (perifer) b.d
penurunan konsentrasi Hb dalam darah
4) Resiko penyebaran infeksi b.d kerusakan jaringan
atau terjadinya infeksi lanjutan (penkes agar tidak
tjd penularan infeksi)
THANK’S
YOU