Anda di halaman 1dari 17

STATUS UJIAN

KEDOKTERAN KERJA

DISUSUN OLEH :
GUSTI KHALIDA RIZMA R. (2015730051)

DOKTER PENGUJI :
DR. ABDUL BAKTIANSYAH, MKK, SP. OK

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JAKARTA


FAKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER
2020
Hasil Pengamatan Terhadap Kegiatan Usaha

1. Jenis Pengamatan : Kunjungan


2. Cara Pengamatan : Wawancara dan memantau kegiatan
produksi.
3. Jenis Usaha : Pencuci pakaian
4. Waktu Pelaksanaan : Setiap hari
5. Lokasi : Jl. Perumnas semayap , Kalsel
Identitas Pasien

 Nama : Ny. S
 Usia : 37 tahun
 Kedudukan dalam keluarga : IRT
 Jenis Kelamin : Perempuan
 Pendidikan : SMA
 Pekerjaan : Pencuci Pakaian
 Status : Menikah , ada suami
 Tanggal kunjungan : 7 Juli 2020
Anamnesis

( Dilakukan auto-anamnesis pada 7 juli 2020, Pukul 10.00 WITA)

Keluhan Utama : Gatal-gatal pada kedua tangan sejak 1 minggu yll.

Riwayat Perjalanan Penyakit Sekarang :

Sejak 1 minggu SMRS pasien mengeluhkan gatal-gatal ditelapak dan jari-jari tangan kanan dan kiri,

gatal dirasakan sepanjang hari terutama saat pasien selesai mencuci pakaian yang baru menjadi

pekerjaannya. Detergen yang digunakan adalah detergen bubuk. Keluhan ini tidak lebih gatal pada

malam hari, tidak lebih gatal jika berkeringat, disertai timbul bercak berwarna kemerahan, awalnya

selebar koin dan muncul bintil-bintil kecil berair, terasa gatal, dan panas. Pasien mengaku sering

menggaruk bagian yang gatal. Pasien belum pernah berobat ke dokter. Keluhan lama-kelamaan kulit

menjadi kering, bersisik, dan semakin lebar.

Tidak terdapat gatal-gatal di bagian tubuh lainnya.


Anamnesis

 Riwayat Penyakit Dahulu :

 Keluhan ini pernah dirasakan sekitar 7 tahun yang lalu

setelah mencuci baju.

 Riwayat penyakit dalam keluarga :

 Tidak ada yang memiliki keluhan yang sama seperti pasien.


Riwayat Pekerjaan :

Uraian tugas
Jenis / pekerjaan
Pekerjaan
Jenis pekerjaan Alat yang Tempat Kerja Lama Kerja
Cara melakukan digunakan
pekerjaan
Pekerja - Penggilasan Berpindah-pindah dari Bekerja 6 jam/hari, hari
Melakukan
Pencuci
pengambilan
- Sikat
pakaianrumah
kotor yang sudah dikumpulkan
ke rumah lain.
di pakaian
senin-minggu dari jam :
Pakaian - Ember Diketahui ada 4 rumah yang 07.00- 13.00 WITA
keranjang pakaian kotor. Setelah itu Ny. S memisahkan beberapa pakaian
- Kursi pendek di datangi.  
  Sudah bekerja selama 1
masing-masing berwarna, menghindari luntur pada pakaian. Setelah itu pakaian
minggu

dicuci dengan detergen dan air dan dengan bantuan menggunakan penggilasan,

sikat, ember dan kedua tangannya sendiri. Setelah selesai dicuci pakaian

dijemur.

Detil aktifitas selama 6 jam kerja

Urutan aktifitas jam kerja :

Hari Senin s/d Minggu : jam 07.00-13.00 WITA

Beliau dalam sehari dapat menghasilkan sekitar 20 kg pakaian bersih.


Bahaya potensial

1. Urutan Kegiatan (secara detail )


Waktu & Jam Bekerja Kegiatan
07.00 s/d 13.00 WITA (Senin – Melakukan pencucian baju dengan
minggu ) menggunakkan detergen selama 6

  jam dan kurang lebih dapat

Gangguan Kesehatan yangmenghasilkan


mungkinsekiar
timbul
2 0 kg pakaian

2. Alat Pelindung Diri : Tidak digunakkan


• Paparan bahan kimia : dermatitis
3. Bahaya Potensial
•Fisik : - kontak iritan
• Posisi
•Kimia : pajanan bahan ergonomic yang tidak benar : LBP
detergen
•Biologis : -
•Ergonomi : Posisi membungkuk saat mengucek noda dan memasukkan pakaian ke
dalam mesin cuci
•Psikososial : Jenuh dan stress
Pemeriksaan fisik

Keadaan Umum : Baik


Kesadaran : Compos Mentis
Tek. Darah : 120/90mmHg
Frek. Nadi : 96 x/menit
Frek Pernapasan : 19 x/menit
Suhu : Tidak diukur (afebris)
Status Gizi :
Berat Badan : 52 Kg
Tinggi Badan : 157 cm
BMI: BB (kg)/ TB(m)2 = 55/(1,57)2 = 20,8
Normal BMI : 18.5 – 22.9
Kesan: Gizi normal/Cukup . BMI =(20,8)
Status Generalisata

Kepala Normocephal, rambut berwarna hitam dan putih. Distribusi merata.

Mata Konjungtiva anemis (-/-), Sklera Ikterik (-/-), Reflek Pupil (+/+), Isokor, d= 3 mm,
edema palpebra (-/-), pegerakan mata ke segala arah baik.

Hidung Epistaksis (-/-), septum deviasi (-), sekret (-/-)

Telinga Normotia, nyeri tekan daun telinga (-/-), serumen (-/-).

Mulut Mukosa bibir lembab (+), stomatitis (-), faring hiperemis (-)

Leher T
idak ada pembesaran kelenjar getah bening.

Thoraks Simetris, tidak terdapat retraksi dinding dada, suara napas vesikuler (+/+), ronkhi (-/-),
wheezing (-/-), bunyi jantung I dan II reguler, murmur (-), gallop (-).

Abdomen Supel, BU (+), perkusi timpani, nyeri tekan abdomen (-), turgor kulit dalam batas
normal

Ekstremitas Akral hangat (+), sianosis (-), CRT < 2 dtk, edema pada tepi kuku (-), onikolisis (-)
STATUS DERMATOLOGIS ( Lokasi- Efloresensi-Penyebaran)

 
Lokasi : Regio palmar dextra et sinistra, digiti manus
II, III, IV, V dextra, digiti manus IV dan V sinistra.
Efloresensi : makula eritematous dengan sedikit
papul, disertai dengan erosi dan skuama halus.
Penyebaran : Regional

Pemeriksaan Laboratorium :
Tidak dilakukan
Analisis hubungan pekerjaan dengan penyakit yang
diderita

1. Pemeriksaan ruang/tempat kerja :


Pekerjaan dilakukan diruang yang cukup kecil dengan sirkulasi udara
kurang baik.

2. Pembuktian hubungan penyakit dengan bekerja:


Pasien bekerja sebagai pekerja pencuci pakaian setiap hari dengan
menggunakan detergen yang mengiritiasi kulit yang mengakibatkan kedua
tangannya mengalami keluhan gatal-gatal yang disertai kemerahan dengan
bintil-bintil berisi air dan terasa panas yang lama kelama-lamaan
menyebabkan tangan pasien mengelupas dan tidak menggunakan sarung
tangan.

3. Pembuktian tidak adanya hubungan penyakit dengan penyebab di luar


pekerjaan:
Hubungan penyakit diluar pekerjaan tidak ada.
Menegakkan Diagnosa Penyakit Akibat Kerja
Langkah 1. Menegakkan diagnosis kerja Dermatitis Kontak Iritan ec. Detergen
Langkah 2. Menentukan faktor pajanan Pasien bekerja selama 7 jam/hari setiap hari, pasien
berangkat dari rumah berjalan kaki. Pasien bekerja
hanya menggunakkan penggilasan, detergen, dan
sikat.
Langkah 3. Hubungan antara faktor pajanan Kontak berulang dengan faktor pajanan dapat
dengan yang diderita menyebabkan iritasi pada kulit yang dapat berupa
panas, gatal, dan kemerahan
Langkah 4. Menentukkan besar pajanan Jam kerja dari pukul 07.00 s/d 13.00 WITA, dan
dijalankan pasien selama 1 minggu , dan tidak
pernah menggunakkan APD.

Langkah 5 . Menentukan faktor Individu Pasien Tidak memiliki riwayat alergi terhadap
bahan kimia sebelumnya, dan tidak memiliki
riwayat penyakit lain

Langkah 6. Menentukan pajanan di luar tempat Pasien tidak memiliki pekerjaan lain selain menjadi
kerja pencuci pakaian

Langkah 7. Menentukan Diangnosis Akibat Kerja Dermatitis Kontak Iritan penyakit akibat kerja ,
kemudian diperberat oleh pekerjaan.
Kategori Kesehatan
“Kesehatan cukup baik dengan keluhan yang dapat dipulihkan”

“Fit to work”

Prognosa
Ad Vitam: Ad Bonam
Ad Sanasionam: Ad Bonam
Ad Fungsionam: Ad Bonam

Prognosa Okupasi
Ad Bonam
Permasalahan pasien dan rencana
penatalaksanaannya
Jenis Permasalahan Rencana Tindakan Target Waktu & Evaluasi

Penggunaan detergen yang  Di aplikasikan pengguanaan APD yang Memonitor prosedur & pemeriksaan
menyebabkan iritasi kulit kedua tangan baik dan benar. lingkungan kerja, yaitu mengevaluasi
 Edukasi tentang pentingnya pajanan saat kerja, membiasakan
menggunakkan APD penggunaan APD seperti sarung tangan.

Dermatitis kontak iritan akibat Kuratif :


bahan detergen Terapi medikamentosa :
- Sistemik: Cetrizin 1 x 1.
- Topikal : Zalf Hydrocortison0,5% dioleskan 2
x sehari.
 
Preventif :
- Hindari bahan-bahan iritan
dengan cara kontak
langsung
- Melakukan proteksi
misalnya dengan
menggunakkan sarung
tangan.
Promotif :
Penyuluhan dan Edukasi tentang DKI
KESIMPULAN & SARAN

Kesimpulan

Keluhan yang dirasakan pasien terjadi karena kegiatan pekerja pencuci pakaian yang
melakukan pekerjaannya tidak menggunakan APD, sehingga menyebabkan pasien
merasakan keluhan gatal-gatal disertai dengan kemerahan pada kedua tangannya.

Saran

Detergen yang diketahui menyebabkan iritasi pada kedua tangan dapat


menyebabkan keluhan seperti gatal-gatal pada area yang terkena dan dapat disertai
dengan timbulnya kemerahan, bintil-bintil berisi air, kulit yang mengelupas, dan
terasa panas. Oleh karna itu kepada para pekerja yang berprofesi sebagai pekerja
pencuci baju, dengan menggunakan APD yang baik misalnya sarung tangan saat
mencuci akan membantu mengurangi keluhan-keluhan diatas.
LAMPIRAN KEGIATAN
Alhamdulillah

SEKIAN DAN TERIMAKASIH