Anda di halaman 1dari 14

JUMANTIK

JURU PEMANTAU
JENTIK

Dendy rahmad (151911913067)


PENGERTIAN JUMANTIK
Jumantik merupakan petugas
kesehatan atau anggota masyarakat
yang secara sukarela memantau
keberadaan jentik nyamuk Aedes
aegypti di lingkungannya. Mereka
memiliki tanggung jawab mendorong
masyarakat melakukan
pemberantasan sarang nyamuk
secara rutin.
VISI DAN MISI
VISI :
• Menurunkan pulasi nyamuk penularan
DBD & 3entiknya dengan meningkatkan
peran serta masyarakat dalam
pemberantasan sarang nyamuk
sehingga DBD tidak lagi menjadi
ancaman bagi masyarakat

MISI :
• Menurunkan kepadatan jentik nyamuk
penularan DBD secara berkala
• Memotivasi masyarakat untuk
memperhatikan tempat yang potensial
untuk perkembang biakan nyamuk
TUJUAN PELATIHAN JUMANTIK

• Setelah selesai latihan peserta


(JUMANTIK) di harapkan masyarakat
mampu memahami penyebab, cara
penularan, tanda tanda, pertolongan
pertama dan cara pencegahan penyakit
DBD serta melakukan pemeriksaan
jentik, penyuluhan dan motivasi kepada
keluarga dan kelompok masyarakat
FASE KEHIDUPAN NYAMUK

Tempat bertelur nyamuk Aedes aegypti


adalah kontainer air buatan yang berada
di lingkungan perumahan yang banyak
ditemukan di dalam rumah dan sekitar
lingkungan perkotaan seperti botol
minuman, alas pot bunga, fasbunga, bak
mandi, talang air. Selain itu juga sering
ditemukan di lubang pohon dan lainnya

Aedes aegypti mengalami metamorfosis


sempurna yaitu telur, larfa, pupa atau
kepompong dewasa.
LANJUTAN

Perkembangan nyamuk Aedes aegypti dari


telur sampai menjadi nyamuk dewasa
memakan waktu sekurang - kurangnya
sembilan hari. Telur akan menetas menjadi
larfa dalam waktu 1 - 2 hari. Selanjutnya
larfa berubah menjadi pupa dalam waktu 5
- 15 hari. Stadium pupa biasanya
berlangsung dua hari, lalu keluarlah
nyamuk dewasa yang siap mengisap darah
dan menularkan DBD. Umur nyamuk
dewasa umumnya 2 - 3 minggusa.
PENGERTIAN PENYAKIT DBD

Demam Berdarah adalah salah satu


penyakit di daerah tropis yang di sebabkan
oleh virus dengue dan ditularkan oleh
nyamuk Aedes aegypti (betina) Ditandai
dengan demam mendadak 2 - 9 hari tanpa
penyebab yang jelas, lemah, lesu, gelisah,
nyeriulu hati dan disertai tanda perdarahan
di kulit berupa bintik - bintik merah, lebam
(ecchymosis) atau ruam (purpura), kadang
- kadang terjadi perdarahan di hidung
(mimisan), berak darah7,muntah
bercampurdarah dan kesadaran menurun
atau shock
PERTOLONGAN PERTAMA
Dengan mengenali tanda-tanda penyakit
demam berdarah, maka kita dapat
melakukan pertolongan pertama bagi
pasien di rumah. Karena jika tidak ditangani
dengan baik, demam berdarah dapat
mengancam nyawa. berikut adalah
pertolongan pertama :

• Perbanyak minum agar cairan dalam


tubuh terpenuhi
• Kompres air hangat
• Beri obat penurun panas
• bawa ke sarana kesehatan terdekat
FAKTOR PENULARAN INVEKSI VIRUS
DENGUE

Terdapat 3 faktor yang berperan dalam


penularan infeksi firus dengue yakni
manusia, firus dan vektor perantara. Virus
dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk
Aedes aegypti. seseorang yang dalam
darahnya mengandung firus dengue
merupakan sumber penularan DBD. Bila
penderita DBD digigit nyamuk penular,
maka firus dalam darah akan ikut terisap
masuk kedalam lambung nyamuk.
Selanjutnya firus akan memperbanyak diri
LANJUTAN

Kira - kira satu minggu setelah mengisap


darah penderita nyamuk tersebut siap
untuk menularkan kepada orang lain(masa
inkubasi ekstrinsik).
Virus ini tetap berada dalam tubuh nyamuk
sepanjang hidupnya, oleh karena itu
nyamuk Aedes aegypti yang telah
mengisap firus dengue menjadi penular
infektif sepanjang hidupnya. Penularan ini
terjadi karena setiap kali nyamuk
menggigit, sebelum menghisap darah akan
mengeluarkan air liur, bersama air liur
inilah virus di pindahkan dari nyamuk ke
CARA PENCEGAHAN

a. Cara fisik
1. Menguras tempat penampungan air
minimal seminggu sekali
2. Menutup rapat tempat penampungan air
3. Melakukan 3M, muburkan,
mengumpulkan,memanfaatkan atau
menyingkirkan barang - barang bekas
yang dapat menampung air hujan
seperti kaleng bekas, plastik bekas dan
lainnya
b. Cara kimia
1. Larfasidasi
Adalah menaburkan bubuk
pembunuh jentik kedalam tempat
penampungan air, bila menggunakan
abate disebut Abatisasi.

2. Fogging (pengasapan)
Nyamuk Aedes aegypti dapat
diberantas dengan fogging(pengasapan)
racun serangga, termasuk racun
serangga yang digunakan sehari - hari di
rumah tangga.
c. Cara Biologis
1. Dengan memelihara ikan pemakan
jentik yang diletakan pada kolam atau
genangan air yang sulit dikuras, seperti
ikan kepala timah, cupang dan Lainya.
2. Menanam tanaman pengusir nyamuk
seperti lili gundi
THANK YOU :)

Anda mungkin juga menyukai