Anda di halaman 1dari 26

Review APR Provinsi 2017

LCP TEAM
Review APR 2017
Metode:
• Bahan yang direview berdasarkan APR Provinsi yang dikirim Provinsi
ybs
• Membandingkan dengan Target Program Pengendalian Penyakit
Kusta dan Frambusia 2017
• Mengkaji APR setiap provinsi bantuan NLR (14 provinsi),
membandingkan capaian dan indikator.
• Konsistensi penulisan data dan analisa
Target Program Pengendalian Penyakit Kusta dan
Frambusia 2017
No Dokumen Indikator Target
Th 2017

1 RPJMN Provinsi dengan eliminasi kusta 26 prov

2 Renstra Persentase cakupan penemuan kasus baru kusta tanpa 88%


cacat

3 RAN/D SDGs/ TPB Provinsi dengan eliminasi kusta 26 prov

4 RKP Kabupaten/Kota yang eliminasi kusta 419 kab

Kasus Baru kusta yang menyelesaikan pengobatan tepat 87%


pada waktunya

Kab/Kota bebas frambusia (penegakkan diagnosis, 64 kab


pengobatan, POPM, pemeriksaan darah/serum)
PENCAPAIAN ELIMINASI KUSTA
TK PROPINSI 2017

TERCAPAI
14 provinsi TERCAPAI Seluruh
belum provinsi
eliminasi 2014 2015 2016 2017 2018 2019 eliminasi

Eliminasi: Eliminasi:
Banten Maluku, Maluku Utara, Papua dan
Eliminasi: Papua Barat,Sulawesi barat
Eliminasi: Kaltara, Aceh (seluruh provinsi)
Angka Prevalensi <1/10.000 Eliminasi: Eliminasi:
pddk Sulawesi Tenggara, Jawa Sulawesi Selatan
Timur, Sulawesi utara Sulawesi tengah, Gorontalo

xcast0ne
4
Sampai 2017 : 24 Provinsi mencapai eliminasi
TARGET RPJMN 2017 : 26 Provinsi
Jumlah Kabupaten TOTAL KABUPATEN/KOTA : 514
Kabupaten seluruh yang belum
No Kab/Kota eliminasi
1 Papua 29 11
2 Papua Barat 13 11
3 Maluku 11 10
4 Maluku Utara 9 10
5 Sulawesi Utara 15 13
6 Sulawesi Selatan 24 14
7 Sulawesi Tenggara 17 10 TOTAL KAB ENDEMIS SELURUH INDONESIA =
8 Sulawesi Tengah 13 7 142.
9 Gorontalo 6 6 TOTAL KABUPATEN /KOTA YANG BELUM
10 Jawa Barat 27 4 ELIMINASI YANG WIL BANTUAN NLR 
11 Jawa Tengah 35 8 121/142 = ( 85 % ).
12 Jawa Timur 38 10
13 Banten 8 3
14 Aceh 23 4
TOTAL 268 121
Indikator Epidemiologi Tahun 2017
INDIKATOR PR per 10.000 penduduk INDIKATOR CDR Per 100.000 penduduk
No Provinsi APR
No Provinsi APR
1 Aceh 6,24
1 Aceh 0,8
2 Banten 7,57
2 Banten 0,78
3 Jawa Barat 4,3
3 Jawa Barat 0,56
0,58 4 Jawa Tengah 5,6
4 Jawa Tengah
0,93 5 Jawa Timur 5,6
5 Jawa Timur
6 Sulut 2,08 6 Sulut 18
7 Gorontalo 1,8 7 Gorontalo 18,6
8 Sulawesi Tengah 1,09 8 Sulawesi Tengah 11,46
9 Sulawesi Selatan 1,28 9 Sulawesi Selatan 12,6
10 Sulawesi Tenggara 1,4 10 Sulawesi Tenggara 12,6
11 Maluku 2,6 Maluku 24,8
11
12 Maluku Utara 4,63 47,3
12 Maluku Utara
13 Papua 3,83 33,9
13 Papua
14 Papua Barat 7,54
14 Papua Barat 85,65
INDIKATOR : Anak diantara kasus baru INDIKATOR : Cacat Tk. 2 diantara
(%) kasus baru (%)
No Provinsi APR No Provinsi APR
1 Aceh 10 1 Aceh 5,0
2 Banten 11 2 Banten 8,0
3 Jawa Barat 9 3 Jawa Barat 10,0
4 Jawa Tengah 5 4 Jawa Tengah 11,0
5 Jawa Timur  5 5 Jawa Timur  11
6 Sulawesi Utara 9 6 Sulut 4,0
7 Gorontalo 9 7 Gorontalo 2,8
8 Sulawesi Tengah 11,47 8 Sulawesi Tengah 8,24
9 Sulawesi Selatan 5,4 9 Sulawesi Selatan 7,5
10 Sulawesi Tenggara 11  10 Sulawesi Tenggara  2
11 Maluku 19 11 Maluku 5
12 Maluku Utara 26 12 Maluku Utara 3
13 Papua 24 13 Papua 3
14 Papua Barat  27 14 Papua Barat  1
RFT Rate
Target RKP : 87 % RFT Rate
INDIKATOR : RFT RATE 2017 (%)
No Provinsi PB MB
1 Aceh 98.88 96.62
2 Banten 96 91
3 Jawa Barat 88 94
4 Jawa Tengah 98 90
5 Jawa Timur 91,96 90
6 Sulut 97 90
7 Gorontalo 80 90
8 Sulawesi Tengah 100 89,77
9 Sulawesi Selatan 97,5 85,6
10 Sulawesi Tenggara 78 92
11 Maluku 100 80
12 Maluku Utara 91,43 90,54
13 Papua 88 85
14 Papua Barat 72,22 77,05
Lama waktu gejala dilihat pertama
Penemuan Kasus Baru kali sampai berobat/melapor ke
Tahun 2017 Sarkes
Waktu rata-rata antara
Jumlah Kasus No Provinsi gejala yang dilihat oleh
No Provinsi
baru pasien sampai melapor ke
sarana kesehatan
1 Aceh 422 1 Aceh 1-3 Tahun
2 Banten 1-2 Tahun
2 Banten 924 3 Jawa Barat  
3 Jawa Barat 1958 4 Jawa Tengah  
4 Jawa Tengah 1943 5 Jawa Timur  
5 Jawa Timur 3309 6 Sulawesi Utara 13 Bulan
6 Sulawesi Utara 506 7 Gorontalo 2-5 Tahun
7 Gorontalo 214 8 Sulawesi Tengah 1-2 Tahun
8 Sulawesi Tengah 340
9 Sulawesi Selatan 1091 9 Sulawesi Selatan 1-2 Tahun
10 Sulawesi Tenggara 337 10 Sulawesi Tenggara > Bulan
11 Maluku 418
11 Maluku 1-3 Tahun
12 Maluku Utara 558
12 Maluku Utara -
13 Papua 1166
13 Papua 6 bln - 1 Tahun
14 Papua Barat 784 14 Papua Barat -
  13970      
Presentase Penemuan Kasus Baru (%)
Cara Penemuan Kasus (%)
No Provinsi Sukarela Kontak Anak sekolah Active lain

1 Aceh 83 1 15 1
2 Banten 84 10,3 1,3 4,4 Chart Title
3 Jawa Barat 59,3 9,87 0,35 18
4 Jawa Tengah 70 4 2 24
5 Jawa Timur 69,28 10,27 0,75 19,7 11%
13% Sukarela
6 Sulawesi Utara 80 6 0,2 14 11
Maluku
7 Gorontalo 70,5 3,7   25,7
8 Sulawesi Tengah 75,88 5,59 0,29 18,24 77%

9 Sulawesi Selatan 76 4 0, 20
10 Sulawesi Tenggara 63,2 15,12 0,59 21,1
11 Maluku 57 20 0,95 22,01
12 Maluku Utara 69,89 10,21 2,32 17,56
13 Papua 75 10 0, 15
14 Papua Barat 89,5 6,7 0,6 3,2
  73,03 7.26 2.19 26.43
Pemeriksaan Kontak
Jumlah Jumlah index % Jumlah Jumlah kontak
case yang Hasil Rata-rata 1
No Provinsi Index kontaknya index case dari IC yang Positif IC diperiksa
case diperiksa yang diperiksa diperiksa

1 Aceh  29 257   558 20 19


2 Banten 847 713 84.18 8170   11
3 Jawa Barat 1976 1085 54.91 7214 98 7
4 Jawa Tengah   0.00      
5 Jawa Timur     #DIV/0!      
6 Sulut 445 327 73.48 3293 7 10
7 Gorontalo  207 165  79,7 3345   8  
8 Sulawesi Tengah 321 288 89.72 4546 19 16
9 Sulawesi Selatan 1042 866 83.11 4726 49 5
10 Sulawesi Tenggara 286 303 105.94 505 51 2
11 Maluku 335   0.00 2010 83  6*
12 Maluku Utara 502   0.00   57  
13 Papua 551 237 43.01 943 41 4.0
14 Papua Barat            
Total 6512 4013 61.62 35310 459 8.8
Kegiatan aktive (RVS dan ICF )
RVS ICF
JML Desa yang Kasus Jml lokasi Kasus
melaksanakan ditemukan No Provinsi ditemukan
RVS/Penemua Aceh
1
No Provinsi n aktif lainnya
1 Aceh 840 16 2 Banten    
2 Banten 16 49 3 Jawa Barat    
3 Jawa Barat  138  236 4 Jawa Tengah  210/900  363
4 Jawa Tengah  42  103 5 Jawa Timur    652
5 Jawa Timur 6 Sulawesi Utara    
6 Sulawesi Utara 173 278 7 Gorontalo    
7 Gorontalo 117 30 8 Sulawesi Tengah    
8 Sulawesi Tengah 375 63 9 Sulawesi Selatan 600 229
9 Sulawesi Selatan 10 Sulawesi Tenggara 308 33
10 Sulawesi Tenggara 11 Maluku 95 96
11 Maluku 95 96 12 Maluku Utara
12 Maluku Utara 21 52 13 Papua
13 Papua 14 Papua Barat
14 Papua Barat       Total
  Total 1607 584
Pencegahan cacat dg pem.VMT/ST (POD)
VMT ST
( POD )%
No Provinsi Indikator : 100 % POD dilakukan routin oleh petugas Puskesmas.
1 Aceh  
2 Banten 85
3 Jawa Barat
4 Jawa Tengah 75
5 Jawa Timur  85
6 Sulawesi Utara 80
7 Gorontalo 77
8 Sulawesi Tengah 88
9 Sulawesi Selatan 79
10 Sulawesi Tenggara
11 Maluku 60
12 Maluku Utara
13 Papua
14 Papua Barat
  Total
KPD yang active 2017
KPD /SHG
No Provinsi aktiv
1 Aceh 6
2 Banten 9 Base line data KPD/SHG DARI IAD DATA COLECTION :
3 Jawa Barat 5
4 Jawa Tengah 8
5 Jawa Timur 54 tahun 2011 ada 167 .
6 Sulawesi Utara  0
7 Gorontalo -
8 Sulawesi Tengah 0
9 Sulawesi Selatan 9
10 Sulawesi Tenggara 0
11 Maluku 2
12 Maluku Utara 2
13 Papua 0
14 Papua Barat  0
  Total 95
Reaksi berat dan reaksi berulang
RX RX
No Provinsi Berat berulang
1 Aceh 12 14 Terkait kebutuhan Prednison dan Lampren lepas.
2 Banten 24 1
3 Jawa Barat 31
4 Jawa Tengah 170 26
5 Jawa Timur 66 6 LAMPREN LEPAS : 125 X 36.000 = 4.500.000 CAPSUL (100MG)
6 Sulawesi Utara 45 8
7 Gorontalo 12 4
8 Sulawesi Tengah 13 1
PREDNISON DISIAPKAN PUSKESMAS
9 Sulawesi Selatan 57 2
10 Sulawesi Tenggara 11 3
11 Maluku 4 0
12 Maluku Utara 2 2
13 Papua 21 13
14 Papua Barat  1  1

  Total 401 65
Puske sm a s de ng a n pe nde r i ta kusta da n ta npa pe nde r i ta
kusta di 14 pr ovi nsi
INDIKATOR : Puskesmas dg Penderita Kusta terdaftar 2017
Puskesmas dg
pend. Kusta Puskesmas tanpa
No Provinsi pend. Kusta
1 Aceh 139 207
2 Banten 181 55 2991

3 Jawa Barat 534 449 2035

4 Jawa Tengah 497 285


5 Jawa Timur 666 294
6 Sulut 146 47
P u sk esm as d g p en d . K u st a P u sk esm as t an p a p en d . K u st a
7 Gorontalo 73 19
8 Sulawesi Tengah 98 105
9 Sulawesi Selatan 289 168
10 Sulawesi Tenggara 123   186
Puskesmas
11 Maluku 96 117 dengan
penderita kusta
12 Maluku Utara 93 41 43%
57%
Puskesmas
tanpa penderita
kusta
13 Papua 139 195
14 Papua Barat 40 53
  Jumlah 2991 2035
Jumlah Puskesmas Jumlah Puskesmas
dengan penderita kusta tanpa penderita Kusta
( 2991 ) (2035)

Tenaga Dokter Terlatih 1768 1133

Petugas P2 Kusta Terlatih 2410 1417

Puskesmas dengan penderita Kusta di 14 Provinsi Piskesmas dengan Penderita Kusta di 14 Provinsi

23%
41% Tenaga dokter terlatih Tenaga Petugas P2 Kusta
Tenaga dokter belum terlatih
59% terlatih/tidak ada dokter Tenaga belum terlatih

77%
Pendanaan APBD Prov, APBD Kab/Kota dan BOK Tahun
2017
APBD APBD KAB KOTA ADA 2017
No Provinsi Prov Kab/kota BOK 8,000,000,000
1 Aceh V 4/23 10/23 7,000,000,000
6,000,000,000
5,000,000,000
2 Banten V 8/8 8/8 4,000,000,000
3,000,000,000
3 Jabar V 21/27 11/27 2,000,000,000
1,000,000,000
4 Jateng V 29/35 NA -
BN OV TA K) R
5 Jatim V 37/38 26/38 AP PR KO
O NL
(B
BD B- SI
L
AP KA FI
6 Sulawesi Utara V 10/15 11/15 BD N
AP NO
K
7 Gorontalo V 2/8 8/8 DA

8 Sulteng V 13/13 7/13


2016
9 Sulsel V NA NA
10 Sultra V 17/17 5/17 12,000,000,000
10,000,000,000
11 Maluku V 2/11 8/11
8,000,000,000
12 Malut V 5/10 NA 6,000,000,000
13 Papua V NA NA 4,000,000,000

14 Papbar' 0 NA NA 2,000,000,000
-
Total 12/14 179/256 145/203 BN V A K) R
AP PR
O OT O NL
-K L (B
BD KA
B SI
AP FI
BD N
AP NO
K
DA
Gap dana NLR dan APBD  ownership Local
GOV
Contoh provinsi sulawesi Selatan,  perlu effort maksimal

h DIHARAPKAN

Kebutuhan dana hanya terpenuhi 43,83 %


Innovative activities
• Jaminan kesehatan YAPITA ( Jatim )
• Leprosy hospital mobile ( Jatim, Jateng )
• Cinta Keluarga (Jatim)
• Chemprophylaksis ( Jatim )
• Urban Leprosy ( Sulut, Jatim )
• Desa Sahabat Kusta , Kelompok sobat kusta ( Sulut,Papua)
• Peer conseling ( Jatim )
• SK Gub ( Jatim ) tentang Regional rujukan, Team GE Kusta
• Perbub ( Gowa Sulsel ) TB Kusta HIV
• M.Lep ( Banten, Gorontalo ).
• UPE’TA di Kab Pinrang (Sulawesi Selatan) Sosialisasi kusta dengan sasaran kegiatan adalah
tokoh masyarakat, tokoh agama dan kader.
Lesson learn
• Khemoprofilaksis di :
• Kab. Sumenep
• Kab. Samapang
• Kab. Maluku Tenggara Barat
• Desaku (Munahasa Utara)
• Menuju dan mempertahankan Status Eliminasi Kusta (Banten)
• MOBILE LEPROSY ( M.Lep ).

- SMS Gate way ( Klien, Keluarga, petugas ) Banten dan GTO


- Web site ( meningkatkan pengetahuan petugas )
- Face book ( semua orang ).  admin pak Alakadri.
- Update Data Online – Aplikasi Mlep Update Data (User & Password tiap Petugas
Puskesmas)  aman, terkendali datanya.
- Lokasi uji coba Kab Serang ( Banten ) dan Kab Gorontalo ( Gorontalo )
Manfaat : ( Kab Gorontalo )  193 klien,52 anggota keluarga,22 petugas Puskesmas,73 %
petugas akses web site.
- Cakupan kasus meningkat ( 15.2/100.000 Ke 18,8/100.000 )
- Cakupan cacat, Tk.2 menurun ( 9,3 % ke 7,2% )
- Skor cacat menurun
- Angka D.O menurun ( 10 % Ke 8,8 % ).
Provinsi yang membahas Recommendasi APR 2015 di APR 2016 :

• Aceh
• Banten
• Sulsel
• Sultra
Provinsi yang membahas Recommendasi APR 2016 di APR 2017 :
• Banten
Temuan masalah pengisian APR
• Format APR Belum seragam diisi sperti yang diminta oleh NLR& SUBDIT 
Kesulitan dalam mereview.
• Tidak konsisten dalam pengisian table misalnya Jumlah total kasus baru tidak sama
dengan rincian total kasus yang ditemukan secara sukarela,kontak, anak sekolah
dan aktiv lainnya
• Tidak semua provinsi mengisi Table Kontak dan RVS dan ICF.
• Table alokasi dana juga tidak diisi lengkap,
• Rekomendasi yang dibuat tahun lalu 2016 tidak tersirat secara nyata tindak
lanjutnya dalam APR 2017.
• Penyampaian laporan final antara Bulan Juli sampai awal Oktober 2017
Rekomendasi
• Data dalam pelaporan dapat menjadikan informasi yang “evidence
base” 
• Ketepatan
• Kelengkapan
• Konsistensi
• APR dapat dijadikan penyusunan perancanaan kegiatan dan anggaran
• APR untuk bahan advokasi
TERIMA KASIH