Anda di halaman 1dari 22

PRESENTASI

MATERI TRANSLATE DARI BUKU “GROUND WATER AND WELLS”


2nd Edition, Fletcher G. Driscoll, Ph.D:

1. Single String Instalation


2. Filter Packed Wells
3. Selection and Placement of Filter Pack

Diterjemahkan dan dipresentasikan oleh:

FEMI TANIA (D 1101 14 1032)

PRODI TEKNIK PERTAMBANGAN


UNIVERSITAS TANJUNGPURA
1. Single String Instalation (Instalasi Tali Tunggal)

• Pada diameter terkecil, pengeboran sumur bor


dihentikan pada sedimen yang tidak terkonsolidasi,
screen terpasang tepat pada bagian bawah casing.
• Casing dan screen kemudian dipasang di dalam lubang
dan cairan pengeboran diencerkan.
• Tali dari casing dan screen sumur adalah tali yang kecil
(ramping), memiliki kolom fleksibel dengan
perbandingan tertinggi panjang dan diameternya
(Gambar 14.13). sekitar 200 ft (61 m) dan diameternya
sekitar 12 inch (350 mm), perbandingan antara panjang
dan diameternya adalah 200:1.
• Tali casing dan screen sumur yang ramping ini
mempunyai kekuatan kolom kecil tanpa
penyangga lateral.
• Ketika casing dan screen sudah terpasang di
lubang yang terbuka tanpa penyangga samping dari
formasi subpermukaan, sebaiknya tali digantung
dari permukaan selama pemasangan tanpa
membebani kolom pada bagian bawahnya.
• Kesalahan dalam kewaspadaan pengamatan akan
terlihat pada reruntuhan atau bengkokan sumur.
Pemusatan sangat efektif dalam menjaga
kesejajaran, dan dianjurkan (digunakan) untuk
semua screen yang panjangnya lebih 20ft.
Gambar 14.13. Tali screen yang
panjang harus ditangani dengan
hati-hati sebelum dan sesudah
dipasang di dalam tanah.

Sumber: Groundwater and Wells


(Second Edition)
• Untuk mencegah material yang kaya akan lumpur
(lempung) di atas aquifer dari peluruhan disebelah screen
selama proses natural, seringkali dilakukan
pemasangan stabiliser formasi (Gambar 14.14).
Stabiliser formasi menahan lumpur hingga material-
materialnya membentuk rongga terhadap stabiliser.
Ukuran gradasi dari stabiliser harus sama seperti bentuk
material atau sedikit lebih kasar
• Pada kebanyakan kasus, stabiliser formasi tidak
diperlukan jika lubang bor hanya sedikit lebih besar
daripada screen dan bagian atas screen ditempatkan
pada kedalaman 3 ft (0.9 m) atau lebih dalam pada
zona lumpur (zona lempung). Jika stabiliser formasi
tidak digunakan dan terdapat anulus besar, penangkap
reruntuhan dapat ditempelkan pada atas casing untuk
mencegah peluruhan (pengelupasan).
Gambar 14.14. Stabiliser formasi
dapat ditempatkan di samping screen
sumur untuk mencegah reruntuhan
formasi yang tidak terduga terhadap
screen sumur. (Sumber: Groundwater
and Wells (Second Edition) )
2. FILTER PACKED WELLS (SUMUR-SUMUR
BERPENYARING)
• Kebanyakan sumur yang dibor menggunakan metode
tumbuk atau metode putar (rotari) dirancang untuk
penyaringan, dengan demikian mengubah proses
pemasangan screen.
• Sumur berpenyaring berbeda dari sumur yang dibuat
secara alami, pada sumur berpenyaring terdapat
pembungkus khusus penyaring pasir dan kerikil
yang diletakkan di sekitar screen sumur pada ketebalan
yang telah ditentukan.
• Penyaring ini terdapat pada zona gradiasi dari
material permeabel yang terbentuk oleh proses
pembentukan alami.
• Pada beberapa kondisi geologi, ketersediaan
material filter pack yang cocok, metode pengeboran,
dan tipe screen menentukan apakah filter pack
harus digunakan.
• Ketebalan dari filter pack merupakan faktor
utama dalam keefektifan prosedur eksploitasi
yang berada pada sambungan saringan dan formasi.
• Ketebalan minimum untuk saringan 3 inch (76mm).
Filter pack yang lebih tebal dari 8 inch tidak
disarankan untuk digunakan.
3. Selecting and Placement Filter Pack
(Seleksi dan Penempatan Filter Pack)
• Sangat penting untuk memilih filter pack yang
tidak dapat terpisah karena akan terjadi sand-
pumping* jika partikel yang kasar dan halus
terpisah saat proses penempatan.
• Material filter pack yang sudah dipilah dengan
baik, memiliki kemungkinan lebih kecil untuk
terpisah daripada material yang disusun
dengan variasi ukuran partikel yang luas
(beragam).

Foot note: *Sand pumping adalah kondisi pasir masuk ke dalam pipa sumur.
• Semua material filter pack harus dirawat
dengan bakterisida, biasanya klorin,
sebelum penempatan untuk memastikan jika
sumur tidak akan terkontaminasi.
• Seluruh air dan peralatan yang digunakan
dalam proses ini harus ditangani dengan 50
mg/l larutan bebas klorin sebelum digunakan.
• Cairan pemboran harus dicairkan sebelum
penempatan material pack.
Metode Pemasangan Filter Pack

A. Pipa Tremie

B. Telltale Screen

C. Cross-over Tool
A. Pipa Tremie
• Penggunaan pipa tremie untuk instalasi filter
pack akan meminimalisir kemungkinan
pemisahan partikel dan penyumbatan.
Metode ini direkomendasikan untuk
penempatan filter pack terutama untuk
material-material dengan koefisiensi yang
tidak seragam.
• Sistem tremie adalah cara praktis untuk
pemasangan filter pack pada sumur dengan
kedalaman yang dangkal hingga sedang.
Gambar 14.15. Sebuah filter
pack bisa dipasang di dalam
rongga anular antara dalam dan
luar casing dengan menggunakan
corong kecil yang dipasang pada
bagian atas pipa tremie. Air
dimasukkan ke dalam tremie
untuk mencegah penyumbatan
dari material pack. (Lang Well
Drilling)
B. Telltale Screen
• Metode lain untuk mengetahui apakah filter pack
sudah terpasang dengan benar memerlukan
sebuah tanda berpotongan pendek pada screen
(telltale screen) yang terpasang di atas screen
produksi.
• Filter pack sering ditempatkan ke dalam sumur
berdiameter besar dengan sirkulasi cairan
terbalik di dalam sumur selama material filter
pack dimasukkan ke dalam rongga anular oleh
corong (continuous-feed hopper) (Gambar 14.16).
Gambar 14.16. Corong (continuous-feed hoppers)
memudahkan pemasangan material pack yang bervolume
besar.
• Pada prosedur ini, lubang bor terisi penuh oleh cairan.
Material filter pack terbawa kebawah oleh air saat air
mengalir keluar dari bagian dalam casing dan screen. Saat
filter pack mengisi rongga di sekitar screen sumur, air
pengangkut melewati bukaan screen dan ditarik ke atas.
• Beberapa pengebor menggunakan pipa stinger yang
memaksa air untuk mengalir ke segala arah pada dasar
screen sebelum kembali ke permukaan (Gambar 14.17).
• Penggunaan pipa stinger sangat bermanfaat untuk screen
yang panjang, dimana pipa stinger dapat mengurangi
penyumbatan dan pemisahaan dari partikel filter
pack.
• Metode ini baik digunakan ketika pack
terkontaminasi secara tidak sengaja oleh
material organik atau mengandung banyak
material halus.
Gambar 14.17. Saat
penyaring menggunakan
screen panjang, sebuah pipa
stinger dipasang untuk
memaksa air mengalir ke
dasar screen.
C. Cross-over Tool
• Metode yang lebih rumit dari pemasangan filter pack pada
sumur berdiameter relatif kecil, ialah sumur-sumur dalam yang
digunakan pada industri sumur minyak selama bertahun-
tahun. Filter pack dipompa kedalam dengan air atau cairan
bor cair oleh alat instalasi yang disebut alat cross-over.
• Untuk sumur air, alat cross-over biasanya digunakan untuk
pemasangan dalam yang memiliki anulus kecil. Alat cross-over
di sambungkan antara pipa bor dan bagian atas pipa riser.
• Screen-nya tergantung dari alat saat perakitan diturunkan ke
dalam sumur pada pipa bor. Bagian atas pipa riser dapat
disegel ke casing dengan pembungkus yang cocok setelah pack
dipasang.
Gambar 14.18. Fitur-fitur penting dan
alat cross-over digunakan untuk
pengaturan screen sumur dan
penempatan filter pack pada sumur
dalam (Suman et al,. 1983).
• Meskipun gambaran dari alat cross-over
menunjukkan bahwa prosedur ini lebih
sederhana, prosedur ini sebenarnya
memerlukan peralatan yang rumit dan mahal
serta keterampilan yang memadai. Setiap
fase operasi harus dikoordinasikan dengan
baik untuk menjamin aliran kontinu dari
material filter pack pada tingkat yang tidak
akan menyumbat pipa bor atau menutup
lubang.
SEKIAN
TERIMA KASIH