Anda di halaman 1dari 8

ANALISIS KANDUNGAN ZAT

PEWARNA SINTETIK
RHODAMIN B DAN
MENTHANYL YELLOW PADA
JAJANAN ANAK DI SDN
KOMPLEKS MANGKURA
KOTA MAKASSAR
Anggota Kelompok :
1. Debora Febriyanti (06)
2. Dheanisa Puspatika (08)
3. Fatimataz-zahro (09)
4. Kisza Agswindi (13)
5. Nuzila Khoirun Nisak (19)
6. Odilia Isyanti Nursavitri (20)
Zat pewarna sintesik Rhodamin B dan
Methanyl Yellow masih sering ditambahkan
pada jajanan agar membuat warna jajanan lebih
mencolok untuk mengkonsumsinya. Kedua zat
ini bersifat karsinogenik sehingga dalam
penggunaan jangka panjang dapat
menyebabkan kanker. Tetapi hasil penelitian
menunjukkan bahwa yang diuji tidak
menghasilkan reaksi perubahan warna yang
menunjukkan adanya Methanyl Yellow.
PENDAHULUAN
Anak sekolah tertarik dengan jajanan yang rasanya
menggugah selera. Maka dari itu, jajanan sekolah
perlu diamankan dan diperhatikan.
Menurut lembaga pembinaan dan perlindungan
konsumen(LP2K), penggunaan zat pewarna pada
makanan secara tidak bertanggung jawab akan
mengakibatkan kemunduran kerja otak, sehingga
anak-anak menjadi malas.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis zat
pewarna sintetik yang tidak diizinkan (Rhodamin B
dan Methanyl Yellow).
HASIL PEMBAHASAN
Penelitian dilakukan dengan cara observasi dan
pengambilan sampel jajanan saus nugget yang
dicurigai mengandung pewarna Rhodamin B.
Sampel langsung diuji dengan metode kromatografi
kertas di laboratorium tanpa harus melakukan
penyimpanan terlebih dahulu. Prinsipnya adalah
penrikan zat warna dari sampel ke dalam benang wol
bebas lemak dalam suasana asam dengan pemanasan
dilanjutkan dengan pelunturan atau pelarutan warna
oleh suatu basa. Selanjutnya sampel ditotolkan pada
kertas saring dan dielusi hingga sempurna.
Diketahui bahwa sampel yang diuji tidak menghasilkan
warna visual merah muda terang dan juga tidak
berflouresensi kuning atau jingga dibawah sinar UV 354
nm dan 366 nm pada pemeriksaan pertama akan tetapi
menghasilkan warna visual merah muda pudar pada
pemeriksaan kedua namun tetapi tidak tampak flouresensi
kuning atau jingga dibawah sinar UV 354 nm dan 366 nm.
Hasil percobaan identifikasi pewarna Methanyl Yellow
pada sampel jajanan dengan metode asam, baik pada
pemeriksaan pertama maupun pemeriksaan kedua, dapat
dilihat bahwa ketiga sampel yang diuji tidak menghasilkan
reaksi perubahan warna yang menunjukkan adanya
Methanyl Yellow sehingga diketahui bahwa tidak terdapat
zat pewarna Methanyl Yellow pada masing-masing sampel.
KESIMPULAN DAN SARAN
Dapat disimpulkan dari penelitian ini bahwa
tidak ditemukan adanya zat pewarna sintetik
Rhodamin B maupun Methanyl Yellow pada
sampel jajanan yang dicurigai di SDN Kompleks
Mangkura. Sebaiknya diadakan program tentang
pentingnya cara memilih makanan yang sehat
dan bergizi. Bagi pihak sekolah agar bekerja
sama dengan pihak Puskesmas dalam
memberikan penyuluhan tentang makanan dan
minuman yang sehat pada anak sekolah.
• Kromatografi adalah suatu teknik pemisahan
molekul berdasarkan perbedaan pola
pergerakan antara fase gerak dan fase diam
untuk memisahkan komponen (berupa
molekul) yang berada pada larutan.
• Fluoresensi adalah terpancarnya sinar oleh
suatu zat yang telah menyerap sinar atau
radiasi elektromagnet lain.