Anda di halaman 1dari 15

Galih Okta Satria

LAJU FILTRASI GLOMERULUS


Proses Filtrasi
• Untuk mendorong cairan dari kapiler ke kaps Bowman, perlu
gaya (tekanan filtrasi /TF = Starling forces), yg ditentukan oleh:
– Tekanan mendorong:
• tekanan hidrostatik di kapiler glomerulus (PKG)
& tekanan onkotik dalam kaps. Bowman (KB)
– Tekanan melawan filtrasi:
• tek. hidrostatik di kaps Bowman (PKB) & tek.
onkotik prot.plasma di kap.glomerulus (KG )
– TF = Tekanan mendorong – tekanan melawan 
– TF = (PKG+ KB) – (PKB+ KG ) atau TF = PKG – PKB - KG
• Tekanan hidrostatik kap.glom.
– + 55 mmHg, dipengaruhi oleh : kerja jantung
dan tahanan dalam a.aferen & a.eferen.
• Tekanan hidrostatik kaps Bowman
– + 15 mmHg, dipengaruhi oleh keadaan ureter
dan kapsula fibrosa ginjal.
• Tekanan onkotik di kap. glomerulus
– + 30 mmHG, bergantung pada kadar protein
plasma di kap. glomerulus
• TF = PKG – PKB - KG , maka
• TF = ( 55 –15 – 30) mmHg = 10 mmHg
• Tekanan filtrasi yang berperan dalam
pembentukan filtrat adalah 10 mmHg
Laju filtrasi glomerulus (LFG)
/ Glomerular filtration rate (GFR)
• Vol plasma yg difiltrasi dari kapiler glomerulus
ke kapsula Bowman per satuan waktu.
• Bergantung pada tekanan filtrasi (TF),
permeabilitas membran glom. & luas
permukaan filtrasi (Kf) 
• LFG = Kf x TF atau LFG = Kf x (PKG – PKB - KG)
• BB 70 kg  LFG = 180 L/hari (125 ml/menit)
• LFG dpt berubah bergantung pada berbagai
hal yg dapat menimbulkan perubahan2 pada
Kf, PKG, PKB & KG
• Laju Filtrasi Glomerulus/GFR, bergantung pada:
- Filtrasi netto
- Koefisien filtrasi: sbrpa luas permukaan glomerulus yg
tersedia untuk penetrasi dan sbrpa permeabelnya
membran glomerulus (tk kebocoran). GFR= Kf * tek
filtrasi netto

• GFR dikontrol 3 mekanisme:


1. Pengaturan aliran darah melalui arteriol ginjal (aa.
afferen dan aa eferen)
2. Autoregulasi (miogenik dan feedback tubuloglomerular)
3. Hormon dan saraf otonom
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LAJU
FILTRASI GLOMERULUS
• Rangsangan simpatis
– Rangsangan simpatis ringan sampai moderat akan
menyebabkan kontriksi arteriol afferent laju
filtrasi glomerulus 
• Tekanan arteri
– Peningkatan tekanan arteri  tekanan dalam
nefron meningkat  laju filtrasi glomerulus 
– Autoregulasi : bila tekanan arteri   kontriksi
arteriol afferent  mencegah kenaikan tekanan
glomerulus
Pengontrolan LFG
1. Pengaturan aliran darah melalui arteriol
ginjal, resistensi aa.afferen dan efferen
2. Autoregulasi : mempertahankan LFG tetap
konstan pada tekanan darah 75-160 mmHg
3. Hormon dan syaraf otonom
• Jika LFG meningkat akibat
tek. Darah arteri maka
tek.filtrasi netto dan LFG
dpt dikurangi ke normal
oleh kontriksi arteriol
aferen.

• Respon ini mmbntu


membatasi aliran darah ke
dlm glomerulus dlm jmlh
normal meskipun tek, arteri
meningkat
Pengontrolan LFG (lanj)
• Selama menit pertama sesudah perubahan
tekanan arteri maka aliran darah renal akan
diatur sendiri
• Pada periode jam berikutnya laju filtrasi
glomerulus akan diatur sendiri, sedangkan
aliran darah renal juga diatur sendiri
Pengontrolan LFG (lanj)
• Mekanisme autoregulasi LFG-tubulo
glomerular feedback
– Ada 2 mekanisme umpan balik :
1. Mekanisme umpan balik vasodilator arteriol afferent
2. Mekanisme umpan balik vasokonstriktor arteriol
efferent
Kombinasi kedua umpan balik ini disebut
Tubuloglomerular feedback
Pengontrolan LFG (lanj)
• Mekanisme umpan balik vasodilator afferent
– Aliran filtrat glomeruli yang sangat sedikit ke
dalam tubuli  konsentrasi ion Cl pada macula
densa   dilatasi arteriol afferent  aliran
darah renal  ke glomerulus  tekanan
gromerulus   laju filtrasi glomerulus kembali

Pengontrolan LFG (lanj)
• Mekanisme umpan balik vasokonstriktor arteriol
efferent
– Laju filtrasi glomerulus rendah  reabsorpsi berlebihan
ion Cl  konsentrasi ion Cl pada makula densa   sel
juxtaglomerular sekresi renin  pembentukan
angiotensin II  Angiotensin II menimbulkan konstriksi
pada arteriol afferent  tekanan glomerulus meningkat
 laju filtrasi glomerulus kembali normal
kontrol simpatis ekstrinsik GFR
↓ TD arteri

Deteksi baroreseptor aorta dan sinus karotikus

↑aktivitas simpatis

Vasokonstriksi arteriol umum

Vasokonstriksi arteriol aferen

↓ TD kap glomerulus

↓ GFR

↓ vol urin

↑ konservasi cairan dan garam

↑ TD arteri
• Guyton & Hall Physiology
• Sherwood Physiology