Anda di halaman 1dari 14

BETON PRACETAK (SUN SCREEN)


Nama : M. Naufal Zaidan P.
Kelas : XII TKGSP 3
Absen : 25
Mapel : SUB
PENGERTIAN KELEBIHAN DAN KEKURANGAN


PROSES PEMASANGAN PROSES PEMBUATAN

PHOTO SELFIE

PENUTUP

UMUM

SUN SCREEN
UMUM

 Jenis beton yang pembuatannya adalah dengan cara dicetak di
sebuah pabrik menjadi panel-panel yang nantinya akan dirakit.
SUN SCREEN

 Salah satu jenis beton yang proses pembatannya dengan cara
cetak dan dengan ukuran yang telah ditentukan serta
disesuaikan dengan kontruksi bangunan yang kemudian
menjadi panel-panel yang nantinya dirakit biasanya dijumpai
pada bangunan rumah tinggal atau masjid.
KELEBIHAN DAN KEKURANGAN
 KELEBIHAN

1. Dapat dikreasikan untuk detail rumit
2. Memancarkan kesan elegan pada bangunan
3. mudah, ringan, dan fleksibel dalam pemasangan
4. Sinar matahari dapat masuk melalui lubang-lubang beton sesuai
bentuk
 KEKURANGAN
1. Biaya transportasi dan pemasangan lebih mahal
2. Jarang ditemukan bahannya di Indonesia
3. Pembuatan harus di pabrik karena sulit jika manual
4. Bentuk tidak bisa dicustom, harus dipesan jumlah
tertentu.
PROSES PEMBUATAN
1. Tahap Design

Persyaratan utama adalah struktur harus memenuhi syarat kekuatan, kekakuan
dan kestabilan pada masa layannya. Prosesn ini melalui beberapa tahap, yaitu :
brainstorming, propose, ACC owner, Desain fix
2. Tahap Mal Acuan
Mal acuan dibuat dengan skala 1:2 yang sangat dibutuhkan dalam pembuatannya
karena hasil mal yang persis dan akurat dengan desain mempengaruhi hasil
ukuran yang dicetak
3. Tahap Moulding
Pada tahap ini sangat mempengaruhi kuaalitas dari pemukaan bahan ini. Bahan
yang biasa digunakan adalah multiplek, silikon, dan spon. Pemilihan bahan
didasarkan pada tingkat kesulitan dan detail dari desin yang dibuat
4. Tahap Percetakan
Biasanya menggunaka teknik tuang pada moulding secara manual, yang
urutannya yaitu adukan pasir, serat fiber ditutup kembali dengan aduka pasir dan
seterusnya
hingga penuh.
5. Tahap Pengeringan
Tahap ini memerlukan tempat yang kering dengan sirkulasi udara yang baik
agar proses pengeringan cepat selesai. Waktu yang digunakan untuk
pengeringan yaitu sekitar satu minggu tergantung kelembapan udara.

6. Tahap Finishing Akhir 


Membuka atau melepas cetakan yang sudah kering. Selanjutnya dilakukan
pengecekan apabila ada bagian kurang sempirna seperti kurang halus dapat
dilakukan perbaikan.

FOTO
PROSES PEMASANGAN
Persiapan Pra Pemasangan
1. Proses pengukuran (marking)

2. Pembuatan dudukan untuk besi siku dengan sistem Dyna Bolt
3. Leveling Balok
4. Pemasanan Tekel
Pemasangan
1     Persiapkan panel-panel GRC yang akan dipasang.
2     Persiapkan perlengkapan yang akan digunakan untuk memasang panel.
Chain block atau kerekan yang dilengkapi tali tambang. Pemasangan alat ini
diusahakan bersifat portabel/ mudah untuk dipindahkan.
Scaffolding. Alat bantu ini disusun sedemikian rupa dengan estimasi jarak yang
tidak mengganggu proses pemasangan, yaitu sekira 50 cm dari tempat
pemasangan.
Electric drill (jika dibutuhkan) untuk mengunci mur baut sebagai penguat mur
saat pemasangan rangka besi atau pun panel.  
Tower Crane, Mobil Crane 20 ton
Menggunakan sling kain (ring belt) untuk menghindari
gompal
3     Pastikan sekali lagi bahwa panel-panel yang akan dipasang sudah
tepat posisi (tidak salah penempatan).
4      Panel dinaikkan/diangkat/ditempatkan sesuai posisi yang
diinginkan dengan menggunakan tower crane dan bantuan tali ring


belt untuk menghindari benturan dengan bangunan atua benda lain.
5     Setelah panel ditempatkan di posisi yang tepat, pasangan bisa
disipat menggunakan bantuan lot gantung untuk memastikan tingkat
lurus dan tidaknya panel dan bisa dikancing dengan sistem
pengelasan panel ke dinding tumpuan.
6     Setelah lurus dan selesai melakukan pengelasan, proses terakhir
adalah melakukan pekerjaan finishing. Proses ini dilakukan untuk
memperbaiki panel yang cacat akibat benturan atau pemakaian bahan
penutup flexible joint antar panel.

FOTO
FOTO SELFIE

FOTO PEMBUATAN


FOTO PEMASANGAN



TERIMA KASIH