Anda di halaman 1dari 30

TUMBUH KEMBANG

FETUS DAN
PERTUMBUHAN
PLASENTA
Pertumbuhan mudigah
(embriogenesis)
Bermula dari lempeng embrional (embryonal
plate) yang selanjutnya berdiferensiasi jadi 3
unsur lapisan, yaitu :
- sel-sel ektodermal
- Sel-sel mesodermal
- Sel-sel entodermal
Skema dari pembuahan sampai bayi
Peristiwa Hasil Tempat
Spermatogenesis Sperma Testis
Oogenesis Ovum Ovarium
Konsepsi Zygote Tuba
Pembelahan Morula Tuba
Nidasi Blastula Endometrium
Trofoblas
Desidua
Lempeng embrional
Peristiwa Hasil Tempat
Embriogenesis Mudigah (embrio) Endometrium
Rongga rahim
Organogenesis Janin Rongga rahim
Plasenta
Talipusat
Persalinan Bayi (neonatus) Jalan lahir
Pertumbuhan dan perkembangan janin di
dalam rahim
Bln Panjang Berat Tinggi rahim Keterangan
1 8-10 mm - - Kep 1/3 mudigah, sal
jantung terbentuk
2 250 mm - - Organ terbentuk :
muka, ekstremitas,
kelamin tampak
3 7-9 cm - Atas simfisis Pusat,tulang, kuku,
ginjal, mulai ada gerak

4 10-17 cm 100 gr ½ atas simfisis Kelamin tampak,


rambut terbentuk, gerak
nyata
5 18-27 cm 300 gr Setinggi pst Jantung terdengar, mulai
bernafas,
6 28-34 cm 600 gr Diatas pst Kulit terdapat lemak,
vernik kaseosa tampak
7 35-40 1000 gr ½ simfisis-PX Dapat hidup bila lahir,
suara tangis ada
8 42,5 cm 1700 gr 2/3 atas pst Kulit merah, gerak aktif

9 46 cm 2500 gr Setinggi PX Kulit penuh lemak


Alat sudah sempurna
10 50 cm 3000 gr 2 jari bawah Kepala janin sudah
PX masuk PAP
Kepala lanugo baik
Kuku panjang
Testis telah turun
Fisiologi pertumbuhan janin
Umur Panjang Pembentukan organ
khmln fetus
4 mgg 7,5-10 mm Rudimental mata, telinga dan hidung
8 mgg 2,5 cm Hidung, ku[ing, jari jemari mulai di
bentuk, kepala menekur ke dada
12 mgg 9 cm Daun kuping lebih jelas, kelopak mata
melekat, leher mulai berbentuk, alat
kandungan luar terbentuk namun belum
berdiferensiasi
16 mgg 16-18 mgg Genitalia eksterna terbentuk dan dapat
dikenal, kulit tipis dan warna merah
20 mgg 25 cm Kulit lebih tebal, rambut mulai tumbuh
di kepala, dan lanugo tumbuh dikulit
Umur Panjang Pembentukan organ
khmln fetus
24 mgg 30-32 cm Kedua kelopak mata tumbuh, alis dan
bulu mata serta kulit keriput, kepala
besar. Bila lahir dapat bernafas tetapi
hanya bertahan hidup beberapa jam saja
28 mgg 35 cm
Kulit warna merah ditutupi verniks
kaseosa, bila lahir dapat bernafas,
menangis pelan dan lemah. Bayi matur
32 mgg 40-43 cm Kulit merah dan keriput, bila lahir
seperti orang tua kecil (little old man)
36 mgg 46 cm Muka berseri tidak keriput. Bayi
prematur
Umur Panjang Pembentukan organ
khmln fetus

40 mgg 50-55 cm Bayi cukup bulan, kulit licin, verniks


kaseosa banyak, rambut kepala tumbuh
baik, organ-organ baik. Pada pria testis
sudah berada dalam scrotum, sedang
pada wanita labia majora berkembang
baik. Tulang-tulang kepala menulang
pada 80 % kasus telah terjadi center-
osifikasi pada epifisis tibia proksimal
Rumus HAASE untuk panjang fetus
Umur Khmln Panjang fetus BB

1 bln 1 x 1 = 1 cm -
2 bln 2 x 2 = 4 cm 5 gr
3 bln 3 x 3 = 9 cm 15 gr
4 bln 4 x 4 = 16 cm 120 gr
5 bln 5 x 5 = 25 cm 280 gr
6 bln 6 x 5 = 30 cm 600 gr
7 bln 7 x 5 = 35 cm 1000 gr
8 bln 8 x 5 = 40 cm 1800 gr
9 bln 9 x 5 = 45 cm 2500 gr
10 bln 10 x 5 = 50 cm 3000 gr
Untuk indonesia, kriteri janin cukup bulan
boleh dikategorikan sbb :
1. Cukup bulan, dalam kandungan lama 40 mgg
2. Sehat dan sempurna, panjang 48 – 50 cm dan
BB 2750 – 3000 gr.
Faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan dan perkembangan janin
- Janin (jenis kelamin, faktor kromosom, air ketuban)
- Plasenta (tumbuh kembang plasenta)
- Penyakit yang terdapat pada plasenta
- Faktor ibu (kes rohani, kes umum ibu, faktor ibu
mengidap penyakit sistemik)
- Faktor komplikasi kehamilan (hamil muda :
keguguran, hamil diluar kandungan, hamil anggur.
Hamil tua : perdarahan antepartum, PE/E,
kehamilan lewat waktu)
Air Ketuban (Liquor Amnii)
1. Struktur Amnion :
- Volume pada kehamilan cukup bulan kira-kira

1000 – 1500 cc
- Berwarna putih keruh, berbau amis dan terasa

manis
- Reaksinya agak alkalis sampai netral dengan BJ

1,008
- Komposisinya terdiri atas 98 % air, sisanya

albumin, urea, asam urat, kreatinin, sel-sel epitel,


rambut lanugo, ferniks kaseosa dan garam organik.
Kadar protein 2,6 % gram/liter.
2. Faal :
- Untuk proteksi janin

- Mencegah perlekatan janin dengan amnion

- Agar janin dapat bergerak dengan bebas

- Regulasi terhadap panas dan perubahan suhu

- Mungkin untuk menambah suplai cairan janin,

dengan cara ditelan atau diminum, yang kemudian


dikeluarkan melalui kencing janin
- Meratakan tekanan intra uterin dan membersihkan

jalan lahir bla ketuban pecah


- Peredaran air ketuban dengan darah ibu cukup

lancar dan perputarannya cepat kira-kira 350-500 cc


Air ketuban untuk diagnosis :
Untuk memonitor janin dalam kandungan a.l :
- Jenis kelamin bayi

- Golongan darah ABO

- Rhesus iso-imunisasi

- Maturitas janin

- Pemeriksaan tentang penyakit-penyakit.

Untuk itu diperlukan analisa air ketuban yang


diambil dengan cara amniosentesis transvaginal
atau amniosentesis transabdominal
Asal air ketuban :
- Kencing janin

- Transudasi dari darah ibu

- Sekresi dari epitel amnion

- Asal campuran (mixed origin)


Cara mengenali air ketuban :
- Dengan kertas lakmus

- Makroskopis : bau amis, adanya lanugo,

rambut dan verniks kaseosa, bercampur


mekonium
- Mokroskopis : lanugo dan rambut

- Laboratorium : kadar urea (ureum) rendah

dibanding dengan air kemih


Uri (plasenta )
1. Struktur :
a. Bentuk bundar atau hampir bundar dengan
diameter 15-20 cm dan tebal 2-2,5 cm
b. Berat rata-rata 500 gr
c. Letak plasenta umumnya didepan atau
dibelakang dinding uterus, agak keatas
kearah fundus
d. Terdiri atas dua bagian yaitu :
- Pars maternal : bagian plasenta yang menempel
pada desidua. Terdapat kotiledon (rata-rata 20
kotiledon). Dibagian ini tempat terjadinya
pertukaran darah ibu dan janin
- Pars fetal :Tedapat talipusat (insersio/penanaman
talipusat) :
 Insersi sentralis
 Insersi lateralis (parasentralis)
 Insersi marginalis
 Insersi velamentosa (diselaput janin/selaput
amnion)
2. Faal Uri :
- Nutrisi : alat pemberi makanan pada janin

- Respirasi : tempat pertukaran O 2 dan CO2

- Ekskresi : alat pengeluaran sampah metabolisme

- Produksi : alat yang menghasilkan hormon-

hormon
- Imunisasi : alat penyalur bermacam-macam

antibodi ke janin
- Pertahanan (sawar/barrier) : alat yang menyaring

obat-obatan dan kuman-kuman yang bisa


melewati uri
Hormon yang dihasilkan uri a.l :
- HCG

- Chorionic somatomammotropin (placental

lactogen)
- Estrogen

- Progesteron

- Tirotropin korionik dan relaksin


3. Sirkulasi Uri :
- Darah ibu yang berasal dari spiral arteri

disemprotkan dengan tekanan sistol 70-80


mmHg kedalam ruang intervillair sampai
mencapai chorionic plate, pangkal dari
kotiledon janin. Darah tersebut membasahi
semua vili korialis dan kembali perlahan-lahan
dengan tekanan 8 mmHg ke vena-vena di
desidua
- Pada saat inilah terjadi perukaran darah ibu

dan janin, dengan tujuan membuang CO2 dan


mengikat O2
Tipe – tipe plasenta
Menurut bentuknya :
- Plasenta normal

- Plasenta membranasea (tipis)

- Plasenta suksenturiata (satu lobus terpisah)

- Plasenta spuria

- Plasenta bilobus

- Plasenta trilobus
Menurut perlekatan pada dinding rahim :
- Plasenta Adhesiva (melekat)

- Plasenta Akreta (lebih melekat)

- Plasenta Inkreta (sampai keotot polos)

- Plasenta Perkreta (sampai keserosa)


Struktur, fungsi, dan sirkulasi tali
pusat :
Struktur tali pusat :
- Terdiri atas 2 arteri umbilikalis dan 1 vena

umbilikalis
- Bagian luar talipusat berasal dari lapisan

amnion
- Didalamnya terdapat jaringan lembek (selai

warthon) yang berfungsi melindungi 2 arteri


dan 1 vena umbilikalis yang berada dalam
talipusat
- Panjang rata-rata 50 cm
Fungsi talipusat :
- Media transportasi nutrisi dan oksigen dari

plasenta ketubuh janin


- Media transportasi untuk pengeluaran sisa

metabolisme janin ke tubuh ibu


- Media transportasi zat antibodi dari ibu ke janin

Sirkulasi talipusat :
- Ke 2 arteri dan 1 vena yang berada dalam
talipusat menghubungkan sistem kardio vaskular
janin dengan plasenta
Pertambahan berat badan ibu terjadi
karena perubahan dari berat :
Janin 2500 - 3000 g
Air ketuban 1000 g
Plasenta 500 – 600 g
Rahim 1000 g
Penimbunan lemak 1000 g
Air dan garam 1500 g
7500 – 9000 g
Secara rinci pertambahan BB ibu
adalah sbb :

TM I 1000 – 1500 g
TM II 4500 g
TM III 5000 – 5500 g
10.000 – 12.000 g