Anda di halaman 1dari 14

Handout 5

Kurikulum IPS
(Dr. Kokom Komalasari, M.Pd.)
Handout 5
Kurikulum Pendidikan IPS

KELOMPOK MATA PELAJARAN PP 19, 2005


PASAL 6 AYAT (1)
• AGAMA DAN AKHLAK MULIA
• KEWARGANEGARAAN DAN KEPRIBADIAN
• ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI
• ESTETIKA
• JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN
POSISI PENDIDIKAN IPS

• PP NOMOR 19, 2005 PASAL 7 AYAT


(3), PASAL 70 AYAT (2) DAN (4)
PENDIDIKAN IPS TERMASUK
KELOMPOK MATA PELAJARAN
ILMU PENGETAHUAN DAN
TEKNOLOGI.
IPS DI INDONESIA
• ISTILAH IPS UNTUK KURIKULUM BARU
DIGUNAKAN SEJAK KURIKULUM 1973. SEBELUM
ITU ISTILAH YANG DIGUNAKAN ADALAH
KEWARGAANNEGARA (MULAI 1963) SEDANGKAN
ISTILAH PENGETAHUAN UMUM DIGUNAKAN SEJAK
INDONESIA MERDEKA SAMPAI TAHUN 1963
• PADA KURIKULUM 1984 DAN 1994 ISTILAH IPS
DIGUNAKAN UNTUK SD DAN SMP (PENDIDIKAN
DASAR) SEDANGKAN UNTUK SMU DIGUNAKAN
ISTILAH ILMU SOSIAL UNTUK PROGRAM
• PADA KURIKULUM 2004 DIGUNAKAN ISTILAH ILMU
PENGETAHUAN SOSIAL UNTUK SD DAN SMP
SEDANGKAN SMU MENGGUNAKAN ISTILAH ILMU-
ILMU SOSIAL DIGUNAKAN UNTUK PROGRAM ILMU
SOSIAL DAN PROGRAM BAHASA
FAKTOR BERPENGARUH
TERHADAP IDE KURIKULUM

POLITIK

ILMU MASY.

IDE KURIKULUM
TEKNOLOGI EKONOMI
KOMPETENSI

PENDIDIKAN VALUES

SENI
PERMASALAHAN KURIKULUM
IPS DI INDONESIA
• DEFINISI IPS
• KURIKULUM
• PROSES
• SUMBER BELAJAR
• ASESMEN HASIL BELAJAR
• GURU
DEFINISI
• DEFINISI YANG DIGUNAKAN
SANGAT AKADEMIK TETAPI TIDAK
PROGRAMIK
• TERLALU BERDASARKAN FILOSOFI
ESENSIALISME DAN PERENIALISME
• TIDAK MEMBEDAKAN ANTARA
DEFINISI UNTUK PENDIDIKAN
DASAR DAN DEFINISI PENDIDIKAN
MENENGAH
DEFINISI IPS
• SOCIAL STUDIES IS THE INTEGRATED
STUDY OF THE SOCIAL SCIENCES AND
HUMANITIES TO PROMOTE CIVIC
COMPETENCE. …… THE PRIMARY
PURPOSE OF SOCIAL STUDIESIS TO
HELP YOUNG PEOPLE DEVELOP THE
ABILITY TO MAKE INFORMED AND
REASONED DECISIONS FOR PUBLIC
GOOD AS CITIZENS OF A CULTURALLY
DIVERSE, DEMOCRATIC SOCIETY IN AN
INDEPENDENT WORLD
DEFINISI IPS
• ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)
ADALAH MATA PELAJARAN YANG
MEMPELAJARI KEHIDUPAN SOSIAL
YANG DIDASARKAN PADA BAHAN
KAJIAN GEOGRAFI, EKONOMI,
SOSIOLOGI, ANTROPOLOGI, TATA
NEGARA DAN SEJARAH (KUR. 2004)
MASALAH MATERI
KURIKULUM
• MATERI TIDAK BERORIENTASI PADA
KEHIDUPAN MASYARAKAT DAN
MENJAUHKAN PESERTA DIDIK DARI
LINGKUNGANNYA
• MATERI PELAJARAN TIDAK
MENGEMBANGKAN KREATIFITAS
• MATERI PELAJARAN TIDAK
MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN
BERFIKIR KRITIS
• ORGANISASI MATERI BERSIFAT LINEAR.
COCOK UNTUK KNOWLEDGE, TIDAK
UNTUK SKILLS, VALUES, DAN SIKAP
PROSES PEMBELAJARAN
• TIDAK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN
BERFIKIR
• TIDAK MENGEMBANGKAN CURIOSITY,
INOVATIF, DAN KREATIVITAS
• TIDAK MEMBERIKAN KESEMPATAN
UNTUK MENERAPKAN APA YANG SUDAH
DIPELAJARI
• TERLALU TEXTBOOK ORIENTED TETAPI
TIDAK MENGEMBANGKAN “READING
HABIT”
SUMBER BELAJAR IPS
• BUKU IPS TERLALU AKADEMIK DAN
KERING
• BUKU IPS TERLALU BANYAK BERISIKAN
FAKTA
• BUKU IPS TIDAK MERANGSANG UNTUK
MENGEMBANGKAN DAYA FIKIR KRITIS,
KREATIF
• BUKU IPS TIDAK MERANGSANG UNTUK
MENGEMBANGKAN “READING HABIT”
ASESMEN HASIL BELAJAR
• TERLALU BERFOKUS PADA
PENGUASAAN FAKTA
• TERLALU DIDOMINASI OLEH TES
• TIDAK BERUPAYA MENEMUKAN
KEKUATAN DAN KELEMAHAN SISWA
• BERSIFAT ALGOJO