Anda di halaman 1dari 11

PENKES PADA

LANSIA
KELOMPOK III
Stelamaris Gimbo
Ni Kadek Nuriyanti
Hendri Marcs
Rusmawati
Irmawati
Silvia
Sri Devi
Astrid
anilinus
Model Pendidikan Kesehatan pada
Lansia
1. PENGERTIAN MANUSIA
Manusia adalah suatu proses menghilangnya secara
perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk
memperbaiki diri / mengganti diri dan
mempertahankan setruktur dan fungsi normalnya
sehimgga tidak dapat bertahan terhadap infeksi normalnya
sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan
memperbaiki kerusakan yang diderita.
Aspek Pembina Kesehatan

2. PEDOMAN PEMBINAAN KESEHATAN

Mereka yang berusia 40-45 tahun (menjelang usia lanjut/masa


virilitas) memerlukan informasi pengetahuan sebagai berikut :

a.Mengetahui sedini mungkin adanya akibat proses penuaan

b.mengetahui pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.

c.melakukan latihan kesegaran jasmani

d.melakukan diet dengan menu yang seimbang.

e.Meningkstksn kegiatan sosial di masyarakat.

f.Meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.


Next......
Mereka yang berusia 55-64 tahun (masa presenium)
memerlukan informasi pengetahuan mengenai hal-hal sebagai berikut :
•Pemeriksaan kesehatan secara berkala
•Perawatan gizi/diet seimbang.
•Kegiatan olahraga/kesegaran jasmani.
•Perlunya berbagai alat bantu untuk tetap berdayaguna.
•Pengembangan hubungan sosial di masyarakat.
•Peningkatan hubungan sosial di masyarakat.
•Peningkatan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Next......
Mereka yang berusia 65 tahun ke atas dan kelompok risiko
tinggi memerlukan informasi pengetahuan sebagai berikut:
a,. Pembinaan diri sendiri dalam hal pemenuhan kebutuhan
pribadi,aktuvitas di dalam maupun di luar rumah.
b. Pemakaian alat bantu sesuai dengan kebuthan gan kemampuan yang
ada pada mereka.
c. Pemeriksaan secara berkala.
d. Pearwatan Fisioterapi di rumah sakit terdekat.
e. Latihan kesegaran jasmani.
f. Meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Next......
Secara umum, tindakan-tindakan pencegahan praktis yang
kiranya dapat dijalankan adalah sebagai berikut:

a.Hindari berat badan yang telalu berat (obesitas atau overweight).

b.urangi makanan dan pilihan makanan yang sesuai.

c.Olahraga yang ringan dan teratur harus dilakukan.

d.Faktor-faktor risiko penyakit jantung iskemik perlu dihindari

e.Menghindari timbulnya kecelakaan-kecelakaan

f.Tindakan-tindakan mengisi kehidupan

g.Persiapan menghadapi pensiun.

h.Pemeriksaan kesehatan secara periodik.


3. Program Pemeliharaan Kesehatan
Kesehatan yang dimaksud disini adalah
keadaan sejahtera secara fisik,mental, sosial dan tidak
sekedar bebas penyakit atau cacat. Kondisi kesehatan
inilah yang pada hakikatnya menjadi penompang
untuk mengamalkan pengalaman, ilmu, keahlian dan
kearifan secara optimal. Kesehatan pada dasarnya
dipengaruhi oleh empat faktor utama yaitu faktor
keturunan, lingkungan upaya kesehatan dan perilaku.
4. Pengobatan Bagi Kaum Lansia
WHO menekankan perlunya pelatuhan dan
informasi bagi keluarga, teman dan tetangga yang
memberi perawatan dan bantuan bagi kaum lanjut Usia
secara nformal. Ada beberapa bidang tindakan
pencegahan penyakit bagi kaum lanjut Usia. Mulai dari
imunisasi flu dan radang paru-paru serta penghentian
rokok dapat dikurangi risikon terserang kangker
paru-paru maupun penyakit jantung, walaupun usia
mereka sudah 70-an, Bentuk pencegahan yang
lain adalah screening untuk penglihatan, pendengaran,
kangker, kolesterol darah dan lain-lain.
Next......
Orang yang semasa mudanya aktif tentuakan merasa
sangat tertekan jika diusia lanjutnya tidak mepunyai aktivitas
lagi. Oleh karena itu perlu ada aktivitas ringan umtuk kesehatan
jiwa dan fisiknya. Yang terpenting bagi para lanjut Usia adalah
mengenal dirinya sendiri, sehingga hal yang dianggap sebagai
gejala awal dari ”ketegangan yang berlebihan” dapat dideteksi
secara awal. Ternyata kebiasaan hidup merupakan cara
yang paling tepat untuk menghindari penyakit jantung
koroner, dan kegiatanya mencakup mengurangi perilaku buruk
yang sudah terlanjur menjadi kebiasaaan, misalnya : kebiasaan
merokok, kebiasaan makan/jajan yang berlebihan. Dianjurkan
berolahraga secara teratur, mengurangi berat badan, cara
makan dan diet perluh diubah, dan pengecekan medik
secara teratur(laboratorium dan X ray dan sebagainya).
5. Pengobatan Tradisional

Para lanjut usia cenderung memiliki kondisi yang kurang baik


disbanding ketika muda, sehngga mud terserang berbagai penyakit seperti
jantung koroner, pengerasan pembulu darah, tekanan darah tinggi,
diabetes, gangguan persendian, alat gerak, pikun, depresi dan sebagaianya.
untuk mengatasi berbagai penyakit itu dapat dipakai bahan-bahan alamiah
yang berkhasiat. misalnya, penderita tekanan darah tinggi dapat
menggodok daun sambiloto dan seledri atau boleh juga
mengkonsumsi acang cuka, rumput laut, jamur hioko, kucai atau seledri.
Penderita kencing manis (diabetes) dapat mengkonsumsi labu parang,pare,
kangkung, cuka hitamdan sambiloto untuk untuk meningkatkan
fungsi pangkreas untuk memproduksi insulin.
Y O U
TH ANK