Anda di halaman 1dari 25

SIDANG SKRIPSI

PENELITIAN

ADRIAN HARTANTO
4103 340316 1030

ANALISIS HUBUNGAN RASIO ARUS KAS DENGAN KONDISI


FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI
YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

PROGRAM STUDI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS ISLAM NUSANTARA
BAB I
PENDAHULUAN
LATAR
BELAKANG
01
PERSAINGAN KETAT DAN TIDAK
SEHAT ANTARA PERUSAHAAN
TELEKOMUNIKASI

MASALAH
02
SALAH SATU PERUSAHAAN
TELEKOMUNIKASI YANG MEMILIKI
MASALAH KEUANGAN

03
PERBEDAAN ANTARA TEORI
DENGAN KEADAAN SEBENARNYA
RUMUSAN MASALAH

01
Apakah terdapat hubungan positif antara
cashflow liquidity ratio dengan kondisi
financial distress

02
Apakah terdapat hubungan positif antara
cash need coverage ratio dengan kondisi
financial distress

03
Apakah terdapat hubungan positif antara
asset efficiency ratio dengan kondisi
financial distress

04
Apakah terdapat hubungan positif antara investment in
plant property and equipment / plant property and
equipment dengan kondisi financial distress

05 Apakah terdapat hubungan positif antara investment


to finance ratio dengan kondisi financial distress

06Apakah terdapat hubungan positif antara cash to


debt ratio dengan kondisi financial distress
TUJUAN PENELITIAN
01
Untuk mengetahui hubungan antara cash
flow liquidity ratio dengan kondisi financial
distress

02 Untuk mengetahui hubungan antara cash


need coverage ratio dengan kondisi financial
distress

03
Untuk mengetahui hubungan antara asset
efficiency ratio dengan kondisi financial
distress

04
Untuk mengetahui hubungan antara cash
flow liquidity ratio dengan kondisi financial
distress

05
Untuk mengetahui hubungan investment in plant
property and equipment / plant property and
equipment dengan kondisi financial distress

06 Untuk mengetahui hubungan antara cash to


debt ratio dengan kondisi financial distress
MANFAAT PENELITIAN
Bagi Penulis

Hasil Penelitian diharapkan dapat memberikan


wawasan bagi penulis mengenai rasio arus kas apa
saja yang berpengaruh terhadap kondisi financial
distress yang mana berguna dalam menganalisis Bagi Perusahaan
kinerja suatu perusahaan.Presentations.
Hasil Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
sumbangan dan bahan masukan bagi perusahaan
dalam mengidentifikasi kondisi financial distress
menggunakan rasio arus kas.
Akademisi

Hasil Penelitian ini diharapkan dapat memberikan


tambahan pengetahuan dan dapat dijadikan bahan
referensi khusunya untuk mengkaji topik-topik yang
berkaitan dengan kondisi financial distress
terutama dengan menggunakan rasio arus kas.
KERANGKA PEMIKIRAN
HIPOTESIS
Terdapat hubungan positif antara
Terdapat hubungan positif antara investment in plant property and
cashflow liquidity ratio dengan kondisi equipment / plant property and
financial distress (ICR) 01 04 equipment dengan kondisi
financial distress (ICR)

Terdapat hubungan positif antara


Terdapat hubungan positif antara cash 05 investment to finance ratio dengan
need coverage ratio dengan kondisi
financial distress (ICR)
02 kondisi financial distress (ICR)

03 06
Terdapat hubungan positif antara asset Terdapat hubungan positif antara cash to
efficiency ratio dengan kondisi financial debt ratio dengan kondisi financial
distress (ICR) distress (ICR)
BAB II TINJAUAN
PUSTAKA
TINJAUAN PUSTAKA

01
LAPORAN KEUANGAN
SUATU LAPORAN TERSTRUKTUR YANG MENYAJIKAN
INFORMASI MENGENAI ASET, KEWAJIBAN, EKUITAS,
PENGHASILAN, BEBAN, KEUNTUNGAN ATAU KERUGIAN DAN
.
ARUS KAS.

02
LAPORAN ARUS KAS
SUATU LAPORAN YANG DIBUAT UNTUK MEMBERIKAN
INFORMASI MENGENAI PEMASUKAN DAN PENGELUARAN
KAS SUATU PERUSAHAAN PADA PERIODE TERTENTU

03
FINANCIAL DISTRESS
SUATU KEADAAN YANG TERJADI SEBELUM PERUSAHAAN
MENGALAMI KEBANGRUTAN YANG DITANDAI ADANYA
KESULITAN MEMBAYAR KEWAJIBAN.
PENELITIAN TERDAHULU
Gaol (2019) Atika dkk Halim (2017) Kamaluddin Edwar (2019)
(2013) et al., (2019)
Pengaruh Rasio Pengaruh Beberapa Penggunaan Laba Financial ditress Financial distress
Arus Kas Terhadap Rasio Keuangan dan Arus Kas untuk prediction Through prediction by cash
Prediksi Kondisi Terhadap Prediksi Memprediksi cash flow ratios flow and leverage
financial distress Kondisi financial Kondisi financial analysis with capital intensity
distress distress as moderating
Variabel arus kas
operasi, investasi dan CR, DR, dan CLTA
dapat memprediksi Laba dan Arus Kas Terdapat pengaruh
pendanaan secara Berpengaruh Ada dua rasio yang signifikan dengan
parsial tidak kondisi financial
distress. sedangkan Signifikan dapat menunjukan arah negatif antara
berpengaruh digunakan untuk hubungan signifikan arus kas dalam
sedangkan secara PM, SG, ITO tidak
dapat memprediksi memprediksi nilai yaitu CFFO/LTL dan memprediksi kondisi
stimultan berpengaruh probabilitas variabel CFFO/NI financial distress
terhadap prediksi kondisi financial
distress financial distress
financial distress
J. Adm Bisnis S1 SSRN Electronic E-Jurnal
JRAK Vol 5 No 1 Brawijaya Vol 1 Jounal Vol 5 Apresiasi
Journal of
No 1 Financial Ekonomi Vol 7
Research Vol 10
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
OPERASIONAL VARIABEL
CASH FLOW LIQUIDITY RATIO ASSET EFFICIENCY RATIO

  CLR =   AER =
.
01 03
CASH NEED COVERAGE RATIO INVESTMENT IN PLANT PROPERTY AND
02 04 EQUIPMENT / PLANT PROPERTY AND
EQUIPMENT
 =
  Investasi Aktiva Tetap
𝐼𝑃𝑃𝐸=
Aktiva Tetap
INVESTMENT TO FINANCE RATIO
INTEREST COVERAGE RATIO
Arus Kas Bersih Investasi
𝐼  𝐹=
Arus Kas Operasi +𝐴𝑟𝑢𝑠 𝐾𝑎𝑠 𝑃𝑒𝑛𝑑𝑎𝑛𝑎𝑎𝑛 05 07   ICR

CASH TO DEBT RATIO


06
  CD =
01
TEKNIK PENGUMPULAN DATA

1. Teknik Literasi

2. Dokumentasi

TEKNIK ANALISIS DATA


02
.

 
Korelasi Spearman
BAB IV
PEMBAHASAN DAN HASIL
PENELITIAN
Gambaran Arus Kas dan Rasio Arus Kas PT Smartfren
Telecom
0.100 0
5,000
4,164
4,000 3,811 -1
3,311 3,425
3,203 0.000
2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
3,000 -2
2,408

2,000 1,836
-0.100 -3

1,000
-4
175
- -0.200
2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
(380) -5
(1,000) (857)
(778)
(969) (912)
(1,499) -0.300 -6
(2,000) (1,651) (1,698)
(1,823)
(2,006)
-7
(3,000)
(2,963) (2,936) -0.400

(4,000) (3,809) -8

(5,000) -0.500 -9

Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus Kas dari Aktivitas Investasi CFL CNC AER IPPE CD ICR
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Gambaran Arus Kas dan Rasio Arus Kas PT Indosat

15,000 0.700 2.5

10,588
9,751 0.600
10,000 8,960 2
8,392 8,264
7,348

0.500
5,000 4,161 1.5
3,143

624 0.400
- 1
2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
(748) (1,057) (1,527) 0.300
(2,115)

(5,000) (4,251) 0.5


(5,003) (5,451) 0.200
(7,145) (6,772)
(7,291)
(10,000) (9,067) (8,883) 0
0.100

(15,000) 0.000 -0.5


2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan AKO CKK REA IPPE TH ICR
Gambaran Arus Kas dan Rasio Arus Kas PT XL Axiata

1.000 2
20,000

0.900
15,000 1.5
13,769
12,357
0.800
9,612 9,357 1
10,000 8,540
7,166 7,506 7,311 0.700

5,000 0.5
0.600
1,323
- 0.500 0
2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
(1,926) 0.400
(3,090) -0.5
(5,000) (3,849)
(4,605) (4,587)
(5,368)
(6,556) (6,634) (6,203) 0.300
(7,981) -1
(10,000) (8,692)
0.200

(15,000) -1.5
0.100
(16,677)
(20,000) 0.000 -2
2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus Kas dari Aktivitas Investasi AKO CKK REA IPPE TH ICR
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Gambaran Arus Kas dan Rasio Arus Kas PT Telekomunikasi
Indonesia
1.400 20
80,000
18
1.200
60,000 54,949 16
47,231 49,405
43,669 45,671 1.000 14
40,000 36,574 37,736

12
0.800
20,000
10

0.600
8
-
2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019
(6,407) 6
(10,083) 0.400
(13,327)
(20,000) (17,905) (18,247)
(18,458)
(22,702) (21,052) 4
(24,748)
(27,421) (27,557)
0.200
(33,007) (35,090)
(40,000) (35,791) 2

0.000 0
(60,000) 2013 2014 2015 2016 2017 2018 2019

Arus Kas dari Aktivitas Operasi Arus Kas dari Aktivitas Investasi AKO CKK REA IPPE TH ICR
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN

Hasil Penelitian
Rasio Signifikansi Koefisien Korelasi
Cash Flow Liquidity Ratio 0,000 0,880
Cash Need Covertage Ratio 0,000 0,880
Asset Efficiency Ratio 0,000 0,913
Investment In Plant Property And Equipment /
0,000 0,790
Plant Property And Equipment
Investment to Finance 0,793
Cash to Debt 0,000 0,909
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
KESIMPULAN
CASH FLOW LIQUIDITY RATIO
Terdapat hubungan dengan Financial
01 Distress dengan Sig = 0,00 dan
Koefisien Korelasi Positif = 0,880
ASSET EFFICIENCY RATIO
Terdapat hubungan dengan Financial
03 Distress dengan Sig = 0,000 dan
Koefisien Korelasi Positif = 0,913

CASH NEED COVERAGE RATIO

02 Terdapat hubungan dengan Financial


Distress dengan Sig = 0,000 dan
Koefisien Korelasi Positif = 0,880 IPPE/PPE
Terdapat hubungan dengan
04 Financial Distress dengan Sig =
0,000 dan Koefisien Korelasi
Positif = 0,790
LANJUTAN . . .
INVESTMENT TO FINANCE RATIO
Tidak terdapat hubungan dengan
05 Financial Distress dengan Sig = 0,793

CASH TO DEBT RATIO


Terdapat hubungan dengan Financial
06
Distress dengan Sig = 0,000 dan
Koefisien Korelasi Positif = 0,909
SARAN
01 Perusahaan
Bagi perusahaan hendaknya meningkatkan kinerja
keuangannya terutama kinerja arus kas, ketika perusahaan
kesulitan kas akan membawa perusahaan menuju kondisi
financial distress yang dapat berujung kepada
kebangkrutan. Perusahaan perlu meningkatkan arus kas
dari aktivitas operasinya karena dari hasil penelitian yang
diperoleh bahwa kebanyakan rasio arus kas yang terdapat
hubungan dengan kondisi financial distress adalah rasio
yang terdapat arus kas operasi didalamnya.

02 Peneliti Selanjutnya
Bagi peneliti selanjutnya dapat mencari hubungan rasio
arus kas dengan kondisi financial distress menggunakan
rasio arus kas yang berbeda. Peneliti selanjutnya juga
dapat mencari pengaruh antara rasio arus kas dengan
kondisi financial distress pada sektor industri yang
berbeda.
THANK YOU