Anda di halaman 1dari 15

PAGT

(Proses Asuhan Gizi Terstandar)


PRA BEDAH DIGESTIF

Oleh :
Kelompok 4 3A
Nama Anggota Kelompok 4 :
1. Rahma Hayu Novianti (P17110181026)

2. Nindia Kumala Sinta Bela (P17110181027)

3. Amalia Larasati (P17110181028)

4. Siti Nurul Hasanah (P17110181029)

5. Annisa Dwi Ayuindhira (P17110181030)

6. Putri Nur Rahmatila (P17110181031)

7. Lu’lu’ Berlya Nabilah W.Q (P17110181032)

8. Kholilah (P17110181033)
FORMULIR PAGT
Nama : Ny. AC Jenis Kelamin : Perempuan
Usia : 30 tahun No. Register :
Tanggal MRS : Diagnosis Medis : Kanker Kolon

Assesment
Diagnosis Gizi Rencana Intervensi Monitoring Evaluasi
Data Dasar Identifikasi Masalah

- Dx : Kanker Kolon
 
- Keluhan utama : sering mules,
sakit perut, perut kembung,
sehingga menyebabkan nafsu
makan turun dan mengalami
perdarahan rectum

- Riwayat penyakit
1. Dulu : -
 
2. Sekarang : Kanker Kolon
 
Riwayat makan
1. Dulu :
- 3 x makan dan 2 kali selingan, FH-1.2.2.1 Jumlah makanan
FH-1.2.2.1 Jumlah makanan NI-2.1 Kekurangan intake ND-1.2 Modifikasi distribusi,
jumlah yang dikonsumsi sangat kurang makanan dan minuman oral jenis atau jumlah makanan
sedikit, karena setiap makan berkaitan dengan faktor dan zat gizi khusus yaitu
merasakan perutnya mules, fisiologis karena gangguan rendah sisa
apalagi kalau minum susu. metabolisme ditandai jumlah
yang dikonsumsi sangat sedikit
Assesment
Diagnosis Gizi Rencana Intervensi Monitoring Evaluasi
Data Dasar Identifikasi Masalah
- Sebelum dirawat FH-1.2.2.5 Variasi makan NB-1.2 Sikap yang salah mengenai makanan E-1.5 Rekomendasi modifikasi FH-1.2.2.5 Variasi makan
makanan yangdimakan kurang atau zat gizi berkaitan dengan kebiasaan
hanya berupa bubur. makan tidak untuk memenuhi kebutuhan zat
gizi (asal kenyang) ditandai px hanya makan
bubur

NI 2.1 Kekurangan intake makanan dan FH-1.2.2.1 Asupan makan


2. Sekarang : minuman oral berkaitan dengan peningkatan ND-1.2 Modifikasi distribusi, jenis
Total asupan dari hasil FH-1.2.2.1 Asupan makan atau jumlah makanan dan zat gizi
kurang kebutuhan energi karena penyakit pasien
recall pasien 65% dari ditandai dengan hasil recall px 65% khusus yaitu rendah sisa
total kebutuhan
AD-1.1.5 IMT px
RC-1.3 Kolaborasi
AD-1.1.5 IMT px 18,49 NC-3.1 Berat badan kurang berkaitan dengan
- Antropometri (AD) kg/m2 (kurang) pola makan salah yang ditandai IMT px 18,49
BB = 45 kg
TB = 156 cm kg/m2 (kurang )
 
- Biokimia ND-1.3 Kelompok makanan/zat gizi BD-1.10.1 Hemoglobin
- (BD) Hb () = 9,1n NI-5.10.1 Kekurangan intake mineral berkaitan  
BD-1.10.1 Hemoglobin dengan penyebab fisiologi yang ditandai khusus yaitu tinggi Fe
g/dL (anemi) (N=11,5 rendah  
hemoglobin dan hematokrit px rendah
  BD-1.10.2 Hematokrit
16 g/dL) BD-1.10.2 Hematokrit  
- Hematokrit () = 27% rendah
(N=34,9-44,5%) BD-1.11.1 Albumin
- Leukosit = 8200/mm3 BD-1.11.1 Albumin rendah NI-5.1 Peningkatan kebutuhan zat gizi tertentu ND-1.2 Modifikasi distribusi, jenis
berkaitan dengan kurangnya pengetahuan yang atau jumlah makanan dan zat gizi
(N=4000 -11000) berhubungan dengan makanan dan zat gizi yang khusus
- Trombosit = ditandai albumin px rendah
342.000/mm3
(N=150000 - 450000)
- Albumin () = 2,4 g/dL

(N=3,4-5,4 g/dL)
Assesment
Diagnosis Gizi Rencana Intervensi Monitoring Evaluasi
Data Dasar Identifikasi Masalah

- Fisik/Klinis (PD)

• Sering mules, sakit perut, PD-1.1.5 Gangguan NC-2.1Gangguan penggunaan zat RC-1.1 Pertemuan tim PD-1.1.5 Sistem pencernaan
sistem pencernaan gizi (perubahan kemampuan
perut kembung
• Mengalamii perdarahan yaitu sering mules, mengabsorpsi, memetabolisme
 
rektum. sakit perut, perut zat gizi dan zat bioaktif)
• Pemeriksaan endoskopi kembung, berkaitan dengan gangguan
saluran cerna bawah perdarahan rektum, metabolik yang ditandai sering
menunjukkan ada dan adanya mules, sakit perut, perut
peradangan tukak dan peradangan tukak kembung, perdarahan rektum,
erosi pada rectum dan erosi pada dan adanya peradangan tukak
• Hasil pemeriksaan klinis rectum dan erosi pada rectum
menunjukkan kepucatan
anemia.
• Tekanan darah = 110/70
mmHg (N = 110 -125 – 60/70
mmHg)
• Nadi = 80x/menit (N = 70
-80x/menit
• RR = 20x/menit (N = 16
-20x/menit)

- Client History (CH)


Tujuan Intervensi
Rencana Intervensi Diet
• Memberikan makanan diet Prinsip Diet
rendah sisa dalam bentuk cair Syarat Diet
untuk memenuhi kebutuhan zat • Protein tinggi
gizi pasien • Lemak cukup • Energi bagi pasien status gizi kurang diberikan sebanyak 35-45 kkal/kg
• Memperbaiki status gizi pasien • Karbohidrat cukup
BB/hari yaitu sebesar 1764 kkal untuk memenuhi kebutuhan zat gizi pasien
• Mengatasi gangguan makan
• Protein bagi pasien status gizi kurang, anemia, dan albumin rendah
karena penyakit pasien
• Memberikan makanan tinggi Fe diberikan protein tinggi 1,5-2,0 g/kg BB/hari yaitu sebesar 75,6 g/hari
untuk meningkatkan kadar hb • Lemak diberikan cukup yaitu 20-25% dari kebutuhan energi total yaitu
• Memberikan makanan tinggi
sebesar 45 g/hari
protein untuk meningkatkan
kadar albumin • Karbohidrat diberikan cukup, sisa dari kebutuhan energi total yaitu sebesar
225,15 g/hari untuk menghindari hipermetabolisme.

• Fe diberikan tinggi untuk menaikkan kadar hemoglobin.


• Vitamin C diberikan tinggi untuk membantu penyerapan Fe
• Bentuk makanan adalah formula enteral
• Rute makanan melalui oral/pipa
• Frekuensi pemberian 3 kali x 300 cc sebagai makanan utama dan 3 kali x 200 cc sebagai selingan
• Jenis diet rendah sisa, agar mudah dilakukan pembersihan saluran cerna, sehingga tidak mengganggu proses pembedahan
• Mudah ditelan dan tidak merangsang saluran cerna
Dianjurkan
Sari jeruk

Sirup

Bahan Makanan Air gula

Yang Boleh Diberikan Putih telur

Cairan mengandung maltodextrin

Minyak kelapa

Minyak zaitun
Perhitungan Kebutuhan Energi dan Zat Gizi
TB : 156 cm
BB : 45 kg
Usia : 30 tahun
IMT : 18,49 (Kurang)
BBI : (TB – 100) – 10% (TB – 100)
: (156 – 100) – 10% (156 – 100)
: 50,4 kg
Energi BB : BB x 35 kkal
: 50,4 x 35
: 1764 kkal
Protein : 50,4 kg x 1,5 g/kg BB
: 75,6 g
Lemak : 25% x 1764 kkal
: 441 kkal : 9
: 49 g
KH : Total energi – (energi protein + lemak)) : 4
: (1764 – (302,4 + 441)) : 4
: 225,15
Rencana Intervensi Edukasi/Konseling
Memberikan edukasi untuk pasien terkait pentingnya
Tujuan
asupan gizi seimbang yang berkaitan dengan
keadaan pasien dan diet yang diberikan yaitu diet
rendah sisa.

Metode Ceramah Tanya jawab

Waktu ± 30 menit

Tempat Ruang rawat inap

Alat dan bahan leaflet

Sasaran Pasien/keluarga pasien

• Penjelasan mengenai diet yang diberikan


Materi
• Majelaskan mengenai makanan yang boleh dan tidak boleh diberikan
• Memberikan penjelasan tentang pentingnya asupan gizi seimbang
Perencanaan Menu
•Distribusi energi sehari

Waktu Presentase dari energi total Energi (Kkal)


(%)

Makan pagi (07.00) 20% 353 Kkal

Selingan siang (10.00) 10% 177 Kkal

Makan siang (13.00) 30% 529 Kkal

Selingan sore (16.00) 10% 177 Kkal

Makan malam (18.00) 20% 353 Kkal

Selingan malam (20.00) 10% 177 Kkal

Total 100% 1.764 Kkal

Pagi (07.00) Snack Pagi (10.00) Siang (12.00) Snack Sore (16.00) Malam (18.00) Snack Malam (20.00)
- Enteral - Air bubur - Kaldu jernih - Air bubur - Enteral - Sari apel madu
komersial kacang hijau - Sari jeruk kacang hijau komersial
(ensure) (ensure)
- Teh - Sirup
FORM MONEV DALAM ASUHAN GIZI TERSTANDAR

    Biokimia       Identifikasi Rencana


Tgl. Antropometri Pemeriksaan N Fisik/Klinis Riwayat Makan Edukasi Masalah Baru Tindak
Lanjut

  - BB : 45 kg - Hb (¯) = 9,1 g/dL (N=11,5 -16 - Sering mules, sakit - Pemberian - -


- TB : 156 cm - Hematokrit (¯) = g/dL) perut, perut kembung   edukasi diet    
Status Gizi : kurang 27% (N=34,9- - Mengalami   rendah sisa 1764    
IMT 18,49 - Leukosit = 44,5%) perdarahan rektum.        
  8200/mm3 (N=4000 - - Pemeriksaan        
  - Trombosit = 11000) endoskopi saluran        
  342.000/mm3 (N=150000 – cerna bawah        
  - Albumin (¯) = 2,4 450000) menunjukkan ada        
  g/dL (N=3,4-5,4 peradangan tukak dan        
    g/dL) erosi pada rectum        
      - Hasil pemeriksaan        
      klinis menunjukkan        
      kepucatan anemia.        
      - Tekanan darah =        
      110/70 mmHg (N =        
      110 -125 – 60/70        
      mmHg)        
      - Nadi = 80x/menit (N        
      = 70 -80x/menit)        
      - RR = 20x/menit (N =        
      16 -20x/menit)        
LEAFLET
TERIMA
KASIH