Anda di halaman 1dari 11

BAB 12

KOMUNIKASI PUBLIK DAN


KOMUNIKASI MASSA
Pengertian Komunikasi Publik dan
Komunikasi Massa
Komunikasi publik dan komunikasi massa
adalah situasi dimana pesan diciptakan dan
disebarkan kepada:
1. Jumlah audiens yang relatif besar.
2. Nara sumber dan penerima pesan tidak salin kenal
secara pribadi.
3. Direncanakan, diperhitungkan dan formal.
4. Sumber pesan terkendali.
5. Umpan balik terbatas.
6. Terpusat pada sumber.
Peran Komunikasi Publik dan
Komunikasi Massa
• Menciptakan, mengabadikan dan merubah
budaya.
• Sekolah, tempat ibadah, kantor pemerintahan
dan komunitas bisnis merupakan tempat-tempat
dimana banyak dilakukan komunikasi publik.
• Komunikasi massa berfungsi sama dengan
komunikasi publik, tetapi dampak lebih luas,
aliran informasi lebih cepat, dan penggandaan
informasi lebih banyak.
Komunikasi Publik:
Pidato dan Presentasi
• Pidato adalah bagian dari Presentasi
• Persiapan Pidato:
1. Menciptakan pidato
2. Presentasi
3. Menyusun argument
4. Gunakan Fakta
5. Gunakan alat bantu visual
Komunikasi Publik:
Pidato dan Presentasi
Persiapan Presentasi:
1. Persiapan pidato
 Seperti yang dijelaskan sebelumnya.
2. Latihan
 Mengukur waktu presentasi, penggunaan alat
tehnologi pendukung.
3. Persiapan lanjut
 Penyesuaian waktu bila presentasi terlalu panjang,
volume suara, volume suara.
4. Elemen presentasi lain
 Baju memberi kekuatan dan yang sesuai dengan
topik.
Komunikasi Publik Efektif
1. Analisa Audiens dan Adaptasi
 Usia, ras, suku, agama, kelas sosial, tingkat pendidikan,
dll.
2. Menetapkan Satu Tujuan dan Satu Ide
 Batasi topik, satu ide besar, makna jelas (tidak
menimbulkan interpretasi ganda)
3. Menyusun Argumen
 Dapat menggunakan daya tarik emosional atau daya tarik
sebab akibat.
4. Gunakan Fakta
5. Gunakan Alat Bantu Visual
6. Atasi Rasa Grogi
Memahami Komunikasi Massa
• Komunikasi massa adalah perluasan dari
komunikasi publik.
• Komunikasi berkait erat dengan masalah
ekonomi dan dampak sosial.
Produksi berita, iklan, kampanye politik atau
lainnya melibatkan uang besar.
Kecepatan dan luas cakupan media massa
menimbulkan dampak yang lebih besar
dibanding media lain.
Produksi, Distribusi dan Konsumsi
• Produksi mengacu pada: penciptaan, pengumpulan,
pengemasan, dan pengemasan ulang informasi.
• Distribusi berkaitan dengan pepindahan produk
komunikasi massa dari titik pdoduksi ke titik
konsumsi.
• Konsumsi mengacu pada: penggunaan dan dampak
bagi seseorang, suatu hubungan, kelompok,
organisasi atau masyarakat.
 Bagi masyarakat, dampak dapat berupa dampak sosial,
politikal, kultural, ekonomi dan tehnologi.
Empat Fungsi Dasar
Komunikasi Massa

1. Pengawasan
 Memberi peringatan kepada penguasa
negara, masyarakat, organisasi, maupun
individu.
2. Penghubung
3. Sosialisasi – penyebarluasan
4. Hiburan
Perluasan Fungsi Komunikasi Massa
1. Mengemas dan mendistribusikan budaya.
 Melalui berita, iklan, hiburan, penerangan, tentang segala
hal, budaya dikemas dan disebarkan pada masyarakat.
2. Fungsi mempopulerkan dan mengesahkan.
 Melalui media, sebuah konsep menjadi populer dan
seakan menjadi benar dalam masyarakat.
3. Fungsi mengkomersilkan.
 Komunikasi massa memainkan peran penting dalam
mengkomersilkan artis, merek, objek seni, musik dan
unsur budaya lain.
4. Kontak Sosial dan Rasa Kebersamaan.
 Menjadi teman saat kita sendiri sehingga tidak merasa
kesepian.
Dampak Komunikasi Publik dan
Komunikasi Massa
1. Sudut Pandang Komunikator/Produser
 Produser/komunikator/media adalah pihak yang aktif
memberikan pengaruh pada audiens.
 “Kampanye media membuat dia menjadi pemenang”.
2. Sudut Pandang Audiens/Konsumen.
 Audiens adalah pihak yang aktif mengendalikan
pengaruh media.
 “Ketika siaran televisi berisi kampanye politik, saya
segera mematikannya.”
3. Penggunaan Dan Pemenuhan Kebutuhan
 Media menyediakan informasi, audiens memilih
informasi yang sesuai dengan kebutuhannya.