Anda di halaman 1dari 32

Audit Siklus Produksi

IMSAN MUHAIMIN, SE Ak, M.Ak


Chartered Accountant
CPA, CACP, Asean-CPA
Dipergunakan untuk kalangan terbatas pada mahasiswa UNISMUH Makassar
Materi Perkuliahan

 Perencanaan Audit
 Aktivitas Pengendalian-transaksi produksi
 Pengujian Substantif- Saldo Sediaan
 Jasa Nilai Tambah dalam Siklus Produksi
Sasaran Belajar
 Memaparkan jenis siklus produksi, mengidentifikasi kelompok transaksi dan
akun terkait, dan mengidentifikasi tujuan audit untuk transaksi dan akun
dalam siklus produksi
 Menjelaskan pentingnya perencanaan audit yang terkait langsung dengan
siklus produksi
 Memaparkan fungsi-fungsi, aktivitas pengendalian, dan aspek-aspek yang
relevan dengan pengujian pengendalian untuk menilai risiko kontrol di
bawah maksimum untuk siklus produksi
 Menentukan risiko deteksi untuk pengujian rinci dan merancang program
audit pengujian substantif untuk saldo sediaan
 Memaparkan bagaimana auditor dapat menggunakan pengetahuan yang
diperoleh selama audit siklus produksi untuk memberikan jasa nilai tambah
Perencanaan Audit Siklus Produksi

 Pengertian
 Tujuan Audit Siklus Produksi
 Pengembangan Strategi Audit
 Materialitas
 Pertimbangan Pengendalian Internal
Siklus Produksi:

 Adalah aktivitas yang terkait dengan pengolahan


bahan baku menjadi produk jadi.
 Terdiri atas:
 Production planning and control (tipe dan jumlah
barang yang akan diproduksi)
 Pengendalian jumlah sediaan
 Transaksi dan peristiwa yang terkait dengan proses
produksi
 Transaksi produksi dimulai pada saat bahan baku diminta untuk produksi
dan diakhiri dengan pemindahan produk ke barang jadi
 Siklus produksi berinteraksi dengan:
 Siklus Pengeluaran
 Siklus Personalia
 Siklus Pendapatan
Tujuan Audit Siklus Produksi

Eksistensi atau Transaksi produksi Sediaan pisik


Keterjadian HPP

Kelengkapan Seluruh transaksi Seluruh sediaan

Hak dan Kewajiban Sediaan -> transaksi Legal title


produksi

Valuasi dan Alokasi Jurnal, ikhtisar dan LCOM


posting Konsistensi

Penyajian dan
Pengungkapan
Pengembangan Strategi Audit

 Manufacturing
 Pembuatan sediaan proses inti
 Distribution and Retailing
 Managemen sediaan kunci sukses kinerja
 Capital Intensive atau Labor Intensive
Contoh data statistik Industri sediaan

Jenis Industri Median % aset TO hari Kuartil Median TO hari Kuartil


atas bawah

Grosir 27% 15 hari 21 hari 29 hari

Alat Rumah 32% 50 hari 78 hari 126 hari


Tangga

Komputer 24% 29 hari 47 hari 110 hari


Materialitas

 Sediaan penting pada perusahaan manufaktur dan perdagangan


 Alokasi ke akun yang terkait dengan mempertimbangkan besarnya
kemungkinan salahsaji dan biaya pendeteksian
 Audit sediaan biasanya mencakup observasi keberadaan dan kelayakan
penilaian biayanya tinggi
Risiko Bawaan transaksi sediaan

 Hotel dan sekolah biasanya rendah


 Perusahaan manufatur dan perdagangan biasanya tinggi
 Volume transaksi pembelian dan penjualan tinggi
 Issue tidak jelas terkait dengan identifikasi, pengukuran,
dan alokasi inventoriable cost seperti:
 Indirect material, labor dan overhead
 Joint product cost
 Disposisi cost variance
 Akuntansi untuk scrapt
 Variasi jenis sediaan seringkali memerlukan cara
pengukuran yang berbeda (volume, photo udara,
estimasi oleh pakar dsbg)
 Penyimpanan sediaan di gudang yang terpisah
 Variasi jenis sediaan menimbulkan masalah dalam
menentukan kualitas dan harga pasar
 Sediaan yang rentan
 Penjualan yang dapat diretur
Prosedur Analitik:

 Perputaran Sediaan
 Pertumbuhan Sediaan dengan pertumbuhan Penjualan
 Barang jadi yang selesai dibuat dengan pemakaian
bahan baku
 Barang jadi yang selesai dibuat dengan tenaga kerja
langsung
 Produk rusak per juta
Aktivitas Pengendalian

 Pemisahan fungsi
 General control dan application contro

 Pengendalian Pengolahan Informasi


 Termasuk otorisasi transaksi

 Pengendalian Pisik
 Review Kinerja dan Akuntabilitas
Dokumen dan catatan
 Production Order  Completed production report
 Inventory subsidiary ledgers or
 Material requirement master file (perpetual record)
report  Standard cost MF
 Material issue slip  WIP Inventory MF
 Time ticket  FG Inventory MF

 Move ticket
 Daily production activity
report
Fungsi dan Kontrol Terkait

 Initiating Production
 Perencanaan dan Pengendalian Produksi
 Pengeluaran Bahan Baku
 Movement of goods
 Pengolahan bahan baku
 Pemindahan produk selesai ke barang jadi
 Pengamanam sediaan
 Recording manufacturing and inventory transaction
 Penentuan dan Pencatatan biaya produksi
 Penjagaan kebenaran saldo sediaan
Pengujian Substantif Saldo Sediaan

 Penentuan Risiko Deteksi


 Perancangan Pengujian Substantif
 Prosedur Awal
 Prosedur Analitik
 Tes Rinci Transaksi
 Tes Rinci Saldo
Penentuan Risiko Deteksi

 Jenis Akun Kelompok Transaksi


 Sediaan:
 Merchandise Pembelian dan Penjualan
 Raw Material Pembelian dan Pemakaian
 Work in Process Produksi dan Produksi
 Finished Goods Produksi dan Penjualan
 CIR dan CR untuk EO dan VA  tinggi sehingga RD  rendah

 Pengujian substantif  kombinasi prosedur analitik dan pengujian rinci


Initial Procedures

1.Dapatkan pemahaman bisnis dan industri dan tetntukan:


 Pentingnya HPP dan sediaan bagi entitas
 Faktor ekonomi yang mempengaruhi HPP, laba kotor, dan kemungkinan
keusangan sediaan
 Banyaknya klien memiliki barang amanat dan barang titipan (konsinyasi)
 Adanya komitmen pembelian dan konsentrasi pemasok
2. Lakukan prosedur awal saldo sediaan dan catatan yang
harus diaudit lebih lanjut:
 Lacak saldo awal sediaan ke KKA tahun lalu

 Review aktivitas akun sediaan dan selidiki ayat yang tampak


tidak biasa
 Verifikasi jumlah catatan perpetual
dan skedul sediaan serta
kesesuaian dengan saldo akhir buku besar
Prosedur Analitik

3. Lakukan prosedur analitik


 Review riwayat dan tren industri
 Periksa analisis perputaran sediaan
 Review hubungan saldo sediaan dengan pembelian, produksi, penjualan dan retur
penjualan belakangan
 Bandingkan saldo sediaan dengan antisipasi volume penjualan
Tes Rinci Transaksi

4. Usut sampel ayat pada akun sediaan dokumen pendukung


(faktur supplier, biaya produksi, laporan produk selesai,
dan penjualan serta retur penjualan)
5. Berdasar sampel, lacak data dari catatan pembelian,
produksi, produksi selesai, dan penjualan ke akun sediaan
6. Lakukan uji pisah-batas pembelian dan retur penjualan,
perpindahan barang antar departemen produksi (routing),
dan penjualan (shipping)
Uji Rinci Saldo

7. Amati penghitungan sediaan yang dilakukan oleh klien


(stock-opname)
 Putuskan waktu dan luas pengujian
 Evaluasi kecukupan metode penghitungan sediaan
 Amati penghitungan dan lakukan pengujian
 Lihat indikasi adanya sediaan yang lambat, rusak, atau usang
 Cek seluruh tag sediaan dan daftar penghitungan yang
digunakan dalam penghitungan pisik
8. Uji kecermatan daftar sediaan:
 Hitung ulang jumlah dan perkalian
 Lacak uji hitung ke daftar
 Usut item dalam daftar ke tag sediaan dan daftar hitungan
 Rekonsiliasi perhitungan pisik ke catatan perpetual dan saldo buku besar dan
review ayat penyesuaian
9. Uji harga sediaan:
 Periksa faktur supplier yang sudah dibayar untuk pembelian sediaan
 Periksa kelayakan tarip tenaga kerja langsung dan overhead pabrik, biaya standar,
dan disposisi varian ke sediaan barang jadi
10. Konfirmasi sediaan yang ada di lokasi di luar entitas
11. Periksa kontrak dan perjanjian konsinyasi
Uji Rinci Saldo: Estimasi Akuntansi

12. Evaluasi nilai realisasi neto sediaan


 Periksa faktur penjualan sesudah akhir tahun dan lakukan uji
LCOM
 Bandingkan sediaan dengan katalog dan laporan penjualan
 Tanyakan tentang sediaan yang slow-moving, berlebih, atau
usang dan tentukan perlunya harganya diturunkan
 Evaluasi proses managemen untuk mengestimasi NRV
dengan menggunakan perkiraan
 Evaluasi NRV sediaan dengan menggunakan informasi tentang:
 Tren industri
 Tren perputaran sediaan
 Sediaan lambat terjual
Prosedur yang diharuskan:

 Amati penghitungan sediaan seperti pada langkah 7


Penyajian dan Pengungkapan

13. Bandingkan penyajian sediaan dengan PABU dan


 Konfirmasi perjanjian penggadai dan penjaminan sediaan
 Review penyajian dan pengungkapan sediaan dalam draft laporan keuangan dan
tentukan kesesuaian dengan PABU
Jasa Nilai Tambah dalam Siklus Produksi

 Inventory Management
 Risiko bisnis, risiko barang pengganti, pangsa pasar

 Efektivitas Managemen Sediaan


 Gunakan prosedur analitik

 Menghilangkan aktivitas yang tidak bernilai tambah


 Membantu proses reengineering dengan e-business