Anda di halaman 1dari 17

Chapter 9 - Foundations of Group Behavior &

Chapter 10 - Understanding Work Teams

KELOMPOK 1
1. SRI RETNO MAHARANI DEVI 1810526024
2. MUHAMMAD GILANG MAULANA 1810526036
3. DINUL HAMDI 1810526039
4. ANISA SA'ADAH 1910526004
5. AUZANA HANUMYA YELZA 1910526006
6. YULIDA ANGGIA 1910526007
7. MHD ERISON 2010526051

http://www.free-powerpoint-templates-design.com
Chapter 9 - Foundations of Group Behavior
KELOMPOK
kelompok adalah kumpulan dua orang atau lebih,
yang secara intensif dan teratur selalu mengadakan
interaksi sesama mereka untuk mencapai tujuan

Kelompok Formal
1 kelompok formal didefinisikan oleh struktur
organisasi, dengan tugas kerja yang ditunjuk
membangun tugas

Kelompok Informal
2 kelompok informal yang tidak resmi
struktural terstruktur maupun organisatoris
ditentukan
Karakteristik Membuat Identitas Sosial

1 3
Kesamaan Pengurangan Ketidakpastian

2 4
Kekhususan Status
Tahap-Tahap dalam Pengembangan Kelompok

1. Tahap membentuk (forming stage)


Digolongkan sebagai sejumlah besar Option A 5. Tahap membubarkan (adjourning
ketidakpastian mengenai tujuan, struktur, dan Get a modern stage)
kepemimpinan kelompok PowerPoint Tahap ini merupakan tahap terakhir
dalam pengembangan kelompok yang
Option A Option A dicirikan dengan memusatkan perhatian
2. Tahap mempeributkan Get a modern Get a modern pada mengakhiri kegiatan dan bukannya
(storming stage) PowerPoint PowerPoint kinerja tugas.
Tahap ini merupakan salah satu konflik
intrakelompok.

Option A Option A
Get a modern
4. Tahap mengerjakan (performing
Get a modern
PowerPoint PowerPoint stage)
3. Tahap menyusun norma Tahap keempat dalam pengembangan
(norming stage) kelompok, yang mana kelompok
Tahap ini , dicirikan dengan hubungan sepenuhnya fungsional.
yang dekat dan kekompakan.
PROPERTI KELOMPOK

1. PERANAN 4. BESARAN
Peran merupakan suatu rangkaian Besaran suatu kelompok memengaruhi
pola perilaku yang diharapkan yang keseluruhan perilaku kelompok tetapi
dikaitkan dengan seseorang yang pengaruhnya bergantung pada apa
menduduki posisi tertentu dalam unit variable dependen yang kita amati
sosial.
5. KEKOMPAKAN
Kekompakkan merupakan keadaan
2. NORMA yang mana para anggota kelompok
Norma adalah aturan atau ketentuan tertarik satu sama lain dan
yang mengikat warga masyarakat. termotivasi untuk tetap bertahan
dalam kelompok.
3. STATUS
Status adalah suatu posisi yang 6. KERAGAMAN
didefinisikan secara sosial atau Keragaman diartikan sebagai sejauh
peringkat yang diberikan kepada mana para anggota dari suatu
kelompok atau para anggota kelompok memiliki kesamaan, atau
kelompok oleh orang lain berbeda dari, satu sama lain
PENGAMBILAN KEPUTUSAN KELOMPOK
 KELOMPOK VS INDIVIDU

Kekuatan Pengambilan Kelemahan Pengambilan


Keputusan Kelompok 4 Kelompok
Keputusan

 Informasi dan pengetahuan  Memerlukan lebih banyak waktu untuk


yang lebih lengkap mencapai suatu solusi
 Keragaman pandangan yang  Terdapat kepatuhan tekanan
lebih luas  Didominasi oleh salah satu atau
 Penerimaan suatu solusi. beberapa anggota
 Tanggung jawab yang ambigu.
 Pemikiran Kelompok dan Pergeseran Kelompok

FENOMENA PIKIRAN KELOMPOK (GROUPTHINK)


fenomena ini menggambarkan situasi ketika tekanan
kelompok untuk kesesuaian menghalangi kelompok
untuk menghargai secara kritis pandangan-
pandangan yang tak biasa

FENOMENA PERGESERAN KELOMPOK


(GRUOPSHIFT)
Fenomena ini mengindikasikan bahwa dalam
membahas seperangkat alternatif dan mencapai
pemecahan tertentu, para anggota kelompok
cenderung membesar-besarkan posisi (pendirian) awal
yang mereka anut
 Teknik-Teknik dalam Pengambilan Keputusan Kelompok

 Interacting Groups adalah kelompok yang khusus dimana


setiap anggotanya berinteraksi satu sama lain face to face.
 Nominal Groups Technique adalah teknik yang digunakan
dalam pengambilan keputusan secara group dimana anggota
group bertemu tatap muka.
 Brainstorming adalah sebuah proses mencari ide sebanyak-
banyaknya dari setiap individu anggota group.
 Electronic meeting adalah penggunaan media elektronik
sebagai media interaksi antar anggota group sehingga
anggota group tidak perlu bertemu secara fisik.
Chapter 10 - Understanding Work Teams
Perbedaan Kelompok dan Tim

KELOMPOK
Kelompok kerja (work group) adalah kelompok yang
berinteraksi terutama untuk berbagai informasi dan
membuat berbagai keputusan untuk membantu setiap
anggota bekerja di dalam area tanggung jawabnya

TIM
Tim kerja (work team) menghasilkan sinergi positif
melalui usaha yang terkoordinasi. Usaha-usaha
individualmereka menhasilkan satu tingkat kinerja yang
lebih tinggi daripada jumlah masukan individual.
TYPE TIM

Tim Penyelesai Masalah

Tim Kerja yang Mengolah diri sendiri

Tim Lintas Fungsional

Tim Virtual
01
02
03
04
Faktor Penentu Keberhasilan Tim

Sumber yang memadai

Kepemimpinan dan Struktur


Suasana Kepercayaan

Evaluasi Kinerja dan Sistem


Penghargaan
Komposisi Tim
 Kemampuan dari Para Anggota
 Kepribadian Para Anggota T
 Mengalokasikan Peran
 Keragaman Para Anggota
 Besaran Tim
 Pilihan Anggota E M
 Preferensi Anggota

A
Proses Tim
05 Level Konflik

03 Keberhasilan
Tim

Rencana
06
01 danTujuan Umum
Mental Model
Kemalasan
Sosial
Tujuan yang 04
Spesifik 02
Mengubah Individu menjadi Tim

Pemilihan: Merekrut Para Pemain Tim


selain keterampilan teknis yang dibutuhkan untuk
mengisi pekerjaan tersebut kita juga harus memastikan
bahwa calon karyawan bisa memenuhi peran-peran tim

Pelatihan: Menciptakan Para Pemain Tim


pelatihan mengadakan berbagai pelatihan yang
memungkinkan karyawan memperoleh kepuasan yang
didapat dari kerja sama tim

Pemberian Imbalan: Menyediakan Insentif


agar menjadi Seorang Pemain Tim yang
Baik
sistem penghargaan harus diolah kembali untuk
mendorong usaha-usaha kooperatif dibandingkan usaha-
usaha kompetitif
THANK YOU